Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS RELIABILITY KOMPONEN KRITIS DENGAN METODE DISTRIBUSI KERUSAKAN DAN FAULT TREE ANALYSIS PADA POMPA HYDRAULIC AXIAL 500 LPS Muhammad Zahran Ramadhan; Gunawan Dwi Haryadi; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Semarang merupakan suatu wilayah di Indonesia yang berbatasan dengan Laut Jawa di sebelah utara yang dipenuhi perbukitan, pantai dan juga daerah rendah yang tak luput dari peristiwa bencana banjir. Banjir dapat menyebabkan kerugian secara fisik, sosial, ekonomi serta dapat menyebabkan korban jiwa. Rumah pompa merupakan suatu fasilitas yang dibutuhkan untuk mengatasi dan menanggulangi banjir. Salah satu pompa yang digunakan pada Rumah Pompa Terboyo, Genuk, Kota Semarang yaitu pompa jenis Hydraulic Axial Pump berkapasitas 500 liter per detik. Oleh karena itu, pompa memiliki peranan yang besar dan penting untuk menanggulangi masalah banjir. Untuk menjaga umur dan performansi pompa, perlu diadakan maintenance yang berkala dan terperiodik. Agar sistem perawatan lebih terjadwal maka perlu diketahui reliability dari setiap komponen kerusakkan pada pompa. Reliability didapatkan dengan menggunakan metode distribusi kerusakkan serta fault tree analysis digunakan untuk menentukan penyebab kerusakan pada komponen kritis. Hasil yang diperoleh pada analisis tersebut adalah tujuh komponen kritis yang memiliki nilai MTTF dan reliability, yaitu hose – AP.500.83 adalah 54,41% pada 787,898 jam, hose – AP.500.84 adalah 54,41% pada 787,898 jam, hose – AP.500.85 adalah 55,81% pada 945,149 jam, hose – AP.500.86 adalah 55,81% pada 945,149 jam, Oil Seal– AP.500.70 adalah 49,53% pada 1018 jam, Seal Ring– AP.500.6 adalah 49,53% pada 1018 jam, dan Seal Ring- AP.500.33 adalah 49,53% pada 1018 jam. Dari kedua nilai tersebut dibuatlah jadwal periodic maintenance pada setiap komponen pompa.
PERENCANAAN AWAL SOFTWARE UNTUK MENGHASILKAN GRADASI WARNA: VALIDASI DENGAN SOFTWARE MEH STUDI KASUS SILINDER TIPIS Nobeth Bastanta Ginting; Dwi Basuki Wibowo; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik gradasi warna adalah proses mengubah atau mengedit/atau menampilkan image (gambar atau citra foto atau video atau hasil simulasi/analisis kedalam bentuk warna-warna. Software MEH adalah salah satu software yang hasil simulasi/analisisnya ditampilkan dalaam bentuk gradasi warna. Warna merah menyatakan tegangan dan deformasi paling besar dan warna biru paling kecil sedangkan faktor keamanan kebalikannya. Tegangan terjadi di elemen, sedangkan deformasi dan faktor keamanan terjadi di nodal. Perencanaan awal software untuk menghasilkan gradasi warna dengan validasi software MEH studi kasus silinder tipis bertujuan untuk menghasilkan gradasi warna pada hasil pengukuran menggunakan sejumlah sensor yang diharapkan dapat digunakan. Penelitian ini menggunakan studi kasus pada silinder tipis dengan variasi material dan variasi pembebanan. Penelitian ini menggunakan hasil gradasi warna pada distribusi tegangan, deformasi ,dan faktor keamanan dari software MEH Ansys 2022R1 dan diekspor menjadi data Excel. Selanjutnya data tersebut digunakan dalam pengkodingan  pada software Matlab R2018a. Pengkodingan yang dilakukan cara mengekspor data, membentuk silinder tipis , pengkodingan pemberian warna dan rentang nilai yang dapat dilihat pada colorbar. Hasil dari penelitian ini penggunaan pengkodingan pada Matlab R2018a dengan menggunakan data luaran Ansys 2022R1 menghasilkan gradasi warna dan rentang nilai yang sama pada colorbar. Hasil tersebut telah dihasilkan dengan mengunakan silinder tipis variasi material dan pembebanan.
