Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS STRUKTUR CHASSIS SEMI-MONOCOQUE BUS LISTRIK MEDIUM DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Ignatius Devin Gunawan; Ismoyo Haryanto; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kendaraan, khususnya kendaraan listrik di Indonesia diatur dalam Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan. Regulasi ini ditujukan untuk meningkatkan penggunaan kendaraan berbasis baterai (listrik) sebagai alat transportasi umum ataupun pribadi. Pada pengembangan bus listrik ukuran medium ini dibutuhkan sebuah rangka chassis yang berfungsi sebagai penopang semua beban kendaraan. Chassis harus memiliki kekuatan untuk menahan beban dan dapat mendistribusikan beban yang baik, serta harus cukup kaku untuk menahan kejutan, twist, getaran dan tekanan lainnya. Oleh karenanya tegangan maksimum, derformasi, dan kekakuan torsional merupakan kriteria penting untuk desain chassis. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui model pembebanan dan constrain yang bekerja pada chassis semi-monocoque, mengetahui nilai tegangan, deformasi, dan safety factor dari chassis semi-monocoque yang dirancang terhadap pembebanan vertikal dan lateral, serta mengetahui nilai kekakuan torsional chassis semi-monocoque dalam menahan beban torsi. Pembebanan vertikal berasal dari gaya normal keseluruhan komponen yang ditopang chassis bus. Pembebanan lateral berasal dari gaya normal dan gaya sentrifugal yang dialami bus ketika berbelok dengan kecepatan dan radius belok ackerman tertentu. Pembebanan torsional berdasarkan distribusi gaya yang diterima pada bagian depan dan belakang suspensi bus listrik untuk menentukan nilai front torsional stiffness dan rear torsional stiffness. Bus listrik medium menggunakan 2 material penyusun struktur chassis, yaitu SS 201 dan SPA-H dengan variasi ketebalan 1 mm – 8 mm. Simulasi dilakukan menggunakan software ANSYS Workbench 2021 R2. Analisa pembebanan vertikal menunjukan chassis semi-monocoque mengalami distribusi tegangan sebesar 126,36 MPa, deformasi total sebesar 2,472 mm, deformasi arah Z terbesar pada 2,044 mm, dan safety factor 2,31. Analisa pembebanan lateral dengan variasi kecepatan dan radius belok ideal dalam menghadapi beban lateral terbesar senilai 13394,364 N dengan kecepatan sebesar 5,55 m/s dan radius belok 15 m, menunjukan bahwa chassis mengalami distribusi tegangan maksimal 136,04 Mpa, deformasi total 2,199 mm, dan safety factor sebesar 2,146.  Analisa pembebanan torsional menghasilkan nilai front torsional stiffness sebesar 11,589 kNm/deg dan rear torsional stiffness sebesar 6,525 kNm/deg. Berdasarkan keseluruhan analisa, chassis semi-monocoque bus listrik medium dinyatakan tergolong aman untuk digunakan.
ANALISA DINAMIK FUNCTIONALLY GRADED MATERIALS CURVED BEAM MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Pandyagalih Jayanimitta; Ismoyo Haryanto; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan jenis komposit pada perkembangan teknologi semakin kompleks dan rumit, untuk itu diperlukan adanya material komposit jenis baru yang dapat memenuhi kriteria tersebut. 30 tahun belakangan ini terciptanya material komposit jenis baru yang bernama functionally graded material yang dapat bertahan pada kondisi ekstrim. Konsep komposit jenis baru tersebut merupakan pengembangan yang terinspirasi dari alan dimana struktur antar lapisan kompositnya saling bergradasi. Penelitian mengenai komposit jenis FGM ini masih sangat sedikit dikarenakan proses produksi serta kecanggihan dari komposit ini. Untuk memenuhi perkembangan teknologi komposit di Indonesia serta pengenalan material komposit jenis FGM ini, maka penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian ini meliputi perbandingan anatara material komposti jenis Functionally graded material dan juga material mono material. Analisa ini menggunakan metode penelitian berjenis metode elemen hingga (Finite element method) menggunakan software COMSOL Multiphysics. Penelitian ini mencakup modus getar yang dapat menghasilkan frekuensi natural, massa efektif, energi kinetic, dan perubahan bentuk benda yang terjadi. Hasil ini juga meliputi kebutuhan akan kereta cepat yang membutuhkan material komposit tahan akan gaya luar, getaran tinggi, massa yang lebih ringan, dan kekuatan akan beban yang dapat ditahan oleh material komposit jenis ini. Setelah mengunpulkan data dari material FGM dan juga mono material kemudian dibandingkan, dan dikorelasikan dengan kebutuhakn dari kereta cepat tersebut. Setelah itu barulah dapat mengetahui kelebihan dari material komposit functionally graded materials tersebut. Tentunya material FGM ini tidak terbatas pada penggunaan pada kereta cepat, masih banyak aplikasi lainnya apabila FGM ini dikembangkan lebih lanjut.
ANALISA STRUKTUR DAN PERFORMA IMPELLER POMPA SENTRIFUGAL DENGAN MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC AND FINITE ELEMENT METHOD Gunawan Dwi Haryadi; Ismoyo Haryanto; I.M.W. Ekaputra; Rando Tungga Dewa; Deka Setyawan
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 13 No. 3 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v13i3.1199

Abstract

Centrifugal pumps are divided into two main components, namely the impeller and the volute. The impeller is a rotating pump component, while the volute is a stationary pump component. The current problem in the industrial world is that the pump capacity that operates is not in accordance with the written capacity so that the pump does not work optimally. In addition, the structural analysis of the pump is minimally carried out so that damage to the pump often occurs. To overcome this, it is necessary to analyze the performance and structure of the centrifugal pump design using computational fluid dynamics and static structural analysis methods on variations in the number of blades & impeller rotation speed. The results of the CFD analysis obtained are validated using existing product specifications and studies that have been carried out. The maximum value of the resulting von-mises stress is 20,238 Mpa, the maximum value of the resulting strain is 0.00010133, while the maximum total deformation value is 0.051984 mm. The three maximum values ​​occur in the variation of the 7 blade impeller with a rotational speed of 1800 rpm.
Simulasi Dinamika dan Uji Penerimaan Komunikasi Antena Penjejak Satelit POES Setiawan, Joga Dharma; Haryanto, Ismoyo; Kurnianto, Andhieka Rizky
ROTASI Vol 26, No 2 (2024): VOLUME 26, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.26.2.53-61

Abstract

Studi ini bertujuan untuk memvalidasi gerak penjejak satelit orbit bumi rendah (LEO) dengan perangkat lunak Systems Tool Kit (STK) dan membandingkan gerakan azimuth dan elevasi dengan data dari website penyedia penjejak satelit seperti www.n2yo.com, lalu membuat model animasi dalam Matlab/Simulink menggunakan data simulasi dari software STK dan menentukan lintasan sudut azimuth yang diinginkan serta memastikan gerakan antena dalam batas-batas ruang yang tersedia secara aktual. Selanjutnya sistem kontrol antena penjejak satelit ini diimplementasikan untuk menentukan hubungan antara durasi komunikasi data dengan maksimum elevasi, daya yang diterima dan menghasilkan gambar permukaan bumi dari hasil penerimaan komunikasi data. Penelitian ini menggunakan fasilitas yang disediakan oleh satelit LEO POES (Polar-Orbiting Environmental Satellites) yaitu NOAA-15, 18 and 19. Secara khusus hasil uji coba penerimaan transmisi gambar dari NOAA-18, telah berhasil didapatkan beberapa gambar untuk ditampilkan, yaitu gambar asli berwarna hitam dan putih, contrast A, MSA (multi spectral analysis), suhu permukaan laut, dan thermal.
Accuracy Assessment of Azimuth, Elevation, and Time data resulted from using actual TLE and simulated-outdated TLE for tracking LAPAN-A2 Satellite Setiawan, Joga Dharma; Ilham F, Muhammad Ario; Haryanto, Ismoyo; Muhida, Riza
ROTASI Vol 25, No 4 (2023): VOLUME 25, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.25.4.%p

Abstract

This study aims to assess the pointing accuracy of a directional antenna at a ground station using outdated Two-Line Element sets (TLEs) to track an equatorial Low-Earth Orbit (LEO) satellite, LAPAN-A2,  using AGI System Tool Kit (STK) software by analyzing the Azimuth, Elevation, and Time-lapse (AET). Simulations were performed using 1, 3, 6, and 12-month outdated TLEs.  Validation was successfully conducted at the initial work by comparing the orbital parameter data extracted from n2yo.com  to the STK simulation results using an updated TLE. It was found that maximum pointing errors using 1, 3, 6, and 12-month outdated TLEs, respectively, were: for the Azimuth 32º, 38º, 167º, and greater than 173º; for the Elevation: 5º, 8º, 7º, and greater than 73º; for the Time-lapse: 24, 35, 488, and 1052 seconds. It can be argued that the maximum pointing errors for up to the three-month outdated TLE are considered small such that a good communication quality between the ground station with a standard directional antenna could still be feasible. However the results of this study is limited only for a selected location in Central Java province in Indonesia. These findings have important implications for real-time satellite tracking when the ground station location becomes remote and disconnected from the internet network due to certain circumstances, such as natural disasters or other kinds of disruption, in which updating TLEs is not possible for a while.
Pengaruh Bilangan Reynold Pada Optimasi Airfoil Dengan Metode Panel Dan Algoritma Genetika Haryanto, Ismoyo; Rozi, Khoiri; Setiawan, Joga Dharma
ROTASI Vol 26, No 2 (2024): VOLUME 26, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.26.2.62-72

Abstract

Pengaruh bilangan Reynold pada optimasi airfoil telah dikaji. Pada penelitian ini analisis aerodinamika airfoil dilakukan menggunakan metode panel sedangkan optimasi dilakukan dengan Algoritma Genetika (GA). Sedangkan sebagai pembangkit geometri airfoil digunakan transformasi Joukowski. Dengan transformasi ini geometri airfoil dapat diperoleh dengan mentransformasikan bentuk lingkaran dengan koordinat titik pusat tertentu. Adapun analisis karakteristik aerodinamikanya dilakukan dengan menggunakan metode panel dimana aliran dianggap bersifat tak viskos (inviscid) dan tak mampat (incompressible). Pada penelitian ini efek viskositas dikaji dengan menerapkan metode interaksi viskos-tak viskos. Untuk keperluan tersebut analisis lapisan batas (boundary layer) dilakukan untuk mendapatkan tebal perpindahan (displacement thickness). Informasi tebal perpindahan ini selanjutnya digunakan untuk update geometri airfoil. Langkah berikutnya adalah optimasi guna mendapatkan geometri airfoil yang mempunya rasio gaya angkat terhadap gaya hambat maksimum terbesar dengan koordinat titik pusat lingkaran sebagai variabel perancangan. Sebagai pengoptimum (optimizer) dipilih GA karena algoritma ini mampu memberikan solusi optimum global. Pada penelitian ini optimasi dilakukan untuk beberapa harga bilangan Reynold. Dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa analisis karakteristik aerodinamika menggunakan metode panel dengan melibatkan interaksi viskos-tak viskos memberikan hasil yang cukup akurat terhadap hasil eksperimen. Sedangkan hasil optimasi menunjukkan bahwa kondisi optimum sangat dipengaruhi oleh bilangan Reynold. Sekalipun secara umum hasil optimasi yang diperoleh cukup baik akan tetapi memerlukan validasi dan variasi lebih lanjut
Karakteristik Aliran Turbin Hidrokinetik Savonius Susunan Inward dan Outward Overlap dengan Dua Semicircular Blade-Flat Leading Edge Rozi, Khoiri; Kiono, Berkah Fajar Tamtomo; Haryanto, Ismoyo; Rahmansyah, Adam
Journal of Mechanical Design and Testing Vol 5, No 2 (2023): Articles
Publisher : Department of Mechanical and Industrial Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmdt.74371

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk mempelajari medan aliran melalui turbin hidrokinetik Savonius dengan flat-leading edge. Pengaruh ketebalan blade, overlap, dan kecepatan freestream disimulasikan menggunakan ANSYS FLUENT dengan model k-w SST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur aliran berubah seiring dengan meningkatnya putaran turbin dengan kompleksitas aliran terbentuk pada sudut putar yang lebih besar. Posisi inward dan outward overlap menciptakan pola aliran lebih kompleks. Koefisien torsi dan daya untuk blade tipis lebih tinggi daripada blade yang lebih tebal dan nilainya meningkat dengan peningkatan kecepatan aliran bebas.
ANALISIS PERFORMA SUSPENSI MOBIL SEDAN PADA SAAT CORNERING MELALUI METODE MULTIBODY DYNAMICS (MBD) Hendrianto, Hendrianto; Haryanto, Ismoyo; Prahasto, Toni
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pada dunia otomotif semakin berkembang, salah satunya yang sering dikembangkan adalah sistem suspensi pada kendaraan. Suspensi adalah sebuah alat untuk menopang kendaraan dan memberikan efek kenyamanan dan keamanan dalam berkendara. Sistem suspensi memiliki peredam kejut (damper) yang berfungsi memberikan efek kenyamanan bagi pengguna. Efek keamanan dari sistem suspensi didapatkan karena menjaga agar roda selalu berada tepat di jalan, sehingga tidak akan membahayakan pengendara dan penumpang karena terjadinya slip pada roda dapat diminimalkan atau membantu roda agar selalu menapak pada jalan. Multibody Dynamics (MBD) simulation merupakan salah satu metode untuk menguji kinematika dan dinamika dari rancangan. Pada penelitian ini dilakukan pengujian MBD dengan metode pengujian Kinematic and Compliance dan Constant Radius Analysis. Model kendaraan yang dijadikan referensi pada penelitian ini adalah mobil sedan Honda Civic FD. Berdasarkan pengujian kinematic and compliance pada sistem kemudi depan didapatkan data yang terdiri dari vertical load, toe angle, camber angle, caster angle serta steering angle dalam dan luar dari mobil yang masing-masing 25.6° dan 24.6°. Penelitian dilanjutkan dengan melakukan pengujian constant speed constant radius (CSCR) dengan memperhitungkan radius putar minimum yang memungkinkan pada kendaraan berdasarkan geometri steering ackerman. Pengujian constant speed constant radius mendapatkan kondisi dinamik dari mobil sedan yang terdiri dari turning radius, steering wheel angle, lateral acceleration, vehicle roll, vehicle yaw rate, vehicle path, vehicle slip. Dari pengujian didapatkan kecepatan terbaik pada radius putaran 5.9 m yaitu 20 km/h dengan kondisi mendekati kondisi perfect steering pada turning radius minimum, pada radius putaran 10 m didapatkan kecepatan terbaik yaitu 25 km/h dan pada radius putaran 15 m didapatkan kecepetan terbaik yaitu 30 km/h.
Evaluation of stress–relieving heat treatment on mechanical properties and microstructure of friction-welded JIS S45C steel Susanto, Alexander Eka; Haryadi, Gunawan Dwi; Haryanto, Ismoyo; Sulardjaka, Sulardjaka; Nugroho, Sri; Ekaputra, I Made Wicaksana
Jurnal Polimesin Vol 23, No 3 (2025): June
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i3.6522

Abstract

This research evaluates the effect of stress-relieving post-weld heat treatment (PWHT) on the mechanical properties and microstructure of friction-welded JIS S45C steel joints. The PWHT was conducted at 500 °C for 1 hour. Tensile and Vickers microhardness tests were performed on both as-welded and heat-treated specimens. The tensile tests showed that fracture consistently occurred in the base metal, confirming good weld quality. Stress-relieved specimens showed a 3% increase in elongation compared to the as-welded condition, indicating improved plasticity. The Vickers microhardness tests revealed around 10% decrease in hardness at the weld center zone (from 293 HV to 267 HV) and heat-affected zone (from 245 HV to 224 HV) after treatment. Metallographic observation indicated coarsening of the pearlite phase due to thermal exposure.
Computational Assessment of Orthopedic Implant Durability Using Finite Element Analysis Ismoyo Haryanto; Riondityo Soni Bagastomo; Rifky Ismail; Januar Parlaungan Siregar; Tezara Cionita
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 7 No. 3 (2025): May - July
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v7i3.1977

Abstract

Finite Element Analysis (FEA) provides a rapid and cost-effective method to evaluate orthopedic implants. This research investigates the mechanical performance and long-term durability of a seven-hole SS 316L Basic Fragment Set (BFS) reconstruction plate designed for pelvic fractures. Adhering to ASTM standards, material properties were defined via tensile testing (ASTM E8), while static and fatigue analyses were performed using a displacement control method in a four-point bending test setup in SOLIDWORKS 2024 (ASTM F382). The static analysis predicted failure from plastic deformation at a force of 367 N, with a maximum stress of 621.92 MPa. The fatigue simulation predicted a lifespan of 483,754 cycles. To validate the simulation, these computational results were compared to experimental data, demonstrating high accuracy with deviations of only 3.34% for maximum force and 1.19% for fatigue life. These findings confirm that FEA is a highly reliable tool for predicting mechanical performance, enabling the orthopedic industry to optimize implant designs, enhance patient safety, and improve production efficiency.
Co-Authors . Gutomo . Widyanto Abd. Rasyid Syamsuri Achmad Widodo Adhi Kurniawan Adinda Kurnia Saraswati Agus Suprihanto Agus Suprihanto Ahmad Zaedun Ahmad Zaedun Akhmad Fauzilhaq Albert Ishac Einstein Simanjuntak Ammarullah, Muhammad Imam Anestasia, Jill Anwar, Yusran Arda Yusra Arifin, Febby Aulia, Dito Rahmat Awan Raswan Awan Raswan Berkah Fajar Tamtomo Kiono Berkah Fajar Tamtomo kiono Binar Ade Anugra Binar Ade Anugra Budi Setiyana Budi Setiyana Budiman, Bentang Candratama, Aditya Carli Carli Cipta Nur Akbar Citra Asti Rosalia Deka Setyawan Deni Dwi Darmawan Djoeli Satrijo Dwi Basuki Wibowo Dwi Basuki Wibowo Eflita Yohana Eko Wahyu Saputro Eva Hertnacahyani Herraprastanti Gafar Maulana Galih Gugus Setyoaji Garry Rahadian Muslim Gostsa Khusnun Naufal Gostsa Khusnun Naufal Gunawan Dwi Haryadi Gunawan, Leonardo Haryadi, Gunawan Hasan Basri Hendrianto Hendrianto, Hendrianto Herlangga, Herlangga Hidayati, Uslah I Made Wicaksana Ekaputra Ian Yulianti Ignatius Devin Gunawan Ilham F, Muhammad Ario Iman Agus Raharjo Irvany Dwi Prasetyo J. Jamari Januar Parlaungan Siregar Jericho Jericho Joga Dharma Setiawan Jonathan Banta Putera Ketaren Khairul Jauhari Khoiri Rozi Khoiri Rozi Kurnianto, Andhieka Rizky Latief Rozaqi Lorentius Yosef Sutadi Maharsi Anung Kesawasidhi Mochammad Ariyanto Muchammad Muchammad Muhammad Safar Korai Muhammad Surya Muhammad Zahran Ramadhan Munadi Munadi Munadi Munadi Munadi Munadi Mush’ab Mush’ab Nobeth Bastanta Ginting Norman Iskandar Nugorho, Sri Nur Aziyah Nurgalih Prasetiya Ojo Kurdi Pandyagalih Jayanimitta Paryanto Pradika, Eky Fortuna Prasetiyo Adi Prabowo Pujo Wahyu Utomo Pungkas Satria Rafi Ziyad Akbar Raharjo, Fuad Rahmansyah, Adam Rando Tungga Dewa Reni Reni Reni Reni, Reni Rifky Ismail Riondityo Soni Bagastomo Riza Muhida Rizka Rosyadi Rusnaldy Rusnaldy Santosa, Sigit Satria Ika Dinwasiba Satria, Pungkas Satrio Budi Prasojo, Satrio Budi Satya, Ibrahim Simson Hasudungan Hutagalung Sri Nugroho Sri Nugroho Sulardjaka Sulardjaka Sumar Hadi Suryo Susanto, Alexander Eka Susilo Adi Widyanto Syaiful Anwar Tezara Cionita Toni Prahasto Toni Suryo Utomo Utsman Heru Vito Andika Permana Zudi Zukron Amin