Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Kesadaran Pertanian Organik pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Kalibening: Sebuah Studi Kasus Widowati, Hening; Sutanto, Agus; Septiana, Nani; Sari, Pipi Puspita; Setyaningsih, Eka
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3681

Abstract

ABSTRAK  Pertanian organik menjadi salah satu solusi penting dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan dan kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat modern. Kelompok Wanita Tani (KWT) Kalibening memiliki potensi besar untuk mengadopsi pertanian organik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari mereka. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran pertanian organik di kalangan anggota KWT Kalibening, strategi peningkatan kesadaran tersebut, serta tantangan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, survei, dan diskusi kelompok terarah (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kesadaran yang signifikan setelah dilakukan intervensi berupa pelatihan dan penyuluhan. Faktor-faktor utama yang mempengaruhi peningkatan kesadaran ini meliputi edukasi, dukungan komunitas, serta akses terhadap informasi dan teknologi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi pemerintah dan LSM dalam merancang program peningkatan kesadaran pertanian organik di masyarakat pedesaan.Kata kunci: pertanian organik, KWT Kalibening, peningkatan kesadaranABSTRACT Organic farming is an important solution in facing various environmental and health challenges faced by modern society. The Kalibening Women Farmers Group (KWT) has great potential to adopt organic farming as part of their daily lives. This article aims to analyze the factors that influence awareness of organic farming among KWT Kalibening members, strategies for increasing this awareness, and the challenges faced. The method used is quantitative descriptive research with data collection techniques through interviews, surveys and focus group discussions (FGD). The research results showed that there was a significant increase in awareness after intervention in the form of training and counseling. The main factors influencing this increase in awareness include education, community support, and access to information and technology. It is hoped that this research can provide guidance for governments and NGOs in designing programs to increase awareness of organic farming in rural communities.Keywords: organic farming, KWT Kalibening, increasing awareness
Produksi dan Skrining Senyawa Metabolit sekunder Ecoenzyme Kulit Buah Jeruk BW dan Jeruk Siam yang Berpotensi sebagai Bioinsektisida Prasetyo, Budi; Widowati, Hening; Sutanto, Agus
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 24 No 3 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v24i3.3100

Abstract

This study aims to determine the levels of secondary metabolites that have the potential as biopesticides in the ecoenzyme of BW and Siam orange peels. Research on making ecoenzymes was carried out in Karang Anyara Village, Labuhan Maringgai District, East Lampung Regency. Analysis of the levels of secondary metabolites was carried out at the Laboratory of Chemical Analysis, University of Muhammadiyah Malang, Malang City, East Java. Analysis of the levels of secondary metabolites of alkaloids, saponins, flavonoids, steroids, terpenoids, and tannins was carried out using the extraction-spectrophotometric method while the analysis of essential oil content was carried out by distillation method. The results of the study identified secondary metabolites with potential as bioinsecticides in the ecoenzyme of BW orange peel and Siamese orange peel. The compounds contained are alkaloids, saponins, flavonoids, steroids, terpenoids, tannins, and essential oils. The results of the Mann-Whitney test showed that there was a significant difference in the levels of secondary metabolites present in the ecoenzyme. To complete the results of this study, further research is needed to prove the effectiveness of using ecoenzyme from citrus fruit peels as a bioinsecticide. Keywords:, bioinsecticide, ecoenzyme, citrus peel
Meningkatkan Kesadaran Pertanian Organik pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Kalibening: Sebuah Studi Kasus Widowati, Hening; Sutanto, Agus; Septiana, Nani; Sari, Pipi Puspita; Setyaningsih, Eka
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3681

