Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN MULTILEVEL BOOST CONVERTER TIGA TINGKAT UNTUK APLIKASI SEL SURYA Arsanto, Fariz Hasbi; Handoko, Susatyo; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.507 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.3.345-350

Abstract

Sel surya merupakan salah satu sumber energi terbarukan dengan cara mengubah energi  matahari menjadi energi listrik. Tegangan keluaran sel surya berada pada level rendah, sehingga perlu dinaikkan untuk keperluan pemakaian yang lebih luas. Konverter DC-DC merupakan salah satu rangkaian elektronika daya yang dapat digunakan sebagai regulator tegangan. Pada penelitian ini dilakukan eksperimen pengaruh duty cycle, pembebanan dan suplai DC terhadap tegangan keluaran multilevel boost converter. Tegangan masukan multilevel boost converter dapat berasal dari sel surya atau tegangan DC hasil penyearahan. Pengujian tegangan keluaran multilevel boost converter dengan suplai DC hasil penyearahan dilakukan dengan cara mengatur duty cycle pada rangkaian kontrol PWM. Untuk mengetahui efisiensi multilevel boost converter dilakukan dengan memvariasikan beban resistif, yaitu 100Ω, 200Ω dan 300Ω. Pengujian tegangan keluaran multilevel boost converter dengan sel surya dilakukan pada duty cycle 20%. Berdasarkan hasil pengujian multilevel boost converter dengan suplai DC hasil penyearahan pada beban 100Ω didapatkan tegangan tertinggi 43,16V (gain=4,9) dan efisiensi tertinggi 75,91%. Pada beban 200Ω didapatkan tegangan tertinggi 59,6V (gain=6,85) dan efisiensi tertinggi 90,94%. Pada beban 300Ω didapatkan tegangan tertinggi 74,7V (gain=7,86 ) dan efisiensi teringgi 90,60%. Pada pengujian tegangan keluaran dengan sel surya pada duty cycle 20% didapatkan tegangan tertinggi 57,88V.
ANALISIS PERBANDINGAN METODE LOGIKA FUZZY DAN LOGIKA FUZZY CLUSTERING PADA PROYEKSI KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK DI INDONESIA SAMPAI TAHUN 2025 Prasaja, Jenggo Dwyana; Hermawan, Hermawan; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.398 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.1.78-85

Abstract

Dalam proses perencanaan pengembangan sistem tenaga listrik di Indonesia diperlukan adanya suatu proyeksi kebutuhan energi listrik di masa yang akan datang. Hasil proyeksi yang didapatkan bisa dijadikan bahan pertimbangan bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan tindakan yang akan diambil untuk masa-masa mendatang. Hal ini bertujuan demi tercapainya optimalisasi dalam proses penyediaan energi listrik di Indonesia. Pada penelitian ini, untuk optimalisasi penyediaan energi listrik di Indonesia diperlukan suatu proyeksi kebutuhan energi listrik. Metode proyeksi yang digunakan adalah logika fuzzy dan logika fuzzy clustering dengan fuzzy inference system tipe mamdani. Proyeksi ini menggunakan data historis/aktual yang diakumulasikan dalam beberapa periode waktu, yaitu dari tahun 2009 sampai 2014. Hasil proyeksi dengan menggunakan logika fuzzy menunjukkan bahwa kebutuhan energi listrik di Indonesia pada tahun 2025 sebesar 612.519 GWh dengan kenaikan rata-rata setiap tahunnya sebesar 9,22%. Sedangkan hasil proyeksi yang dilakukan oleh logika fuzzy clustering yaitu sebesar 569.256 GWh dengan kenaikan rata-rata setiap tahunnya sebesar 7,82%. Hasil proyeksi tersebut sudah mendekati hasil proyeksi pada dokumen RUKN 2015-2034. Nilai rata-rata error terhadap proyeksi pada dokumen RUKN 2015-2034 adalah sebesar 8,48% untuk logika fuzzy dan 4,31% untuk logika fuzzy clustering.
ANALISA KONEKSI PLTA WONOGIRI PADA SISTEM GI WONOGIRI JTM 20 KV DENGAN SOFTWARE ETAP 7.0. Nurullita, Hasta; Karnoto, Karnoto; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.617 KB) | DOI: 10.14710/transient.1.3.72-81

