Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Video Animasi Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Dalam Pembelajaran Tematik Kelas III di SD Negeri Wonoyoso Khasanah, Nurul Uswatun; Rini, Zulmi Roestika; Fitra, Epe Agung Pribadi
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v10i1.25195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantuan video animasi terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa. Metode penelitian menggunakan eksperimen kuantitatif dengan desain Quasi Experimental (Non Equivalent Control Group Design). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri Wonoyoso. Sampel penelitian adalah kelas IIIA sebagai kelas kontrol sedangkan kelas IIIB sebagai kelas Eksperimen. Teknik pengumpulan data dengan teknik tes melalui pretest dan posttest serta teknik non tes meliputi observasi, dokumentasi, wawancara tak berstruktur, dan angket. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan dalam penggunaan model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantuan video animasi terhadap kemampuan pemahaman konsep antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dibuktikan dengan hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. (2) Terdapat pengaruh dalam penggunaan model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantuan video animasi terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa, dengan hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantuan video animasi berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa. Kata kunci: Problem Based Learning, Pemahaman Konsep, Video Animasi.
Sosialisasi Model Pendidikan Nilai dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik pada Pendidikan Inklusif Zulmi Roestika Rini; Ela Suryani; Sri Mujiono
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of Community Service activities is to find the values ​​needed by teachers for the formation of the character of students in elementary schools for children with special needs (inclusion), as well as to socialize the use of modules for learning models and character education. The method of activity is by means of lectures and dialogues about the socialized model; workshops from teachers to discuss cases that emerged in schools and models designed to design modules; Next, participants compose a module and present it to be selected the best. The result of implementing Community Service activities is that teachers are able to identify the values ​​needed to be applied in schools for children with special needs and design models that will be implemented through the preparation of models in modules. The resulting module there are 28 types of models. Furthermore, from 28 selected 3 models that are considered the most innovative, creative, and inspiring. The school used for this socialization is SD N Jubelan 01 with 15 participants. AbstrakTujuan dari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat adalah menemukan nilai yang dibutuhkan oleh guru untuk pembentukan karakter peserta didik di sekolah dasar pada anak berkebutuhan kusus (inklusi), serta mensosialisasikan penggunaan modul untuk model pembelajaran serta Pendidikan kararter. Metode kegiatan dengan cara ceramah dan dialog tentang model yang disosialisasikan; workshop dari guru untuk mendiskusikan kasus-kasus yang muncul di sekolah dan model yang dirancang untuk merancang modul; selanjutnya, peserta menyusun modul dan dipresentasikan untuk dipilih yang terbaik. Hasil pelaksanaan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat adalah guru-guru mampu mengidentifikasi nilai-nilai yang dibutuhkan untuk diterapkan di sekolah pada anak berkebutuhan kusus dan merancang model yang akan diimplementasikan melalui penyusunan model di modul. Modul yang dihasilkan ada 28 jenis model. Selanjutnya, dari 28 dipilih 3 model yang dipandang terinovatif, terkreatif, dan terinspiratif. Sekolah yang di guanakan untuk sosialisasi ini adalah SD N Jubelan 01 dengan jumlah peserta yang mengikuti ada 15.
PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA SISWA SEKOLAH DASAR Zulmi Roestika Rini; Kartika Yuni Purwanti; Joyo Minardo
