Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Alat Ukur Viskositas Darah Berbasis Metode Falling Ball Viscometer Small Tube Menggunakan Transmisi Ethernet Shield Dewita, Novia Ratna; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.2.151-157.2019

Abstract

Telah dirancang bangun alat ukur viskositas darah berbasis metode falling ball viscometer small tube menggunakan transmisi ethernet shield. Alat ini menggunakan tabung kaca dengan panjang 15 cm, dan karet bola hisap diletakkan di atas tabung yang berfungsi untuk menarik bola besi dengan diameternya 5 mm. Dua pasang sistem sensor  yang terdiri dari sumber cahaya LED IR  dan  detektor cahaya fotodioda  pada tabung dipasang sejajar. Ketika bola besi yang dijatuhkan dari karet bola hisap melewati sistem sensor pertama maka timer  hidup, dan kemudian melewati sistem sensor kedua timer  mati. waktu tempuh yang diperoleh dari sistem pertama dan kedua kemudian diolah oleh Arduino Uno dengan persamaan visikositas, dan ditampilkan pada LCD. Pengukuran dilakukan dengan dua variasi, yaitu variasi temperatur pada 300C, 370C,dan 430C dan variasi pencampuran EDTA 10% dengan jumlah EDTA 10 ml, 20 ml, dan 30 ml . Nilai regresi yang diperoleh pada variasi temperatur sebesar 0,8882 dan pada variasi pencampuran darah dengan larutan EDTA 10% sebesar 0,866. Nilai viskositas darah juga bisa dilihat di komputer dengan menggunakan Ethernet shield.Kata kunci: falling ball viscometer, small tube, viskositas
Analisis Kecepatan Aliran Air Berbasis Metode Laser Speckle Imaging Havizzullah, Havizzullah; Harmadi, Harmadi; Marzuki, Marzuki
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.2.178-183.2019

Abstract

Telah dilakukan analisis kecepatan aliran air dengan metode Laser Speckle Imaging (LSI). Sistem LSI menggunakan pendekatan forward scattering. Sistem terdiri dari tiga unit yaitu transmitter menggunakan laser He-Ne, receiver menggunakan CCD (Charge Couple Device), dan penampil menggunakan PC. Objek penelitian menggunakan air yang dijatuhkan dari wadah dengan diameter lubang yang divariasikan pada ketinggian yang berbeda. Hasil pengukuran kecepatan aliran air dari wadah berdiameter 1 mm pada ketinggian 50 cm memiliki nilai kecepatan terendah yaitu sebesar 0,73 ml/detik. Nilai tertinggi dihasilkan dari wadah berdiameter 5 mm pada ketinggian 150 cm yaitu sebesar 15,49 ml/detik. Ukuran diameter lubang dan ketinggian jatuh air semakin besar, maka nilai kecepatan aliran air semakin besar. Pengukuran intensitas citra  juga dilakukan untuk melihat korelasi dengan kecepatan air. Nilai intensitas terendah yaitu 238,45 a.u diperoleh dari tetesan air dengan diameter 5 mm dan nilai tertinggi yaitu 253,12 a.u diperoleh pada diameter 1 mm. Ukuran diameter wadah semakin besar maka nilai intensitas citra semakin kecil. Intensitas citra berbanding terbalik dengan nilai kecepatan aliran air.Kata kunci : kecepatan alir, butiran hujan, intensitas citra, laser
Rancang Bangun Sistem Peringatan Dini Pada Perlintasan Kereta Api Berbasis Sensor Serat Optik dan Transceiver nRF24L01+ Costrada, Aldo Novaznursyah; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.3.234-239.2019

Abstract

Telah dirancang sistem peringatan dini pada perlintasan kereta api menggunakan sensor serat optik dengan metode ekstrinsik.  Sensor serat optik digunakan untuk mengukur frekuensi dan amplitudo getaran rel kereta api dengan memanfaatkan perubahan tegangan keluaran dari fotodetektor OPT101. Data getaran dikirim dari sensor serat optik ke sistem peringatan dini menggunakan Transceiver nRF24L01+.  Rancang bangun sistem peringatan dini ini terdiri dari sumber cahaya berupa dioda laser, serat optik FD-620-10, fotodioda OPT 101, Arduino Uno sebagai unit pemrosesan sinyal, buzzer sebagai alarm untuk menghasilkan bunyi peringatan,dan LCD sebagai penampil teks peringatan. Hasil pengujian dan analisis data yang telah dilakukan terhadap jarak optimal antara ujung serat optik dengan rel kereta api yaitu 3 mm. Jarak maksimum dari pengiriman data Transceiver nRF24L01+ adalah 604 m tanpa penghalang dan 232 m dengan penghalang.  Dalam skala laboratorium, hasil pengukuran frekuensi getaran dengan alat yang dikembangkan dibandingkan dengan function generator, diperoleh kesalahan rata-rata sebesar 0,55 %.Kata kunci: frekuensi, getaran, dioda laser, serat optik
Rancang Bangun Sistem Peringatan Dini Banjir Berdasarkan Tingkat Kekeruhan Air Hulu Sungai dengan Turbidity Sensor SEN0189 dan Transceiver nRF24L01+ Ammari, Syafiq; Wildian, Wildian; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.3.240-244.2019