Abstract

ABSTRAK Gardu Induk (GI) Wonogiri 150 kV melalui Trafo I berkapasitas 30 MVA dan PLTA Wonogiri 15,5 MVA menyuplai daya listrik ke beban penyulang WNI 3, WNI 4, WNI 6 dan WNI 8. Pengoperasian PLTA Wonogiri tergantung jumlah debit air yang ada pada Waduk Gajah Mungkur. Saat PLTA Wonogiri beroperasi atau terkoneksi ke sistem GI Wonogiri akan menyebabkan daya reaktif (kVAR) di GI Wonogiri melonjak tinggi, rata-rata pada tahun 2012 sekitar 293.794.785 kVAR dan rata-rata faktor daya (Cos φ) rendah, yaitu 0,7(Cos φ threshold 0,9). Sehingga, PT PLN (Persero) Area Surakarta mengalami kerugian sebesar 1.007.312 kVARh atau sebesar Rp 518.785.400,00 per bulannya.Aliran daya kedua sistem, saat GI Wonogiri terkoneksi dan tidak terkoneksi ke PLTA Wonogiri, disimulasikan menggunakan software ETAP 7.0.0. Kemudian kedua hasil simulasi tersebut dibandingkan dan dianalisa untuk mengetahui penyebab nilai kVAR yang melebihi nilai kVAR threshold.Hasil pengujian menunjukkan bahwa saat sistem GI Wonogiri tidak terkoneksi PLTA Wonogiri, Cos φ yang terukur di Trafo I GI Wonogiri sebesar 0,942 (Cos φ threshold 0,9),  sehingga tidak mengalami kelebihan kVAR. Sedangkan saat sistem GI Wonogiri terkoneksi PLTA Wonogiri, nilai Cos φ terukur sebesar 0,735 sehingga mengalami kelebihan kVAR sebesar 1,701 kVAR. Dan, tegangan generator kurang maksimal sekitar 92,3 %, yaitu bernilai 6,09 kV dari 6,60 kV. Semakin tinggi tegangan generator PLTA, maka Cos φ yang titik pengukurannya di Trafo I GI Wonogiri juga semakin tinggi, yaitu 0,991 pada tegangan generator 98 %, 99 %, dan 100 %. Kata kunci : daya reaktif,  faktor daya, Gardu Induk, PLTA, Software ETAP 7.0.0 ABSTRACT Wonogiri Substation 150 kV system pass through Transformer I with a capacity of 30 MVA and Wonogiri Hydropower 15,5 MVA supply to the load feeders WNI 3, WNI 4, WNI 6 and WNI  8. Wonogiri Hydropower operation depends on the amount of water present in the Gajah Mungkur Dam. When Wonogiri Hydropower operated or connected to the Wonogiri Substation system will cause reactive power (kVAR) in Wonogiri Substation soaring, in 2012 averaging approximately 293.794.785 kVAR and the average power factor (Cos φ) is low, i.e. 0,7 (Cos φ threshold 0,9). Thus, PT PLN (Persero) Area Surakarta lost 1.007.312 kVARh, paying charge Rp 518.785.400,00 per month.Load flow both systems, while Wonogiri Substation connected and not connected to the Wonogiri Hydropower, simulated using ETAP software 7.0.0. Then both the simulation results are compared and analyzed to determine the cause of the kVAR value in excess kVAR threshold value.The test results show that when the Wonogiri Substation system is not connected to Wonogiri Hydropower, Cos φ which measured in Transformers I of Wonogiri Substation is 0,942 (Cos φ threshold 0,9), so it does not have kVAR charge. While Wonogiri Substation system connected to Wonogiri Hydropower, cos φ values ​​measured at 0,735 so that it has a charge 1.701 kVAR. And, the generator voltage operated less than maximum about 92,3%, the value 6,09 kV of 6,60 kV. Higher the hydropower generator voltage, the Cos φ which a point measurement in Transformers I of Wonogiri Substation also higher, i.e. 0,992  at voltage generator is 98 %, 99 %, and 100%. Keywords : reactive power, power factor, substation, hydropower, ETAP 7.0.0 Software
EVALUASI KOORDINASI SETTING RELAY PROTEKSI OCR PADA JARINGAN TEGANGAN MENENGAH 20 kV PT APAC INTI CORPORA SEMARANG DENGAN ETAP 12.6.0 Suryaadmaja, Faisal Oktavian; Handoko, Susatyo; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.53 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.3.279-286

