Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI KOTA BANJARMASIN Kasman Kasman; Nuning Irnawulan Ishak
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 2: DESEMBER 2018
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1141.364 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v8i2.494

Abstract

Kebanyakan kematian balita di negara berkembang salah satunya disebabkan oleh diare. Penyakit diare merupakan salah satu penyakit utama pada bayi dan anak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko kejadian diare pada anak balita di Kota Banjarmasin. Target penelitian ini diharapkan dapat dilanjutkan dengan melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pemanfaatan jamban sehat, pentingnya pemberian ASI Eksklusif serta pentingnya pemberian imunisasi pada balita. Rancangan penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh anak balita yang ada di Kota Banjarmasin sebanyak 54.746 balita. Teknik penarikan sampel secara multistage sampling dengan jumlah sampel sebanyak 188 balita. Pengumpulan data dengan melakukan wawancara langsung pada responden menggunakan kuesioner. Instrumen dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner dengan teknik wawancara. Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara kepemilikan jamban, pemberian ASI eksklusif, dan Imunisasi dengan kejadian Diare pada Balita di Kota Banjarmasin. 
Efektivitas ekstrak tanaman Gadung (Dioscorea hispida Dennts) dalam mengendalikan jentik nyamuk Kasman Kasman; Yeni Riza; Mia Rosana
JHECDs: Journal of Health Epidemiology and Communicable Diseases Vol 5 No 2 (2019): JHECDs Vol. 5, No. 2, Desember 2019
Publisher : Balai Litbangkes Tanah Bumbu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/jhecds.v5i2.626

Abstract

Ada beberapa cara untuk mengendalikan jentik diantaranya dengan penggunaan insektisida. Untuk mendapatkan bahan kimia yang ramah lingkungan adalah memanfaatkan potensi alam yaitu tanaman yang mengandung bioinsektisida. Salah satu tanaman yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai bioinsektisida adalah Dioscorea hispida Dennst atau dikenal dengan nama gadung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak tanaman gadung dalam mengendalikan jentik nyamuk. Jenis penelitian yang digunakan yaitu true eksperimental dengan desain posttest only control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah jentik instar III yang tersedia di Laboratorium Litbang P2B2 Tanah Bumbu. Jumlah pengulangan untuk setiap kelompok sebanyak 9 kali dan setiap pot percobaan diisi 15 jentik instar III. Setiap pos berisikan air 100 ml dengan konsentrasi ekstrak umbi dan daun gadung 0,20%. Untuk melihat perbedaan rerata kematian jentik antara kelompok intervensi dilakukan analisis Uji Kruskal Wallis. Kematian jentik terjadi pada seluruh kelompok intervensi. Kelompok intervensi yang efektif adalah ekstrak umbi gadung 0,2% karena dapat mematikan rata-rata 45% jentik selama 24 jam waktu perlakuan. Ada perbedaan yang bermakna dari ekstrak tanaman gadung terhadap kematian jentik, p value= 0,000  (0,05). Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan membandingkan ekstrak tanaman yang berbeda dan berpotensi sebagai insektisida alami dalam mengendalikan jentik.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI DI WILAYAH KERJA UPT.PUSKESMAS KERTAK HANYAR KABUPATEN BANJAR Noor Hidayah; Kasman Kasman; Mayasari Mayasari
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 5, No 1 (2018): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.441 KB) | DOI: 10.31602/ann.v5i1.1645