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun sistem peringatan dini banjir berdasarkan tingkat kekeruhan air hulu sungai dengan turbidity sensor SEN0189 dan transceiver nRF24L01+.   Alat yang dirancang terbagi menjadi unit transmitter dan unit receiver. Unit transmitter terdiri dari turbidity sensor SEN0189, modul Arduino UNO R3 dan transceiver nRF24L01+. Unit receiver terdiri dari LCD, transceiver nRF24L01+, modul Arduino UNO R3 dan buzzer. Sensor mengindra tingkat kekeruhan air kemudian nilainya ditransmisikan dari transmitter ke receiver oleh transceiver nRF24L01+. Data kekeruhan air diproses oleh mikrokontroler pada modul Arduino UNO R3 untuk ditampilkan pada LCD dan mengaktifkan peringatan melalui buzzer. Jarak maksimum transmisi data sejauh 500 m tanpa penghalang dan 300 m dengan penghalang berupa pepohonan. Hasil pengukuran oleh alat yang dirancang memiliki persentase kesalahan rata-rata sebesar 29,48% dibanding alat standar turbidimeter HACH 2100N. Nilai akurasi tertinggi diperoleh pada tingkat kekeruhan air di atas 390 NTU dengan persentase kesalahan kurang dari 5%. Peringatan dini banjir diaktifkan ketika kekeruhan air di atas 467 NTU berupa nyala buzzer dan tulisan “BERPOTENSI BANJIR” pada LCD. Buzzer mati secara otomatis dan LCD menampilkan tulisan “NORMAL” ketika kekeruhan air kurang dari 467 NTU. Alat yang dirancang mampu menampilkan nilai kekeruhan air secara realtime dan memberi peringatan sesuai dengan tingkat kekeruhan air.Kata kunci: nRF24L01+, peringatan dini, tingkat kekeruhan air, transmisi data, turbidity sensor
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kebisingan Berbasis Sensor Serat Optik Deswilan, Sixtinah; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.3.245-251.2019

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun alat pendeteksi kebisingan berbasis sensor serat optik dengan metode ekstrinsik. Alat pendeteksi kebisingan terdiri dari sensor serat optik yang menggunakan sumber cahaya berupa dioda laser, serat optik FD-620-10 step index multimode dan fotodetektor OPT101. Sensor serat optik digunakan untuk mengukur frekuensi dan tingkat tekanan bunyi dengan memanfaatkan perubahan tegangan keluaran. Perubahan tegangan keluaran terjadi akibat adanya variasi jarak membran terhadap serat optik. Pengujian pertama dilakukan uji coba alat ukur dengan alat pembanding dan aplikasi frequency generator. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada pengukuran frekuensi 1000 Hz sampai 5000 Hz memiliki presentase kesalahan rata-rata 4,65% serta tingkat tekanan bunyi memiliki presentase kesalahan rata-rata 3,30%. Pengujian kedua dilakukan di dalam ruangan menghasilkan rentang frekuensi sekitar 1000 Hz sampai 9000 Hz dengan tingkat tekanan bunyi alat ukur 47 dB sampai 86 dB dan alat pembanding 53,8 dB sampai 58,2 dB serta persentase kesalahan rata-rata 1,51% dan 1,67%.Kata Kunci : bunyi, frekuensi, kebisingan, membran, serat optik.
Rancang Bangun Alat Ukur Frekuensi Pernapasan Manusia Berbasis Sensor Serat Optik Ikhsan, Lukita Sari; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.301-307.2019

