Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Penerapan Konsep Universal Design di Stasiun Surabaya Gubeng Aissyah Nabila Anjani; Putu Gde Ariastita
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.65510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan konsep universal design di Stasiun Surabaya Gubeng. Untuk mencapai tujuan tersebut, terlebih dahulu dilakukan identifikasi kriteria prinsip universal design yang dapat diterapkan di Stasiun Surabaya Gubeng dengan menggunakan alat analisis AHP (Analytical Hierarchy Process). Selanjutnya dilakukan penilaian penerapan konsep universal design di Stasiun Surabaya Gubeng berdasarkan penilaian kualitas pelayanan oleh pengguna, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis skoring. Dari penelitian yang telah dilakukan, prinsip universal design yang menjadi prioritas kriteria untuk diterapkan di Stasiun Surabaya Gubeng adalah Low Physical Effort dan Tolerance of Error. Dimana pada indikator Low Physical Effort, yang menjadi sub-kriteria prioritas yaitu Posisi Tubuh, dan pada indikator Tolerance of Error, yang menjadi sub-kriteria prioritas yaitu Pelayanan Keamanan dan Kesehatan. Sedangkan berdasarkan penilaian pengguna, fasilitas yang masih memerlukan pengembangan yaitu fasilitas pada variabel Metode Penggunaan dan Penyampaian Informasi. Fasilitas pada kedua variabel tersebut belum mengakomodasi kebutuhan pengguna berkategori difabel dengan baik. Dengan adanya pengembangan fasilitas pada kedua variabel tersebut diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan dan memberikan kemudahan aksesibilitas kepada seluruh pengguna.
Penentuan Nilai Insentif dan Disinsentif Pada Pajak Bumi dan Bangunan Sebagai Instrumen Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian di Sidoarjo Ichsanul Karim; Putu Gde Ariastita
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.435 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i2.21068

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian di Kabupaten Sidoarjo dari tahun 2009-2015, yang semula 23,539 Ha, menjadi 19,544 Ha, artinya pada rentan waktu 5 tahun lahan di Kabupaten Sidoarjo telah mengalami penyusutan sekitar 4,995 Ha. Pajak Bumi dan Bangunan dapat berpotensi menekan laju alih fungsi lahan pertanian karena berpeluang mempengaruhi petani untuk mempertahankan lahannya dan berpotensi menghambat pihak lain untuk mengalih fungsikan lahan pertanian melalui skema insentif dan disinsentif. Namun di Sidoarjo belum ada insentif dan disinsentif Pajak Bumi dan Bangunan. Oleh karena itu tujuan penelitian adalah menentukan nilai insentif dan disinsentif pada Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan yang dapat menjadi instrumen untuk mengendalikan alih fungsi lahan pertanian di Kabupaten Sidoarjo. Sasaran yang disusun dalam penelitian ini adalah menentukan tipologi LP2B di Kabupaten Sidoarjo dengan teknik overlay menggunakan software ArcGIS. Berdasarkan hasil tipologi tersebut maka akan dirumuskan nilai insentif dan disinsentif dari Pajak Bumi dan Bangunan untuk dapat mempertahankan lahan pertanian berdasarkan tipologi di Kabupaten Sidoarjo menggunakan teknik analisa Probit Logit. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan analisis probit , nilai insentif yang dapat mempertahankan lahan pertanian pada tipologi  1 adalah dengan nilai pajak sebesar 0% dengan presentase 93% pemilik lahan akan mempertahankan lahannya sedangkan disinsentifnya dengan nilai pajak sebesar 10%. Nilai insentif untuk tipologi 2 yaitu dengan nilai pajak sebesar 0% dengan presentase 90% pemilik lahan mempertahankan lahannya sedangkan disinsentifnya dengan kenaikan pajak menjadi 8,75%. Nilai insentif untuk tipologi 3 yaitu sebesar 0% dengan presentase pemilik lahan mempertahankan lahannya sebesar 90.70% dan untuk disinsentifnya dengan kenaikan pajak menjadi 10%. Nilai insentif untuk tipologi 4 yaitu sebesar 0% dengan prosentase pemilik lahan mempertahankan lahannya adalah 90% dan disinsentif nya sebesar 10% sehingga dapat mempertahankan lahan pertanian di Kabupaten Sidoarjo.
Arahan Optimasi Penggunaan Lahan Melalui Pendekatan Telapak Ekologis di Kabupaten Gresik Achmad Ghozali; Putu Gde Ariastita
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 1, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.649 KB) | DOI: 10.14710/jwl.1.1.67-78

Abstract

Environmental capacity in Gresik Regency is imbalance condition in accommodating every increase of activity due to population growth and intensive land use change. It is marked by the disproportion between environmental capacity and nature resource consumption where the land use change in Gresik Regency gave impact to ecological damage such as land productivity degradation, water scarcity, flood, and environmental pollution. This research aims to determine the carrying capacity components in the optimization of land use in Gresik Regency. The method used is through ecological footprint approach that can be used to measure nature resource consumption rate and land capability in providing that needs in global hectare land (gha) unit. The result of this research showed that Gresik biocapacity reached 319.179,6 gha that is widely spread in the peri-urban area. The highest biocapacity percentage is on agricultural land with 53,92%. However, that biocapacity is not comparable to the ecological footprint consumption that reached 1,63 million gha especially in urban area due to the high population and activity intensity. This worsen the imbalance of carrying capacity in Gresik Regency that has been already experienced ecological deficit for 1,04 gha/capita. Every land types is experiencing deficit condition and only ranch farm land that has surplus of 0,05 gha/capita. The mapping result showed that land use optimization is needed by implementing compact city development so that it can be easier to control and create energy use efficiency. Besides of that, agropolitan system implementation is needed to increase land productivity in peri-urban area as major resources in Gresik Regency.
In the face of gentrification : a case study of social capital in supporting community efforts to form a collective action Azka Nur Medha; Putu Gde Ariastita
IPTEK The Journal of Engineering Vol 3, No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23378557.v3i3.a3208

Abstract

Gentrification is believed to be an urban phenomenon that has a negative impact on neighborhood society. Therefore, the neighborhood community becomes an important study object in order to understand the process of gentrification itself. This study observes the community in Medokan Semampir community group, Surabaya, that raised a case study in which they made collective action to face gentrification. Collective action can be viewed as a solution in order to facilitate the common interests of a gentrified community. The aim of this paper is to explain the collective action process in the context of social capital, and how communities can keep the capital as collective assets to prevent gentrification processes anguish its members.
Pemanfaatan Aplikasi Virtusee Dalam Pemetaan Prasarana Transportasi Berbasis GIS Di Wilayah UPT Surabaya Putu Gde Ariastita; Pande K Yokarmana
IPTEK Journal of Proceedings Series No 2 (2018): The 2nd Conference on Innovation and Industrial Applications (CINIA 2016)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23546026.y2018i1.3366

Abstract

Tulisan ini disusun dari hasil kajian pemetaan prasarana transportasi berbasis GIS di wilayah UPT Surabaya, Jawa Timur. Langkah awal dalam pemetaan adalah identifikasi prasarana transportasi. Pemetaan ini penting, untuk mengetahui kondisi dan karakteristik prasarana saat ini, sehingga nantinya dapat dijadikan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan pengembangannya di masa mendatang. Adapun tujuan dari tulisan ini adalah menjelaskan proses penyusunan data base dari hasil identifikasi prasarana transportasi di UPT LLAJ Surabaya. Proses penyusunan data base dari hasil identifikasi prasarana transportasi merupakan kegiatan yang kompleks, mengingat prasarana transportasi relatif beraneka ragam, baik di matra darat, laut, dan udara. Keberagaman ini tentunya memerlukan teknik yang khusus, sehingga proses identifikasinya berjalan dengan efisien dan efektif. Untuk itu, dalam proses identifikasi ini digunakan aplikasi virtusee yang kemudian diintegrasikan dengan Geographic Information System (GIS), untuk menghasilkan data base prasarana transportasi. Hasil kajian menunjukkan, aplikasi virtusee dapat mendukung proses identifikasi prasarana transportasi dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan memberikan kemudahan bagi surveyor dalam menginput data secara paperless, real time, terintegrasi dengan map, dan termonitor oleh kordinator. Data yang masuk secara real time memudahkan untuk koreksi, sehingga bilamana terjadi kesalahan, bisa segera diperbaiki di lapangan. Proses kompilasi dan analisis dapat juga dilakukan secara paralel dengan survey, sehingga dapat mempercepat pelaporan. Pada akhirnya output data base prasarana transportasi dapat tersusun dengan valid dan visual yang manarik serta mudah dipahami.
Penentuan Lokasi Tempat Pemakaman Umum di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur Albertus Aryobimo Bagas Amandaru; Putu Gde Ariastita
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i2.94030

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan lokasi pemakaman umum di Kecamatan Cakung, Provinsi DKI Jakarta. Untuk mencapai tujuan tersebut, terdapat dua sasaran penelitian. Sasaran yang pertama adalah menentukan kriteria penentuan lokasi tempat pemakaman umum baru di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, dianalisis dengan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Sasaran berikutnya adalah merumuskan rekomendasi lokasi prioritas tempat pemakaman umum baru, yang diolah menggunakan analisis spasial, yaitu raster overlay, menggunakan fuzzy membership dan weighted sum. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa variabel sosial paling diprioritaskan oleh responden dalam kriteria penentuan lokasi tempat pemakaman umum dengan bobot sebesar 43%, disusul variabel aksesibilitas (20,8%), variabel penggunaan lahan (18,4%), dan variabel fisik dasar (17,8%). Dari hasil analisis spasial, terdapat tujuh titik lokasi yang dapat dijadikan prioritas tempat pemakaman umum baru, yaitu di RW 14 Cakung Timur, RW 09 Cakung Barat, RW 09 Jatinegara, dan RW 05 Pulo Gebang.
Penerapan E-Commerce untuk Penguatan UMKM Berbasis Konsep One Village One Product di Kabupaten Karangasem I Ketut Eddy Purnama; Putu Gde Ariastita; Ketut Dewi Martha Erli Handayeni; Supeno Mardi Susiki Nugroho
Sewagati Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.77 KB)

Abstract

Pendekatan OVOP (One Village One Product) merupakan konsep dalam pengembangan ekonomi wilayah yang mengarahkan suatu wilayah/desa mampu menciptakan suatu produk khas yang bercirikan lokal dengan memanfaatkan segala potensi sumberdaya lokal yang dimilikinya serta berdaya saing global. Dalam mendorong implementasi OVOP di Indonesia, kebijakan dan program yang mendukungnya ditetapkan oleh Kementerian Perindustrian sejak tahun 2008. Pendekatan OVOP mengandalkan peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi sebagai ujung tombak dalam menghasilkan produk unggulan desa/wilayah. Namun, hingga kini implementasi OVOP di daerah masih sering menemukan kendala, terutama pada penguatan kapasitas pelaku usaha dalam menciptakan produk unggul yang berdaya saing global. Pada tahun 2017 telah dilaksanakan kegiatan pengabdian masayrakat melalui identifikasi komoditas unggulan dengan pendekatan OVOP di Kabupaten Karangasem. Hasilnya adalah terdapat 11 jenis produk unggulan yang diproduksi oleh UMKM yang tersebar di 8 kecamatan yang hanya memiliki skala pemasaran sebagian lokal. Kegiatan perekonomian di Kabupaten Karangasem didominasi oleh kegiatan UMKM ini dengan karakteristik modal kecil, tenaga kerja sedikit, manajemen/pengelolaan yang sederhana, serta teknologi yang juga masih sederhana. Sektor ini mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 27.709 orang. Peran UMKM ini strategis sebagai penopang perekonomian wilayah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karangasem. Namun, kendala promosi dan strategi pemasaran produk menjadi hambatan utama sektor UMKM ini. Oleh karena itu, perlunya penguatan sektor UMKM terutama dalam hal pemasaran produk melalui penerapan E-Commerce. E-Commerce adalah platform aktifitas jual-beli barang atau jasa melalui komputer dan jaringan internet. Penerapan e-commerce dilakukan di banyak negara-negara berkembang dan berhasil meningkatkan produktifitas, menjangkau pasar lebih luas, dan kesempatan penjualan yang lebih baik sehingga juga meningkatkan daya saing global. Implementasi OVOP di Karangasem dapat diperkuat dengan sebuah platform Information and Communication Technology (ICT) berupa e-commerce atau perdagangan elektronik. Beberapa manfaat e-commerce diantaranya dapat menambah jangkauan pemasaran dan jumlah konsumen, mempermudah promosi produk, mengurangi rantai distribusi pemasaran barang, mempermudah interaksi antara penjual dan pembeli termasuk mendapat saran dari pembeli, dan pada akhirnya dapat meningkatkan produksi. Dengan penerapan e-commerce, maka sektor UMKM diharapkan dapat mengaplikasikan bisnis/usaha yang berkelanjutan dan bersaing secara global berdasarkan prinsip-prinsip OVOP.
Peningkatan Kualitas PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) di Perguruan Tinggi Surabaya Nur Fadhilah; Bandung Arry Sanjoyo; Putu Gde Ariastita; Hakun Wirawasista Aparamarta; Imam Abadi; Doty Dewi Risanti
Sewagati Vol 6 No 5 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.824 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i5.422

Abstract

Salah satu upaya meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi di Indonesia adalah melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). PKM dapat memberikan dampak terhadap peningkatan prestasi mahasiswa dan prestasi perguruan tinggi dalam pemeringkatan Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Namun terdapat beberapa Perguruan Tinggi di Surabaya yang memiliki jumlah proposal terdanai dan tim lolos PIMNAS yang masih rendah. Pada program pengabdian ini dilakukan pendampingan dalam pengelolaan PKM pada Perguruan Tinggi mitra. PT mitra yang terdiri dari dosen, kemahasiswaan maupun tim PKM terdanai diikutsertakan dalam seluruh kegiatan PKM yang diadakan oleh ITS, serta pembimbingan dalam pembuatan laporan dan presentasi. Adapun serangkaian kegiatan PKM yang telah dilaksanakan antara lain sosialisasi dan penyamaan persepsi, monitoring, dan evaluasi (monev) internal I – IV, Sleep Over Night (SON) dan Pra-camp PIMNAS. Model monev secara menerus ini merupakan adaptasi dari pembelajaran secara flipped classroom yang terbukti mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa. Dari hasil angket yang diperoleh memaparkan bahwa PT mitra sangat terbantu dan banyak mendapatkan manfaat dengan adanya program Pengabdian Kepada Masyarakat ini. Selain itu juga dapat meningkatkan kualitas PKM PT mitra. Hal ini dibuktikan dengan tim PKM terdanai memahami target luaran yang harus dicapai serta adanya tim PKM yang lolos PIMNAS.
Pengembangan Sistem E-Lapor untuk Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Data Perumahan, Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) di Kabupaten Sidoarjo Putu Gde Ariastita; I Dewa Made Frendika Septanaya; Arwi Yudhi Koswara; Karina Pradinie Tucunan; Agus Budi Raharjo; Placidus Kristadi Stefanugroho
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1127.793 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.448

Abstract

Kabupaten Sidoarjo menjadi lokasi pilihan utama bagi pengembang untuk membangun perumahan di wilayah metropolitan Surabaya. Pembangunan perumahan formal berkembang dengan pesat dan dampaknya sektor properti menjadi tulang punggung perekonomian di Kabupaten Sidoarjo. Namun, masalah muncul karena mayoritas pengembang belum atau tidak menyerahkan aset prasarana, sarana dan utilitas (PSU) perumahannya ke pemerintah daerah sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri dalam Negeri No.9 tahun 2009 dan Peraturan Bupati Kabupaten Sidoarjo No.16 tahun 2017 serta No.10 tahun 2019. Dengan adanya permasalahan ini, sistem E-Lapor dibuat untuk mengelola isu PSU perumahan di Kabupaten Sidoarjo. Sistem ini secara teknis dikembangkan dalam bentuk web dengan memanfaatkan kerangka kerja Code Igniter dan sistem database MySQL. Hasilnya, sistem E-Lapor dapat mempermudah pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk melakukan kegiatan pemantauan, pencegahan dan penindakan, khususnya kepada pengembang yang tidak tertib dan taat dalam menyediakan PSU di lokasi perumahannya. Selain itu, bank data E-Lapor juga bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan fitur lain dalam sistem cerdas E-Pengelolaan aset PSU perumahan di Kabupaten Sidoarjo.
Kriteria Lokasi Apartemen di Kota Surabaya Berdasarkan Preferensi Generasi Milenial Ayuningtyas Hema Pinasthika; Putu Gde Ariastita
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i1.98694

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan kriteria lokasi apartemen di Kota Surabaya berdasarkan preferensi generasi milenial. Penelitian ini menggunakan dua teknik analisis, yang pertama menggunakan analisis delphi untuk mengidentifikasi dan memvalidasi variabel penelitian, Selanjutnya dilakukan menggunakan Teknik analisis pembobotan (skala likert) yang bertujuan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang suatu fenomena. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa, generasi milenial di Kota Surabaya memberikan nilai sangat berpengaruh dalam penentuan lokasi apartemen, yaitu; ketersediaan jaringan jalan, keamanan, jaringan telekomunikasi atau internet, jaringan air bersih, parkir yang luas, fasilitas Kesehatan, bebas polusi, harga apartemen, maintenance building, olahraga, service charge, estetika apartemen. Sedangkan kriteria dekat pusat perbelanjaan dan ruang terbuka hijau mendapatkan berpengaruh dalam penentuan lokasi apartemen. Selain itu, kriteria kolam renang hanya mendapatkan nilai cukup berpengaruh dalam penentuan lokasi apartemen.