Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMISASI PENJADWALAN EKONOMIS PADA UNIT PEMBANGKIT PLTG DI PLTGU PT INDONESIA POWER TAMBAK LOROK MENGGUNAKAN SIMULATED ANNEALING ALGORITHM Ramadhani, Muhammad Ghiffari; Handoko, Susatyo; Karnoto, Karnoto
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.508 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.350-358

Abstract

Energi listrik merupakan kebutuhan primer yang sudah sangat merekat pada penduduk urban. Penggunaan bahan bakar sebagai pembangkit energi listrik menyumbang biaya terbesar dalam hal pengoperasian pembangkitan. Perlunya penjadwalan ekonomis penggunaan bahan bakar dibutuhkan guna meminimalisasi biaya pembangkitan. Untuk mendapatkan pengoperasian pembangkit yang optimal diperlukan adanya penjadwalan operasi pembangkit. Simulated Annealing Algorithm (SAA) diusulkan sebagai metode penjadwalan ekonomis pembangkit pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tambak Lorok. Metode SAA merupakan metode pencarian yang terinspirasi dari proses penguatan suatu bahan dengan menaikkan lalu menurunkan suhu bahan tersebut secara bertahap. Untuk melihat performa dari simulasi SAA maka metode ini dibandingkan dengan metode Lagrange Multiplier sebagai validasi. Hasil simulasi optimisasi dengan SAA menunjukkan performa yang baik dengan hasil simulasi identic dengan metode Lagrange Multiplier, sedangkan dalam keadaan operasi sistem dan keadaan diskret tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil simulasi dengan dua metode operasi berbeda menggunakan algoritma SA, didapatkan bahwa pada metode operasi diskret didapat rata-rata penghematan biaya sebesar 1916,316 $/jam dan pada metode operasi sistem algoritma SA didapat rata-rata penghematan biaya sebesar 1915,768 $/jam yang menandakan bahwa operasi pembangkit yang optimal sudah didapat.
PERBANDINGAN METODE SIMPLE ECONOMETRIC DAN LOGIKA FUZZY UNTUK MEMPROYEKSIKAN KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK JANGKA PANJANG DI PROVINSI BANTEN Kusuma, Bagus Rizkyaji; Handoko, Susatyo; Sukmadi, Tejo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.565 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.2.598-606

Abstract

Kebutuhan energi listrik di provinsi Banten cenderung mengalami peningkatan karena energi listrik merupakan salah satu kebutuhan primer manusia. Proyeksi kebutuhan energi listrik diperlukan untuk optimalisasi penyediaan energi listrik. Pada penelitian ini dilakukan proyeksi kebutuhan energi listrik menggunakan metode Simple Econometric dan logika Fuzzy. Proyeksi yang dilakukan bersifat jangka panjang yaitu dari tahun 2016 sampai tahun 2022. Proyeksi menggunakan metode Simple Econometric dilakukan dengan memasukkan data historis tahun 2010-2015 ke dalam program add in Seex microsoft excel untuk mendapatkan hasil proyeksi kebutuhan energi listrik tahun 2016-2022. Proyeksi menggunakan metode logika fuzzy dilakukan dengan memvariasikan fungsi kenggotaan (MF) dan rules fuzzy untuk mendapatkan model proyeksi yang paling sesuai. Hasil proyeksi menggunakan metode Simple Econometric menunjukkan bahwa kebutuhan energi listrik pada tahun 2022 sebesar 24.606,02 GWh dan metode logika Fuzzy sebesar 24.700,00 GWh. Dengan mengacu pada proyeksi kebutuhan energi listrik RUPTL yaitu sebesar 25.831,00 GWh didapatkan tingkat keakuratan proyeksi pada metode Simple Econometric sebesar 98,46% dan metode Logika fuzzy sebesar 97,08%.
STUDI HARMONISA PENGARUH KAPASITOR BANK PADA SISTEM KELISTRIKAN PT. CHANDRA ASRI PETROCHEMICAL,TBK Ghifari, Abdurrahman; Warsito, Agung; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.281 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.476-484