Abstract

Status gizi adalah keadaan tubuh yang merupakan hasil akhir dari keseimbangan antara zat gizi yang masuk ke dalam tubuh dan utilisasinya. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti pada bulan Maret 2017 di UPT.Puskesmas Kertak Hanyar yang diperoleh data dari petugas kesehatan masalah gizi salah satunya balita bawah garis merah (BGM) sebanyak 35 balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan variabel bebas dengan variabel terikat (Pendidikan, Pengetahuan, Pekerjaa, Pendapatan,dan Asi eksklusif) pada balita. Jenis Penelitian ini menggunakan desain cross sectional (disain potong lintang), dimana pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei 2017 . Popolasi dalam penelitian ini adalah balita dengan jumlah 3541 balita. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 98 balita. Teknik dalam pengambilan data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Data hasil penelitian ini diolah dengan menggunakan uji chi square, bila tidak memenuhi pakai uji fisher dengan derajat kemaknaan 5%. Faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi balita yaitu tingkat pendidikan ibu (p.value = 0,017), tingkat pengetahuan ibu (p.value = 0,043), pendapatan keluarga (p.value = 0,046), Sedangkan faktor yang tidak berhubungan yaitu status pekerjaan ibu (p.value = 0,394),  dan ASI Eksklusif (p.value = 1,123). Pada penelitian selanjutnya diharapkan dilakukan penelitian mengenai pola asuh sehingga dapat terlihat gambaran pola asuh orang tua terhadap anak balita. Disarankan ibu balita untuk lebih memperhatikan pola makan dan asupan konsumsi makan sesuai dengan kebutuhan gizi setiap anak balita. Dalam mengkonsumsi makanan sehari-hari biasakan dengan menu seimbang, yaitu nasi lengkap dengan lauk-pauk, sayuran dan buah.
HUBUNGAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS (TB) PARU BTA POSITIF DI WILAYAH KERJA UPT. PUSKESMAS MARTAPURA 1 Netty Netty; Kasman Kasman; Selly Dwi Ayu
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 5, No 1 (2018): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.212 KB) | DOI: 10.31602/ann.v5i1.1728

Abstract

Salah satu upaya penyembuhan TB paru sangat tergantung dengan kepatuhan penderita untuk minum obat dan berobat secara teratur, karena kepatuhan pengobatan TB merupakan hal yang sangat penting dalam mengurangi penularan TB  dan mengurangi angka kasus TB paru di masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan peran petugas kesehatan dan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis (TB) paru BTA positif di wilayah kerja UPT. Puskesmas Martapura 1. Analisis data menggunakan analisis univariat dan uji Chi Square pada analisis bivariat. Hasil penelitian persentase responden yaitu patuh (65,9%) , tidak patuh (34,1 %), peran petugas kesehatan kategori baik (81,8%), peran petugas kesehatan kategori kurang (18,2 %), dukungan keluarga kategori dukungan baik (70,5%) dan dukungan kurang (29,5 %). Hasil penelitian terdapat hubungan antara peran petugas kesehatan (P value = 0,001) dan dukungan keluarga (P value = 0,019) dengan tingkat kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis (TB) paru BTA positif di UPT. Puskesmas Martapura 1. Disarankan melibatkan keluarga selama pengobatan TB dan petugas kesehatan survei jika penderita tidak datang berobat agar penyebaran penyakit TB dapat dicegah..
HUBUNGAN KEBISINGAN DENGAN TEKANAN DARAH KARYAWAN DI PT. PLN SEKTOR PEMBANGKITAN ASAM ASAM PLTU ASAM ASAM KABUPATEN TANAH LAUT Rizal Ariyadi; Fahrurrazi Fahrurrazi; Kasman Kasman
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 3, No 2 (2016): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v3i2.2633

Abstract

Dalam aktivitas industri, tidak bisa dilepaskan dari proses mekanik, di mana dari proses mekanik tersebut akan menghasilkan kebisingan, bahkan kebisingan yang terjadi melebihi ambang batas yang diizinkan. Selain berpengaruh terhadap indera pendengaran pada intensitas kebisingan yang tinggi, kebisingan juga berpengaruh secara fisiologis yaitu terganggunya kesehatan seperti, meningkatnya tekanan darah dan denyut jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebisingan dengan tekanan darah karyawan di PT. PLN Sektor Pembangkitan Asam Asam PLTU Asam Asam Kabupaten Tanah Laut. Jenis penelitian ini adalah analitik observasi dengan model pendekatan case control. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok kasus (hipertensi) dan kelompok kontrol (tekanan darah normal). Jumlah sampel sebesar 56 responden, terdiri dari 28 responden untuk kelompok kasus dan 28 responden untuk kelompok kontrol. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan uji statistik chi square. Intensitas kebisingan pada area turbin sebesar 98,5 dB (> NAB) dan area boiler sebesar 83,7 dB (< NAB). Tekanan darah sistolik dan diastolik kelompok kasus berkisar antara 130/90 mmHg sampai 150/100 mmHg. Untuk kelompok kontrol berkisar antara 110/70 mmHg sampai 120/80 mmHg. Ada hubungan yang signifikan antara kebisingan dengan tekanan darah karyawan PLTU Asam Asam, Tanah Laut (p=0,001 < α=0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara kebisingan dengan tekanan darah karyawan PLTU Asam Asam, Tanah Laut. Saran dari penelitian ini adalah PLTU Asam Asam memberi peredam pada mesin-mesin yang ada di area turbin dan selalu memberikan pemeliharaan pada mesin tersebut secara teratur agar tidak menghasilkan bising yang terlalu tinggi, memberikan penyuluhan tentang pentingnya penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) dan peningkatan kedisiplinan penggunaan APD.
Potensi Ekstrak Jahe Merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum) Sebagai Larvasida Alami Aedes Albopictus Qatrinida Qatrinida; Norfai Norfai; Kasman Kasman
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 8, No 2 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v8i2.3485

