Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Alat Ukur Kelembaban Udara Berbasis Mikrokontroler ATMega328 dengan Sensor Serat Optik Evanescent Menggunakan Film Gelatin Khairunnisa, Fitria; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.3.217-224.2017

Abstract

Telah dirancang alat ukur kelembaban udara dengan sensor serat optik evanescent. Cladding serat optik dikupas dan diganti dengan film gelatin. Variasi panjang pengupasan cladding serat optik adalah 1 cm, 2 cm, dan 3 cm. Kelembaban udara diukur dengan mengukur kelembaban udara di dalam humidity chamber. Alat ukur dirancang menggunakan sistem sensor yang terdiri dari laser dioda sebagai sumber cahaya, serat optik, fotodioda sebagai fotodetektor, dan mikrokontroler sebagai pengolah sinyal. Kelembaban diukur berdasarkan tegangan keluaran fotodioda. Semakin tinggi kelembaban udara maka semakin tinggi tegangan keluaran fotodioda. Hasil karakterisasi serat optik menunjukkan serat optik dengan panjang pengupasan 1 cm adalah yang paling optimum dalam mengindra kelembaban. Nilai sensitifitas sensor yang dirancang adalah 0,0186 V/%RH dengan koefisien determinasi R2 = 0,9457. Persentase rata-rata kesalahan alat ukur yang dirancang adalah 1,56% dibandingkan dengan alat ukur acuan (humidity meter).Kata kunci: kelembaban udara, alat ukur, sensor serat optik, evanescent.
Rancang Bangun Alat Ukur Konsentrasi Oksigen yang Dihasilkan oleh Fotobioreaktor Mikroalga Chlorella vulgaris Menggunakan Sensor SK-25F Nurrrahmawati, Aminah; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.3.255-262.2017

Abstract

Telah dilakukan perancangan alat ukur konsentrasi oksigen yang dihasilkan oleh fotobioreaktor mikroalga Chlorella vulgaris. Rancangan alat menggunakan sensor SK-25F dengan penguat noninverting sebagai pengondisi sinyal, mikrokontroler Atmega328 sebagai pengolah data serta LCD sebagai piranti penampil. Besar sensitifitas alat adalah 0,478 dan R2 = 0,980. Persen error rata-rata yang didapatkan sebesar 1,383% dibandingkan dengan alat ukur acuan Gas Alert Microclip. Pengukuran dilakukan pada fotobioreaktor yang disuplai dan tidak disuplai karbondioksida. Fotobioreaktor menggunakan tiga jenis sumber cahaya yaitu lampu halogen, LED dan cahaya matahari serta pada kondisi tanpa cahaya (0 lux). Konsentrasi oksigen maksimum dihasilkan oleh fotobioreaktor yang disinari lampu halogen dengan intensitas cahaya 5000 lux dengan suplai karbondioksida sebesar 20,96%. Konsentrasi maksimum juga dihasilkan oleh fotobioreaktor yang disinari cahaya matahari dengan diberi suplai karbondioksida pada jam 15.00 WIB.Kata kunci: fotobioreaktor, mikroalga Chlorella vulgaris, sensor SK-25F, konsentrasi oksigen.
Rancang Bangun Alat Ukur Getaran Mesin Sepeda Motor Menggunakan Sensor Serat Optik Putri, Nadia Yudia; Harmadi, Harmadi; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.3.270-276.2017

Abstract

Telah dirancang alat ukur getaran mesin sepeda motor menggunakan sensor serat optik dengan metode ekstrinsik. Sensor serat optik digunakan untuk mengukur frekuensi getaran dengan memanfaatkan perubahan tegangan keluaran fotodioda OPT101. Sumber getaran berasal dari mesin sepeda motor yang divariasikan kecepatan speedometernya. Sistem pengukuran getaran mesin sepeda motor ini terdiri dari sumber cahaya berupa laser dioda, serat optik FD-620-10, fotodioda OPT 101, mikrokontroler Arduino Uno sebagai pemroses sinyal, dan LCD sebagai penampil hasil pengukuran. Berdasarkan data pengujian dan analisis yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa alat ukur getaran mesin sepeda motor memiliki keakuratan 90% dengan variasi kelajuan speedometer 0 km/jam – 20 km/jam. Kata Kunci: frekuensi, getaran, laser dioda, serat optik
Rancang Bangun Sistem Pegontrolan Temperatur dan Waktu untuk Proses Heat Treatment Fitri, Sari Widya; Harmadi, Harmadi; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.3.283-289.2017

Abstract

Telah dirancang sistem pengontrolan temperatur dan waktu otomatis menggunakan sensor termokopel tipe-k untuk proses heat treatment. Proses heat treatment dipengaruhi oleh beberapa parameter diantaranya temperatur, laju pemanasan, dan waktu tahan (holding time). Pengaturan temperatur dan laju pemanasan dilakukan dengan mengatur daya elemen pemanas menggunakan rangkaian driver optotriac (TRIAC BT139 dan optocoupler MOC3021). Pengontrolan waktu tahan dilakukan dengan menggunakan  timer sebagai pencacah waktu digital. Temperatur dan waktu sistem diatur user melalui keypad 4x4 sebagai setpoint kemudian data ditampilkan pada LCD karakter 2x16. Pada penelitian ini dilakukan pengujian sensitivitas sensor, pengujian temperatur maksimum dan waktu tahan maksimum sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tegangan keluaran sensor termokopel tipe-k sebanding dengan temperatur dengan sensitivitas 0.041 mV/oC. Temperatur maksimum sistem pengontrolan heat treatment adalah sebesar 188 oC dengan waktu tahan maksimum 5 jam. Kata kunci: heat treatment, holding time, optotriac, termokopel tipe-k
Perancangan Fotobioreaktor Mikroalga Chlorella vulgaris untuk Mengoptimalkan Kosentrasi Oksigen (O2) Biolita, Nadya Okta; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.3.296-305.2017

Abstract

Telah dilakukan perancangan fotobioreaktor mikroalga Chlorella vulgaris untuk mengoptimalkan konsentrasi Oksigen (O2) menggunakan sumber cahaya dari lampu halogen dan LED biru. Pada perancangan ini digunakan cahaya matahari sebagai pembanding dari sumber cahaya buatan dan cahaya dengan intensitas 0 lux untuk kontrol perlakuan pada ruangan gelap. Sistem dilengkapi dengan alat kontrol temperatur menggunakan dua sensor LM35. Fotobioreaktor memiliki dua tabung, masing-masing tabung berisi 1250 ml mikroalga Chlorella vulgaris. Tabung pertama disuplai gas CO2 dengan kecepatan alir 0,5 L/min dan tabung kedua tidak disuplai gas CO2. Intensitas sumber cahaya lampu halogen divariasikan pada 1000, 3000 dan 5000 lux. Intensitas LED biru yang digunakan adalah 1065 lux. Pengontrolan temperatur berhasil mempertahankan temperatur fotobioreaktor pada rentang 25 – 35 °C. Konsentrasi maksimum gas O2 yang dihasilkan yaitu 21,7 % pada fotobioreaktor yang menggunakan lampu halogen 1000 lux dengan suplai gas CO2 dengan lama penyinaran 7 jam. Hasil ini sesuai dengan fotobioreaktor menggunakan sumber cahaya matahari dengan suplai gas CO2 pada jam 15.00 WIB. Kata kunci: fotobioreaktor, lampu halogen, LED biru, LM35, mikroalga Chlorella vulgaris.
Analisis Intensitas Citra Tetesan Air dengan Metode Laser Speckle Imaging Basri, Feri Helmi; Harmadi, Harmadi; Marzuki, Marzuki
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.311-317.2017

