p-Index From 2021 - 2026
8.343
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura Jurnal Riset Pendidikan Ekonomi Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) IJEBD (International Journal Of Entrepreneurship And Business Development) JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi) J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Jurnal Maksipreneur: Manajemen, Koperasi, dan Entrepreneurship JASF (Journal of Accounting and Strategic Finance) Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Dialektika: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Revitalisasi : Jurnal Ilmu Manajemen Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) JURNAL SeMaRaK Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Jurnal E-Bis: Ekonomi Bisnis BUDGETING : Journal of Business, Management and Accounting Journal of Management and Bussines (JOMB) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Disrupsi Bisnis Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Perbankan (Journal of Economics, Management and Banking) Forum Bisnis dan Kewirausahaan International Journal of Social Service and Research Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Golden Ratio of Marketing and Applied Psychology of Business Journal of Social Research Golden Ratio of Mapping Idea and Literature Format Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital (MINISTAL) East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Management Science Research Journal Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia International Journal of Economics (IJEC) PERMANA : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Jurnal Abdimas Indonesia JOSAR (Journal of Students Academic Research) IIJSE Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) IDEI: JURNAL EKONOMI & BISNIS
Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence Fashion Involvement, Price Perception, and Perceived Scarcity To Impulse Buying of Uniqlo Collaboration Products among University Students in Surabaya Syeril Tiffany Prasetyo; Sugeng Purwanto
Golden Ratio of Marketing and Applied Psychology of Business Vol. 6 No. 2 (2026): February - June
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grmapb.v6i2.2277

Abstract

The rapid growth of the fashion industry has contributed to an increase in impulsive buying behavior, particularly for collaborative products that offer exclusivity and uniqueness. This study aims to analyze the influence of fashion involvement, price perception, and perceived scarcity on impulse buying of Uniqlo collaborative products among university students in Surabaya. A quantitative approach was employed using a survey method through questionnaires distributed to students who had purchased Uniqlo collaborative products. The data were analyzed using Partial Least Square (PLS). The results indicate that price perception and perceived scarcity have a positive and significant effect on impulse buying, while fashion involvement does not significantly affect impulse buying. The R-Square value of 0.586 demonstrates that the proposed model explains 58.6% of the variance in impulse buying behavior. These findings suggest that external factors, particularly consumers’ perceptions of price and product scarcity, play a more dominant role in stimulating impulsive purchases than individual involvement in fashion. Theoretically, this study enriches consumer behavior literature by providing empirical evidence on the applicability of the Stimulus–Organism–Response (S-O-R) framework in explaining impulse buying behavior within the context of fashion collaboration products. Practically, the findings offer valuable insights for fashion retailers, especially Uniqlo, in designing effective marketing strategies through competitive pricing and scarcity-based promotions to encourage consumer purchase intentions while understanding the purchasing behavior of young consumers.
Hambatan Legalitas dan Strategi Bertahan UMKM Kuliner PascaRelokasi: Studi Kasus Pada Usaha Kuliner Rumahan di Surabaya Cecilia Dini Hapsari; Sugeng Purwanto
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 4 No. 3 (2026): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v4i3.924

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di Indonesia menghadapi tekanan ganda antara pemenuhan legalitas usaha dan tuntutan persaingan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dua persoalan yang dialami sebuah UMKM kuliner rumahan di Surabaya, yaitu (1) Hambatan legalitas berupa Sertifikasi halal dan perizinan edar (PIRT/BPOM), serta (2) strategi pemasaran dan strategi bertahan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus tunggal. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi langsung serta dokumentasi yang melibatkan pemilik usaha sebagai informan utama, seluruh data kemudian ditranskripsikan secara verbatim dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Untuk memastikan validitas data, dilakukan triangulasi baik dari sisi sumber maupun teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan hambatan sertifikasi halal terutama muncul pada tahap pemenuhan bahan baku, yakni keharusan membeli daging dari rumah potong hewan bersertifikat dengan pembelian minimum yang dinilai memberatkan untuk kebutuhan sampling skala mikro, sehingga proses sertifikasi jalur reguler tidak dilanjutkan. Persoalan serupa ditemukan pada perizinan PIRT/BPOM untuk produk frozen food dan minuman herbal yang dipersepsikan memiliki standar terlalu tinggi bagi usaha kecil. Pada aspek pemasaran, usaha bertahan melalui strategi diferensiasi berbasis kualitas dan bahan premium, penetapan harga berbasis nilai, loyalitas pelanggan yangdibangun dari pengalaman rasa, dengan media WhatsApp dan komunikasi dari mulut ke mulut sebagai sarana utama; namun adopsi pemasaran digital masih terbatas akibat kendala waktu dan sumber daya manusia, diperberat oleh tantangan membangun ulang basis pelanggan pascarelokasi. Penelitian menyimpulkan bahwa bagi pelaku usaha, mempertahankan pelanggan dirasakan lebih sulit daripada mengurus legalitas. Implikasi penelitian menekankan perlunya penyederhanaan dan transparansi persyaratan legalitas bagi UMKM serta penguatan literasi pemasaran digital.
Peran Persepsi Kegunaan, Gaya Hidup, dan Pengaruh Sosial dalam Mendorong Niat Berlangganan Layanan Strava Premium di Surabaya Trya Shintanur Malitasari; Sugeng Purwanto
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN)
Publisher : FEB Universitas Maritim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/ebismen.v5i3.4511