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada anak perlu ditanamkan sejak dini, termasuk juga dalam mengajarkan perilaku hidup bersih dan sehat. Salah satu manfaatnya adalah agar anak terbiasa melakukan hal baik ini, sehingga terbawa hingga dewasa nanti. Namun, perilaku dalam menjaga kesehatan bukan hanya terjadi di rumah, tetapi juga di sekolah. Hal ini disebut juga dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Orangtua perlu tahu apakah program ini diterapkan dengan baik di sekolah atau tidak. Saat anak terbiasa melakukan hal ini, tentu berbagai risiko dari penyakit dapat diturunkan dengan baik. Selain itu, cara ini juga dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Tujuan dari PKM ini adalah untuk memberikan informasi bagi siswa tentang PHBS di SD Sidomulyo 01. Metode pelaksanaan dilakukan dengan penyuluhan menggunakan LCD dan simulasi tentang cara mencuci tangan dan menggosok gigi yang benar. Penyuluhan PHBS pada anak sekolah dasar di SD Sidomulyo 01 berjalan lancar, semua peserta sangat antusias mengikuti kegiatan PKM ini.
Pengenalan Budaya Indonesia Berbantuan Teknologi Augmented Reality Bagi Siswa Sekolah Dasar Lisa Virdinarti Putra; Zulmi Roestika Rini
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kurikulum merdeka terkait pelajar Pancasila dianggap penting dan harus diikut sertakan dalam dunia pendidikan guna meningkatkan pemahaman siswa terhadap makna Pancasila. Inovasi media  pembelajaran berkonsep ilmu dan teknologi merupakan salah satu alternatif model pembelajaran  yang dapat digunakan dalam kegiatan proses belajar mengajar di sekolah. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang terus maju. Masih sering ditemui proses pembelajaran yang hanya menggunakan media cetak saja, di mana guru lebih dominan menerangkan dan siswa hanya menyimak. Metode seperti ini kurang mengasah kreatifitas dan daya tangkap siswa, sedangkan di sisi lain sudah tersedia teknologi terbaru yang dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran yaitu penerapan Augmentd Reality. Teknologi ini dapat membantu siswa melihat tampilan animasi kebudayaan Indonesia yang terdiri dari objek 3D, lokasi, video, dan audio. Tujuan utama pada pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan penggunaan aplikasi terkait pengenalan budaya Indonesia berbantuan Augmented Reality sebagai salah satu media pembelajaran untuk mewujudkan penguatan Profil Pelajar Pancasila selain itu siswa sekolah dasar dapat memahami terkait pengenalan budaya Indonesia.  Hasil yang dicapai adalah sebuah aplikasi pengenalan kebudayaan negara Indonesia yang menampilkan objek 3D dan informasi sehingga memberikan kemudahan untuk memvisualisasikan materi kebudayaan Indonesia dalam bentuk pemodelan yang lebih nyata.
Pelatihan Pembuatan Matematika Sederhana Bagi Guru SD Candirejo 02 Zulmi Roestika Rini; Hesti Yunitiara
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilatar belakangi adanya permasalahan pada mitra, yaitu (1) masih banyak guru yang melaksanakan pembelajaran matematika dengan menggunakan metode konvensional, sehingga membuat proses pembelajaran menjadi monoton serta siswa tidak aktif sehingga merasa bosan; (2) siswa merasa kesulitan jika harus membayangkan secara abstrak, sehingga dibutuhkan suatu alat peraga untuk memudahkan siswa memahami materi yang diajarkan; dan (3) pada kenyataannya, guru-guru di SD Negeri Candirejo 02 belum memiliki banyak pengalaman dalam membuat maupun menggunakan media pembelajaran berupa alat peraga matematika. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dalam bentuk pembuatan dan penggunaan alat peraga matematika sederhana. Pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi, dan praktik pembuatan dan penggunaan alat peraga matematika sederhana. Luaran yang telah dicapai dalam program kemitraan masyarakat ini adalah peningkatan kompetensi dan kemampuan guru-guru dalam kemampuan pembuatan media berupa alat peraga yang kratif dan inovatif dan penggunaanya dalam pembelajaran matematika. Selain itu, dihasilkan juga buku petunjuk pembuatan alat peraga matematika sederhana dan publikasi hasil pengabdian pada seminar nasional.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI MICROSOFT POWERPOINT BAGI GURU SD IGNATIUS SLAMET RIYADI SEMARANG Sipayung, Yoannes Romando; Rini, Zulmi Roestika
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 2 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v2i1.1742