ANALISIS PERFORMA CORNERING MEDIUM DUTY TRUK DENGAN SUSPENSI LEAF SPRING MELALUI METODE MULTIBODY DYNAMICS (MBD) SIMULATION Albert Ishac Einstein Simanjuntak; Ismoyo Haryanto; Toni Prahasto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan logistik merupakan kendaraan yang ditujukan untuk pengangkutan barang produksi. Transportasi logistik jalur darat pada umumnya menggunakan kendaraan muatan seperti truk, truk bak, truk box dan sebagainya. Kebutuhan pemindahan barang dalam jumlah besar dan cepat merupakan tujuan yang ingin dicapai dalam proses pengangkutan logistik namun daerah perkotaan yang tidak mendukung bagi truk dengan ukuran yang besar sehingga truk dan truk bak tidak direkomendasikan untuk pengangkutan barang di daerah kota. Multibody Dynamics (MBD) simulation merupakan salah satu metode untuk menguji kinematika dan dinamika dari rancangan suspensi. Pada penelitian ini dilakukan pengujian MBD dengan metode pengujian Kinematic and Compliance dan Constant Radius Constant. Model kendaraan yang dijadikan referensi pada penelitian ini adalah medium duty truck-Hino 338, yang merupakan kendaraan logistik dengan daerah tujuan operasi di perkotaan. Berdasarkan pengujian kinematic and compliance pada sistem kemudi depan didapatkan data yang terdiri dari vertical load, toe angle, camber angle, caster angle serta steering angle dalam dan luar dari truk yang masing-masing 34.1° dan 19.7°. Data tersebut kemudian diolah dan didapatkan ratio steering sebesar 13,4 :1. Penelitian dilanjutkan dengan melakukan pengujian constant speed constant radius (CSCR) dengan memperhitungkan radius putar minimum yang memungkinkan pada kendaraan berdasarkan geometri steering ackerman. Pengujian constant speed constant radius mendapatkan kondisi dinamik dari truk yang teridiri dari turning radius, steering wheel angle, lateral acceleration, vehicle roll, vehicle yaw rate, vehicle path, vehicle slip. Dari pengujian didapatkan kecepatan aman maximum untuk melakukan cornering pada lintasan dengan radius 9.5 sebelum truk mengalami kondisi slip adalah 25km/jam.
STUDI PERBANDINGAN INDENTASI BOLA KAKU TERHADAP MATERIAL KARET SBR-25 DENGAN PENURUNAN KOEFISIEN UNTUK MODEL MOONEY-RIVLIN Syaiful Anwar; Budi Setiyana; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mekanika kontak merupakan salah satu cabang penting dari disiplin ilmu tribology. Salah satu permasalahan dari mekanika kontak adalah kontak elastis antara spherical dengan material elastomer. Analisa terhadap mekanika kontak telah dikembangkan oleh banyak peneliti. Teori kontak elastis orde I telah dikembangkan oleh Hertz pada tahun 1880. Sabin dan Kaloni menemukan solusi orde dua untuk material karet yang tidak dapat dikompresi pada tahun 1989. Selanjutnya, Giannakopoulos dan Triantafyllou mengemukakan analisis teoritis terhadap material hyperelastic pada tahun 2007. Beberapa teori konstitutif telah dikembangkan untuk mendefinisikan kekakuan material hyperelastic yang disebut dengan strain energy function (SEF). Teori SEF yang telah dikenal diantaranya Neo-Hookean SEF, Mooney-Rivlin SEF, Ogden SEF, Yeoh SEF, dll. Pada penelitian ini menyajikan studi perbandingan kasus kontak tekan antara ball indenter terhadap material SBR yang memiliki kandungan 25% karbon (SBR-25) berbasis metode elemen hingga dengan bantuan software Abaqus 6.14-5 terhadap analisis perhitungan orde I dan orde II. Pada pemodelan, terdapat variasi diameter indenter yaitu 2 mm, 3 mm, 4 mm, dan 5 mm dengan menggunakan definisi strain energy function (SEF) model Mooney-Rivlin dan Yeoh. Hasil dari penelitian ini berupa hubungan antara gaya vertikal terhadap kedalaman indentasi yang selanjutnya dibandingkan dengan analisa perhitungan analitis menurut teori Hertz, Sabin & Kaloni (S&K) dan Giannakopoulos & Triantafyllou (G&T). Berdasarkan dari hasil simulasi dan perhitungan analitis menunjukkan bahwa semakin besar diameter indenter yang mengindentasi elastomer semakin besar pula nilai gaya vertikal yang dihasilkan.