Abstract

Pada sistem kelistrikan industri, tingkat keandalan jaringan merupakan faktor utama yang harus diperhatikan karena akan berefek secara langsung terhadap kelangsungan produksi. Sistem proteksi merupakan faktor penting yang mempengaruhi tingkat keandalan jaringan tersebut. Penelitian ini menggunakan program bantu ETAP 12.6.0 yang bertujuan untuk memastikan koordinasi sistem proteksi jaringan tegangan menengah PT Apac Inti Corpora telah memenuhi standar persyaratan sistem proteksi. Pada kondisi existing di jaringan tegangan menengah 20 kV PT Apac Inti Corpora, terdapat kesalahan pada koordinasi relay arus lebih. Terdapat relay arus lebih dengan time grading kurang dari 0,2 detik dan lebih dari 0,5 detik. Terdapat pula kurva koordinasi yang saling tumpang tindih. Setelah dilakukan penyetelan ulang, koordinasi relay arus lebih sudah bekerja sebagaimana mestinya. Relay bekerja dimulai dari titik terdekat gangguan diikuti relay back up nya. Pada koordinasi proteksi hasil resetting sudah tidak ditemukan lagi kurva yang saling tumpang tindih. Time grading sudah sesuai dengan standar IEEE 242-1986. Sehingga hasilnya adalah peningkatan keandalan pada jaringan tegangan menengah 20 kV PT Apac Inti Corpora Semarang.
OPTIMASI KAPASITAS PEMBANGKIT TERSEBAR UNTUK MENGURANGI RUGI DAYA AKTIF MENGGUNAKAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION DAN PENGARUHNYA TERHADAP INDEKS KESTABILAN TEGANGAN Febriansyah, Febriansyah; Hermawan, Hermawan; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.543 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.810-817

Abstract

Abstrak Pembangkit tersebar yang terhubung di jaringan distribusi sedang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik. Pemasangan pembangkit tersebut pada sistem eksisting memiliki efek terhadap kestabilan sistem, keandalan sistem, kualitas daya, dan sistem proteksi. Pada penelitian ini, optimasi kapasitas pembangkit tersebar dilakukan dengan menggunakan metode particle swarm optimization pada lokasi yang sudah ditentukan. Optimasi tersebut dilakukan untuk meminimalisir rugi daya aktif dan pengaruhnya terhadap indeks kestabilan tegangan. Data yang digunakan adalah data jaringan distribusi 69 bus dan jaringan distribusi Mrica05 Banjarnegara. Hasil simulasi menunjukan bahwa optimasi kapasitas pembangkit tersebar pada jaringan distribusi 69 bus dapat mengurangi rugi daya aktif sebesar 215,19 kW  dengan kapasitas optimum masing-masing ialah sebesar 548,08 kW, 584,75 kW dan 1200 kW. Pada Penyulang Mrica05, rugi daya aktif dapat dikurangi sebesar 28,97 kW dengan kapasitas optimum pada kapasitas maksimal dari rating pembangkit tersebar yaitu, 500 kW, 250 kW, 320 kW, dan 500 kW. Berdasarkan hasil simulasi, selain dapat mengurangi rugi daya aktif, pembangkit tersebar dapat memperbaiki indeks kestabilan tegangan sistem. Kata kunci : Pembangkit tersebar, particle swarm optimization, rugi daya aktif, indeks kestabilan tegangan  Abstract Distributed generation that connected to distribution network is being developed to fulfill the need of electrical energy. The installation of the distributed generation on the existing system has effects to the stability, reliability, power quality, and system protection. In this research, optimization of distributed generation capacity is done by using particle swarm optimization methods on the specified locations. Optimization is caried out to minimize active power loss and the effect on voltage stability index.This simulation uses 69 bus and Mrica05 Banjarnegara distribution network data. The result shows that the optimum of distributed generation in 69 bus distribution network can reduce active power loss by 215,19 kW with the optimum capacity of each DG 548.08 kW, 584.75 kW, and 1200 kW. On a Mrica05 distribution network, active power loss can reduced by 28,97 kW with optimum capacity on the maximum capacity from distributed generation rates are 500 kW, 250 kW, 320 kW, and 500 kW. Based on simulation result, in addition to reduce active power loss, distributed generation can improve the voltage stability index system. Keyword: Particle swarm optimization, distributed generation, active power loss, voltage stability index
OPTIMISASI PENEMPATAN KAPASITOR BANK UNTUK MEMPERBAIKI FAKTOR DAYA MENGGUNAKAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION PADA JARINGAN AUXILIARY LOAD PT.PJB PEMBANGKITAN INDRAMAYU 3X330 MW Syaefuddin, Rizky Maulana; Hermawan, Hermawan; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.483 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.4.(519-526

Abstract

Pada pembangkit listrik, besarnya energi yang diperlukan untuk auxiliary load sendiri berkisar antara 1-10% dari produksi energi yang dihasilkan. Hal ini sangat tergantung kepada jenis pembangkit listrik, dimana yang paling besar umumnya PLTU yang menggunakan bahan bakar batu bara. Rata-rata konsumen pada beban auxiliary load di pembangkit listrik adalah motor listrik, seperti: pompa uap  pengendali turbin, conveyor, dan pompa untuk sirkulasi air. Ada kecendrungan faktor daya rendah pada busbar beban di jaringan auxiliary load ( < 0,85), diakibatkan banyak nya konsumsi daya reaktif. Pada penelitian ini, dibahas mengenai optimisasi penempatan kapasitor bank untuk memperbaiki faktor daya menggunakan PSO. Metode optimasi yang didasarkan pada swarm intelligence ini disebut algoritma behaviorally inspired sebagai alternatif dari algoritma genetika, yang sering disebut evolution-based procedures. Metode PSO membangkitkan solusi berkualitas tinggi dengan waktu perhitungan yang lebih singkat dan karakteristik konvergensi yang stabil. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan  menempatkan 58 kapasitor dengan total rating 1.160  kVAR pada bus 24 , 26, 28, 30, 34, 36, 38, 40, 42, 44, 50, 52, 54, 60, 62, dan 64 mampu memperbaiki faktor daya dan menaikkan profil tegangan pada bus-bus tersebut sehingga rugi daya aktif menurun sebesar 22,6 kW (1,05%) dan rugi daya reaktif menurun sebesar 28,1 kVAR (1,02%) sehingga didapatkan penghematan sebesar $13.574,2059 dalam kurun waktu 5 tahun.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI SYNCHRONOUS REFERENCE FRAME-PHASE LOCKED LOOP (SRF-PLL) UNTUK TEGANGAN SATU FASE MENGGUNAKAN DSPIC30F4011 Abdurrahman, Muhammad Hanif; Setiawan, Iwan; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1119.597 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.145-151

