Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Teknologi Mesin Penghancur Kotoran Kambing untuk Kelompok Ternak Sekajau Mandiri di Dusun Solor Medan Sambas Feby Nopriandy; Suhendra Suhendra; Leo Dedy Anjiu
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v5i3.1012

Abstract

The partner in this community service activity was the Sekajau Mandiri Goat Farming Group, located in Solor Medan Hamlet, Sumber Harapan Village, Sambas Subdistrict. The main problem faced by the partner was the lack of technology to process goat manure into organic fertilizer. Until now, this livestock group has relied on traditional methods of managing livestock waste. Through this community service activity, efforts were made to solve the problem by applying technology in the form of a livestock manure shredder. The stages of this activity included the manufacture of the machine, testing its capacity, training in operation and maintenance, handover of the livestock manure shredder, and evaluation of the community service results. The livestock waste shredder provided to the partners has a capacity of 167.4 kg/hour. This activity has impacted the partners by increasing the production capacity of their manure fertilizer. The partners can accelerate the production cycle, reduce labor costs, and increase the volume of manure fertilizer available for sale.
Analisis Performa Mesin Pengupas Buah Kelapa Muda Menggunakan 2 Pisau Pengupas Sergio Dwi Ilhandi; Suhendra Suhendra; Iklas Sanubary
Mekanisasi : Jurnal Teknik Mesin Pertanian Vol 4 No 1 (2026): April
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (PPPM), Politeknik Negeri Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/mekanisasi.v4i1.1216

Abstract

Proses pengupasan buah kelapa secara manual memiliki banyak kelemahan yaitu membutuhkan tenaga besar, waktu pengupasan lama, serta memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Selain itu, pengupasan secara manual menghasilkan ketebalan serabut dan bentuk kelapa yang tidak seragam menyebabkan hasil potongan kurang rapi. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengembangan pengupasan kelapa muda secara mekanis. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji performa pada mesin pengupas kelapa muda. Berdasarkan hasil pengujian, rata-rata waktu total yang dibutuhkan untuk proses pengupasan satu buah kelapa muda adalah 62,7 detik yang dapat menghasilkan kapasitas pengupasan 58,12 butir/jam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan mesin pengupas dapat meningkatkan kapasitas pengupasan sebesar 26,18% lebih tinggi dari pengupasan secara manual. Kualitas hasil pengupasan pada bagian samping kelapa relatif kurang maksimal dimana masih terdapat sebagian kulit yang belum terkupas sedangkan pengupasan pada bagian atas kelapa relatif lebih baik.