Abstract

Telah dirancang bangun alat ukur frekuensi pernapasan manusia berbasis sensor serat optik dengan metode ekstrinsik. Alat ukur frekuensi pernapasan tersebut terdiri dari laser dioda sebagai sumber cahaya, serat optik FD-620-10 step index multimode sebagai pandu gelombang, dan fotodioda OPT101 sebagai fotodetektor. Arduino UNO R3 digunakan sebagai pengolah data, hasil pengukuran ditampilkan melalui LCD I2C 16x2 karakter dan membran uji berupa membran mikrofon, membran polimer karet yang terbuat dari bahanlateks dan membran polimer dari glukosa (C6H12O6). Pernapasan padamanusia menjadi sumber getaran pada membran. Membran yang bergetar merubah intensitas cahaya yang berasal dari laser dioda melalui serat optik transmitter. Perubahan intensitas cahaya tersebut ditangkap oleh fotodioda OPT101 melalui serat optik receiver. Tegangankeluaran yang dihasilkan oleh fotodioda OPT101 digunakan sebagai indikator untuk mencacah frekuensi pernapasan manusia. Pengujian alat ukur dilakukan dengan variasi umur dan variasi aktivitas. Hasil pengujian menunjukkan, jarak sensor serat optik terhadap membran yang optimal adalah 1 mm dan tegangan keluaran rata-rata sebesar 4,2 volt. Akurasi alat ukur frekuensi pernapasan manusia ini sebesar 91% berdasarkan variasi umur pengguna dan 88% berdasarkan variasi aktivitas pengguna.Kata kunci: fotodioda OPT101, frekuensi, getaran, laser dioda, seratoptik
Sistem Monitoring Ketinggian Cairan Infus Berbasis Sensor Serat Optik Evanescent Nadia, Adila; Rasyid, Rahmat; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.321-328.2019

Abstract

Telah dirancang sistem monitoring ketinggian cairan infus berbasis sensor serat optik evanescent. Sensor serat optik digunakan untuk memonitor ketinggian cairan infus berdasarkan perubahan tegangan keluaran fotodetektor OPT101 terhadap ketinggian cairan infus. Perubahan tegangan keluaran terjadi akibat perubahan intensitas cahaya yang diterima oleh fotodetektor akibat rugi daya pada saat melewati serat optik. Cairan infus yang digunakan yaitu cairan infus NaCl 0,9%. Rancang bangun sistem monitoring ketinggian cairan infus terdiri dari sumber cahaya berupa dioda laser, serat optik FD-620-10 step index multimode, fotodetektor OPT101, mikrokontroler arduino uno sebagai pengolah sinyal dan LCD sebagai penampil kondisi infus. Berdasarkan data pengujian dan analisis yang telah dilakukam maka disimpulkan bahwa rancangan sistem monitoring ketinggian cairan infus berbasis sensor serat optik evanescent telah mampu memonitoring ketinggian cairan infus dengan ketepatan rata-rata 92,73%. Hasil monitoring ketinggian cairan infus diamati dengan 2 kondisi yaitu aman dan awas yang ditampilkan pada LCD, lampu indikator LED dan bunyi pada buzzer.Kata kunci: evanescent, fotodetektor,  infus, serat optik.
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kelebihan Beban Kendaraan Menggunakan Sensor Serat Optik dan Transceiver nRF24L01+ Kampai, Genta; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.1-8.2020