Abstract

Analisis nilai intensitas citra tetesan air dengan metode Laser Speckle Imaging telah dilakukan. Penelitian ini menggunakan sistem perancangan forward-scattering. Sistem terdiri dari tiga unit yaitu transmitter sebagai sumber cahaya menggunakan laser He–Ne, receiver sebagai detektor menggunakan CCD (Charge Couple Device), dan penampil menggunakan PC. Transmitter dan receiver diposisikan sejajar dengan jarak yang telah diatur agar berkas cahaya laser menyinari detektor CCD pada sudut 00 untuk mendapatkan citra spekel. Intensitas citra spekel dikarakterisasi menggunakan 6 manik-manik dengan diameter berbeda (2,15 - 11,91 mm). Nilai intensitas citra spekel tertinggi didapatkan pada diameter manik-manik 2,15 mm yaitu 254,62 a.u dan terendah pada manik-manik 11,91 mm yaitu 224,5 a.u. Hasil karakteriasi menunjukkan bahwa intensitas citra spekel menurun ketika objek yang terdeteksi berukuran lebih besar. Hasil yang sama juga didapatkan menggunakan tetesan air dari tabung yang berlubang dengan diameter 1-7 mm. Citra spekel tetesan air dianalisis menggunakan fungsi autokorelasi untuk mendapatkan ukuran bulir spekel. Ukuran bulir spekel terbesar didapatkan pada diameter lubang tetesan 6 mm yaitu 856,87 µm dan terkecil didapatkan pada diameter lubang tetesan 1 mm yaitu 198,15 µm. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa semakin besar tetesan air, maka nilai intensitas citra spekel menurun dan ukuran bulir spekel membesar.Kata kunci : citra, forward-scattering, gray scale, laser He-Ne, ukuran bulir spekel
Rancang Bangun Alat Ukur Kelajuan dan Arah Angin Menggunakan Sistem Telemetri Nirkabel dengan Transceiver nRF24L01+ Putra, Okky Frananda; Rasyid, Rahmat; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.318-323.2017

Abstract

Telah dirancang bangun sebuah alat ukur kelajuan dan arah angin menggunakan sistem telemetri nirkabel. Sistem terdiri dari dua unit yaitu transmitter dan receiver. Unit transmitter berfungsi sebagai pengukur nilai kelajuan dan arah angin menggunakan sensor optocoupler ITR9608-F yang terdapat pada modul FC-03. Data nilai kelajuan dan arah angin ditransmisikan oleh transceiver nRF24L01+ yang memanfaatkan gelombang elektromagnet pada frekuensi gelombang radio 2,4 GHz. Data akan diterima oleh transceiver nRF24L01+ di unit receiver lalu ditampilkan pada LCD (Liquid Crystal Display). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem telemetri nirkabel mampu mentransmisikan data dengan jangkauan maksimum 1000 m dengan kondisi tanpa penghalang, 650 m dengan kodisi ada penghalang saat cuaca cerah, dan 485 m dengan kondisi ada penghalang saat cuaca hujan 485 m. Persentase kesalahan rata-rata alat ukur kelajuan angin ini dihitung dan dibandingkan dengan beberapa alat acuan, 4,54 % dengan anemometer Lutron AM-4206 dan 7,65 % dengan anemometer mangkuk milik BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II BIM Padang Pariaman. Alat ukur arah angin menampilkan delapan arah mata angin dengan sudut sebesar 45o. Alat ukur arah angin berhasil mendeteksi dan menampilkan arah angin yang sama dengan anemometer mangkuk milik BMKG.Kata kunci: telemetri nirkabel, transceiver nRF24L01+, kelajuan angin, arah angin
Rancang Bangun Alat Ukur Tingkat Kekeruhan Air Menggunakan Fotodioda Array Berbasis Mikrokontroler ATMega328 Putri, Annisa Oktaviani; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.1.27-32.2018

Abstract

Telah dirancang bangun alat ukur tingkat kekeruhan air menggunakan fotodioda array. Fotodioda array tersusun dari 5 buah fotodioda secara paralel. Alat ukur ini bekerja berdasarkan metode Nephelometri dengan posisi fotodioda array 90o terhadap sumber cahaya. Sumber cahaya yang digunakan berasal dari LED merah dengan panjang gelombang 650 nm. Tegangan keluaran dari fotodioda array diproses oleh mikrokontroler kemudian ditampilkan menggunakan LCD 2x16. LCD menampilkan nilai tingkat kekeruhan air dengan satuan NTU (Nephelometric Turbidity Units). Pengukuran alat ukur tingkat kekeruhan air diperoleh pada rentang 17,57 NTU sampai 189,55 NTU dengan error rata-rata alat ukur tingkat kekeruhan air yang telah dirancang yaitu sebesar 2,964 %.Kata kunci : fotodioda array, NTU, tingkat kekeruhan air
Rancang Bangun Alat Ukur Kelembaban Udara Berbasis Sensor Serat Optik Evanescent dengan Cladding Gelatin Tulang Sapi Menggunakan Transmisi Ethernet Shield Irawan, Tomi; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.359-366.2018

Abstract

Telah dirancang bangun alat ukur kelembaban udara berbasis sensor serat optik evanescent dengan menggunakan cladding gelatin tulang sapi. Cladding gelatin tulang sapi dibuat dengan metode hidrolisis HCl dengan variasi perendaman 2 hari dan 4 hari. Variasi panjang pengupasan cladding serat optik adalah 1 cm, 2 cm, dan 3 cm. Pengukuran kelembaban udara dilakukan di dalam humidity chamber. Sistem sensor terdiri dari laser dioda sebagai sumber cahaya, serat optik cladding tulang sapi sebagai pengindra kelembaban, fotodioda sebagai fotodetektor, mikrokontroler sebagai pengolah sinyal dan ethernet shield sebagai transmisi data nilai kelembaban melalui plafon internet  thingspeak. Kelembaban diukur berdasarkan tegangan keluaran fotodioda. Semakin tinggi kelembaban udara maka semakin tinggi tegangan keluaran fotodioda. Hasil karakterisasi sensor menunjukkan serat optik dengan panjang pengupasan 1 cm adalah yang paling optimum dalam mengindra kelembaban. Nilai sensitifitas sensor yang dirancang adalah 0,0299 V/%RH  dengan koefisien determinasi R2 = 0,977.  Persentase rata-rata kesalahan alat ukur yang dirancang adalah 2,25 % dibandingkan dengan alat ukur acuan (humidity meter). Kata kunci: kelembaban udara, sensor serat optik, evanescent, ethernet shield.
Rancang Bangun Alat Ukur Viskositas Darah Berbasis Metode Falling Ball Viscometer Small Tube Menggunakan Transmisi Ethernet Shield Dewita, Novia Ratna; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.2.151-157.2019

Abstract

Telah dirancang bangun alat ukur viskositas darah berbasis metode falling ball viscometer small tube menggunakan transmisi ethernet shield. Alat ini menggunakan tabung kaca dengan panjang 15 cm, dan karet bola hisap diletakkan di atas tabung yang berfungsi untuk menarik bola besi dengan diameternya 5 mm. Dua pasang sistem sensor  yang terdiri dari sumber cahaya LED IR  dan  detektor cahaya fotodioda  pada tabung dipasang sejajar. Ketika bola besi yang dijatuhkan dari karet bola hisap melewati sistem sensor pertama maka timer  hidup, dan kemudian melewati sistem sensor kedua timer  mati. waktu tempuh yang diperoleh dari sistem pertama dan kedua kemudian diolah oleh Arduino Uno dengan persamaan visikositas, dan ditampilkan pada LCD. Pengukuran dilakukan dengan dua variasi, yaitu variasi temperatur pada 300C, 370C,dan 430C dan variasi pencampuran EDTA 10% dengan jumlah EDTA 10 ml, 20 ml, dan 30 ml . Nilai regresi yang diperoleh pada variasi temperatur sebesar 0,8882 dan pada variasi pencampuran darah dengan larutan EDTA 10% sebesar 0,866. Nilai viskositas darah juga bisa dilihat di komputer dengan menggunakan Ethernet shield.Kata kunci: falling ball viscometer, small tube, viskositas
Co-Authors Abdul Jailani Gusri Adhitya Rolando Erlangga Adhitya Rolando Erlangga, Adhitya Rolando Adila Nadia Aditya Eka Mulyono Adrial, Rico Adrian, Diana Rahmi Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afdhal Muttaqin Afdhal Muttaqin Agus Rubiyanto Agustri, Novia Dwi Ahmad Fauzi Pohan Aida Rahayu Akrajas Ali Umar Alawiya, Tuti Alfraidila, Fadil Alimin Mahyudin Alwan, Muhammad Naufal Aminah Nurrrahmawati Ammari, Syafiq Andeskob Topan Indra Andeskob Topan Indra Andeskob Topan Indra Ani Fatimah Ani Fatimah, Ani Anindy Bahri Annisa Oktaviani Putri Arif Budiman Arifah, Azizah Ghina Arsis, Asi Noflanda Asi Noflanda Arsis Astuti Astuti Astuti Astuti Aulia Rabiyu Rizky Awaluddin Awaluddin Ayu Afifah Al-Farzaq Ayu Putri Ningsih Azizah Ghina Arifah Azizah Ghina Arifah Azmi Wahyu Anggita Azmi Wahyu Anggita, Azmi Wahyu Azzahra Zhuhrii Bahri, Anindy Bambang Widiyatmoko Basri, Feri Helmi Bayu Hadi Saputro Bayu Hadi Saputro Bayu Hadi Saputro, Bayu Hadi Biolita, Nadya Okta Cahyandari, Joanica Intan Cahyani, Harum Choirun Nisa, Hanny Christara Cicelia Naomi Costrada, Aldo Novaznursyah Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Dea Kurnia Harysandi Dedi Mardiansyah Della Rahmawarni Deswilan, Sixtinah Dewita, Novia Ratna Diah Sundari Dian Fitriyani Dian Milvita Dian Oktarisa Diana Rahmi Adrian Dwi Pujiastuti Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Egri Junita El Basthoh Elfira Saufina Elistia Liza Namigo, Elistia Elma Yusnita Elma Yusnita, Elma Elvaswer Elvaswer Elvina, Yuli F Febrielviyanti Fadil Alfraidila Fajri Fachrezy Hamid Fajrul Huda Fani Anjelina Fani Anjelina Farah Syauqi Febby Trishe Ananda Febrielviyanti Febrielviyanti Febrielviyanti, - Feri Helmi Basri Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Firmansyah - Firmansyah - Firmansyah Firmansyah Fitri, Khairini Fitri, Riska Maya Fitri, Sari Widya Fitria Khairunnisa Gatut Yudoyono Geby Sri Ayu Oktavia Geby Sri Ayu Oktavia Genta Kampai Gusri, Abdul Jailani Hamid, Fajri Fachrezy