Abstract

Fase, magnitude, dan frekuensi dari tegangan listrik merupakan informasi penting dalam pengoprasian sistem jaringan. Berdasarkan kebutuhan penerapan koneksi pembangkit dengan grid side converter (GSC), GSC harus dapat dioperasikan meski pun jaringan mengalami interferensi. Untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan metode yang dapat mendeteksi gangguan jaringan secara cepat, yaitu dengan menggunakan metode Phase Locked Loop (PLL) yang dapat menyediakan informasi tegangan jaringan. Dibandingkan dengan algoritma PLL yang lainnya, Synchronous Reference Frame-Phase Locked Loop (SRF-PLL) bisa dikatakan merupakan yang paling populer dalam penerapannya. Dalam Penelitian ini, dibuat sebuah desain untuk pengaplikasian SRF-PLL untuk tegangan satu fase menggunakan mikrokontroler 16-bit dsPIC30f4011 dengan kontroler PI, dimana kontroler PI diharapkan akan membuat sistem memiliki respon yang cepat terhadap perubahan yang terjadi, dikarenakan tujuan dari kebutuhan PLL itu sendiri, sehingga akan didapatkan hasil data tegangan jaringan berupa, magnitude, frekuensi dan fase. Hasilnya, pengkondisi sinyal dapat mengatur sinyal tegangan jaringan agar dapat terabca oleh ADC mikrokontroler, sehingga magnitude, frekuensi, dan fase dari tegangan jaringan berhasil dibaca oleh algoritma SRF-PLL yang ditampilkan pada oscilloscope dengan bantuan DAC 8bit.
EVALUASI KONVERTER DC – DC TIPE CUK PADA SISTEM FOTOVOLTAIK TIPE STAND ALONE DENGAN MAXIMUM POWER POINT TRACKING (MPPT) MENGGUNAKAN METODE ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) Suharwanto, Agung; Yuningtyastuti, Yuningtyastuti; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.675 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.1.103-111

Abstract

Abstrak   Potensi energi matahari di Indonesia dapat dimanfaatkan sepanjang hari, hal ini sangat menguntungkan untuk membangkitkan energi listrik dengan menggunakan sistem fotovoltaik. Permasalahan utama pada penggunaan fotovoltaik adalah pembangkitan tenaga listrik yang rendah pada kondisi radiasi yang rendah dan besarnya daya listrik yang dibangkitkan berubah secara berkala seiring dengan perubahan cuaca dan suhu. Maximum Power Point Tracking (MPPT) adalah peralatan yang digunakan untuk meningkatkan rasio daya modul fotovoltaik. Maximum Power Point Tracking(MPPT) digunakan untuk mencari point (titik) maksimum dengan cara menaikkan dan menurunkan tegangan menggunakan konverter cuk, maka penggunaan Maximum Power Point Tracking (MPPT) sangat dibutuhkan untuk meningkatkan rasio daya keluaran pada sistem fotovoltaik. Pada penelitian ini digunakan metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System(ANFIS) untuk mengevaluasi proses kinerja fuzzy logic pada sistem fotovoltaik tipe stand alone dalam perangkat Maximum Power PointTracking (MPPT), sehingga dapat meningkatkan rasio daya keluaran modul fotovoltaik.   Kata kunci : fotovoltaik, MPPT, metode ANFIS     Abstract   The  solar energy in Indonesia can be used for almost  about 10 hours in a daylight; therefore it is very useful to generate an electricity power by using photovoltaic system. The main problem in using photovoltaic  systemis that all depends on the weather and the temperature of the daylight; furthermore the hot sunny day will be able to produce high solar radiation which is able to generate high  electricity power. On the other hand the cloudy day will be able only to produce low solar radiation which is only able to generate low electricity power as well. Maximum Power Point Tracking (MPPT) is a tool used to increase the power  ratio of the modulphotovoltaic. Maximum Power Point Tracking(MPPT) is used to find the maximum point  by increasing and reducing the voltage which use cuk converter, so the uses of Maximum Power Point Tracking (MPPT)  is badly needed  to increase output power ratio in photovoltaic system.For this research,  Adaptive Neuro Fuzzy Inference System(ANFIS) method is used to evaluate process of stand alone photovoltaic system   in  the set of Maximum Power Point Tracking (MPPT); therefore it can increase  the output of power rasio.in photovoltaic modul.   Key words: photovoltaik, MPPT, ANFIS method
REDESIGN ELECTRICAL INSTALLATION SYSTEM PHARMACEUTICAL BUILDING 1 PT. KONIMEX SOLO Utami, Sri Dewi; Karnoto, Karnoto; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.8.2.165-170