Abstract

Telah dirancang alat pendeteksi kelebihan beban kendaraan menggunakan sensor serat optik dengan metode intrinsik. Rancang bangun alat pendeteksi kelebihan beban kendaraan ini terdiri dari sumber cahaya berupa dioda laser, serat optik FD-620-10, fotodetektor OPT 101, mikrokontroler Arduino Uno sebagai pengelolah data, buzzer, dan LCD sebagai penampil hasil pengukuran. Sensor serat optik digunakan untuk mengukur beban pada kendaraan dengan memanfaatkan perubahan tegangan keluaran dari OPT101 dan di transmisikan menggunakan Transceiver nRF24L01+. Karakterisasi sensor serat optik dilakukan dengan memvariasikan bending dalam bentuk banyaknya jumlah gerigi terhadap besarnya tegangan keluaran pada sensor serat optik. Hasil yang optimum diperoleh pada jumlah 5 gerigi dengan tegangan keluran sebesar 1,121 V. Kelebihan beban kendaraan maksimum yang dideteksi oleh sensor sebesar 6400 kg dengan tegangan keluaran sebesar 0,215 V.  Jarak maksimum pengiriman data oleh Transceiver nRF24L01+ adalah 450 m tanpa penghalang dan 230 m dengan penghalang. Hasil pengukuran kelebihan beban kendaraan yang diperoleh dengan alat yang dirancang dibandingkan dengan jembatan timbang diperoleh kesalahan rata-rata sebesar 9,2 %. It has been designed an overloaded vehicle detection tool using optical fibre sensor with intrinsic method. The design of the vehicle's overload detection tool consists of laser diode as a light source, an optical fiber FD-620-10, a photodetector OPT 101, an Arduino Uno microcontroller as a data processor, a buzzer, and an LCD as a measuring result viewer. The fiber optic sensor is used to measure the load on the vehicle by utilizing the output voltage changes from OPT101 and cast using the Transceiver nRF24L01. The characterization of the fibre optic sensor is performed by varying bending in the form of a large amount of cleats to the magnitude of the output voltage in the fibre optic sensor. Optimum results are obtained at the number of 5 wells with a tension voltage is 1.121 V. The overload of maximum vehicle detected by the sensor is amounted to 6400 kg and a sensor output voltage is 0.215 V.  The maximum distance from the data transmission Transceiver nRF24L01 + is 450 m without barrier and 230 m with barrier. The result of overload vehicle measurements obtained with designed tool is compared detection to weighbridge were obtained an average fault of 9.2%.
Rancang Bangun Alat Ukur Konsentrasi Logam Berat Timbal Berbasis Sensor Serat Optik Evanescent dengan Cladding Kitosan Rahayu, Aida; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.17-23.2020

Abstract

Telah dirancang alat ukur konsentrasi ion logam berat timbal berbasis sensor serat optik evanescent. Cladding serat optik dikupas dan diganti dengan kitosan. Variasi panjang pengupasan cladding serat optik adalah 1 cm, 2 cm, dan 3 cm. Sistem sensor terdiri dari laser dioda sebagai sumber cahaya, serat optik, fotodioda sebagai detektor cahaya, mikrokontroler sebagai pengolah sinyal dan LCD sebagai penampil hasil pengukuran. Konsentrasi diukur berdasarkan tegangan keluaran fotodioda. Semakin tinggi konsentrasi maka semakin tinggi tegangan keluaran fotodioda. Hasil karakterisasi serat optik menunjukkan serat optik dengan panjang pengupasan 1 cm, dan jari-jari bending 3,5 cm adalah yang paling optimal untuk pengukuran konsentrasi ion logam berat timbal dengan koefisien korelasi 0,9906. Persentase rata-rata kesalahan alat ukur yang dirancang adalah 43,334%. It has been designed for optical fiber sensor-based lead ion heavy metal measuring devices. Optical fiber cladding is peeled and replaced with chitosan. Variations in stripping length of optical fiber cladding are 1 cm, 2 cm, and 3 cm. The sensor system consists of a laser diode as a light source, fiber optic, photodiode as a light detector, a microcontroller as a signal processor and an LCD as a measurement result viewer. The concentration released is based on the photodiode output voltage. The higher the concentration, the higher the photodiode output voltage. The result of optical fiber characterization that shows optical fibers with stripping length of 1 cm and bending radius of 3.5 cm are the most optimal for measuring the concentration of lead heavy metals with a coefficient of 0.9906. The average percentage of errors of the measuring instruments designed is 43.334%.
Perancangan Instalasi Sel Fotobioreaktor Mikroalga untuk Mengurangi Emisi CO2 pada Sirkulasi Udara Mobil Fitri, Riska Maya; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.2.156-162.2020

Abstract

Telah dilakukan perancangan instalasi sel fotobioreaktor mikroalga untuk mengurangi emisi CO2 pada sistem sirkulasi udara mobil menggunakan sumber cahaya lampu neon dan LED Biru. Sistem dilengkapi dengan kontrol temperatur menggunakan sensor LM35. Fotobioreaktor berisi 1080 ml mikroalga Chlorella vulgaris.  Pengontrolan temperatur berhasil mempertahankan suhu pada 25 oC – 35 oC. Hasil pengukuran memperlihatkan konsentrasi awal O2 sebelum diletakkan sel fotobioreaktor pada mobil sebesar 20,4 %. Konsentrasi maksimum O2 setelah diletakkan instalasi sel fotobioreaktor dengan menggunakan  sumber cahaya lampu neon sebesar 21,0 % dan dengan sumber cahaya LED Biru sebesar 20,9 % pada menit ke 40. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa fotobioreaktor yang  menggunakan  sumber cahaya lampu neon menghasilkan konsentrasi O2 lebih tinggi  dibandingkan dengan sumber cahaya LED Biru.  Naiknya konsentrasi O2 mengindikasi berkurangnya emisi CO2 yang yang telah dimanfaatkan oleh mikroalga dalam proses fotosintesis sehingga menghasilkan O2. Microalgae photobioreactor cell installation designs out to reduce CO2 emissions in the car's air circulation system using fluorescent light and Blue LEDs source have been conducted. The system is equipped with temperature control using an LM35 sensor. Photobioreactors contain 1080 ml of Chlorella vulgaris microalgae. Temperature control successfully maintains temperatures at 25 oC – 35 oC. The measurement results showed the initial concentration of O2 before placing the photobioreactor cell in the car by 20.4%. The maximum concentration of O2 after the installation of a photobioreactor cell using a fluorescent light source is 21.0% and with a Blue LED light source of 20.9% in the 40th minute. The results of this study indicate that photobioreactors using a fluorescent light source produce higher O2 concentration compared to Blue LED light sources. These results indicate reduced CO2 emissions in cars, which have been used by microalgae in the process of photosynthesis to produce O2.
Co-Authors Abdul Jailani Gusri Adhiani, Sylvia Adhitya Rolando Erlangga Adhitya Rolando Erlangga, Adhitya Rolando Adila Nadia Adrial, Rico Adrian, Diana Rahmi Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Agus Rubiyanto Agustini, Meta Agustri, Novia Dwi Ahmad Fauzi Pohan Aida Rahayu Akrajas Ali Umar Alawiya, Tuti Aldo Novaznursyah Costrada Alfionita, Hilda Alfraidila, Fadil Alimin Mahyudin Alwan, Muhammad Naufal Aminah Nurrrahmawati Ammari, Syafiq Andeskob Topan Indra Andeskob Topan Indra Ani Fatimah Ani Fatimah, Ani Anindy Bahri Annisa Oktaviani Putri Apritama , Faris Arif Budiman Arifah, Azizah Ghina Arisanti, Nova Jane Arsis, Asi Noflanda Asi Noflanda Arsis Astuti Astuti Astuti Astuti Astuti Aulia Rabiyu Rizky Awaluddin Awaluddin Awaluddin Awaluddin Ayu Afifah Al-Farzaq Ayu Putri Ningsih Azizah Ghina Arifah Azizah Ghina Arifah Azizah, Nurhalimah Azmi Wahyu Anggita Azmi Wahyu Anggita, Azmi Wahyu Azzahra Zhuhrii Azzahra, Nayla Khanisa Bahri, Anindy Bambang Widiyatmoko Basri, Feri Helmi Bayu Hadi Saputro Bayu Hadi Saputro Bayu Hadi Saputro, Bayu Hadi Biolita, Nadya Okta Cahyandari, Joanica Intan Cahyani, Harum Costrada, Aldo Novaznursyah Dahyunir Dahlan Damai Kasih Waruwu, Prischila Damayanti, Elok Dea Kurnia Harysandi Dedi Mardiansyah Della Rahmawarni Denny Ruliansyah Deswilan, Sixtinah Dewita, Novia Ratna Diah Sundari Dian Fitriyani Dian Fitriyani Dian Milvita Diana Rahmi Adrian Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Egri Junita El Basthoh Elfira Saufina Elistia Liza Namigo, Elistia Elma Yusnita Elma Yusnita, Elma Elvaswer Elvaswer Elvina, Yuli Esana, Ria F Febrielviyanti Fadil Alfraidila Fajri Fachrezy