Abstract

Abstrak PT. Chandra Asri Petrochemical,tbk mempunyai sistem kelistrikan yang disuplai dari pembangkitan STG (Steam Turbine Generator).Sebagai perusahaan yang besar, PT CAP memerlukan suatu sistem keandalan listrik yang handal dan memiliki kualitas tenaga listrik yang baik demi menjaga konsistensinya dalam memproduksi bahan baku biji plastik. Beberapa parameter yang dilihat dalam kualitas tenaga listrik adalah kandungan harmonisa dan besarnya faktor daya dalam sistem tenaga listrik. Untuk menambah keandalan sistem kelistrikan, perusahaan memutuskan mensinkronisasi sistem kelistrikan antara STG (steam turbine generator) dan PLN. Setelah tersinkronisasi, perusahaan mendapatkan denda dari PLN karena faktor daya yang kurang dari batas yang diberikan PLN. Rendahnya faktor daya, bisa terjadi karena pemakaian beban induktif ataupun adanya harmonisa pada sistem. Banyaknya beban non linier yang dipakai perusahaan merupakan sumber dari harmonisa yang terdapat pada sistem.Metode yang digunakan untuk memperbaiki faktor daya adalah dengan menambahkan kapasitor bank. Analisa penambahan kapasitor bank pada sistem perlu memperhatikan pula dampak yang akan dihasilkan. Selain itu juga untuk menghilangkan resonansi yang terjadi akibat penambahan kapasitor bank, dapat ditambah filter pasif. Resonansi bisa terjadi karena adanya interaksi antara pemasangan kapasitor dan harmonisa yang dihasilkan dari beban non linier.Hasil simulasi menggunakan software ETAP power station versi 7.0.0 dan perhitungan didapat bahwa pengaruh pemasangan kapasitor bank dapat menyebabkan resonansi pada harmonisa ke-7 dan pemasangan filter pasif dapat menghilangkan resonansi yang terjadi serta mengurangi ITHD pada sistem. Kata kunci: PT. Chandra Asri Petrochemical,Harmonisa, Kapasitor Bank  Abstract PT. Chandra Asri Petrochemical, tbk has supplied the electrical system from generation STG (Steam Turbine Generator). As a large company, PT CAP requires a good quality of the electrical system in order to maintain consistency in producing materials of plastic resin. Some parameters are seen in the quality of electric power is the harmonic content and percentage of power factor in power systems. To increase the reliability of the electricity system, the company decided to synchronize the electrical system between the STG (steam turbine generator) and PLN. Once synchronized, the company gets power factor pinalty from PLN because the power factor less than a given limit of PLN. The low power factor, can occur due to the use of inductive load or the presence of harmonics on system. The number of non-linear load used by companies is the source of the harmonics present in the system. One of method to improve the power factor is add a capacitor bank. But, we must analysis the effect from installation capacitor bank. In addition, to eliminate the resonance that occurs due to the addition of the capacitor bank, passive filters can be added. Resonance can occur due to the interaction between the installation of capacitors and harmonics produced from non-linear load. The result from simulation using ETAP power station version 7.0.0 and calculations are found that effect of the installation of capacitor banks can cause harmonic resonance at the 7th and installation of passive filters can eliminate the resonance that occurs in the system and reduce ITHD. Keywords: PT. Chandra Asri Petrochemical, Harmonics, Capacitor Bank
PENINGKATAN KUALITAS DAYA LISTRIK DENGAN MENGGUNAKAN BANK KAPASITOR DAN FILTER PADA KAJI STATION PT. MEDCO E&P Naibaho, Henri Matius; Warsito, Agung; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.654 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.3.395-402