Abstract

Advances in digital technology have transformed the landscape of fitness activities, particularly through the use of fitness tracking apps. This study aims to analyze the influence of Perceived Usefulness, Lifestyle, and Social Influence on the Intention to Use paid (Premium) services among Strava app users in Surabaya. The research method used is quantitative with a causal approach. Data collection was conducted by distributing a digital questionnaire to respondents who are active users of the free version of Strava in Surabaya. Data analysis was performed using the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. Data were collected via a digital questionnaire from 112 respondents who met the criteria of being active users of the free version of Strava, residing in Surabaya, being at least 15 years old, and being aware of the existence of premium features. The results of the study indicate that Perceived Usefulness, Lifestyle, and Social Influence have a positive and significant impact on forming the Intention to Use the Strava Premium service. The integration of functional benefits from advanced performance analysis, alignment with a commitment to a healthy lifestyle, and the encouragement of social interaction from the local community proved to be an effective combination of stimuli in triggering users’ intention to use the Strava Premium service.
Persepsi Harga, Nilai, dan Risiko sebagai Penentu Niat Beli Produk Travel Kit Skincare: Studi pada Konsumen Skintific di Surabaya Maria Regina Arya Dewati; Sugeng Purwanto
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.19090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived price, perceived value, dan perceived risk terhadap niat beli travel kit skincare merek Skintific di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner berskala Likert kepada 160 responden perempuan berdomisili di Kota Surabaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan data dianalisis menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived price berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli (path coefficient = 0,424; T-statistik = 7,618). Perceived value juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli (path coefficient = 0,436; T-statistik = 7,628). Sebaliknya, perceived risk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap niat beli (path coefficient = -0,319; T-statistik = 6,478). Secara keseluruhan, ketiga variabel mampu menjelaskan 45,6% variasi niat beli. Skintific disarankan untuk memperkuat komunikasi pemasaran yang menonjolkan keterjangkauan harga dan nilai manfaat produk, sekaligus meminimalkan persepsi risiko melalui jaminan kualitas dan transparansi informasi. Abstract: This study aims to analyze the influence of perceived price, perceived value, and perceived risk on purchase intention for Skintific travel kit skincare in Surabaya. This study employs a quantitative approach using a Likert-scale questionnaire distributed to 160 female respondents domiciled in Surabaya. Purposive sampling was used and data were analyzed using Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS. The results show that perceived price positively and significantly influences purchase intention (path coefficient = 0.424; T-statistic = 7.618). Perceived value also positively and significantly influences purchase intention (path coefficient = 0.436; T-statistic = 7.628). Conversely, perceived risk negatively and significantly influences purchase intention (path coefficient = -0.319; T-statistic = 6.478). Together, these three variables explain 45.6% of the variance in purchase intention. Skintific is advised to strengthen marketing communications emphasizing price affordability and product value, while minimizing perceived risk through quality assurance and transparent product information.
Implementasi Perencanaan Layanan Jasa Keuangan Digital untuk Meningkatkan Aksesibilitas Masyarakat pada PT. Pos Indonesia Nur Latifah Royhannah; Sugeng Purwanto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.7893

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Divisi Jasa Keuangan PT. Pos Indonesia (Persero) Regional V Surabaya. Fokus kegiatan diarahkan pada pengolahaan data layanan digital, penyusunan program strategis, serta aktivasi produk-produk keuangan digital seperti PosAja!, PosPay, QRIS POS, Weselpos Instan, dan Giropos. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendukung implementasi perencanaan layanan jasa keuangan digital pada PT. Pos Indonesia untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif dan mudah dijangkau. Serta meningkatkan literasi dan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan keuangan digital seperti Pospay, Weselpos Instan, dan Giropos. Namun, di wilayah Regional V Surabaya tingkat pemanfaatan layanan ini masih rendah karena kurangnya literasi keuangan, minimnya sosialisasi, serta rendahnya kepercayaan terhadap keamanan transaksi digital. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara dengan petugas, analisis data transaksi dan keterlibatan partisipatif untuk memperoleh gambaran objektif terkait alur kerja, operasional layanan, serta pemahaman masyarakat terhadap layanan digital, dan berperan aktif dalam sosialisasi, serta membatu pegawai dalam mengenalkan layanan digital. Hasil menunjukkan bahwa perencanaan layanan digital berbasis data dan analisis kebutuhan dapat memperkuat strategi perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan, dan meningkatkan efisiensi transaksi layanan keuangan digital.