Abstract

ABSTRAK  Pertanian organik menjadi salah satu solusi penting dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan dan kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat modern. Kelompok Wanita Tani (KWT) Kalibening memiliki potensi besar untuk mengadopsi pertanian organik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari mereka. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran pertanian organik di kalangan anggota KWT Kalibening, strategi peningkatan kesadaran tersebut, serta tantangan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, survei, dan diskusi kelompok terarah (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kesadaran yang signifikan setelah dilakukan intervensi berupa pelatihan dan penyuluhan. Faktor-faktor utama yang mempengaruhi peningkatan kesadaran ini meliputi edukasi, dukungan komunitas, serta akses terhadap informasi dan teknologi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi pemerintah dan LSM dalam merancang program peningkatan kesadaran pertanian organik di masyarakat pedesaan.Kata kunci: pertanian organik, KWT Kalibening, peningkatan kesadaranABSTRACT Organic farming is an important solution in facing various environmental and health challenges faced by modern society. The Kalibening Women Farmers Group (KWT) has great potential to adopt organic farming as part of their daily lives. This article aims to analyze the factors that influence awareness of organic farming among KWT Kalibening members, strategies for increasing this awareness, and the challenges faced. The method used is quantitative descriptive research with data collection techniques through interviews, surveys and focus group discussions (FGD). The research results showed that there was a significant increase in awareness after intervention in the form of training and counseling. The main factors influencing this increase in awareness include education, community support, and access to information and technology. It is hoped that this research can provide guidance for governments and NGOs in designing programs to increase awareness of organic farming in rural communities.Keywords: organic farming, KWT Kalibening, increasing awareness
Observasi dan Respon Siswa terhadap Model PjBL (Project Based Learning) Berbasis Limbah Domestik pada Materi Perubahan Lingkungan Nurlaifa, Nadiah Putri; Sutanto, Agus; Widowati, Hening
BIOLOVA Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v6i1.4227

Abstract

Observasi seta respon peserta didik pasca pembelajaran dengan model PjBL Berbasis Limbah Domestik bertujuan melihat perbedaan hasil studi peserta didik sebelum serta setelah pembelajaran dengan model PjBL. Pembelajaran berbasis proyek dilakukan untuk bidang studi biologi materi perubahan lingkungan kelas X. Penelitian ini adalah pre-eksperiment satu kelompok pretest-postest design. Populasi penelitian merupakan peserta didik kelas X IPA di MA Hidayatul Mubtadiin Daya Murni. Presentase respon peserta didik setelah berada pada kisaran 70-100% dengan rata-rata keseluruhan data sebesar 94.64% dan berada dalam kriteria sangat tinggi. Rerata pengukuran hasil studi peserta didik dari 31 peserta didik, hasil pre-test sebesar 44,09 menjadi 65,73 pada saat post-test. Analisis N-gain dengan kategori sedang mendapatkan hasil sebesar 0,4.
Perbedaan Variasi Konsentrat dan Lama Masa Laktasi terhadap Produksi Susu Kambing Etawa sebagai Sumber Belajar Biologi Berupa LKPD Firdaus, Muhammad; Sutanto, *Agus; Sujarwanta, Agus; Widowati, Hening
BIOLOVA Vol. 1 No. 2 (2020): VOLUME 1 NOMOR 2 AGUSTUS 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v1i2.207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan variasi konsentrat dan lama masa laktasi terhadap produksi susu kambing etawa; mengetahui interaksi antara variasi konsentrat dan lama masa laktasi terhadap produksi susu kambing etawa; mengetahui hasil penelitian dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi berupa LKPD. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktorial 2x2 dengan 3 ulangan. Sampel yang digunakan ialah 12 ekor kambing etawa yang sedang dalam masa laktasi 2 dan 4. Variasi pakan konsentrat yang diberikan ialah variasi konsentrat 5 ons ampas tahu, 5 ons ampas singkong, 5 ons bekatul dan variasi konsentrat 10 ons ampas tahu, 3 ons ampas singkong, 2 ons bekatul. Parameter yang diukur ialah volume produksi susu kambing etawa. Uji organoleptik dilakukan untuk menguji adakah perbedaan warna, kekentalan, dan bau susu yang dihasilkan. Hasil perhitungan anova menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan produksi susu kambing etawa antara variasi konsentrat A dan variasi konsentrat B dengan nilai sig. 0,000 < α = 0,05; (2) ada perbedaan produksi susu kambing etawa antara masa laktasi 2 dan masa laktasi 4 dengan nilai sig. 0,000 < α = 0,05; (3) interaksi antara variasi konsentrat dan lama masa laktasi berpengaruh terhadap produksi susu kambing etawa dengan nilai sig. 0,001 < α = 0,05; (4) ada perbedaan produksi susu kambing etawa antara variasi konsentrat A dan variasi konsentrat B ditinjau dari masa laktasi 2 dengan nilai sig. 0,000 < α = 0,05; (5) ada perbedaan produksi susu kambing etawa antara variasi konsentrat A dan variasi konsentrat B ditinjau dari masa laktasi 4 dengan nilai sig. 0,000 < α = 0,05; (6) LKPD dinyatakan valid meliputi aspek materi dan desain dengan persentase rata-rata dengan sangat baik.
Potensi Nilai Gizi Terhadap Bahaya Logam Berat Pada Keong Mas (Pomacea canaliculata) dan Kerang Kijing (Anodonta woodiana) Hening Widowati; Agus Sutanto; Widya Sartika Sulistiani
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 4 No. 01 (2019): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v4i01.1856