Abstract

Permasalahan yang biasa terjadi dalam penggunaan listrik untuk level industri adalah nilai dari perbaikan faktor daya untuk mencegah penalti dari kurangnya efisiensi dari sistem tenaga tersebut. Tingkat harmonisa tegangan dan arus dalam suatu sistem kelistrikan harus memenuhi standar yang disyaratkan dalam IEEE Std 519-1992. Hal ini dikarenakan efek harmonisa akan menyebabkan rugi-rugi daya yang tinggi, pemanasan berlebih pada sistem, dan rendahnya faktor daya pada sistem. Pada penelitian ini dilakukan perbaikan faktor daya dan harmonisa sistem pada Kaji Station A&B PT. Medco E&P Indonesia  sebagai upaya yang dilakukan untuk memperbaiki sistem tenaga listrik. Pemodelan kasus didasarkan pada 3 bagian utama.Dimana, sistem berjalan secara normal tanpa adanya perbaikan yang dilakukan, perbaikan sistem dengan penempatan kapasitor bank, dan perbaikan sistem dengan penempatan bank kapasitor dan filter. Analisi sistem ini didasarkan pada analisis aliran daya, faktor daya, analisis harmonisa, dan analisis gelombang resonansi. Pemasangan bank kapasitor dan filter harmonisa akan meningkatkan kualitas daya listrik dan nilai faktor daya dari sistem tersebut hingga mencapai 0,95 pada kaji station A dan B PT. Medco E&P Indonesia dan mengurangi harmonisa THD sistem yang berjalan hingga ambang 5% dengan melakukan pemasangan filter dan bank kapasitor pada sistem, dengan mengurangi dampak resonansi yang diakibatkan oleh instalasi sistem pada pembangkit.
EVALUASI SETTING RELAY OCR, GFR DAN RECLOSER PASCA REKONFIGURASI JARINGAN DISTRIBUSI PADA TRAFO 2 GARDU INDUK SRONDOL SEMARANG MENGGUNAKAN ETAP 12.6.0 Abdullah, Isa; Juningtyastuti, Juningtyastuti; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1128.988 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.3.329-337

Abstract

Sistem tenaga listrik yang terdiri dari komponen utama generator, transformator, dan saluran transmisi-distribusi tidak dapat dihindari bahwa cepat atau lambat sistem tersebut akan mengalami gangguan. Meningkatnya jumlah beban dalam suatu sistem tenaga listrik tentu akan menyebabkan naiknya presentasi terjadinya gangguan. Salah satu bentuk gangguan yang dapat terjadi pada sistem tenaga listrik adalah hubung singkat (short circuit), yang menyebabkan lonjakan arus yang disebut arus hubung singkat. Bentuk gangguan arus hubung singkat tersebut yaitu gangguan tiga fase, dua fase, dua fase ke tanah maupun gangguan fase ke tanah. Hasil evaluasi dengan menggunakan program ETAP 12.6.0 didapatkan arus gangguan hubung singkat tertinggi adalah 4190 ampere dan arus gangguan hubung singkat terendah adalah 650 ampere. Waktu kerja peralatan proteksi  terendah adalah pada recloser 2 yaitu 0,200 detik, sedangkan waktu kerja maksimum yaitu 6,259 detik pada relay GFR di sisi incoming. Pada simulasi koordinasi, relay proteksi yang bekerja dimulai dari recloser 2, lalu recloser 1 selanjutnya relay outgoing dan relay incoming sebagai back up protection. Koordinasi setting proteksi hasil perbaikan telah sesuai dengan standart IEEE242-1986 dengan grading time 0,2-0,5 detik dan tidak ada kurva koordinasi yang saling memotong dan mendahului.
PERHITUNGAN BIAYA SEWA JARINGAN TRANSMISI 500 KV JAWA-BALI DENGAN METODE BASIS ARUS Setyadi, Heriawan Kukuh; Hermawan, Hermawan; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.177 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.4.552-559

