Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Triton

Kualitas Biogas Berbahan Feses Sapi dan Jerami Jagung (Zea mays L.) pada C/N Rasio dan Lama Fermentasi yang Berbeda Evi Arianingsih; Irdha Mirdhayati; Anwar Efendi Harahap
JURNAL TRITON Vol 12 No 1 (2021): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v12i1.155

Abstract

Biogas merupakan salah satu energi alternatif terbarukan yang ramah lingkungan serta berpotensi sebagai pengganti energi yang bersumber dari fosil yang tidak dapat diperbaharui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produksi biogas terbaik dari kandungan rasio C/N dan lama waktu fermentasi yang berbeda. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial terdiri dari dua faktor dengan dua ulangan untuk setiap perlakuan. Faktor A yaitu, perbandingan rasio C/N, P0 = Feses sapi dengan rasio C/N 22,12; P1 = Feses sapi + jerami jagung dengan rasio C/N 25,00; P2 = Feses sapi + jerami jagung dengan rasio C/N 30,00; sedangkan faktor B lama fermentasi 7, 14 dan 21 hari. Tahapan penelitian diawali dengan penentuan C, N dan C/N feses sapi dan jerami jagung, persiapan bahan, penanganan bahan isi digester dan tahap fermentasi. Peubah yang diukur adalah pH awal, pH akhir, temperatur dan stabilitas api biogas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu fermentasi yang berbeda berpengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap temperatur biogas dan rasio C/N yang berbeda juga berpengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap pH akhir dan stabilitas api biogas. Kesimpulan penelitian ini adalah Rasio C/N terbaik terdapat perlakuan A2 (C/N 25,00) dan B1 (lama fermentasi 7 hari) dilihat dari temperatur, stabilitas api dan pH akhir.
Kualitas Fisik Wafer dengan Penambahan Berbagai level Tepung Tapioka serta Tepung Daun Pepaya (Carica papaya L) yang Diolah dengan Teknik Berbeda Romaito Maharani Harahap; Anwar Efendi Harahap; Dewi Febrina
JURNAL TRITON Vol 12 No 2 (2021): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v12i2.214

Abstract

Penambahan level tepung tapioka dan tepung daun pepaya (Carica papaya. L) yang diolah mengunakan teknik yang berbeda dalam pembuatan wafer ransum komplit diharapkan mampu memperbaiki kualitas fisik wafer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas fisik wafer dengan penambahan berbagai level tapioka serta tepung daun pepaya (Carica papaya. L) yang diolah dengan teknik berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial (2×3) dengan 5 ulangan. Faktor A terdiri dari teknik pengolahan daun pepaya yakni, A0 = Silase daun pepaya; A1 = Amoniasi daun pepaya. Faktor B terdiri dari B0 = penambahan 0% tepung tapioka; B1= penambahan 5% tepung tapioka; dan B2 = penambahan 10% tepung tapioka. Peubah yang diukur adalah warna, aroma, tekstur, daya serap air dan kerapatan. Hasil penelitian ini memperlihatkan tidak terdapat interaksi (P>0.05) antara teknik pengolahan daun papaya dengan level tepung tapioka yang berbeda terhadap warna, tekstur, aroma, daya serap air dan kerapatan. Daun pepaya yang diolah dengan teknik yang berbeda memberikan berpengaruh nyata (P<0,01) terhadap warna, tekstur, dan aroma. Penggunaan level tepung tapioka yang berbeda pada pembuatan ransum komplit memberikan berpengaruh nyata (P<0,01) terhadap warna. Penggunaan amoniasi daun pepaya dalam ransum komplit dengan level tepung tapioka 5% memberikan hasil terbaik dinilai dari warna yaitu coklat tua dan memberikan skor warna 3,03
Profil Nutrisi dan Fraksi Serat Pakan Silase Komplit Berbahan Ampas Tebu dengan Penambahan Legume Indigofera dan Molases Muhamad Rodiallah; Anwar Efendi Harahap; Arsyadi Ali; Triani Adelina; Dewi Ananda Mucra; Bakhendri Solfan; Restu Misrianti; Jepri Juliantoni; Evi Irawati; Bayu Nuari Ramadhan
JURNAL TRITON Vol 14 No 1 (2023): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v14i1.377

Abstract

Ampas tebu memiliki komponen serat yang tinggi sehingga perlu adanya perbaikan nutrisi dengan penambahan legume indigofera yang diolah menggunakan teknik silase. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis profil nutrisi dan fraksi serat ampas tebu yang disilase dengan penambahan legume indigofera dan molases. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Faktorial (3x2) dengan 3 ulangan. Faktor A terdiri dari: A1 = 100 % ampas tebu; A2 = 75 % ampas tebu + 25 % indigofera; A3 = 50 % ampas tebu + 50 % indigofera, selanjutnya faktor B terdiri dari: B0 = 5 % molases; B1 = 10 % molases. Parameter yang diamati meliputi kandungan nutrient silase (bahan kering, protein kasar, lemak kasar, serat kasar, abu dan Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen) % serta fraksi serat meliput (NDF dan ADF) %. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat interaksi (P>0.05) antara proporsi bahan ampas tebu + legume indigofera dengan penambahan molases terhadap parameter bahan kering, protein kasar, lemak kasar, dan Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen, serat kasar, NDF, dan ADF) %, tetapi faktor perlakuan proporsi bahan ampas tebu + legume indigofera berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bahan kering, protein kasar, abu, serat kasar, NDF dan ADF . Proporsi silase berbahan 50 % ampas tebu + 50 % legume indigofera menghasilkan nilai protein kasar tertinggi serta serat kasar, NDF, dan ADF terendah dibandingkan dengan kombinasi perlakuan lainnya. Selanjutnya penambahan molases hingga 10 % pada proses silase belum memperlihatkan kemampuan memperbaiki kualitas nutrisi dan fraksi serat secara keseluruhan.
Kecernaan dan Karakteristik Fermentasi Rumen Silase Sorgum dan Indigofera sebagai Pakan Sumber Energi dan Protein secara In Vitro Anwar Efendi Harahap; Arsyadi Ali; Bakhendri Solfan
JURNAL TRITON Vol 16 No 2 (2025): JURNAL TRITON (Issue in Progress)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i2.1394

Abstract

Tanaman sorgum dan legume indigofera merupakan hijauan sumber energi dan protein yang dapat dikombinasi menjadi pakan silase lengkap kaya nutrisi dan murah sehinga dapat menjadi pengganti pakan konsentrat pabrikan yang mahal harganya berkibat mampu mengurangi biaya pakan bagi peternak. Silase merupakan pengolahan pakan dengan metode fermentasi anerob dengan melibatkan kerja bakteri asam laktat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas silase berbahan dasar sorgum dan indigofera berdasarkan penilaian karakteristik fermentasi rumen dan kecernaan secara in vitro. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu S0 (100% sorgum), S1 (70% sorgum+30 % legume indigofera), S2 (30 % sorgum + 70% legume indigofera) + S3 (100% legume indigofera) dengan masing perlakuan ditambahkan dengan molases, tepung jagung dan dedak padi. Parameter yang diamati yaitu produksi NH3 (mM), total VFA (mM), KcBK (%) dan KcBO (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi sorgum + legume indigofera mempengaruhi (p<0,05) peningkatan seluruh parameter yang diamati. Berdasarkan proporsi terbaik terdapat pada perlakuan S3 (100 % legume indigofera) karena mampu meningkatkan secara optimal nilai kecernaan bahan kering (KcBK), kecernaan bahan organik (KcBO), produksi NH3, total VFA secara keseluruhan dibandingkan proporsi perlakuan lainnya. Silase dengan proporsi hijauan 100 % legume indigofera merupakan perlakuan terbaik sebagai pakan unggulan ternak ruminansia.
Evaluasi Kandungan Nutrien dan Fraksi Serat Pakan Fermentasi Berbahan Dasar Kulit Nanas dan Daun Singkong sebagai Pakan Ruminansia Jepri Juliantoni; Anwar Efendi Harahap; Arsyadi Ali; Triani Adelina; Dewi Ananda Mucra; Bakhendri Solfan; Restu Misrianti; Muhamad Rodiallah; Evi Irawati; Eniza Saleh
JURNAL TRITON Vol 15 No 1 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i1.639

Abstract

Kombinasi limbah kulit nanas dan daun singkong berbentuk silase berpotensi sebagai alternatif penyediaan sumber pakan hijauan pengganti rumput lapang. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi nilai nutrien dan kualitas serat silase kulit nanas dan daun singkong dengan penambahan berbagai level molases sebagai pakan ruminansia. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial (4x2) dengan 2 ulangan. Faktor A adalah perbandingan komposisi antara kulit nanas dan daun singkong terdiri dari : A1 = 100 % kulit nanas ; A2 = 75% kulit nanas + 25% daun singkong; A3 = 50% kulit nanas + 50% daun singkong ; A4 = 25% kulit nanas + 75% daun singkong dam A5 = 100% daun singkong. Selanjutnya faktor B adalah level pemberian molases terdiri dari : B0 = 5% molases ; B1 = 10% molases. Parameter yang diukur meliputi bahan kering, protein kasar, lemak kasar, dan TDN serta komposisi fraksi serat meliputi NDF dan ADF. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat interaksi (P<0.05) antara proporsi kulit nanas + daun singkong dengan penambahan molases terhadap parameter protein kasar, lemak kasar, serat kasar, TDN, NDF, dan ADF (%). Selanjutnya faktor proporsi kulit nanas + daun singkong berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bahan kering. Kombinasi bahan 100% daun singkong dengan penambahan 5 % maupun 10% molases menghasilkan nilai protein kasar dan TDN tertinggi serta nilai serat kasar terendah dibandingkan perlakuan kombinasi lainnya. Penambahan kulit nanas hingga 75% mampu secara optimal menurunkan kandungan NDF dan ADF silase.
Kecernaan dan Karakteristik Fermentasi Rumen Silase Sorgum dan Indigofera sebagai Pakan Sumber Energi dan Protein secara In Vitro Anwar Efendi Harahap; Arsyadi Ali; Bakhendri Solfan
JURNAL TRITON Vol 16 No 2 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i2.1394

Abstract

Tanaman sorgum dan legume indigofera merupakan hijauan sumber energi dan protein yang dapat dikombinasi menjadi pakan silase lengkap kaya nutrisi dan murah sehinga dapat menjadi pengganti pakan konsentrat pabrikan yang mahal harganya berkibat mampu mengurangi biaya pakan bagi peternak. Silase merupakan pengolahan pakan dengan metode fermentasi anerob dengan melibatkan kerja bakteri asam laktat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas silase berbahan dasar sorgum dan indigofera berdasarkan penilaian karakteristik fermentasi rumen dan kecernaan secara in vitro. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu S0 (100% sorgum), S1 (70% sorgum+30 % legume indigofera), S2 (30 % sorgum + 70% legume indigofera) + S3 (100% legume indigofera) dengan masing perlakuan ditambahkan dengan molases, tepung jagung dan dedak padi. Parameter yang diamati yaitu produksi NH3 (mM), total VFA (mM), KcBK (%) dan KcBO (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi sorgum + legume indigofera mempengaruhi (p<0,05) peningkatan seluruh parameter yang diamati. Berdasarkan proporsi terbaik terdapat pada perlakuan S3 (100 % legume indigofera) karena mampu meningkatkan secara optimal nilai kecernaan bahan kering (KcBK), kecernaan bahan organik (KcBO), produksi NH3, total VFA secara keseluruhan dibandingkan proporsi perlakuan lainnya. Silase dengan proporsi hijauan 100 % legume indigofera merupakan perlakuan terbaik sebagai pakan unggulan ternak ruminansia.
Co-Authors Ade Septika Rasmi Ahmad Fauzi Ali, Aryadi Ananda Mucra, Dewi Ananta, Arfi Andini, Sherly Andriani, Mira Anyanur, Muammar Reza Ardiandi, Ardiandi Arigi, Dylan Haikal Arsyadi Ali Aulia, Wafa AYU LESTARI Bakhendri Solfan Bayu Nuari Ramadhan Bayu Nuari Ramadhan D. Febrina Despal Despal Dewi Ananda Mucra Dewi Ananda Mucra Dewi Ananda Mucra Dewi Ananda Mucra Dewi Febrina Dini Ramadani E Saleh Edi Erwan Edi Erwan Elfawati Elfawati Elfawati Elfawati Elviriadi Elviriadi Eniza Saleh Eniza Saleh Eniza Saleh Ernawan, Wahyu Evi Arianingsih Evi Irawati Evi Irawati F Ramadhan, F Fitra, Deni Fitrah Khairi Fitri Harianti Gevisioner Harianti, Fitri Hidayati Hidayati Hidayati Hidayati Hidayati Hidayati Hidayati Hidayati Iis Muliati Iman Zainuddin Daulay Irawati, Evi Irdha Mirdhayati, dan Irdon Irsyadi Siradjuddin Irwan Taslapratama James Hellyward Jayawarsa, A.A. Ketut Julianto Hutasuhut Juliantoni, Jepri Jully Handoko K Halidasiah Khoirunnisa Khoirunnisa Lia Lia Lisman, Jon Luki Abdullah Mawaddah, Aidha Mayangsari, Ismi Muhammad Affan Amin Nasution Muhammad Luthfi iznillah Muhammad Rafli Muhammad Ridwan Hidayat Muhammad Rusdi Muhammad Syarbini Mulia, Fungki Firma Mulianti, Mestia N Nurjannah Nashihul Ulwan Ningsih, Rahmita Budiarti Novia Qomariyah Noviana, Riskia Oksana Oksana Panca Dewi Manu Hara Karti Rahmi Febriyanti Rahmita Budiartiningsih Rasmi, Ade Septika Restu Misrianti Rodiallah, Muhamad Romaito Maharani Harahap Romus, Mahendra Sadarman , Saleh, Eniza Santi Harahap Sari Handayani Sembiring, Zamalludin Sigit Sepriadi Sri Devi Sri Novianti Sugeng Santoso T adelina Triani Adelina Triani Adelina Vebryanti, Vebryanti Wieda Nurwidada Haritsah Zain Wiloci Wiloci Wisnu Anggoro Yendraliza - Yusni Maulida Zakia, Ismon Zumarni, Zumarni