Articles
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP SISWA DI SMA MUHAMMADIYAH KOTA BOGOR
Kusuma, Afi Putri Utami;
Nasution, Andreanda;
Saputra Nasution, Ade
PROMOTOR Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (661.176 KB)
|
DOI: 10.32832/pro.v4i3.5586
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi siswa terhadap kejadian kekerasan seksual di SMA Muhammadiyah Kota Bogor. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Muhammadiyah kelas 10 & 11 yang berjumlah 100 orang, dengan sampel menggunakan rumus slovin yaitu 50 orang. Instrument yang digunakan adalah kuesioner yang disebar secara online melalui link dengan analisa data berupa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi square. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata usia responden berumur 16 tahun dengan gambaran siswa tidak pernah mengalami kejadian kekerasan seksual sebesar 76%. Dalam gambaran keharmonisan keluarga siswa kurang harmonis sebesar 58%, kondisi ekonomi siswa dalam kondisi baik dengan sebesar 58%, lingkungan pergaulan siswa kurang baik sebesar 58%, penggunaan media sosial siswa kurang baik sebesar 52%, dan pemahaman agama siswa baik sebesar 76%. Dalam analisis bivariat, terdapat hubungan antara variabel keharmonisan keluarga dengan variabel penggunaan media sosial dengan menggunakan uji Chi Suare. Diketahui nilai p value variabel keharmonisan keluarga sebesar 0.005. Sedangkan nilai p value untuk variabel penggunaan media sosial sebesar 0,011.
GAMBARAN INFORMASI TENTANG POLA MAKAN PENGURUS OSIS MA DARUL IHYA TAHUN PERIODE JABATAN 2018-2019
Yanadewi, Syelfitri;
Nasution, Andreanda;
Masitha Arsyati, Asri
PROMOTOR Vol 4 No 5 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (686.753 KB)
|
DOI: 10.32832/pro.v4i5.5659
Kurangnya pengetahuan remaja mengenai pola makan yang baik berdampak buruk untuk kesehatan sehingga akan menimbulkan berbagai masalah gizi, remaja merupakan masa pertumbuhan yang membutuhkan asupan gizi karena mengalami peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran informasi tentang pola makan pada pengurus OSIS MA Darul Ihya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan 16 informan inti dan 2 informan kunci. Metode pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam dan dilakukan di MA Darul Ihya Ciomas Bogor. Stimulus yang didapat oleh informan inti sudah cukup baik hal itu didapat dari media sosial instagram dan facebook, aktifnya pembina OSIS dalam memberikan himbauan dan baiknya kinerja petugas Puskesmas dalam penyampaian informasi melalui pembinaan. Serta sikap informan terhadap informasi pola makan dikatakan baik dikarenakan informan sudah memberi perhatian dan menerima dengan senang informasi yang diberikan. Jadi informan sudah mendapat banyak informasi pola makan dan memiliki sikap baik terhadap informasi pola makan yang sudah didapat.
PENGOPTIMALAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN KEPADA REMAJA RT 01/009 DESA CIMPAEUN KEC.TAPOS KOTA DEPOK DALAM MENGATASI COVID-19 TAHUN 2020
Kamal Maulana, Malik;
Nasution, Andreanda
PROMOTOR Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (722.246 KB)
|
DOI: 10.32832/pro.v5i1.6131
Wabah Corona Virus Desiase 19 (Covid-19) adalah bagian dari keluarga virus yang menyebabkan penyakit pada hewan ataupun juga pada manusia. Covid-19 merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19), (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2020)
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMPN 12 KOTA BOGOR TAHUN 2021
Pratiwi, Irna;
Masitha Arsyati, Asri;
Nasution, Andreanda
PROMOTOR Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (578.526 KB)
|
DOI: 10.32832/pro.v5i2.6150
Obesitas adalah keadaan terjadinya peningkatan ukuran dan jumlah sel lemak yang menyebabkan keadaan berat badan seseorang melebihi berat badan normal. Berdasarkan data RISKESDAS tahun 2018, proporsi obesitas pada usia 15 tahun di Indonesia mengalami kenaikan yaitu sebanyak 31,0%. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 303 siswa dan sampel sebanyak 66 orang. Teknik sampling menggunakan simpel random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisis yang digunakan berupa chi-square. dari 66 responden 34.4% (22 orang) responden yang mengalami obesitas dan 65.5 (42 orang) responden yang tidak mengalami obesitas. Hasil analisis uji statistik menunjukan adanya hubungan antara pola makan dengan obesitas (p value 0.001) dan konsumsi junk food dengan obesitas (p value 0.003). Untuk itu berdasarkan hasil penelitian Sekolah dapat mengadakan program sosialisasi dan edukasi mengenai pola makan yang baik kepada siswa dan siswa dapat menerapkan pola hidup yang berih dan sehat.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DENGAN PHBS DI SMPN 12 KOTA BOGOR
Farihah, Rika;
Nasution, Andreanda;
Saputra Nasution, Ade
PROMOTOR Vol 5 No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (161.448 KB)
|
DOI: 10.32832/pro.v5i5.8489
Anak sekolah merupakan generasi muda aset penerus bangsa pada masa yang akan datang, bangsa yang sehat, berkualitas, produktif dan berdaya saing sangat ditentukan oleh derajat kesehatan dan kualitas hidup pada kelompok ini, upaya pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup sehat bagi warga sekolah dengan diadakannya program UKS. Program UKS diharapkan dapat dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak yang harmonis dan optimal, agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi sebanyak 303 siswa dan sampel sebanyak 66 sampel. Teknik sampling menggunakan proportional sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisis data yang digunakan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang bermakna antara pengetahuan dengan pelaksanaan UKS (p-value = 0.010), adanya hubungan antara pelaksanaan UKS dengan Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) (P value = 0.01) dan adanya hubungan antara pelaksanaan UKS dengan ketersediaan sarana dan prasarana (p value = 0.001). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan siswa mampu berperan lebih optimal dalam berprilaku hidup sehat dan bersih disekolah guna meningkatkan derajat kesehatan dan bagi sekolah disarankan agar mampu memantau keberjalanan UKS dan sarana prasarana yang menunjang siswa untuk berprilaku hidup sehat dan bersih.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN SISWA/SISWI KELAS 3-6 MI AL-ASYIROTUSSYAFI'IYAH KEBAYORAN LAMA JAKARTA SELATAN TAHUN 2021
Rahmah, Syifaur;
Avianty, Ichayuen;
Nasution, Andreanda
PROMOTOR Vol 5 No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (205.152 KB)
|
DOI: 10.32832/pro.v5i5.8492
Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan perilaku mencuci tangan dengan mengguankan perantara sabun dan air mengalir. Mencuci tangan yang baik dan benar ialah dengan menggunakan sabun, jika hanya mengguankan air saja itu terbukti tidak efektif untuk menghilangkan kuman, bakteri dan virus yang ada ditangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku cuci tangan pakai sabun siswa/siswi kelas 3-6 MI Al-Asyirotussyafi'iyah Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain chi square. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 75 orang yang merupakan siswa/siswi kelas 3-6 di MI Al-Asyirotussyafi'iyah Jakarta Selatan. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dan pengambilan data menggunakan kuesioner online. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan peran orang tua dengan perilaku cuci tangan pakai sabun siswa/siswi dengan nilai p-value 0,002 (OR=7,51). Ada hubungan antara ketersediaan sarana dan prasarana dengan perilaku cuci tangan pakai sabun siswa/siswi dengan nilai p-value 0,000 (OR= 27,1). Dan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku cuci tangan pakai sabun siswa/siswi dengan nilai p-value 0,191. Dan tidak terdapat hubungan juga antara peran guru dengan perilaku cuci tangan pakai sabun siswa/siswi dengan nilai p-value 0,183 (OR= 2,917). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak adanya hubungan antara variabel pengetahuan dan peran guru dengan perilaku cuci tangan pakai sabun siswa/siswi. Dan terdapat hubungan antara variabel peran orang tua dan ketersediaan sarana prasarana dengan perilaku cuci tangan pakai sabun siswa/siswi MI Al-Asyirotussyafi'iyah Jakarta Selatan. Dan saran dari peneliti yaitu bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta menyediakan sarana dan prasarana yang tetap untuk menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat di sekolah terutama para siswa/siswi.
Fasilitas Kesehatan Pencegahan Diabetes Mellitus dengan Media “Tangga Manis” pada Siswa SDN Pamekang, Serang: Diabetes Mellitus Prevention Through the “Tangga Manis” Educational Game Among Students of SDN Pamekang, Serang
Nina;
Hidayat;
Nasution, Andreanda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53801/jpmsk.v2i4.233
Latar Belakang: Prevalensi Diabetes Mellitus Tipe 2 (T2DM) di kalangan remaja meningkat akibat gaya hidup tidak sehat, termasuk konsumsi minuman berpemanis dan rendahnya kesadaran gizi. Perilaku ini banyak dijumpai pada anak dan remaja di lembaga pendidikan dan asrama. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran santri mengenai risiko konsumsi gula berlebih serta upaya pencegahan T2DM melalui edukasi interaktif berbasis fasilitasi. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Cahaya Yatim Al-Ikhlas, Bogor, pada 25 Agustus 2024 dengan melibatkan santri sebagai peserta. Intervensi dilakukan menggunakan metode fasilitasi seperti ceramah interaktif, simulasi membaca label nutrisi, diskusi ORIK, serta kompetisi edukatif dengan media lembar balik FRESHIMA. Evaluasi dilakukan melalui observasi awal dan post-test. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran santri dalam mengenali kandungan gula dalam minuman serta dampaknya terhadap kesehatan. Santri mampu menyebutkan gejala awal T2DM, menghitung kadar gula berdasarkan label nutrisi, dan menunjukkan preferensi terhadap pilihan minuman yang lebih sehat. Antusiasme tinggi juga ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam simulasi dan kompetisi kelompok. Kesimpulan: Program FRESHIMA efektif dalam meningkatkan pemahaman dan mendorong perubahan perilaku konsumsi santri melalui pendekatan edukatif-partisipatif. Edukasi berbasis simulasi dan visual terbukti menjadi strategi yang tepat untuk memperkenalkan pencegahan T2DM sejak usia remaja.
The Influence of Parental Role and School Facilitieson Hand-Washing Behavior Among Primary School Students
Nasution, Andreanda;
Jayanti, Resty;
Anggraini, Sevrima;
Andriansyah, Annisaa Perdana;
Rahmah, Syifaur
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 10 No 3 (2024): Bahasa Inggris
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33490/jkm.v10i3.1405
Deaths from diarrheal diseases can be reduced by up to 50%. Washing your hands with soap, if done correctly, can prevent diseases such as diarrhea and ARI. The aim was to determine the relationship between the role of parents, facilities and infrastructure with hand washing behavior among students in grades 3-6 at MI Al-Asyirotussyafi'iyah Kebayoran Lama, South Jakarta. This research is a quantitative research with a cross sectional research design. Quantitative research is research that emphasizes numerical data (numbers) processed using statistical methods. The population of this study were students from grades 3-6 at MI Al-Asyirotussyafi'iyah Kebayoran Lama, South Jakarta, totaling 75 people. The sampling technique in this research was total sampling. Primary Data in this research is primary data, namely students in grades 3-6 at MI Al-Asyirotussyafi'iyah Kebayoran Lama, South Jakarta by filling in an online questionnaire via Google Form. Secondary data for this research is obtained from previous research, official journals and others. There is a significant relationship between the role of parents and the behavior of washing hands with soap of students with a value of OR = 7.51, which means that respondents who have a good parental role have the opportunity to behave well regarding washing hands with soap 8.816 times greater than students. / female students with a poor level of parental role. There is a statistically significant relationship between facilities and infrastructure and students' hand washing behavior with soap with a value of OR = 27.1, which means that respondents with good facilities and infrastructure are 27.1 times more likely to behave well regarding washing hands with soap. compared to students with poor facilities and infrastructure.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA GUNUNG MULYA DENGAN 4 PROGRAM BIDANG KERJA
Nasution, Andreanda;
Rokatul, Usbah;
Basit, Abdul
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (978.851 KB)
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu wujud pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat sebagai bentuk aplikasi serta penerapan hasil-hasil penelitian dibidang IPTEK untuk meningkatkan sumber daya manusia yang ada dimasyarakat. Dimana Mahasiswa mempunyai peran pembawa perubahan bagi masyarakat ke arah yang lebih baik. Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 64 Universitas Ibn Khaldun Bogor pada semester khusus tahun ajaran 2016/2017 dilaksanakan di Kp. Cikareo RW 04 Desa Gunung Mulya Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Penduduk di Kp. Cikareo RW 04 Desa Gunung Mulya sebagian besar beragama Islam dan memiliki profesi yang bervariasi. Masyarakat cukup aktif dalam mengikuti kegiatan kemasyarakatan. Kegiatan KKN dilaksanakan mulai 7 Agustus hingga 7 September 2017. Sebelum pelaksanaan KKN, telah dilakukan observasi untuk mengetahui kondisi lokasi setempat. Observasi dilakukan dengan metode: (1) tanya jawab, (2) dokumentasi, dan (3) melihat ke lapangan secara langsung. Berdasarkan hasil observasi maka ditentukan rencana program kerja kelompok yang disusun yaitu meliputi 4 bidang program kerja yaitu dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta bidang social dan lingkungan.
BERSAMA MEMAJUKAN DESA
Nasution, Andreanda;
Maulana, Akbar;
Kurniawan, Dedi
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019): JUNI
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (842.747 KB)
Tujuan diselenggarakannya program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yaitu untuk menumbuhkembangkan empati dan kepedulian mahasiswa terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dan pembangunan yang mewujudkan mencerdaskan kehidupan dan kesejahteraanmasyarakat. Peneliti melaksanakan KKN di Desa Gunung Bunder II Kecamatan Pamijahan,Kabupaten Bogor dengan luas wilayah 386.450 Ha. Sasaran dalam penelitian ini dilaksanakandi kampung Pasir Putih RT 04/RW 04, Desa Gunung Bunder II, dengan jumlah penduduk 9.355jiwa yang terdiri dari 4.632 laki-laki dan 4723 perempuan dengan jumlah kepala keluargasebanyak 2.871 KK. Mata pencaharian masyarakat Desa Gunung Bunder II di dominasi olehburuh tani yang berjumlah 1550 orang. Adapun sarana pendidikan di Desa Gunung Bunder IIyaitu PAUD, SD/MI dan MTS. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu wawancara,observasi, pendekatan, sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat. Untuk mewujudkantujuan yang diharapkan oleh peneliti, peneliti membuat 12 program kerja dan satu programdalam momen besar HUT RI ke 73 dengan total 13 program kerja yang dilaksanakan dalamkurun waktu 30 hari. Masyarakat sangat antusias dalam program kerja yang telah direncanakanoleh peneliti. Namun ditemukan hambatan dalam pemasaran hasil dari ekonomi kreatif,sehingga perlunya kerjasama lintas sektor yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomianmasyarakat Desa Gunung Bunder II, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.