Abstract

Abstrak Permintaan energi listrik yang selalu mengalami peningkatan di setiap tahunnya  tidak diimbangi dengan adanya pusat pembangkit baru.Hal tersebut terjadi karena keterbatasan dana investasi yang dimiliki PLN. Oleh karenanya PLN perlu menyusun skema untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satu skema yang dapat disusun adalah  skema sewa jaringan transmisi. Sewa jaringan transmisi pada prinsipnya bertujuan untuk menyalurkan daya dari pembangkit milik sendiri ke beban  pihak lain dengan menyewa jaringan transmisiDiperlukan suatu metode untuk menghitung biaya sewa jaringan transmisi yaitu dengan menggunakan metode basis arus. Metode basis arus dalam menentukan alokasi biaya sewa jaringan transmisi dengan menghitung seluruh perubahan arus antara sebelum dan sesudah adanya sewa jaringan. Peneliatian ini, dalam menghitung biaya sewa transmisi menggunakan sistem transmisi 500 kV dengan metode basis arus. Melalui metode tersebut diperoleh biaya sewa jaringan transmisi untuk setiap studi kasus. Pada kasus 1 perhitungan biaya sewa jaringan transmisi dengan inject daya 50 MW dari Tanjung Jati-Ungaran diperoleh biaya sebesar Rp2.504.782.753,-.Kasus 2 perhitungan dengan inject daya  100 MW dari Tanjung Jati-Pedan sebesar Rp11.716.146.528,-. Kasus 3 perhitungan  dengan inject daya 200 MW dari Gresik-Cilegon sebesar Rp81.241.618.173,-.  Dari hasil  analisis yang dilakukan, metode basis arus dengan kelebihan dan kekurangannya dapat menjadi alternatif metode perhitungan biaya sewa jaringan transmisi. Kata kunci : Sistem transmisi 500 KVJawa-Bali,sewa transmisi ,metode basis arus, inject  daya wheeling.  Abstract Electrical energy demand always increased in each year is not matched with the new power plant. It happens because of the limitations fund owned by PLN. Therefore PLN needs to prepare schemes to resolve the issue. Scheme that can be set is the transmission rental scheme. Transmission rental scheme in principle to distribute power from self-owned plant to load by renting transmission. We need a method to calculate the cost by using current base method. Current base method for determining the allocation of transmission network rental cost with count all current changes between before and after rental.  Final assigment, in calculating rental cost using 500 kV transmission system with current base method. Through these methods obtained transmission network rental cost for each case study. In the first case the calculation of rental cost inject power transmission with 50 MW from Tanjung Jati-Ungaran obtained cost of Rp83.492.758,-. Case 2 calculation to inject a 100 MW power from Tanjung Jati-Pedan obtained cost of Rp390.538.218,-. Case 3 calculations with inject 200 MW power from Gresik-Cilegon obtained cost of Rp904.351.291,-. From the the analysis, current base method with advantages and disadvantages can be an alternative method to calculate the transmission rental cost. Keywords : 500KVtransmissionsystem, transmission rental cost, current base method, inject
SIMULASI PELEPASAN BEBAN (LOAD SHEDDING) PADA SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI TRAGI SIBOLGA 150/20 KV ( STUDI KASUS PADA PENYULANG TRAGI SIBOLGA, SUMUT) Tambunan, Rio Parohon Tua; Karnoto, Karnoto; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.937 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.2.212-217

Abstract

Abstrak Pada sistem tenaga listrik, frekuensi merupakan indikator dari keseimbangan antara daya yang dibangkitkan dengan total beban sistem. Frekuensi akan naik apabila terjadi kelebihan pembangkitan dan sebaliknya frekuensi akan turun bila terjadi kekurangan pembangkitan atau kelebihan beban. Pelepasan beban terjadi dikarenakan adanya gangguan dan bebal total pada penyulang.Untuk menjaga stabilitas sistem dilakukan pelepasan beban dengan tahapan under/overfrekuensi sebesar 48Hz-52,2Hz untuk penyulang 20KV dengan ETAP7.0. Pada simulasi dilakukan dua analisa yakni variasi Pelepasan beban, dan perhitungan nilai ENS.Dari simulasi, frekuensi sistem dapat pulih sekitar 4-10 detik setelah terjadi gangguan berupa gangguan pada CB, Busbar penyulang tergantung pada besar kelebihan beban penyulang Tragi Sibolga 150/20KV. Pada simulasi kinerja dari CB akan berhenti pada detik antara 10-15 detik pada CB 307 yang merupakan CB terakhir pada sistem jaringan Tragi Sibolga 150/20 KV. Maka dari hasil simulasi pelepasan beban yang dlakukan diperoleh besar nilai ENS beban Tragi Sibolga adalah sebesar Rp.249.680.943 untuk sekali periode pelepasan beban Tragi Sibolga. Kata kunci : pelepasan beban,ENS, frekuensi, penyulang,gangguan  Abstract In power system, the frequency is an indicator of the balance between the total power generated by the system load. The frequency will rise when there is excess generation and reverse frequency will go down when there is a generation or overloaded. Load shedding occurs due to disturbance and total fool on penyulang.Untuk maintain system stability with load shedding performed under the stage / overfrekuensi of 48Hz-52, 2Hz for 20KV feeders with ETAP7.0. In the simulations performed two analyzes the release of load variation, and the calculation of the value of ENS.From the simulations, the frequency of the system can be recovered approximately 4-10 seconds after an interruption in the form of interference on CB, Busbar feeders and plants that depend on a large detachable feeder overload tragi Sibolga 150/20KV. In the simulation performance of the CB will stop at the second between 10-15 seconds at CB CB 307 Thus the simulation results obtained unburdening done great value tragi Sibolga ENS load amounted Rp.249.680.943 ENS values for all periods of load shedding tragi Sibolga. Keywords: load shedding, ENS, frequency, feeders, interference
ANALISIS PERBANDINGAN METODE JARINGAN SARAF TIRUAN TANPA DAN DENGAN FUZZY CLUSTERING PADA PROYEKSI KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK DI INDONESIA SAMPAI TAHUN 2019 Bratawijaya, Muhammad Addin; Hermawan, Hermawan; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.858 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.1.92-98