Harum Cahyani Haryanto Saputra Havizzullah Havizzullah Havizzullah, Havizzullah Hawariyi Ola Yuzria Hawariyi Ola Yuzria Helmi Septaria Herlin Helmi Yusnaini Hidayati, Miskhatul Hiroyuki Hashiguchi Hiroyuki Hashiguchi Hiroyuki Hashiguchi Hiroyuki Hashiguchi, Hiroyuki Huda, Erin Ficrah Huda, Fajrul I Kadek Agus Sara Sawita Ikhsan, Khairatul Ikhsan, Lukita Sari Ikhwani, Miftah Imam Taufik Imam Taufiq Imam Taufiq Imam Taufiq Inggi Dwi Putri Inggi Dwi Putri Iqbal Ramadhan Iqbal Ramadhan Irawan, Tomi Isdi, Muhammad Ridho J. Tongkukut Joanica Intan Cahyandari Juanda, Muhammad Tri Junita, Egri Kampai, Genta Kemal, Badrul Mustafa Kemal, Badrul Mustafa Khairatul Ihksan Khairatul Ikhsan Khairini Fitri Khairunnisa, Fitria L. Luini Lisna Meylani Lopa, Reforma Lukita Sari Ikhsan M Fachri Yunus M Fachri Yunus M Farhan Ramadhan M. Ali Shafii M. Ali Shafii M. Farhan Ramadhan Manda, Poni Dwi Mardian Peslinof Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Mega Roza Lia Meqorry Yusfi Meyrlina, Luthfia Miftah Ikhwani Miskhatul Hidayati Mitra Djamal Mohammad Ali Shafii Mora Mora Mora Mora Mora Muchlian, Meli Muhamad Iqbal Muhamad Iqbal Muhamad Zainuddin Muhammad Arif Muhammad Arif Muhammad Faisal Muhammad Faisal Muhammad Kahfi Muhammad Kahfi Muhammad Naufal Alwan Muhammad Ridho Isdi Muhammad Shadri Muhammad Tri Juanda Muhammad Zikri Dimas Kurniawan Muharmen Suari Muldarisnur, Mulda Mutya Vonnisa Muzirwan Muzirwan Nadia Yudia Putri Nadia, Adila Nadya Okta Biolita Naela Amalia Zulfa Naela Amalia Zulfa Najmah Neneng Fitrya Nini Firmawati Nola Fridayanti Nola Fridayanti, Nola Nor Azlan Mohd Aris Novia Dwi Agustri Novia Ratna Dewita Nurrahmawati, Aminah Nurrrahmawati, Aminah Nurul Annisa Nurul Annisa Nurul Hasanah Okky Frananda Putra Okta Ramadhani Pratama, Andra Putra, Okky Frananda Putri, Annisa Oktaviani Putri, Inggi Dwi Putri, Nadia Yudia Putri, Syerly Eka Rabiatul Adawiyah Rabiatul adawiyah Rahayu, Aida Rahmad Rasyid Rahmad Rasyid Rahmat Rasyid Rahmat Rasyid Rahmawarni, Della Ramacos Fardela Ramadhan, M. Farhan Ramadhan, Ravidho Ramadhani Perdana Ramadhani Perdana, Ramadhani Rani Delvihardini Rasyid, Rahmad Ravidho Ramadhan Ravidho Ramadhan Reforma Lopa Rhahmi Adni Pesma Rini Oktaviani Riska Maya Fitri Rizky, Aulia Rabiyu Robi Zulfahri Rodhiah, Salsa Ariani Roni Syafrialdi Roni Syafrialdi, Roni Salsabila, Wulandari Sandra Sandra Saputra, Haryanto Sari Widya Fitri Saufina, Elfira Seni Herlina Shadri, Muhammad Shimomai, Toyoshi Sholihun, Sholihun Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Chadijah Sixtinah Deswilan Sixtinah Deswilan Sixtinah Deswilan Sri Handani Sri Oktamuliani Suari, Muharmen Subhan Fahmi Nasution Sugeng Nugroho Suhariningsih Sundari, Diah Suryadi Suryadi Suryanto, Wiwit Syafiq Ammari Syauqi, Farah Syerly Eka Putri Sylvia Adhiani Tomi Irawan Toyoshi Shimomai Toyoshi Shimomai Trengginas Eka Putra Sutantyo Tuti Andriani Usna, Sri Rahayu Alfitri Veithzal Rivai Zainal Wildan Panji Tresna Wildian Wildian Wildian Wildian Wulandari Dwi Safitri Yetria Rilda Yozi Amasda Yude Yude, Yozi Amasda Yuli Elvina Yuliandari, Annisa Yunus, M Fachri Zamora, Ronaldi Zhuhrii, Azzahra Zulfahri, Robi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi