Claim Missing Document
Check
Articles

Potret Konflik Batin dan Trauma dalam Novel Sendalu Karya Chavchay Syaifullah Suryani, Intan; Hayati, Yenni
TSAQOFAH Vol 6 No 3 (2026): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v6i3.10053

Abstract

This study was motivated by the importance of literary psychology studies in understanding the internal conflict and trauma of characters in modern Indonesian literary works. The novel Sendalu by Chavchay Syaifullah was selected because it presents the main character, Lumang, who experiences psychological pressure due to traumatic experiences since childhood. This study aimed to describe the forms of internal conflict, the forms of trauma, and the relationship between trauma and the internal conflict of the character Lumang in the novel Sendalu. This study used a qualitative approach with a descriptive method. The research data consisted of words, phrases, clauses, sentences, narratives, dialogues, and character actions related to internal conflict and trauma, while the data source was the novel Sendalu by Chavchay Syaifullah, published by Penerbit Buku Kompas in 2006. Data were collected through reading and note-taking techniques, then analyzed through the stages of identification, classification, interpretation, and conclusion drawing. The results showed that the internal conflict of the character Lumang appeared in four forms, namely obsession with 8 instances, depression with 5 instances, anxiety with 2 instances, and guilt with 3 instances. In addition, three forms of trauma were found, namely repressive trauma with 5 instances, repetitive trauma with 4 instances, and symbolic trauma with 1 instance. This study also found 9 instances indicating the relationship between trauma and internal conflict. These findings indicate that unresolved childhood trauma affects the character’s way of thinking, emotions, and behavior, thereby forming complex internal conflict. Thus, this study contributes to strengthening literary psychology studies, particularly regarding the relationship between traumatic experiences and internal conflict in modern Indonesian literary works.
Potret Patriarki dalam Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan Melya Rahmadhani Putri; Yenni Hayati
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i3.142

Abstract

Sastra mencerminkan peristiwa yang terjadi dalam kehidupan individu dan masyarakat. Berbagai macam peristiwa yang digambarkan dalam karya sastra terinspirasi dari kehidupan nyata sehingga kesan yang disampaikan dalamnya dapat dipahami oleh banyak orang. Maka hal tersebut menarik untuk dikaji karena guna mengetahui latar belakang dari penutur berdasarkan potret patriarki. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk patriarki, faktor penyebab patriarki, dan dampak patriarki dalam Novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, metode ini merupakan penelitian yang dilakukan berdasarkan pada fakta atau fenomena. Objek penelitian ini adalah kata, frasa, klausa, dan kalimat yang dirumuskan sebagai potret patriarki dalam Novel Cantik Itu Luka karya Eka kurniawan yang terdiri dari 93 data. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik membaca dan mencatat. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) bentuk patriarki dalam Novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan terdiri dari bentuk, yaitu patriarki privat.(2) faktor penyebab patriarki yang terjadi yaitu kapitalisme/pekerjaan dengan upah, seksualitas dan kekerasan.(3) dampak patriarki yang terjadi yaitu dampak margialisasi dan dampak subordinasi.
Citra Ibu dalam Karya Sastra Anak Indonesia: Kajian Feminisme Ema Apriyani; Yenni Hayati
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 10, No 1 (2021): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v10i1.3110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra perempuan sebagai ibu yang digambarkan oleh pengarang anak-anak dalam kumpulan cerpen Surga di Tangan Ibu. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu dengan mengumpulkan kata-kata dan kemudian diinterpretasikan dalam pembahasan. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan. Objek penelitian adalah citra ibu dalam kumpulan cerpen Surga di Tangan Ibu seri Kecil-Kecil Punya Karya (KKPK). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kritik sastra feminisme. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengarang anak-anak menggambarkan sosok ibu sebagai ibu super sabar, ibu rumah tangga, ibu yang pekerja keras, ibu sebagai ibu tiri,dan ibu yang rela berkorban demi anaknya. Pengarang anak dalam menciptakan karya sastra cenderung menampilkan citra ibu berdasarkan pengamatan dan pengalaman yang pernah dialami bersama ibu.
REPRESENTING RELIGION AND ENVIRONMENTAL CRISIS IN INDONESIAN CHILDREN’S LITERATURE: Si Anak Pemberani and Si Anak Spesial Yenni Hayati; Nofrahadi Nofrahadi; Suhailee Sohnui; Nik Rafidah Nik Muhamad Affendi
MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Vol 50, No 2 (2026)
Publisher : State Islamic University North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/miqot.v50i2.1483

Abstract

Abstract: This study examines religious messages concerning environmental degradation and natural disasters in Tere Liye’s novels Si Anak Pemberani and Si Anak Spesial through an Islamic ecotheological approach. Environmental crises encompass not only physical consequences but also spiritual and ethical dimensions. Children’s literature provides a strategic medium for cultivating ecological consciousness among younger generations, yet its potential remains underexplored in ecotheological scholarship. Employing a qualitative design, this study uses content analysis, the Miles and Huberman interactive model, and theoretical triangulation integrating Islamic ecotheology, literary studies, and environmental humanities. Correspondence with Tere Liye further indicates his sustained engagement with environmental issues in his literary works. The analysis generates three interrelated findings. First, environmental degradation and natural disasters are represented as consequences of human actions that violate the principle of khalîfah fî al-ardh, emphasizing human responsibility for environmental stewardship. Second, religious messages are expressed through moral courage, social piety, and ecological responsibility, framing environmental care as a form of worship. Third, Islamic ecotheology is communicated through characters’ lived experiences, fostering transformative and spiritually grounded environmental awareness. These findings demonstrate that children’s literature can function as a productive arena for articulating Islamic ecotheological perspectives and advancing value-based environmental education for younger readers and communities.
Representing Islamic Values: Contemporary Indonesian ‎Children’s Literature as a Resource for Religious Literacy Yenni Hayati; Ridha Hasnul Ulya; Abdurahman; Nofrahadi; Rafdisyam
JPI: Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): May-August
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v6i2.2562