Hamid Fajrul Huda Farah Syauqi Farhana, Salwa Feri Helmi Basri Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Firmansyah - Firmansyah - Firmansyah Firmansyah Fitri, Khairini Fitri, Riska Maya Fitri, Sari Widya Fitria Khairunnisa Furda, Yani Prihatina Gatut Yudoyono Genta Kampai Gusri, Abdul Jailani HADINUGROHO, BAMBANG Hamid, Fajri Fachrezy Harum Cahyani Haryanto Saputra Havizzullah Havizzullah Havizzullah, Havizzullah Hawariyi Ola Yuzria Hawariyi Ola Yuzria Helmi Yusnaini Hertanti, Ferra Hidayati, Miskhatul Hiroyuki Hashiguchi Hiroyuki Hashiguchi Hiroyuki Hashiguchi Hiroyuki Hashiguchi, Hiroyuki Honggowati, Setyaningtyas Huda, Fajrul I Kadek Agus Sara Sawita Ikhsan, Khairatul Ikhsan, Lukita Sari Ikhwani, Miftah Imam Taufik Imam Taufiq Inggi Dwi Putri Inggi Dwi Putri Iqbal Ramadhan Irawan, Tomi Isdi, Muhammad Ridho J. Tongkukut Jasmine, Annisah Biancika Joanica Intan Cahyandari Juanda, Muhammad Tri Junita, Egri Kampai, Genta Kemal, Badrul Mustafa Kemal, Badrul Mustafa Khairatul Ihksan Khairatul Ikhsan Khairini Fitri Khairunnisa, Fitria L. Luini Lisna Meylani Lopa, Reforma Lukita Sari Ikhsan M Fachri Yunus M Fachri Yunus M Farhan Ramadhan M. Farhan Ramadhan Manda, Poni Dwi Mardian Peslinof Marheini, Hilda Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Mega Roza Lia Meqorry Yusfi Miftah Ikhwani Miskhatul Hidayati Mitra Djamal Mochammad Imron Awalludin Mohammad Ali Shafii Mora Mora Mora Mora Mora Muchlian, Meli Muhamad Iqbal Muhamad Iqbal Muhamad Zainuddin Muhammad Arif Muhammad Faisal Muhammad Faisal Muhammad Kahfi Muhammad Naufal Alwan Muhammad Ridho Isdi Muhammad Shadri Muhammad Tri Juanda Muharmen Suari Muldarisnur, Mulda Mutya Vonnisa Muzirwan Muzirwan Nadia Yudia Putri Nadia, Adila Nadya Okta Biolita Naela Amalia Zulfa Najmah, Najmah Nasution, Subhan Fahmi Neneng Fitrya Nini Firmawati Nola Fridayanti Nola Fridayanti, Nola Nor Azlan Mohd Aris Novia Dwi Agustri Novia Ratna Dewita Nurannisyah , Rizky Nurrahmawati, Aminah Nurrohima, Meiliza Nurrrahmawati, Aminah Nurul Hasanah Okky Frananda Putra Oktarisa, Dian pridamayanti, Arviana Putra, Ardian Prima Putra, Okky Frananda Putri, Annisa Oktaviani Putri, Inggi Dwi Putri, Lydia Atica Putri, Nadia Yudia Putri, Rachelia Anugerah Putri, Syerly Eka Rabiatul adawiyah Rabiatul Adawiyah Rahayu, Aida Rahma, Alpha Liana Yuvita Rahmad Rasyid Rahmad Rasyid Rahmat Rasyid Rahmawarni, Della Ramacos Fardela Ramadhan, M. Farhan Ramadhan, Ravidho Ramadhani Perdana Ramadhani Perdana, Ramadhani Ramadhani, Natasha Rani Delvihardini Rapika Dianita, Nesya Rasyid, Rahmad Ravidho Ramadhan Ravidho Ramadhan Reforma Lopa Rhahmi Adni Pesma Rini Oktaviani Riska Maya Fitri Riski Amalia, Riski Rizki Rizki Rizky, Aulia Rabiyu Robi Zulfahri Roni Syafrialdi Roni Syafrialdi, Roni Salahuddin Salahuddin Sandra Sandra Saputra, Haryanto Sari Widya Fitri Sari, Pristin Prima Saufina, Elfira Selliandro, Octano Seni Herlina Setianingtyas Honggowati Shadri, Muhammad Shakira, Nafisah Shimomai, Toyoshi Sholihun, Sholihun Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Chadijah Sixtinah Deswilan Sixtinah Deswilan Sixtinah Deswilan Soesilo, Primidya Solly Aryza Sri Handani Sri Oktamuliani Suari, Muharmen Sugeng Nugroho Suhari, Endang Suhariningsih Sundari, Diah Suryadi Suryadi Suryanto, Wiwit Syafiq Ammari Syafrida Putri, Rica Syauqi, Farah Syerly Eka Putri TAMARA, YOHANA Tomi Irawan Topan Indra, Andeskob Toyoshi Shimomai Toyoshi Shimomai Trengginas Eka Putra Sutantyo Ulfa, Siti Zahara Nur Khatimah Usna, Sri Rahayu Alfitri Wildian Wildian Wildian Wildian Yetria Rilda Yozi Amasda Yude Yude, Yozi Amasda Yuli Elvina Yunus, M Fachri Zamora, Ronaldi Zhuhrii, Azzahra Zulfahri, Robi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi