Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of the Implementation of the Occupational Safety and Health (OSH) Program in the Operation Unit at Lempuyangan Station PT KAI (Persero) Operating Area (DAOP) VI Yogyakarta Oktavia Eka Saputri; Hariyono, Widodo
Periodicals of Occupational Safety and Health Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/posh.v3i2.11675

Abstract

Background: PT Kereta Api Indonesia (Persero) has a commitment to always consistently and without compromise in implementing a railway safety management system in order to realize the company's vision of becoming the best transportation ecosystem solution for Indonesia through railway operational services and a safe, healthy, secure and comfortable working environment and sustainable environmental preservation. The aim of this research is to determine the implementation of the K3 program in the Lempuyangan station operating unit. Method: The method used in this research is descriptive qualitative. Results: The research results show that all K3 implementations such as K3 SOPs, K3 signs and PPE are available and have been implemented, as for the K3 implementations in operating units, namely (1) briefing before work; (2) use of Personal Protective Equipment (PPE) when working; (3) providing safe boundaries on platforms, for example yellow lines along the platform path; (4) comply with work procedures and report if there is a potential danger nearby. Even though there is an K3 implementation program in the Lempuyangan station operating unit, there is no special team such as HSE that monitors workers' compliance with K3 implementation directly every day, only from superiors such as the station head and deputy station head. The special team that supervises and controls is from the center which will come but only periodically. But even so, the K3 SOP still works and is implemented well. Conclusion: the implementation of the K3 program in the Lempuyangan station operating unit has been carried out well but must be monitored so that it continues to run well.
PENGARUH GANGGUAN PSIKOLOGIS PADA KARYAWAN PENYINTAS COVID TERHADAP KINERJA DAN PRODUKTIVITAS KERJA DI PUSKESMAS GAMPING I, KABUPATEN SLEMAN Andriyani, Deni; Hidayat, Mohammad Syamsu; Hariyono, Widodo
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44489

Abstract

Gangguan psikologis merupakan suatu kondisi yang sangat mempengaruhi pemikiran, suasana hati dan prilaku manusia. Sehingga gangguan psikologis ini sangat mempengaruhi seseorang untuk menjalankan pekerjaannya sehari-hari di lingkungan kerja. Hal ini ditemui pada lingkungan kerja di fasilitas kesehatan pada saat pandemi Covid-19, dimana Puskesmas sebagai fasyankes tingkat pertama yang merupakan garda terdepan dalam penanganan dan pengelolaan pandemi Covid. Semua karyawan di puskesmas dituntut melaksankan tugas tambahan selain ketugasan pokok masing-masing. Seiring dengan itu beban kerja yang tinggi dan kesehatan psikologi yang kurang baik, menyebabkan penurunan kinerja dan produktivitas kerja Puskesmas. Tujuan pada penulisan ini diteliti adakah pengaruh hubungan antara adanya gangguan psikologis yang dialami oleh karyawan penyintas covid terhadap penilaian kinerja dan produktivitas kerjanya. Beserta adanya pengaruh faktor-faktor intrinsik pada karyawan yang mempengaruhi keparahan gangguan psikologis.  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang berbasis data. Terdapat hubungan signifikan antara gangguan psikologis dengan penilaian kinerja (p=0,000), dan gangguan psikologis dengan produktivitas kerja (p=0,000). Pada analisis multivariat menyatakan bahwa faktor interinsik (usia, jenis kelamin, pengalaman kerja, komorbid dan beban kerja) dapat mempengaruhi gangguan psikologis sebesar 68,1%. Ada pengaruh Tingkat keparahan gangguan psikologis petugas penyintas covid terhadap penilaian kinerja dan produktivitas kerja yang dihasilkan.
Pengaruh Low Back Pain terhadap Produktivitas Kerja Perawat : Studi Literatur Kurnia, Ghina Dwi; Hariyono, Widodo; Trisnowati, Heni
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i2.19623

Abstract

Abstrak: Pengaruh Low Back Pain Terhadap Produktiivtas Kerja Perawat: Studi Literatur. Low Back Pain (LBP) merupakan masalah kesehatan kerja yang signifikan bagi perawat di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kejadian LBP terhadap produktivitas kerja perawat. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dari berbagai jurnal yang relevan menggunakan metode PRISMA, dengan sumber data dari Google PubMed, dan Semantic Scholar, menggunakan artikel berdesain cross- sectional tahun 2019–2024 yang dinilai kualitasnya menggunakan metode Joanna Briggs Institute (JBI). Sebanyak tujuh artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi kejadian LBP meliputi posisi kerja yang tidak ergonomis, pengangkatan pasien, berdiri terlalu lama, beban kerja berlebih, durasi kerja yang panjang, dan rotasi shift kerja. Selain itu, faktor psikososial seperti stres kerja, dukungan sosial, dan kepuasan kerja turut berkontribusi pada kejadian LBP. Dampak LBP terhadap produktivitas perawat meliputi meningkatnya absensi kerja, penurunan efisiensi kerja, serta gangguan pada kualitas pelayanan. LBP juga meningkatkan risiko kesalahan kerja akibat penurunan fokus dan konsentrasi. Upaya pencegahan LBP pada perawat dapat dilakukan melalui penerapan prinsip ergonomi, pengelolaan beban kerja, serta pemberian pelatihan tentang teknik pengangkatan pasien yang aman. Kesimpulannya, LBP tidak hanya memengaruhi kesehatan perawat, tetapi juga berdampak negatif pada produktivitas dan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang efektif untuk mengurangi kejadian LBP, seperti pengelolaan beban kerja, pengaturan rotasi shift, serta pelatihan ergonomi bagi perawat. Kata Kunci: Low back Pain, Perawat, Produktivitas Kerja
LITERATURE REVIEW : PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP ANGKA KECELAKAAN KERJA DI LABORATORIUM Asiyatul Janah, Nur; Hariyono, Widodo; Marwati, Tri Ani; Handayani, Lina
HEARTY Vol 11 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v11i1.7917

Abstract

Angka kecelakaan kerja di laboratorium terus meningkat dan dialami oleh semua jenis laboratorium, baik laboratorium kesehatan maupun pendidikan. Kecelakaan kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah tingkat pengetahuan pengguna laboratorium tentang bahaya dan prosedur keselamatan di laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor pengetahuan berpengaruh terhadap terjadinya kecelakaan kerja di laboratorium. Metode yang digunakan adalah literature review, dimana dilakukan penelaahan serta pembahasan beberapa artikel yang isinya relevan dengan topik penelitian. Kata kunci yang digunakan adalah "pengaruh pengetahuan”, "kecelakaan kerja”, "laboratorium” pada database Google Schoolar. Proses seleksi artikel menggunakan Appraisal Tool PRISMA. Dari 133 artikel, didapatkan 5 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan relevan dengan tujuan penelitian. Hasilnya didapatkan bahwa dua artikel menyatakan jika ada pengaruh tingkat pengetahuan terhadap terjadinya kecelakaan kerja dan tiga artikel menyimpulkan tidak ada pengaruh tingkat pengetahuan terhadap kecelakaan kerja. Hal ini menunjukkan jika tingkat pengetahuan bukan merupakan satu-satunya faktor yang mempengaruhi kecelakaan kerja di laboratorium, masih ada faktor lain yang mempengaruhi, antara lain penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), kepatuhan dalam melaksanakan SOP, lingkungan, dan lainnya.
Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Cedera Tertusuk Jarum pada Perawat: Tinjauan Literatur Novianti, Tria Nisa; Hariyono, Widodo; Santri, Ichtiarini Nurullita
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i3.19655

Abstract

Cedera tertusuk jarum (Needle Stick Injury/NSI) adalah cedera yang berisiko menularkan patogen darah seperti hepatitis B, hepatitis C, dan HIV, serta menjadi ancaman bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat di fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor risiko NSI pada perawat melalui tinjauan literatur sistematis. Metode yang diterapkan merujuk pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), dengan pencarian artikel melalui PubMed, Google Scholar, dan DOAJ. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi untuk memastikan relevansi, sementara kualitas artikel dievaluasi menggunakan alat penilaian dari Joanna Briggs Institute (JBI). Dari 8 artikel yang dianalisis, ditemukan bahwa faktor risiko NSI pada perawat dipengaruhi oleh manajemen yang kurang optimal, seperti minimnya pedoman pencegahan, pelatihan, dan alat pelindung diri (APD), serta rendahnya kepemimpinan dan partisipasi manajerial. Faktor individu seperti stres kerja, pengetahuan terbatas, dan sikap yang tidak mendukung keselamatan juga berperan. Beban kerja tinggi dan lingkungan kerja berisiko, seperti ruang gawat darurat, meningkatkan peluang cedera. Tindakan tidak aman dan kondisi kerja buruk, seperti mencabut jarum setelah injeksi dan kebersihan yang rendah, menjadi penyebab langsung cedera. Risiko cedera tertusuk jarum pada perawat dipengaruhi oleh manajemen yang lemah, kurangnya pelatihan dan APD, stres kerja, rendahnya pengetahuan, sikap yang tidak mendukung keselamatan, beban kerja tinggi, serta tindakan tidak aman dan kondisi kerja yang buruk.
Risk Factors of Computer Vision Syndrome in Lecturers and Academic Staff: A Literature Review Fauziah, Aswin; Solikhah, Solikhah; Hariyono, Widodo
Disease Prevention and Public Health Journal Vol. 19 No. 2 (2025): Disease Prevention and Public Health Journal
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/dpphj.v19i2.12503

Abstract

Background: Computer Vision Syndrome (CVS) is becoming an important issue among lecturers and academic staff due to the increasing use of digital devices. CVS causes symptoms such as dry eye fatigue, headaches, and neck and back pain that can affect teaching quality and individual well-being. This study aims to understand the relationship of CVS variables in lecturers and academic staff and management with existing literature; Method: A literature review was conducted by searching electronic data-based articles including Google Scholar and Pubmed using the keywords Computer Vision Syndrome, lecturer, academic staff, management. Inclusion criteria included articles from national and international accredited publications 2019-2024, full text, open access and cross sectional study research design. 10 articles were selected for analysis according to Prisma Guidelines; Results: Analysis of the literature showed that CVS risk factors consisted of individual factors, namely male, computer use more than four hours a day; for environmental factors, ergonomics and lighting were also influential. The importance of eye health awareness, educational interventions, adjustments to work ergonomics and the practice of eye exercises can reduce the risk of CVS and Conclusion: CVS is a significant problem among computer users especially in academic settings. Individual and environmental factors influence CVS symptoms. Prevention and management require a comprehensive approach with ergonomic adjustments, regular breaks and educational interventions. Eye exercise programs are effective in reducing symptoms. The challenge lies in developing evidence-based strategies to address individual responses. It is hoped that these measures can reduce the prevalence of CVS, improving the health and well-being of computer users.
Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Rumah Sakit Gedung Tinggi: Literatur Review Ruwanto, Ruwanto; Hariyono, Widodo; Hidayat, Muhammad Syamsu
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i1.1702

Abstract

Keselamatan kebakaran merupakan tantangan terbesar bagi para manajer rumah sakit dengan gedung tinggi, terutama untuk melindungi pasien dengan tingkat ketergantungan tinggi seperti pasien lanjut usia, penderita gangguan mental, dan pasien perawatan intensif. Manajemen risiko kebakaran yang baik dan terencana diperlukan untuk memastikan tingkat keandalan dan keselamatan bangunan. Tujuan dilakukannya literatur review ini adalah untuk mengetahui manajemen risiko kebakaran terkait pencegahan dan penanggulangan kebakaran di rumah sakit bergedung tinggi. Literatur review ini menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses (PRISMA) dengan database Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed. Kata kunci yang digunakan adalah "((Risk Assessment OR Risk Management) AND Hospital) AND High-rise Building OR High-rise hospital))". Kriteria inklusi mencakup artikel berbahasa Inggris yang diterbitkan antara tahun 2013-2023. Kriteria eksklusi termasuk artikel tinjauan pustaka dan artikel yang tidak lengkap. Hasil analisis enam artikel menunjukkan bahwa faktor kunci dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran di rumah sakit bertingkat tinggi mencakup pengelolaan bahan mudah terbakar, gas medis, dan peralatan listrik sesuai standar keselamatan, serta penggunaan struktur dan arsitektur bangunan sesuai standar keselamatan kebakaran. Pemeliharaan fasilitas proteksi kebakaran dan edukasi staf tentang manajemen penanggulangan kebakaran kurang memadai. Manajemen pencegahan dan penanggulangan kebakaran di rumah sakit dengan gedung tinggi kurang sesuai dengan standar, terutama di negara berkembang. Pemeliharaan sistem proteksi kebakaran dan edukasi staf juga kurang optimal, mempengaruhi keselamatan kebakaran di rumah sakit.
Relationship Model for Occupational Safety and Health Climate to Prevent Needlestick Injuries for Nurses Ismara, Ketut Ima; Husodo, Adi Heru; Prabandari, Yayi Suryo; Hariyono, Widodo
Kesmas Vol. 13, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The risk of accidents and disease transmission when working at hospitals is quite high, especially in Indonesia. This study aimed to analyze the relationship model between the Occupational Safety and Health (OSH) climate and behavior intention in OSH performance to prevent needlestick injuries (NSI) based on a theory of planned behavior. A mixed approach using qualitative and quantitative methods was applied. Data were obtained from Structural Equation Model questionnaires, observation, and documentation, and interviews were analyzed qualitatively. The population was 1,042 nurses at Dr. Sardjito General Hospital in Yogyakarta. The sample consisted of 289 respondents determined by purposive random sampling with an accuracy level of 5%. The OSH climate consisted of attitude, norm, and perceived behavioral control effect on safety intention. An indirect OSH climate can influence safety performance, but it must be followed by intention. Intention directly affects safety performance in the form of behavior to implement NSI prevention procedures. Attitudes toward risk, attitudes toward leader commitment as role models, group norms, and beliefs in the ability to perform safety and health procedures determine the safety climate that leads to the intention for safe and healthy behavior in OSH performance.
Workplace accident risk analysis using the bowtie method in the construction industry: a literature review Fajrisa, Deva; Hariyono, Widodo; Sulistyawati, Sulistyawati
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal eduHealt, Edition January - March, 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Occupational Health and Safety (OHS) is an important aspect of decent work, with work accident statistics assessing worker protection from hazards and risks. The construction industry, which has a high risk of accidents, requires effective risk management, including bowtie analysis. This research analyzes the use of the bowtie method in the construction industry in Indonesia. A systematic review with a PRISMA approach was conducted. Relevant articles were searched during the period 2018-2023 through Sinta, Google Scholar, and PubMed using predefined inclusion and exclusion criteria, namely "bowtie method" and "Bow tie Analysis in Indonesia." Out of 18 articles identified with the specified keywords, quality evaluation resulted in six selected articles that met the criteria. The research findings encompass various risks such as the collapse of girder beams and accidents related to COVID-19. The impacts involve various levels of injuries up to fatalities, with mitigation efforts including the use of Personal Protective Equipment (PPE) and operator supervision. Analysis of the findings through tables and diagrams presents consistently emerging common risks. Detailed findings on the highest risks, namely girder collapse and workers falling from heights, provide a comprehensive overview of threats, consequences, and mitigation efforts
Analysis of safety talks or safety communication in industry: a literature review Hakim, Abdurrohman; Hariyono, Widodo; Solikhah, Solikhah
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal eduHealt, Edition January - March, 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Improving safe and healthy working conditions is a must, with an emphasis on identifying and mitigating workplace hazards. Safety Communication or Safety Talk plays a key role in preventing work accidents and increasing workers' understanding of Occupational Safety and Health (K3). This research focuses on the analysis of Safety Talk or Safety Communication in industry as a response to the urgency of occupational health and safety. In a systematic review, applying the PRISMA method to search and analyze recent papers (2018-2023) on Safety Talk or Safety Communication in various search engines, including Google Scholar and Pubmed. Eligibility criteria and a review process were used to select 7 high-quality articles, and Mendeley was used for reference management. The research results confirm the important role of safety communications in improving compliance and performance in various industries. A positive relationship was seen between safety discussions, PPE compliance, and PPE understanding. Safety cultures vary across the construction industry, and climate and crew cohesion support safety communication. Safety messages via text messages were successful in increasing supervisor compliance. Safety communication mediates the relationship between safety culture and performance in the petrochemical industry. Conclusions emphasize expanding safety communication efforts to strengthen safety culture and improve performance in the work environment.
Co-Authors . Fitriningsih . Yulianti Abiyusa, Annisaa Yuniarti Adam, Siti Hardiyanti Adi Heru Husodo Adi Heru Sutomo Afriansyah, Robert Afridah Salhah Agus Suwarni ANDI WIBOWO Andriyani, Deni Andriyanto, Arif Apriyani, Dessy Arfiana, Rizkita Asiyatul Janah, Nur Ayuningtyas, Cita Eri Baehaqi Beny Dwi Ashari Diana Andriyani Pratamawati Dyah Suryani Fajrisa, Deva Fauziah, Aswin Fitri, Rika Yulianti Hakim, Abdurrohman Hasana, Ummi Yatun Hendra Rohman Hidayat, Mohammad Syamsu Hidayat, Muhammad Syamsu Indah Indah Irvan Setiawan Isti Ken Utami Iswanta, Iswanta Jaya, Benjamin Prana Kentari Septiasih Ketut Ima Ismara Kurnia, Ghina Dwi Kusumawati, Martika Intan Lina Handayani Maharani, Ade Tria Mahdar, Mahdar Mait, Tesya Oktavia Mubarok, Putri Prastiti Muhammad Nanang Setiawan Murleni Wati MZ Natalina, Retno Ningsih, Atni Setiyo Noho, Atikah Aulia Ramadhani Novianti, Tria Nisa Novita Anggraini Nugroho Hari Purnomo Oktavia Eka Saputri Pramusiwi, Widi Mahasih Puji Winarni Rahayuningsih Putra, Bayu Rusmadi Ramadhan, R. Mulya Rizkitiar Rosyidah Rosyidah Rosyidah Rosyidah, Rosyidah Ruliyandari, Rochana Ruwanto, Ruwanto Santri, Ichtiarini Nurullita Saputra, Randi Jaya Septiyani, Elisda Solikhah Solikhah Sri Marisya Setiarni Subhan Zul Ardi Sulistyawati Sulistyawati Surahma Asti Mulasari Syamsu Hidayat, Muhammad Tri Ani Marwati Tri Wahyuni Sukesi Utami, Nurul Putrie Widodo Hariyono Andri Andri Satriadi Firmana Firmana Yanuk Wulandari Yayi Suryo Prabandari Yulia Isnaini YULIANI, YENI Yuniar Wardani