Abstract

Pomacea canaliculata dan Anodonta woodiana adalah makanan alternatif bagi orangorang yang tinggal di Desa Kalibening, Pekalongan, Lampung Timur. Mereka hidup sebagai pengumpan filter, sehingga mereka dapat mengumpulkan logam berat Pb dan Cd dari habitatnya secara potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode memasak terhadap kadar Pb dan Cd dan nilai gizi P. canaliculate dan A. woodiana seperti Ca dan Protein. Variasi dari metode memasak yang digunakan dalam percobaan ini adalah: kukus, rebus dan goreng dengan tanpa pemrosesan, sebagai kontrol. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa perebusan adalah metode terbaik dalam meminimalkan Pb dan Cd dari P. canaliculata dan A. woodiana dengan pengurangan rata-rata 41,43% untuk logam Pb dan 58,06% untuk logam Cd. Sementara penurunan rata-rata kadar Ca adalah sekitar 24,64% dan 23,23% untuk pengurangan rata-rata protein.
Pendampingan Pengelolaan Sampah Organik Komunitas Masyarakat Kota Metro Lampung Sutanto, Agus; Widowati, Hening; Santoso, Handoko; Sujarwanta, Agus; Mufahroyin, Mufahroyin; Saputra, Beny; Cholvistaria, Mia; Rista, Paulina Eva; Sholihah, Anisa; Maharani, Adinda Purnama; Vironica, Elysa; Aprilia, Anggi; Syaferi, Akhmad; Satriadi, Bekti
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i2.4173

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT), Bank Sampah (BS), serta Sekolah Dasar dan Menengah Muhammadiyah di Kota Metro yang terdiri dari 70 perwakilan dalam pengelolaan sampah organik melalui pelatihan pertanian organik dan budidaya sederhana. Tujuan pengabdiannya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah sampah organik menjadi kompos, pupuk cair, eco-enzyme, serta menerapkan budidaya ikan dalam ember (DIBER) dan holtikultura serta cabe jawa skala rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi pelatihan partisipatif, demonstrasi praktik, dan pendampingan intensif dengan instrumen penilaian mencakup pemahaman awal, kesiapan bahan dan alat, motivasi, analisis kendala, pengalaman terkait, ekspektasi, serta penyesuaian materi.  Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai pertanian organik (85%), pengolahan kompos (78%), dan teknik DIBER, ecoenzym, budidaya cabe dan holtikultura  (72%). Sebanyak 65% peserta telah mempraktikkan pembuatan kompos, pupuk organik cair dan eco-enzyme di rumah, sementara 70% mulai menerapkan budidaya cabe jawa,  sayuran  dan ikan secara mandiri. Dampak program meliputi pengurangan sampah organik di lingkungan sekolah dan rumah tangga, peningkatan produktivitas pertanian skala kecil, serta terbentuknya kemandirian ekonomi melalui penjualan hasil budidaya.  Kendala utama meliputi keterbatasan waktu luang (45%), bahan baku (30%) dan ruang praktik/alat dan bahan  (25%), namun solusi seperti pemanfaatan limbah rumah tangga dan pendampingan berkelanjutan berhasil mengatasi tantangan tersebut. Ekspektasi peserta mencakup perluasan praktik ke komunitas lebih luas (80%) dan pendampingan teknis (60%). Indikator keberhasilan meliputi pemanfaatan 90% sampah organik, peningkatan produksi pertanian organik, dan adopsi teknologi sederhana seperti budidamber dan budidaya cabe jawa. Program ini diharapkan menjadi model pengelolaan sampah berbasis komunitas yang berkelanjutan.
PUMAKKAL FORMULA FOR MAKING SHRIMP POND WASTE FERTILISER Agus Sutanto; Kartika Sari; Handoko Santoso; Hening Widowati; Hasminar Rachman Fidiastuti; Yaya Rukayadi
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 8 No. 1 (2024): Volume 8, Nomor 1, June 2024
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v8i1.32094

Abstract

One way to decompose pond waste sediment is by using the liquid nutrient culture media (NB) called Pumakkal as a starter formula. However, bioremediation in shrimp ponds has received less attention, despite being massively promoted by the government. East Lampung has produced 11.6 million m3 of liquid and 4.077 m3 of sediment waste in shrimp ponds. They are rich in organic matter, but possibly poison the pond if uncurbed. This study investigated in what manner Pumakkal decomposed shrimp pond waste under three parameters: macronutrient and micronutrient contents, and pH. The experiment was conducted using a completely randomised design (CRD) with 15 factorial arrangements. The sample was 65 kg of shrimp pond waste and 65 litres of liquid waste, which were analysed with five treatments: three of liquid waste media (LW), sediment waste (SW), and mixed liquid and sediment waste (MLS). The results showed that the treatment of the CE 15-isolate in MLS significantly improved the fertiliser quality (p<0.05). Pumakkal CE worked the finest in MLS, producing the fertiliser with the best macronutrients: Nitrogen (N) 1,3%, Phosphorus (P)2,3%, and Potassium (K) 2,3%; C-organic 23%, C/N ratio 29; micronutrient: Fe:155 ppm, Cu: 51 ppm, Zn: 72 ppm, Mn; 51 ppm, B; 25 ppm, and Mo: 8 ppm, and pH 5-6. The mixture of liquid and pond sediment waste produces the best fertiliser suitable for plant fertiliser users. The study concludes that Pumakkal is effective in decomposing harmful waste sediment to support the bioremediation program.
Pengembangan Modul Elektronik Berbasis Android Menggunakan Website 2 APK dengan Nilai-nilai Islam pada Materi Virus Peserta Didik SMA Aprilia, Anggi; Sujarwanta, Agus; Widowati, Hening
Biotik Vol 13 No 2 (2025): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v13i2.31815

Abstract

Abstract: Innovations in education, including electronic teaching materials, enhance students' motivation and understanding, supported by technological advancements. However, the integration of technology in learning remains suboptimal, as observed in Biology education. The topic of viruses is considered difficult due to its abstract nature and complex scientific terminology, while instruction still relies heavily on textbooks with minimal use of technology. This study aims to develop an Android-based e-module on viruses, integrating Islamic values to facilitate students' understanding. The development follows the ADDIE model and is evaluated by experts before being tested with teachers and students. Validation results indicate a very high feasibility level (98% from subject matter experts, 99% from media experts, and 92% from Islamic values experts). The trial results show high approval ratings from teachers (93.7%) and students (90.1%), demonstrating that the e-module is highly effective in supporting engaging, flexible, and meaningful learning, applicable for both in-person and online education. Keyword: Electronic module 1; Android 2; virus 3; Islamic Values 4.
ARTIKEL PENGARUH PEMBERIAN VERMIKOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS BAWANG DAUN (Allium fistulosum, L.) Aini, Annisa Nur; Widowati, Hening; Muhfahroyin
BIOLOVA Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v6i2.4721