Abstract

DBD masih merupakan masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Upaya pencegahan yang dilakukan saat ini menggunakan insektisida berbahan dasar kimia yang dapat merusak lingkungan juga menimbulkan resistensi. Penggunaan larvasida alami dari tumbuhan dapat menjadi alternatif insektisida, salah satunya adalah jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) yang dapat dijadikan sebagai insektisida alami karena adanya kandungan senyawa aktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kematian, perbedaan rerata kematian larva Aedes albopictus serta mengetahui Lethal Time dan Lethal Concentration. Jenis penelitian ini merupakan penelitian true eksperimental dengan posttest only control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematian larva 100% lebih cepat pada konsenrasi 8% yaitu setelah 6 jam pengujian. Hasil Uji Kruskal Wallis untuk melihat perbedaan rerata kematian larva setiap jam kelompok perlakuan ekstrak jahe merah dengan kelompok kontrol menunjukkan terdapat perbedaan secara signifikan rerata kematian larva (0,000 < 0,05). Hasil uji probit Lethal Time menunjukkan bahwa diperlukan waktu 2,196 jam dalam mematikan 50% larva dan 4,788 jam dalam mematikan 99% larva dengan konsentrasi 8% sedangkan Lethal Concentration menunjukkan bahwa diperlukan konsentrasi sebesar sebesar 0,772% dalam mematikan 50% larva dan 1,973% dalam mematikan 99% larva setelah 9 jam pengukuran. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan ekstrak jahe merah yang aman dan layak pakai namun tidak menghilangkan senyawa yang ada pada ekstrak jahe merah.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: MANFAATKAN SAMPAH DAPURMU SEBAGAI USAHA MENCINTAI BUMI Nuning Irnawulan Ishak; Ilhamiyah Ilhamiyah; Kasman Kasman; Erwin Ernadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2884

Abstract

Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Berangas Timur.  Kelompok ibu-ibu PKK ArthaNia yang berlatar belakang ibu rumah tangga RT. 24 merupakan target sasaran atau mitra dari kegiatan ini.  Prioritas permasalahan yang dihadapi mitra antara lain kurangnya kesadaran warga setempat untuk melakukan pengelolaan sampah, khususnya sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas memasak di dapur dan pengetahuan yang kurang terkait daur ulang dan pemanfaatan sampah organik menjadi produk yang bernilai guna.  Prioritas solusi yang akan dilaksanakan dari alternatif solusi yang ditawarkan dalam program pemberdayaan masyarakat berupa penyuluhan/edukasi dan pelatihan daur ulang sampah dengan membuat Larutan Eco-enzym dan Pupuk Cangkang Telur. Kegiatan dilaksanakan dalam 2 tahap. Pertama, kegiatan non fisik melalui penyuluhan dan edukasi kepada kelompok ibu PKK yang melibatkan tokoh masyarakat. Kedua, kegiatan fisik melalui melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan larutan Eco-enzym dan Pupuk organik bubuk dengan pendekatan partisipatif. Melalui kegiatan ini, membuka wawasan dan cara berpikir kelompok ibu-ibu PKK untuk mampu memanfaatkan sampah organik yang dihasilkan dengan melakukan aktivitas daur ulang sampah organik menjadi sesuatu yang bernilai guna yang pada akhirnya menghasilkan ibu-ibu PKK ArthaNia yang terampil, kreatif, dan inovatif dalam mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat.
THE EFFECT OF CLIMATE FACTORS FOR DENGUE HEMORRHAGIC FEVER IN BANJARMASIN CITY, SOUTH KALIMANTAN PROVINCE, INDONESIA, 2012-2016 Ishak, Nuning Irnawulan; Kasman, Kasman
Public Health of Indonesia Vol. 4 No. 3 (2018): July - September
Publisher : YCAB Publisher & IAKMI SULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.189 KB) | DOI: 10.36685/phi.v4i3.181

