Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM

Monitoring Dan Evaluasi Pembelajaran Daring Sebagai Upaya Menjamin Mutu Perkuliahan Di Universitas Negeri Makassar Sapto Haryoko; Arsad Bahri; Iwan Suhardi; Muh Jibran Nidhal Fikri; Riangkaryaman Riangkaryaman
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.115 KB)

Abstract

Abstrak. Kondisi pandemi Covid-19 telah memaksa UNM untuk menerapkan pola pembelajaran daring. Pembelajaran daring harus dijamin mutunya agar mutu lulusan juga terjamin. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif yang ditujukan untuk menggambarkan hasil analisis keterlaksanaan pembelajaran daring di Universitas Negeri Makassar dan kendala pelaksanaan pembelajaran daring di UNM. Data yang diperoleh akan digambarkan berdasarkan ukuran, jumlah dan frekuensi sesuai dengan temuan yang ada. Selanjutnya hasil yang diperoleh tersebut dipetakan sejauh mana keterlaksanaan pembelajaran daring di UNM dan dianalisis kendala pelaksanaan pembelajaran daring di UNM. Hasil penelitian menunjukkan; 1). pembelajaran daring di UNM berjalan dengan baik, proses pembelajaran umunya sudah menggunakan LMS UNM SYAM-OK, aplikasi mudah digunakan, mahasiswa dan dosen umunya puas dengan kualitas pembelajaran daring dan mereka juga puas terhadap hasil belajar yang diperoleh, dan koneksi yang digunakan dalam pembelajaran daring didominasi paket data pribadi. Kendala pelaksanaan pembelajaran daring di UNM yakni jaringan yang tidak memadai, materi yang sulit dipahami, tugas yang terlalu banyak, dan aplikasi LMS sering mengalami eror ketika digunakan. Dengan terjaminnnya proses pembelajaran dilaksanakan maka dapat dilakukan perbaikan secara berkelanjutan sehingga tercipta budaya mutu di UNM.Kata Kunci: Pembelajaran daring, Monitoring, Evaluasi
Penguatan Kelembagaan Penjaminan Mutu Sebagai Upaya Menciptakan Budaya Mutu di Universitas Negeri Makassar Sapto Haryoko; Arsad Bahri; Wahyu idayat
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.848 KB)

Abstract

Abstrak. Menciptakan Budaya Mutu Unggul merupakan tantangan terberat bagi Institusi Pendidikan termasuk Perguruan Tinggi saat ini. Penelitian ini bertujuan dalam mengkaji strategi penguatan kelembagaan penjaminan mutu sebagai upaya menciptakan budaya mutu di Universitas Negeri Makassar. Penelitian merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang ditujukan untuk menggambarkan hasil analisis kebutuhan pengembangan kelembagaan penjaminan mutu di Universitas Negeri Makassar yakni organisasi Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan (PPMP) yang berada di bawah koordinasi Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu (LP2MP) UNM dan temuan tentang kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi lembaga penjaminan mutu di UNM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala-kendala yang dihadapi adalah belum terciptanya kepemimpinan yang inspiratif dan masih berpola top down, manajemen kelembagaan yang belum berjalan optimal, keterbatasan kemampuan sumberdaya manusia. Penguatan kelembagaan dilakukan dengan merumuskan strategi penataan kapasitas kelembagaan, meningkatkan kapasitas pelayanan, peningkatan kemampuan sumber daya manusia, dan menjalin kolaborasi serta kemitraan. Kata Kunci: Kelembagaan, Penguatan, Budaya Mutu
Evaluasi Mutu Internal (EMI) Program Studi Akreditasi “A” Universitas Negeri Makassar Tahun 2019 Agung Widhi Kurniawan; Sapto Haryoko; Herman Herman
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.225 KB)

Abstract

The results showed that the overall profile of the study program showed a balanced ratio between lecturers and students. The structure of the study program consists of the head of the study program, the secretary and the head of the laboratory as well as lecturers and students. The overall performance description is in the good category for each standardized average value. Nevertheless there are still some standards whose average values are still in major and minor improvements. The internal quality evaluation that is carried out every year is expected to result in an improvement in the study program accreditation ranking by BAN-PT. The audit findings show that the Dean and Chair of the Study Program have not fully understood and are aware of their duties and obligations in their respective work environments. Of the audited standards are still dominated by standards relating to the first dharma, namely education and teaching while for the research and community service darma is still relatively low. Recapitulation of the achievements of each study program as a whole shows the quality assurance phasing of the improvement of some minor standards such as standards 1, 2, 3, 4, 5, 6.7 and major improvements to standards 8, 9 and 10. Nevertheless there are still some standards the average value is still in major and minor improvements. This condition, of course, must be a concern of all parties so that quality culture is a priority.
Evaluasi Kinerja Minggu I Perkuliahan Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Makassar Herman Herman; Sapto Haryoko
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the performance of the first and second week of lectures in the Postgraduate Program in the even semester 2018-2019. The approach used is a quantitative approach using descriptive analysis. The population used is all study program students within the scope of the UNM post graduate program, both master and doctoral study programs. The sampling technique in this study is the Non Probability Sampling technique, which is a sampling technique that does not provide equal opportunity or opportunity for each element or population member to be selected as a sample. The data collection technique used was a questionnaire / instrument Performance Week I Lectures that have been developed by the Center for Quality Assurance Makassar State University with average data analysis techniques. The results showed that the performance of the first and second week of the UNM post graduate program showed an average value of 10 assessment indicators was 3.67 in the Good category. While the performance of the first and second weeks of lectures in the Public Administration Study Program with an average rating of 10 assessment indicators was 2.91 in the Fair category, the Social Sciences Education Study Program with an average value of 3.59 in the Good category. Geography Education study program with an average value of 4.00 in the Very Good category, Educational Technology Study Program with an average value of 3.77 with a Very Good category.
Pengembangan Instrumen Audit Mutu Internal (AMI) Program Studi Kependidikan Terintegrasi Kriteria SNI ISO 21001 di Universitas Negeri Makassar Haryoko, Sapto; Bahri, Arsad; Ramli, Mauliadi
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 9
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Audit Mutu Internal (AMI) merupakan salah satu aktivitas penjaminan mutu akademik perguruan tinggi yang membantu memperoleh gambaran menyeluruh tentang kinerja di setiap departemen. AMI dilakukan secara internal atas dasar kesadaran dan kemauan institusi untuk merealisasikan perbaikan kinerja secara independen terhadap pelaksanaan proses akademik sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan . Audit Mutu Internal adalah proses pengujian yang sistematik, mandiri, dan terdokumentasi untuk memastikan pelaksanaan kegiatan di perguruan tinggi sesuai dengan prosedur dan standar untuk mencapai tujuan institusi. Pengembangan instrumen audit mutu internal yang terintegrasi dengan kriteria SNI ISO 21001 dapat membantu universitas dalam mengevaluasi kinerja program studi atau departemen dalam memberikan pelayanan terhadap stakeholders . Dengan demikian, pengembangan instrumen audit mutu internal yang terintegrasi dengan kriteria SNI ISO 21001 pada program studi pendidikan di universitas dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang kinerja departemen, membantu merealisasikan perbaikan kinerja secara independen, dan memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan. Pengembangan instrumen audit mutu internal pada program studi pendidikan di universitas sangat penting karena dapat membantu meningkatkan kualitas pengajaran, penelitian, dan manajemen program studi pendidikan. Audit mutu internal juga merupakan salah satu cara evaluasi yang dilakukan untuk memperoleh ruang peningkatan mutu pendidikan tinggi. Dengan melakukan audit mutu internal, universitas dapat memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan di perguruan tinggi sesuai dengan prosedur dan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, audit mutu internal juga dapat membantu universitas dalam mengevaluasi kinerja program studi atau departemen dalam memberikan pelayanan terhadap stakeholders. Dengan demikian, pengembangan instrumen audit mutu internal pada program studi pendidikan di Universitas Negeri Makassar dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan tinggi secara keseluruhan.  Kata Kunci: Audit Mutu Internal, SNI ISO,UNM 
Pengembangan Laboratorium Virtual Reality Menggunakan MileaLab Jaya, Hendra; Haryoko, Sapto; Rifqie, Dary Mochamad; Sari, Dessy Ana Laila; Mustamin, Mustamin; Sunaryathy, Putri Ida; Sukma, Indra
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui bagaimana mengembangkan laboratorium Virtual Reality menggunakan MileaLab sebagai sarana baru untuk pembelajaran praktikum; 2) mengetahui bagaimana cara menggunakan laboratorium Virtual Reality yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R&D). Pengembangan perangkat lunak berupa media aplikasi pendukung laboratorium Virtual Reality dilakukan dengan pendekatan rekayasa dimana tahapannya adalah: analisis, desain, implementasi, dan evaluasi. Penggunaan laboratorium Virtual Reality dapat diterapkan dengan melihat hasil pengembangan berdasarkan validasi ahli materi memperoleh kategori sangat baik, validasi ahli media memperoleh kategori sangat baik, Analisis Keefektifan dan Kepraktisan Penggunaan laboratorium Virtual Reality, kemudian Penilaian Kepraktisan produk laboratorium Virtual Reality memperoleh kategori sangat baik. Aplikasi Laboratorium Virtual Reality menggunakan MileaLab didesain secara online dengan memperhatikan fitur-fitur yang ada seperti pada laboratorium sesungguhnya, serta navigasi dapat berfungsi secara bebas sesuai kemauan user seolah berada dalam ruangan yang nyata.  Kata Kunci: Laboratorium Virtual Reality, MileaLab, Rekayasa Sistem Robotika
Pengembangan Model Pelatihan Berbasis Mixed Reality Pada Program K3 Bagi Mahasiswa Pendidikan Vokasi Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar Haryoko, Sapto; Jaya, Hendra; Risal, Ahmad; Bahar, Muh. Mahdinul
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. The purpose of this study was to develop a Mixed Reality (MR)-based training model for Occupational Health and Safety (OHS) in vocational education, specifically for students of the Faculty of Engineering, Universitas Negeri Makassar. This development research employed the Research and Development (R&D) approach, consisting of the stages of needs analysis, design, development, implementation, and evaluation. The MR training model was developed through the creation of interactive simulation scenarios that integrate real and virtual environments to support students' understanding of OHS procedures. Expert validation was conducted to assess the model’s feasibility, followed by limited trials involving vocational students to obtain empirical feedback on usability and learning effectiveness. The results of expert validation indicated that the MR-based training model was categorized as highly valid, with an overall mean score of 3.82 across indicators including construction, content, language, interactivity, technical performance, and procedural accuracy. Student responses also showed highly positive perceptions, where more than 90% of participants agreed or strongly agreed that the implementation of Mixed Reality enhanced their understanding of OHS procedures, improved readiness before practice, facilitated independent learning, and increased engagement during training sessions. The MR simulations provided a safe, immersive, and risk-free learning environment that supported the development of OHS competencies. In conclusion, the Mixed Reality–based training model developed in this study is feasible, effective, and recommended for broader implementation in vocational education. The model significantly improves students’ comprehension of OHS concepts, strengthens risk identification skills, and supports active and independent learning. It is also recommended that institutions enhance supporting infrastructure and expand scenario development to maximize the benefits of MR-based training in OHS programs.Kata Kunci: Mixed Reality, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Pendidikan Vokasi, Model Pelatihan, Simulasi Interaktif.