EFEK VARIASI TINGGI STEP TERHADAP SEPARASI DAN RESIRKULASI ALIRAN PADA FORWARD-FACING STEP DENGAN Re = 1,5 x 104 Utsman Heru; Khoiri Rozi; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena aliran terseparasi seringkali muncul dan ditemukan pada banyak aplikasi praktis seperti aliran pada sayap pesawat terbang, aliran melewati sudu-sudu turbin dan kompresor, aliran dalam diffuser, aliran pada saluran-saluran sudden contraction dan expansion serta aliran pada combustion chamber dan masih banyak lagi. Struktur aliran terseparasi telah dipelajari selama beberapa dekade belakangan baik secara numerik, teoritis maupun eksperimental guna memahami fisis aliran dari kinerja dan karakteristiknya. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh tinggi step terhadap karakteristik aliran di atas forward facing step. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah computational fluid dynamic (CFD) menggunakan software Ansys Fluent dengan model turbulen k-ε realizable. Model forward-facing step yang diujikan terdapat tiga variasi tinggi yang diterapkan yaitu h/H = 0,33; 0,47; dan 0,60 dan bilangan Reynolds sebesar Re = 1,5 x 104. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum untuk semua variasi ketinggian teridentifikasi muncul dua zona resirkulasi baik pada sisi upstream maupun pada downstream. Efek peningkatan tinggi step dapat menyebabkan zona sirkulasi di bagian upstream semakin besar, serta dapat menunda separasi dan mengurangi zona resirkulasi di bagian downstream. Koefisien tekanan berkurang dengan meningkatnya tinggi step, namun koefisien gesekan akan semakin meningkat. Namun, intensitas energi kinetik turbulen yang semakin kecil seiring kenaikan tinggi step.
ANALISA STATE OF CHARGE & CUT OFF BATERAI PADA PROTIPE AGV UNTUK PERUSAHAAN GARMEN Adinda Kurnia Saraswati; Munadi Munadi; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan pada baterai seringkali ada pada proses charging yang berlebih (overcharging) karena baterai tidak terdapat sistem cut off yang baik atau perlu adanya pembatasan arus yang masuk apabila baterai sudah berada dalam kondisi penuh (fully charged). Dalam penelitian ini berfokus pada proses penjagaan baterai agar dapat mempertahankan usia baterai yang akan diimplementasikan lebih lanjut terhadap pengoperasian kendaraan AGV (Automatic Guided Vehicle) yaitu dengan cara merancang sistem estimasi SOC (State of Charge). Pada proses perancangan SOC ini dilakukan dengan mendeteksi secara langsung arus menggunakan Sensor ACS712 dan Sensor Tegangan menggunakan Voltage Divider, sebab proses perancangan SOC (State of Charge) ini dilakukan secara langsung berdasarkan metode Coloumb Counting yang memperhitungkan arus yang masuk maupun keluar dari Baterai LiFePO4 yang diuji coba secara langsung pada kendaraan AGV (Automatic Guided Vehicle). Proses uji coba SOC ini dilakukan dengan menggunakan dua cara yaitu pada berlangsungnya proses charging maupun pada berlangsungnya proses discharging. Uji coba langsung terhadap kendaraan AGV didapatkan data berdasarkan kendaraan AGV dalam kondisi diam atau dalam kondisi awal sebelum dilakukannya uji coba, yaitu dengan nilai arus sebesar 0.18 A dengan nilai tegangan sebesar 26.53 volt dan nilai estimasi SOC sebesar 99.24%, sedangkan dalam kondisi beroperasinya AGV berlangsung nilai arus sebesar 0.36 A dengan nilai tegangan 26.45 volt dan estimasi nilai SOC sebesar 99.11%, dan nilai akhir arus ketika AGV tidak lagi dijalankan adala sebesar 0.16 A dengan nilai tegangan sebesar 26.50 volt dan estimasi SOC sebesar 98.77%.