Abstract

Background: One of the factors that lead to high incidence of DHF is climate change.Objective: To analyze the effect of climate factors (temperature, humidity, wind speed, and rainfall) associated with DHF incidence in Banjarmasin City, 2012-2016.  Methods: We used the national data on annual reported incidence from Health Office of Banjarmasin City and climate variations from Meteorology Climatology and Geophysics Agency 2nd Class Climatology Station Syamsudin Noor Banjarmasin, January 2012-December 2016.  The analysis techniques using path analysis to explained the mechanism of causal relationships between variables.Results: The result showed the overall incidence of DHF in Banjarmasin City during 2012- 2016 was 243 cases, of DHF cases were fluctuates by the monthly trend, where the highest number of DHF cases in January to March, climate variation which occurred in Banjarmasin City period 2012-2016 included temperatures ranged from 25.8-28.7°C, humidity ranged from 65-88%, wind speed ranged from 4-6 knots and rainfall ranged from 0.0-546.7 mm, and the path analysis showed that rainfall variable (X4) was the only variable which positively effected to DHF incidence variable (Y) equal to 0.613 unit (Y = 0.613 X4) (p value = 0.002).Conclusion: Climate information can used as a precautionary signal through early warming of the readiness in facing the outbreaks of vector borne diseases so that further efforts in environmental management by manipulation method and environmental modification. 
Efikasi Larvasida Ekstrak Kulit Limau Kuit pada Jentik Aedes albopictus Kasman, Kasman; Ishak, Nuning Irnawulan; Octaviana, Elsi Setiandari Lely; Ridha, Muhammad Rasyid
Diversity: Disease Preventive of Research Integrity Volume 2, Issue 2, February 2022
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/diversity.v2i2.26283

Abstract

Various ways to control dengue vector One of them is by using natural insecticides. The purpose of this study was to test the effectiveness of lime peel powder (Citrus amblycarpa) as an electric mosquito repellent against the death of Aedes albopictus mosquitoes in the field larvae. This study uses a true experimental design conducted at the Tanah Bumbu Health Research and Development Center. The object of this research was lime peel powder (Citrus amblycarpa) which was used as a natural insecticide against the Aedes albopictus mosquito. The larvae used were Aedes aegypti larvae instar III which were hatched at the Research and Development Center of P2B2 Tanah Bumbu and the results of larval collection using ovitrap in the Martapura Health Center Area 1. Susceptibility test for larval mortality and data collection by counting the number of dead Aedes albopictus larvae after being exhibited with skin extract lime for 24 hours at concentrations of 2%, 3%, 4%, and 5%. The LT50 mortality of larvae with lime extract was 2.78 hours (5%), faster than the mortality of larvae in the control group using abate. The results showed the potential of Limau Kuit peel extract as a larvicide in controlling the dengue vector.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETANI PENGGUNA PESTISIDA Hayati, Ridha; Kasman, Kasman; Jannah, Raudatul
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 1: JUNE 2018
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1116.786 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v8i1.225

Abstract

Alat pelindung diri merupakan salah satu cara yang dapat digunakan tenaga kerja untuk melindungi sebagian atau seluruh tubuhnya dari adanya potensi bahaya atau kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat pelindung diri pada petani pengguna pestisida di desa Candi Laras. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani yang ada di Desa Candi Laras yang berjumlah 378 orang dengan jumlah sampel sebanyak 80 orang. Data dianalisis dengan uji chi square. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan 85% pengetahuan petani baik, 96,25% sikap petani positif, 58,75% status ekonomi petani rendah, 77,5% masa kerja lama > 3 tahun dan 37,5% petani menggunakan alat pelindung diri. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan alat pelindung diri (p=0,194), tidak ada hubungan antara sikap dengan penggunaan alat pelindung diri (p=0,288), ada hubungan antara status ekonomi dengan penggunaan alat pelindung diri (p=0,002), dan tidak ada hubungan antara masa kerja dengan penggunaan alat pelindung diri (p=0,678). Petani hendaknya selalu menggunakan alat pelindung diri secara lengkap, perlu adanya penyuluhan/pelatihan kepada petani tentang manfaat dari penggunaan alat pelindung diri dan bahaya yang dapat ditimbulkan akibat tidak menggunakan alat pelindung diri.Â