Abstract

Gedung Farmasi 1 PT. Konimex Solo dibangun pada tahun 1982, perlu dilakukan evaluasi instalasi listrik berdasarkan undang-undang nomor 30 tahun 2009. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kelistrikan sebuah gedung sesuai persyaratan teknik dan keselamatan berdasar standar PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) 2011. Kondisi eksisting pada gedung ini didapatkan jatuh tegangan terbesar pada penghantar SMDP O sebesar 4,23%. Selain itu pencahayaan ruangan gedung yang tidak sesuai dengan standar BPOM. Berdasarkan kondisi tersebut, penulis melakukan perancangan ulang instalasi listrik gedung dengan perangkat bantu ETAP 12.6 yang disesuaikan dengan standar. Hasil dari simulasi dan perhitungan, menunjukkan bahwa ukuran penghantar yang direkomendasikan minimal 4 mm2 dan maksimal 400 mm2. Jatuh tegangan terkecil berada pada penghantar LP-OA sebesar 0,11% dan jatuh tegangan terbesar berada pada penghantar SMDP O sebesar 2,78%. Kapasitor bank yang diperlukan sebesar 200 kVAR pada SMDP O serta 150 kVAR pada SMDP OE.
PERBANDINGAN INDEKS KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI PADA PENYULANG SRL03 DALAM KEADAAN PERFECT SWITCHING DAN IMPERFECT SWITCHING Afriana, Elza; Hermawan, Hermawan; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1162.99 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.3.268-275

Abstract

Dewasa ini tenaga listrik telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat, sehingga kontinuitas penyediaan tenaga listrik menjadi tuntutan yang semakin besar dari konsumen. Berdasarkan data catatan teknik di PT PLN (Persero) Rayon Semarang Selatan pada tahun 2016, penyulang SRL03 merupakan penyulang yang paling sering mengalami pemadaman yaitu sebanyak 18 kali/tahun. Penyulang SRL03 mengalami pemadaman selama 16,934 jam/tahun. Berdasarkan permasalahan diatas maka perlu adanya studi tentang perhitungan tingkat keandalan sistem tenaga listrik pada penyulang SRL03. Pada penelitian ini dievalusi nilai indeks keandalan menggunakan metode Reliability Index Assesment (RIA) pada  penyulang SRL03 dalam keadaan perfect switching dan imperfect switching. Indeks keandalan yang didapat berdasarkan perhitungan menggunakan metode RIA saat kondisi jaringan diasumsikan perfect switching, nilai SAIFI sebesar 1,1564 gangguan/tahun, nilai SAIDI sebesar 6,7839 jam/tahun, dan CAIDI sebesar 5,8664 jam/gangguan, sedangkan indeks keandalan saat kondisi jaringan diasumsikan imperfect switching, nilai SAIFI sebesar 1,1684 gangguan/tahun, dan nilai SAIDI sebesar 6,7839 jam/tahun, dan CAIDI sebesar 5,8061 jam/gangguan.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abdullah, Isa Abdurrahman Ghifari Abdurrahman, Muhammad Hanif Aditya Teguh Prabowo Afriana, Elza Agiel Agiel Triyadiputra Agiel Triyadiputra Agung Suharwanto Agung Warsito Ajub Ajulian Zahra Macrina Akbar Kurnia Octavianto Al Komar, Ro'ad Baladi Amalia Saraswati Amalina, Lisa Ammar Akbar Ghifari Basyar Anang Nungky Ristyanto Andreas Kristianto Ardilla Dwi Budiarta Arie Sukma Setya Putra Arif Setiawan Aris Triwiyatno Arsanto, Fariz Hasbi Arsyad Arsyad Aswin Iffatyanto Utomo Bambang Winardi Bayu Adi Prabowo Benekdiktus Angger Wahyu Widhiawan Berlian Ade Wijaya D, Abraham Bayu Darjat Darjat Della Prastika Haris Sasmita Denis Denis Dewi Wijayanti Dhani Wahyu Utama Putra EDI SARWONO Eldina Megawati Enda Wista Sinuraya Ery Badridduja Faisal Oktavian Suryaadmaja, Faisal Oktavian Faizly van Ghozlizar Fajar, Siddiq Al Febriansyah Febriansyah Fitria Prasetiawati Frans Ezer Situmeang Frediansyah, Andy Galih Pinaryoga, Galih Grace Dinda Ayu Amalia Gunara Fery Fahnani Hadi Sutanto Saragi Hadiyat Kencana Putra Hakim, Mohamad Lukmanul Hanan, Tito N. Harits Akmal Adi Wicaksono Hasta Nurullita Herda Dwi Cahyanova Heriawan Kukuh Setyadi Hermawan Hermawan Hermawan hermawan Hia, Fa’ano Hilal, Yusuf Nurul I Nugroho Ikbal Yuwandra Imam Fajar Nur Diansyah Irfani, Khilmi Nafadinanto Irvan, Bagus Alvin N.M. Irwangsa, Ditza Pasca Ismail Hasyim Wibisono Itsnareno, Candra Halim Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jaka Windarta Jenggo Dwyana Prasaja, Jenggo Dwyana Jibril Yamlecha Joko Susilo Joko Windarto Joshua Parulian Siahaan Juningtyastuti Juningtyastuti Karnoto . Khilmi Nafadinanto Irfani Krismon Budiono Kurniawan Galih Kusuma, Bagus Rizkyaji Lukita, Bharata Indra M. Khoirul Anam Maman Suryawan Marlia Susanti, Marlia Masfuha, Sunan Muqtasida Masyhur Rosyada Melfa Silitonga Mirza Fata Alam Mochammad Facta Muchamad, Andreas Bahda Muhammad Addin Bratawijaya, Muhammad Addin Naibaho, Henri Matius Ni’am, Muhammad Aulan Norudhol Hadra Sabilla Nugraha, Khoiruddin Tansa Nugroho Agus Darmanto Nugroho, Agung Nugroho, Betantya Nur Ilham Luthfi Oktarico Susilatama Putra Pradana, Oktarico Susilatama Pasurono Pasurono Permana, Luthfi Galih Pradana Putradewa Jayawardana Pradipika, Charisma Lingga Pramudya Nur Perdana Prayoga Setiajie, Prayoga Purba, Mesrika Radiktyo Nindyo Sumarno Rahmawan, Afeef Kurnia Ramadhani, Ahmad Zaki Ramadhani, Muhammad Ghiffari Reza Pahlefi Ricky Ricky Rio Parohon Tua Tambunan S Siswanto Saputro, Jonatan Martino Windi Singgih Kurniawan Sunan Muqtasida Masfuha Syaefuddin, Rizky Maulana Taufiqur Rohman Bukhori Tedjo Sukmadi Teguh Dwi Saputro, Teguh Dwi Tejo Sukmadi Thalib, Humaid Trias Andromeda Utami, Sri Dewi Wahyu Ridhani Wibowo, Bayu Setyo Wijaksono, Topan Windarta, Jaka Windarta, Jaka Wiratsongko, Tito Yunanto, Ahmad Taufik Yuningtyastuti Yuningtyastuti Zoya Winona Ramli