ANALISIS PENGARUH KEKAKUAN PEGAS SUSPENSI DAN RADIUS TIKUNGAN TERHADAP BODY ROLL PADA MOBIL Mush’ab Mush’ab; Ojo Kurdi; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem suspensi kendaraan dibuat untuk meningkatkan kenyamanan penumpang dan keamanan berkendara, karena dapat mengurangi efek getaran, atau gaya akibat kondisi permukaan jalan yang dilalui dan dinamika kendaraan tersebut. Ketika kendaraan menikung, akan terjadi body roll karena pengaruh gaya sentrifugal yang menyebabkan perpindahan beban dari roda dalam tikungan menuju roda luar tikungan. Body roll berpengaruh terhadap stabilitas dan handling kendaraan. Penelitian ini berisi analisis pengaruh kekakuan pegas suspensi  dan radius tikungan terhadap body roll menggunakan software simulasi kendaraan Altair MotionView. Penelitian ini menggunakan parameter spring stiffness untuk menunjukkan kekakuan suspensi dengan variasi yang diterapkan adalah 59, 70, dam 78 N/mm. Sedangkan, variasi radius tikungan yang diterapkan adalah 15, 30, 45, 60, 75, dan 90 m dengan kecepatan yang diterapkan 20-40 km/jam. Referensi kendaraan yang digunakan adalah mobil Toyota 86 dengan menggunakan pemodelan full vehicle model atau pemodelan kendaraan utuh. Jenis analisis yang digunakan adalah Constant Radius Analysis dimana kendaraan disimulasikan melaju pada jalan yang melingkar dengan radius jalan konstan dengan adanya kenaikan kecepatan. Parameter hasil yang dianalisis adalah roll angle. Hasil yang didapatkan adalah semakin kaku pegas suspensi maka body roll semakin sedikit terjadi, serta semakin kecil radius tikungan, semakin besar body roll yang terjadi ditinjau dari seberapa besar roll angle yang terbentuk.
ANALISIS STABILITAS BELOK BUS LISTRIK MEDIUM DENGAN VARIASI KECEPATAN DAN KONDISI JALAN Rafi Ziyad Akbar; Ismoyo Haryanto; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bus listrik merupakan kendaraan yang ramah lingkungan karena tidak menghasilkan polusi udara sehingga dapat mengurangi efek rumah kaca karena tidak menggunakan bahan bakar fosil sebaagai penggerak utamanya, dengan digerakkan dengan motor listrik menggunakan energi listrik yang disimpan pada baterai atau tempat penyimpanan energi, Bus listrik dapat menjadi solusi dari bertambahnya volume lalu lintas dan pencemaran udara di Indonesia. Bus yang merupakan transportasi massal, sudah seharusnya diperhatikan faktor keselamatan dan keamanannya. Kestabilan merupakan hal yang sangat penting sehingga harus diperhitungkan pada kendaraan agar dapat mengetahui batas batas perilaku arah kendaraan terutama saat kendaraan sedang melakukan gerakan belok. Gerakan belok akan menunjukkan nilai kritis kestabilan kendaraan yaitu oversteer dan understeer. Pentingnya faktor keselamatan dan keamanan bus, maka diperlukan analisis stabilitas pada bus. Analisis stabilitas dilakukan dengan variasi kecepatan, sudut belok, kemiringan melintang jalan, dan permukaan jalan. Analisis yang digunakan adalah dengan melakukan analisis slip, analisis skid, dan analisis guling. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah bus listrik medium akan cenderung mengalami oversteer, hal ini juga ditunjukkan dengan sudut slip roda depan lebih kecil dari sudut slip roda belakang, batas kecepatan skid roda depan lebih besar dari batas kecepatan skid roda belakang, batas kecepatan guling roda depan lebih besar dari batas kecepatan guling roda belakang.