Abstract

This study aims to examine the potential of contemporary Indonesian children's literature as a catalytic medium in the teaching of religious values, religious literacy, and character formation among students in Islamic elementary schools (madrasah ibtidaiyah). Employing a qualitative approach and content analysis, the research explores the representation of values related to aqidah (faith), akhlaq (ethics), and ibadah (worship) within ten selected novels from the Kecil-Kecil Punya Karya (KKPK) series published by Mizan. The findings reveal that children’s literature is capable of conveying Islamic teachings in a contextualized manner, using narratives that resonate with the world of young readers. Values such as birrul walidain (respecting parents), prayer, Qur’an recitation, and wearing the hijab are portrayed through the behavior of main characters, dialogues, and storylines that are simple yet profoundly meaningful. Furthermore, children’s literature contributes to enhancing empathy, moral awareness, and the religious identity of young readers. The study also finds that integrating children’s literature into the madrasah curriculum can serve as an effective strategy for strengthening character education rooted in Islamic values. Through a non-dogmatic approach, children's literature facilitates the natural and enjoyable internalization of religious values. As an implication, teachers and policymakers are encouraged to utilize children’s literature as an integral component of thematic learning in Islamic schools.
Co-Authors Abdurahman Ade Putra Agustina Agustina Ajopan, Depri Anggraeni, Indri Anita Prima Putri Ardanela, Ardanela Armalina Armalina Armayunita, Weni Asmawati Asmawati Atmazaki Atmazaki Awlia Ramadhani Ayu Gustia Ningsih Azizah Azizah Azkiya, Hidayati Azzahra, Hanifah Bakhtaruddin Nasution Bima Muhammad Galuh Chairany Yandi Fitri Damayanti, Cici Damayanti, Elok Delsa Jelita Putri Devy Kurnia Alamsyah Efendi, Risi Ega Setia Nanda Ega Setia Nanda Ema Apriyani Fadhlurrahman, Muhammad Fauzi Fadila Pratiwi Fanny Oktiza Faradianti, Merinda Febrianto Ramadhan Fernando, Riki Frannanda, Harisa Irma Fretti Wulandari Gaguk Rudianto Gunawan, Debi Hafrizal Hafrizal Harris Effendi Thahar Hasanuddin WS Huri, Ranti Maretna Idris, Mohd. Rashid Md Ilhami El Husna Intan Suryani, Intan Irfani Basri Islaminata, Dori Jayawardana, Mahawitra Jeihan Nabila Kamarullah, Reza Lubis, Prinsella Balqis M. Ismail Nst. Malta Nelisa Manik, Teti Ronaido Mardhatillah, Febrianti Maulana, Rafi Maulidah, Rina Hayati Maulidiah, Rina Hayati Melya Rahmadhani Putri Merissa Nedya Ananda Meta Anggraini Mira Amazola Mita Domi Fella Henanggil Mohd Rashid Md Idris Muhammad Ismail Nasution Muhardis Muhardis Murni MS, Desy Naifah, Silmi Nik Rafidah Nik Muhamad Affendi Nofrahadi Nofrahadi Nofrahadi Novera, Dian Novi Yolanda Nst., Muhammad Ismail Nugraha, Anggra Nurizzati Nurizzati Nurizzati Nushashikin Nushashikin Prinsella Balqis Lubis Purwanasari, Intan Putra, Oji Tri Ananda Putri, Diantri Seprina Putri, Meza Junita Putri, Prihatini Rafdisyam Ridha Hasnul Ulya Roza Muchtar Saputri, Angi Sari, Fitri Marta Sari, Seplia Sartika Setiawan, Teguh Putra SIMANJUNTAK, DAIRI SAPTA RINDU Sonya Rizki Wulandari Sri Devi Wahyu Ningsih Suhailee Sohnui Suryadi, Irfan Susi Andriani, Susi Syafriadi Syafriadi Syafriania, Herni Harpin Syahrul R. Syainit, Rahma Aulia Syukri, Muthia Rahmi Tanhas, Iis Meli Witari Aslin Tanjung, Tia Wulandari Tika Rahayu Ulfa Sazari Utami, Utri Verga Dian Rasyiqah Vivi Indriyani Wadiah, Nur Wahyuni, Fuji Wanda, Winia Widya Husein Windari, Essy Yunita Windy Septian Wiradi, Dedek Yanti, Mira Febri Yasnur Asri Yasnur Asri Yossy Fitry Yudha, Feizal Mandala Yulia Fitrina Yulia Nelfita Yuliana Yulianti Rasyid Yunas, Naufal Zakky Yunisa Oktavia Zahra, Afifah Zarwanda Adani Viandri Zulfadhli Zulfadhli