Abstract

Kebutuhan energi listrik di Indonesia terus meningkat dari waktu ke waktu. Dalam memenuhi permintaan terhadap kebutuhan energi listrik diperlukan pembangunan pembangkit listrik. Pada pembangunan pembangkit listrik ini dibutuhkan suatu peramalan. Hasil peramalan bisa digunakan pemerintah untuk menyiapkan langkah-langkah mengantisipasi peningkatan konsumsi energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk memproyeksikan besarnya konsumsi energi listrik pada tahun 2014 hingga 2019 di Indonesia dan menganalisis kebutuhan daya pada tahun 2019. Metode yang digunakan adalah jaringan saraf tiruan backpropagation dan metode hybrid antara JST backpropagation-fuzzy clustering dengan menggunakan software Matlab R2013b. Proyeksi dilakukan di Indonesia untuk masa peramalan tahun 2014 hingga 2019. Data Input dan Target yang digunakan pada peramalan adalah data historis produk domestik bruto dan data kelistrikan (jumlah pelanggan dan konsumsi energi listrik) dari tahun 2002 sampai dengan 2013. Hasil proyeksi konsumsi energi listrik di Indonesia dengan metode jaringan saraf tiruan backpropagation sebesar 272.630 GWh pada tahun 2019, mengalami kenaikan sebesar 85.089 GWh dengan kenaikan rata-rata tiap tahunnya sebesar 6,22%. Untuk hasil dengan metode jaringan saraf tiruan backpropagation-fuzzy clustering sebesar 284.663 GWh pada tahun 2019, mengalami kenaikan sebesar 97.122 GWh dengan kenaikan rata-rata tiap tahunnya sebesar 6,96%. Hasil proyeksi dari kedua metode memiliki rata-rata selisih sebesar 18.730 GWh dan 12.802 GWh terhadap RUPTL.
PENJADWALAN PEMBEBANAN MENGGUNAKAN FAKTOR PENALTI PADA SISTEM TRANSMISI 500 kV JAWA-BALI DENGAN METODE ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) Saragi, Hadi Sutanto; Hermawan, Hermawan; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.269 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.3.614-620

Abstract

Abstrak Penjadwalan pembebanan merupakan hal penting untuk mengoptimalkan transmisi daya pada sistem. Salah satu cara untuk menghasilkan sistem transmisi energi listrik yang lebih optimal adalah dengan meminimalkan rugi-rugi sistem transmisi (transmission losses) menggunakan perhitungan faktor penalti (penalty factor). Faktor penalti merupakan gambaran rugi-rugi daya pada saluran transmisi yang dihasilkan saat pembangkit mengirim daya ke beban. Mentransfer daya dari pembangkit yang losses tinggi ke pembangkit yang losses rendah (penjadwalan pembangkit) dapat meminimalkan rugi-rugi sistem transmisi.Untuk perhitungan penjadwalan pembangkit menggunakan metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) dengan menggunakan software MATLAB. Dari penelitian ini didapat penjadwalan optimal pada sistem transmisi 500 kV Jawa-Bali dengan pengurangan losses pada 13 waktu pembebanan.  Kata kunci : losses, faktor penalti, ANFIS, penjadwalan pembebanan  Abstract Plant loading schedule is an important part to find optimal power flow. One kind of method to generate more optimum electrical energy transmission system is to minimize the transmission system losses using the calculation of the penalty factor. Penalty factor is a characteristic of power loss in the transmission line that is produced when plants send power to the load. Transfering power from high losses plant to low losses (plant loading schedule) could minimize losses in the network. The calculation of plant loading schedule is using Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) in MATLAB software. This research obtained optimal scheduling on the 500 kV transmission system Java-Bali with losses reducing at the 13 loading time. Keyword : losses, penalty factor, ANFIS, plant loading schedule
ANALISA DAYA MOTOR INDUKSI 3 FASA PADA OPERASI INTERMITTENT DENGAN VARIASI PERIODE PEMBEBANAN Setya Putra, Arie Sukma; Sukmadi, Tejo; Handoko, Susatyo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.562 KB) | DOI: 10.14710/transient.3.4.521-528

Abstract

Abstrak Saat ini, masih jarang dilakukan analisa daya pada motor induksi 3 fasa dengan duty Intermittent. Adapun, analisa daya yang sudah ada dilakukan pada motor induksi yang berdaya besar. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan analisa daya pada motor induksi 3 fasa yang berdaya kecil yang terdapat di Laboratorium Teknik Tenaga Listrik, Undip. Penelitian dilakukan dengan menjalankan motor dengan duty Intermittent. Tujuan penelitian tugas akhir ini adalah mengetahui karakteristik kinerja motor induksi 3 fasa dengan duty Intermittent pada variasi periode pembebanan serta mengetahui penggunaan dayanya untuk melihat efisiensi penggunaan motor induksi tersebut. Penelitian ini dilakukan pada motor induksi 3 fasa 0,75 kW; Δ-Y  220-240 / 380-420 V; 3,2/1,86 A; 50 Hz; 1695 rpm dengan beban motor-generator DC yang dikopel secara mekanis.Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa pada kondisi tanpa beban dengan variasi waktu pembebanan tb < tst memiliki rata-rata daya input stator sebesar 198,4 W dengan rata-rata arus beban 0,998 A dan pada variasi waktu pembebanan tb > tst memiliki rata-rata daya input stator sebesar 202,34 W dengan rata-rata arus beban 0,994 A. Pada kondisi berbeban dengan variasi waktu tb < tst, efisiensi rata-rata yang dihasilkan motor adalah 37,82 %, sedangkan pada variasi waktu tb > tst, efisiensi rata-ratanya 37,99%. Kata kunci : motor induksi 3 fasa, daya, duty, Intermittent  Abstract In recent days, there are still rarely power analysis in the Intermittent duty operation of 3-phase induction motor. Meanwhile, the existing power analysis done on the induction motor with large scale of power. So, this research will do a power analysis on small power 3-phase induction motor in the Laboratory of Power Engineering, Diponegoro University. This research is done by operating the induction motor in Intermittent duty. The purpose of this research is to determine the performance characteristic of 3-phase induction motor in Intermittent duty with load timing variation and to determine its power usage to find the efficiency of its performance. This research is done in 3-phase induction motor with characteristic of: 0,75 kW; Δ-Y  220-240 / 380-420 V; 3,2/1,86 A; 50 Hz; 1695 rpm, mechanicaly coupled with DC motor-generator as its load . Result from the test showed that in no load condition with load period variation of tb < tst, the average power input in stator is 198,4 W with average load current is 0,998 A, and with load period variation of tb > tst, the average power input in stator is 202,34 W with average load current 0,994 A. In load condition test with load period variation tb < tst, the average efficiency of the machine is 37,82%, where in load period variation tb > tst, the average efficiency is 37,99%. Key words: 3-phase induction motor, power, duty, Intermittent
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abdullah, Isa Abdurrahman Ghifari Abdurrahman, Muhammad Hanif Aditya Teguh Prabowo Afriana, Elza Agiel Agiel Triyadiputra Agiel Triyadiputra Agung Suharwanto Agung Warsito Ajub Ajulian Zahra Macrina Akbar Kurnia Octavianto Al Komar, Ro'ad Baladi Amalia Saraswati Amalina, Lisa Ammar Akbar Ghifari Basyar Anang Nungky Ristyanto Andreas Kristianto Ardilla Dwi Budiarta Arie Sukma Setya Putra Arif Setiawan Aris Triwiyatno Arsanto, Fariz Hasbi Arsyad Arsyad Aswin Iffatyanto Utomo Bambang Winardi Bayu Adi Prabowo Benekdiktus Angger Wahyu Widhiawan Berlian Ade Wijaya D, Abraham Bayu Darjat Darjat Della Prastika Haris Sasmita Denis Denis Dewi Wijayanti Dhani Wahyu Utama Putra EDI SARWONO Eldina Megawati Enda Wista Sinuraya Ery Badridduja Faisal Oktavian Suryaadmaja, Faisal Oktavian Faizly van Ghozlizar Fajar, Siddiq Al Febriansyah Febriansyah Fitria Prasetiawati Frans Ezer Situmeang Frediansyah, Andy Galih Pinaryoga, Galih Grace Dinda Ayu Amalia Gunara Fery Fahnani Hadi Sutanto Saragi Hadiyat Kencana Putra Hakim, Mohamad Lukmanul Hanan, Tito N. Harits Akmal Adi Wicaksono Hasta Nurullita Herda Dwi Cahyanova Heriawan Kukuh Setyadi Hermawan Hermawan Hermawan hermawan Hia, Fa’ano Hilal, Yusuf Nurul I Nugroho Ikbal Yuwandra Imam Fajar Nur Diansyah Irfani, Khilmi Nafadinanto Irvan, Bagus Alvin N.M. Irwangsa, Ditza Pasca Ismail Hasyim Wibisono Itsnareno, Candra Halim Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jaka Windarta Jenggo Dwyana Prasaja, Jenggo Dwyana Jibril Yamlecha Joko Susilo Joko Windarto Joshua Parulian Siahaan Juningtyastuti Juningtyastuti Karnoto . Khilmi Nafadinanto Irfani Krismon Budiono Kurniawan Galih Kusuma, Bagus Rizkyaji Lukita, Bharata Indra M. Khoirul Anam Maman Suryawan Marlia Susanti, Marlia Masfuha, Sunan Muqtasida Masyhur Rosyada Melfa Silitonga Mirza Fata Alam Mochammad Facta Muchamad, Andreas Bahda Muhammad Addin Bratawijaya, Muhammad Addin Naibaho, Henri Matius Ni’am, Muhammad Aulan Norudhol Hadra Sabilla Nugraha, Khoiruddin Tansa Nugroho Agus Darmanto Nugroho, Agung Nugroho, Betantya Nur Ilham Luthfi Oktarico Susilatama Putra Pradana, Oktarico Susilatama Pasurono Pasurono Permana, Luthfi Galih Pradana Putradewa Jayawardana Pradipika, Charisma Lingga Pramudya Nur Perdana Prayoga Setiajie, Prayoga Purba, Mesrika Radiktyo Nindyo Sumarno Rahmawan, Afeef Kurnia Ramadhani, Ahmad Zaki Ramadhani, Muhammad Ghiffari Reza Pahlefi Ricky Ricky Rio Parohon Tua Tambunan S Siswanto Saputro, Jonatan Martino Windi Singgih Kurniawan Sunan Muqtasida Masfuha Syaefuddin, Rizky Maulana Taufiqur Rohman Bukhori Tedjo Sukmadi Teguh Dwi Saputro, Teguh Dwi Tejo Sukmadi Thalib, Humaid Trias Andromeda Utami, Sri Dewi Wahyu Ridhani Wibowo, Bayu Setyo Wijaksono, Topan Windarta, Jaka Windarta, Jaka Wiratsongko, Tito Yunanto, Ahmad Taufik Yuningtyastuti Yuningtyastuti Zoya Winona Ramli