ANALISIS KEKUATAN FATIGUE SENSOR FIBER OPTIK DIPENGARUHI OLEH GETARAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Nurgalih Prasetiya; Ojo Kurdi; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fiber Optik memiliki peran yang sangat penting terutama dalam bidang telekomunikasi dikarenakan fiber optik dapat mentransmisikan informasi volume besar dengan kecepatan cahaya serta memiliki ketelitian yang tinggi dibandingkan dengan teknologi lain. Namun dalam pengaplikasiannya, sensor fiber optic juga akan menerima impact dari pembebanan yang dibaca atau diukur dikarenakan fiber optik yang dijadikan sensor akan berkontak secara dekat dengan objek yang diamati atau diukur, sehingga akibatnya sensor fiber optic berpotensi mengalami fatigue. objek yang terus menerus terkena stress atau mengalami deformasi atau menerima beban repetitive (berulang) dalam periode waktu yang cukup panjang pada prosesnya akan  memunculkan suatu crack retakan. Salah satu penyebab terjadi fatigue pada fiber optik adalah adanya getaran. Dalam penelitian kali ini, fiber optik yang diteliti yaitu fiber optik yang digunakan pada rel kereta api untuk memantau getaran yang terjadi. Getaran yang terjadi pada rel kereta sangat berpengaruh pada kenyamanan kereta itu sendiri. Dengan melakukan analisis faitgue pada fiber optik di rel kereta, diharapkan dapat diketahui masa hidup dari fiber optik tersebut. Untuk menganalisis hal tersebut, maka digunakan meteode elemen hingga. Metode elemen hingga merupakan metode numerik yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan getaran mekanis dan struktural yang komplek.
PEMODELAN DAN ANALISIS STATIK PADA CURVED BEAM FUNCTIONALLY GRADED MATERIALS (FGM) MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA (FEM) Irvany Dwi Prasetyo; Ismoyo Haryanto; Sri Nugroho
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material komposit telah banyak digunakan dalam aplikasi industri.  Material komposit ini memiliki keterbatasan seperti delaminasi (kerusakan kritis). Untuk mengatasi kekuranagn tersebut, maka dibuatlah kelas baru material komposit maju yang dikenal sebagai Functionally Graded Materials (FGM). Curved beams adalah bentuk beam yang melengkung yang banyak digunakan dalam aplikasi industri. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memodelkan FGM dengan bantuan software dan mengetahui distribusi sifat material, tegangan, dan deformasi dari curved beams FGM dengan beberapa variasi yang ditentukan. Dalam penelitian ini curved beam FGM dimodelkan menggunakan software Comsol Multiphysics 6.0 dengan menggunakan material ceramic dan metal. Beban diberikan di ujung curved beam dengan beban geser F = 50 kN dan dengan kondisi batas fixed-free end. Analisis statik menggunakan metode elemen hingga telah dilakukan dengan memvariasikan beberapa parameter seperti, arah gradasi, skema gradasi, dan nilai gradient indexs parameter. Dari hasil penelitiam ini menunjukkan bahwa arah gradasi radial, arah gradasi tangential, arah gradasi radial & tangential memiliki distribusi young modulus, tegangan (radial & tangential) dan defleksi (radial & tangential) yang berbeda-beda. Arah gradasi radial sangat mempengaruhi tegangan dan defleksi curved beam dibanding variasi arah gradasi lainnya. Skema gradasi Power-Law Function, Exponential I-Law Function, Exponential II-Law Function, Sinusoidal I-Law Function, Sinudoidal I-Law Function memiliki distribusi young modulus, tegangan (radial & tangential) dan defleksi (radial & tangential) yang nilainya berbeda-beda. Skema gradasi dengan fungsi Power-Law memiliki kekuatan material tertinggi dibanding skema gradasi lainnya. Nilai gradient indexs parameter akan mempengaruhi distribusi tegangan (radial & tangential) dan defleksi (radial & tangential) dalam curved beam. Dengan mengatur nilai gradient indexs parameter yang diinginkan akan terjadi perbedaan baik itu tegangan (radial & tangential) dan juga defleksi/perpindahan (radial & tangential) dengan material penyusunnya, namun perbedaan tersebut masih diantara tegangan (radial & tangential) dan juga defleksi/perpindahan (radial & tangential) material-material penyusunnya.
Co-Authors . Gutomo . Widyanto Abd. Rasyid Syamsuri Achmad Widodo Adhi Kurniawan Adinda Kurnia Saraswati Agus Suprihanto Agus Suprihanto Ahmad Zaedun Ahmad Zaedun Akhmad Fauzilhaq Albert Ishac Einstein Simanjuntak Ammarullah, Muhammad Imam Anestasia, Jill Anwar, Miftahul Anwar, Yusran Arda Yusra Ardjuna, Bagus Arifin, Febby Aulia, Dito Rahmat Awan Raswan Awan Raswan Bagastomo, Riondityo Soni Berkah Fajar Tamtomo kiono Binar Ade Anugra Binar Ade Anugra Budi Setiyana Budi Setiyana Budiman, Bentang Candratama, Aditya Carli Carli Cionita, Tezara Cipta Nur Akbar Citra Asti Rosalia Deka Setyawan Deni Dwi Darmawan Diwonsyah, Fadel Muhammad Djoeli Satrijo Dwi Basuki Wibowo Dwi Basuki Wibowo Eflita Yohana Eko Wahyu Saputro Gafar Maulana Galih Gugus Setyoaji Garry Rahadian Muslim Gostsa Khusnun Naufal Gostsa Khusnun Naufal Gunawan Dwi Haryadi Gunawan, Leonardo Haryadi, Gunawan Hasan Basri Hendrianto Hendrianto, Hendrianto Herlangga, Herlangga Hidayati, Uslah I Made Wicaksana Ekaputra Ian Yulianti Ignatius Devin Gunawan Ilham F, Muhammad Ario Iman Agus Raharjo Irawan, Irwan Irvany Dwi Prasetyo J. Jamari Jericho Jericho Joga Dharma Setiawan Jonathan Banta Putera Ketaren Khairul Jauhari Khoiri Rozi Khoiri Rozi Kurnianto, Andhieka Rizky Latief Rozaqi Lorentius Yosef Sutadi Maharsi Anung Kesawasidhi Mochammad Ariyanto Muftashiva, Tiara Diva Muhammad Surya Muhammad Zahran Ramadhan Munadi Munadi Munadi Munadi Munadi Munadi Mush’ab Mush’ab Negara, Farrel Theodore Kusuma Nobeth Bastanta Ginting Norman Iskandar Nugorho, Sri Nur Aziyah Nurgalih Prasetiya Ojo Kurdi Pandyagalih Jayanimitta Paryanto Poerwandito, Reza Pradika, Eky Fortuna Prasetiyo Adi Prabowo Pujo Wahyu Utomo Pungkas Satria Rafi Ziyad Akbar Raharjo, Fuad Rahmansyah, Adam Rando Tungga Dewa Reni Reni Reni Reni, Reni Rifky Ismail Riza Muhida Rizka Rosyadi Rusaily, A. Wildan Rusnaldy Rusnaldy Santosa, Sigit Satria Ika Dinwasiba Satria, Pungkas Satrio Budi Prasojo, Satrio Budi Satya, Ibrahim Sigalingging, Boy Betman Simson Hasudungan Hutagalung Siregar, Januar Parlaungan Sri Nugroho Sri Nugroho Sulardjaka Sulardjaka Sumar Hadi Suryo Susanto, Alexander Eka Susilo Adi Widyanto Syaiful Anwar Toni Prahasto Toni Suryo Utomo Utsman Heru Vito Andika Permana Yudha, Aldi Arga Zudi Zukron Amin