Abstract

Tingginya permintaan bawang daun (Allium fistulosum, L.) akan kebutuhan pasar membuat peningkatan budidaya bawang daun secara intensif. Petani dalam memenuhi kebutuhan dan peningkatan kualitas masih memakai pupuk kimia untuk merangsang dan mempercepat pertumbuhan. Pemberian pupuk kimia secara terus-menerus akan mengakibatkan kerusakan biologis tanah. Untuk mengatasi hal tersebut maka digunakan pupuk berbahan organik yaitu vermikompos lumpur tinja. Vermikompos adalah materi yang mengandung banyak unsur hara dan bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik atau pemperbaiki kondisi tanah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian vermikompos terhadap pertumbuhan dan produktivitas bawang daun, dan dosis vermikompos yang paling optimal mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas bawang daun. Penelitian ini menggunakan Rancang Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, 1 kontrol dan 6 kali ulangan. Perlakuan P0 (kontrol) tanpa vermikompos dan arang sekam, P1 100% vermikompos, P2 75% vermikompos dan 25% arang sekam, P3 50% vermikompos dan 50% arang sekam, P4 25% dan vermikompos dan 75% arang sekam. Parameter yang diamati tinggi (cm), jumlah daun (helai), jumlah anakan, dan berat segar (g) bawang daun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian vermikompos memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tinggi, dan berat segar, namun tidak berpengaruh terhadap jumlah daun dan jumlah anakan bawang daun. Dosis yang paling optimal mempengaruhi pertumbuhan tinggi dan berat bawang daun adalah perlakuan P2 dengan 75% vermikompos dan 25% arang sekam. Kata kunci : bawang daun (Allium fistulosum, L.), vermikompos, lumpur tinja
Co-Authors -, Achyani A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achyani Achyani Achyani Achyani, Achyani Adha Sabila Kifah Afianto, Izza Hadi Agil Lepiyanto Agus Sujarwanta, Agus Agus Sutanto Ahmad Fatoni Andi Widodo Anggit Khendio Utomo Annisa Nur Aini Aprilia, Anggi Asih Fitriana Dewi Atikah Nur Azizah Ayu Aryani, Eka Budi Prasetyo Dewi Anggraini Dewi Anggraini Dian Indriyani Dzakiyyah, Auliya Eka Setyaningsih Elza Yulistiana Erlina Erlina Felzia Raneza Fenny Thresia Gunanto, Prio Eko Handoko Santoso Hardiani Alvia Hasminar Rachman Fidiastuti HRA Mulyani, HRA Iriyawati, Iriyawati Kartika Sari Kartika Sari Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kusumasyari, Denti M Rustam Rifai Maharani, Adinda Purnama Melda Ayu Priskilia Melinda Marta Ningtyas Mia Cholvistaria Mia Cholvistaria, Mia mia, Cholvis Mufahroyin, Mufahroyin Muhammad Firdaus Muhammad Rustam Rifai Nakti Kholifah Nani Septiana Nedi Hendri Nedi Hendri, Nedi Novarati Andarika Novia Cahyati Novitasari, W.F. Nurlaifa, Nadiah Putri Pipi Puspita Sari Prita Triana Purdiyanto, Aris Puspita Ningrum, Wahindun Dewi Ayu Putri Agustina Putri Agustina Rahayu, Wiwit Turindah Raneza, Felzia Rasuane Noor Rasuane Noor Rifai, M Rustam - Rista, Paulina Eva Rizki Hikmawati Rizki Hikmawati, Rizki Rohmatul Anwar Rohwadi, In RR. Ella Evrita Hestiandari SAPUTRA, BENY Sari Kartini Sari, Novia Ambar Satriadi, Bekti Septiana, Nani SHIHAB, M RIZKI Sholihah, Anisa Suharno Zen Syaferi, Akhmad Syamsiar, Syamsiar Tika, Pujaan Tri Adi Wibowo, Tri Adi Triana Asih Triana, Prita Tyas, Desy Prasetyaning Untari, Desy Sasri Vironica, Elysa Widya Sartika Sulistiani, Widya Sartika Yani, Aprida Yaya Rukayadi Yulistiana, Elza - Yundari, Yundari Zulfitri, Eka