Abstract

Pandemi Covid-19 telah memicu penerapan pembelajaran daring di Indonesia. Isu mengenai pendidikan dan proses pembelajaran hampir di seluruh dunia saat ini dipengaruhi dengan ditetapkannya status masa pandemi Covid-19 oleh WHO pada tanggal 11 Maret 2020. Semua proses pembelajaran daring mulai diberlakukan secara mendadak dan serentak. Perkembangan saat ini membutuhkan inovasi dan kreativitas dalam proses pembelajaran secara daring. Para pendidik (dosen maupun guru) dituntut untuk menguasai teknologi informasi untuk dapat memberikan pelayanan pendidikan yang lebih berkualitas dan menarik. Microsoft PowerPoint (PPT) merupakan salah satu aplikasi yang dikembangkan oleh Microsoft untuk kepentingan program presentasi, baik untuk presentasi bisnis maupun untuk tujuan pendidikan. Salah satu hal yang dapat digunakan pada Microsoft PowerPoint adalah membuat media pembelajaran yang sifatnya interaktif. Para Guru SD Ignatius Slamet Riyadi yang berlokasi di Kota Semarang termasuk kurang memanfaatkan kelebihan aplikasi tersebut dalam pembuatan media pembelajaran. Berdasarkan pada hal tersebut, maka perlu adanya pengabdian untuk meningkatkan kemampuan bagi para Guru SD Ignatius Slamet Riyadi dalam pembuatan media pembelajaran yang nantinya akan berkembang dengan memberi pelatihan-pelatihan lainnya yang sifatnya lebih kompleks. Pengabdian ini menggunakan metode pelatihan yang terdiri dari beberapa tahap. Hasilnya, para peserta pelatihan mendapatkan pengetahuan dasar secara signifikan terkait media pembelajaran dengan menggunakan Microsoft PowerPoint.       Kata Kunci: Microsoft Power Point; guru Sekolah Dasar
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN APLIKASI CANVA UNTUK MENINGKATKAN SKILL MAHASISWA DALAM MEMBUAT MEDIA AJAR MATEMATIKA Rini, Zulmi Roestika; Putra, Lisa Virdinarti; Wibowo, Agung
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan dalam revolusi industri 4.0 membuat perubahan dalam gaya belajar dalam kegiatan pembelajaran. Guru dituntut untuk mengikuti proses pembelajaran digital yang interaktif dan mampu meningkatkan minat dan motivasi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Adanya Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, mahasiswa dituntut memiliki soft skill, dan kemampuan di luar bidang studinya. Dari adanya permasalahan di masyarakat sehingga Tim PKM menyusun Progam Pengabdian ini yang bertujuan untuk memberi bekal kepada mahasiswa PGSD sebagai calon guru agar mampu mengoperasikan aplikasi Canva untuk pembuatan media pembelajaran yang inovatif. Aplikasi ini sangat bermanfaat untuk membuat berbagai macam desain, seperti cover, spanduk, banner, undangan, sertifikat dan lain-lain. Metode pengabdian yang digunakan adalah tutorial, di mana mahasiswa didampingi agar mampu mengoperasikan aplikasi Canva. Mahasiswa yang mengikuti pengabdian ini adalah para mahasiswa PGSD Universitas Ngudi Waluyo. Hasil dari pengabdian ini diharapkan mahasiswa mampu mengoperasikan Canva, dan dapat menerapkannya di lingkungan masyarakatnya, terlebih dapat membuat media pembelajaran yang inovatif terhadap perkembangan jaman.
Pelatihan Pembuatan dan Penggunaan Alat Peraga Matematika di SD Gedang Anak Rini, Zulmi Roestika; Hawa, Anni Malihatul
Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Ngudi Waluyo Empowerment: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Komputer dan Pendidikan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Dasar (SD) sering kali mengalami kendala dalam penyampaian konsep-konsep yang abstrak dan sulit dipahami siswa. Tujuan penyusunan standar kompetensi guru adalah untuk menentukan ukuran pengetahuan dan keterampilan yang harus dikuasai guru agar dapat merencanakan dan mengelola proses pembelajaran di sekolah secara profesional. Kemampuan guru dapat ditingkatkan melalui program on-the-job training. Salah satu kemampuan profesional guru adalah penguasaan materi dan penggunaan media pembelajaran. Agar materi matematika SD lebih menarik maka perlu digunakan media pembelajaran secara kreatif berupa alat peraga matematika. Mengingat sifat matematika yangabstrak dan usia siswa sekolah dasar yang masih dalam tahap perkembangan kognitif, maka perlu menggunakan alat peraga dalam pembelajaran matematika sekolah dasar. Salah satu solusi untuk masalah tersebut adalah dengan penggunaan alat peraga yang dapat memperjelas materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru SD Gedang Anak mengenai cara pembuatan dan penggunaan alat peraga matematika yang efektif untuk membantu pembelajaran matematika. Melalui pelatihan ini, guru dapat meningkatkan keterampilan dalam menyampaikan materi dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep matematika serta menambah minat mereka terhadap pembelajaran.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Kemampuan Kerjasama dan Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa Virdinarti Putra, Lisa; Anni Malihatul Hawa; Zulmi Roestika Rini
JANACITTA Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jnctt.v7i2.3463

Abstract

Abstract The research aims to determine the influence of project-based learning management on the cooperation and creative thinking abilities of students at Ngudi Waluyo University, Ungaran. The research method uses quasi-experiment, data collection techniques to measure cooperation abilities are by using assessment observation sheets when working on projects and when presenting them, while creative thinking abilities are assessed in the form of pre-tests and post-tests. The research sample was two classes of PGSD students who programmed elementary school geometry and measurement learning courses in 2023-2024, namely class A with 23 students and class B with 24 students. The research results show that the results show that the increase in students' creative thinking abilities from pretest to posttest by 81% (N-Gain=0.81) is categorized as high, as well as students' collaboration abilities being categorized as high. So it is concluded that there is an influence of the project-based learning model on students' collaboration abilities and creative thinking abilities. From the results of this research, it is suggested that further research needs to be carried out to determine the effectiveness of project-based learning on learning outcomes in other aspects.   Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengelolaan pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan kerja sama dan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Universitas Ngudi Waluyo Ungaran. Metode penelitian dengan menggunakan quasi eksperiment, teknik pengumpulan data untuk mengukur kemampuan kerja sama adalah dengan menggunakan lembar observasi penilaian pada saat mengerjakan proyek dan pada saat mempresentasikannya, sedangkan pada kemampuan berpikir kreatif adalah dengan penilaian berupa pree test dan post test. Sampel penelitian adalah mahasiswa PGSD yang memprogramkan mata kuliah pembelajaran geometri dan pengukuran SD tahun 2023-2024 adalah sebanyak 23 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dari pre-test hingga post-test dinilai tinggi yaitu sebesar 81% (N gain = 0,81), dan kemampuan kolaborasi siswa juga dinilai tinggi. Maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis proyek untuk terhadap kemampuan kerja sama dan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Dari hasil penelitian ini disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas pembelajaran proyek terhadap hasil pembelajaran pada bidang lain.
Keefektifan Model Pembelajaran Creative Problem Solving terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Berbantuan Mind Mapping Veronica Septian; Zulmi Roestika Rini
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6479

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of the Creative Problem Solving (CPS) learning model on the ability to think creatively with the help of mind mapping. This type of research is a quasi-experimental design in the form of the non-equivalent control group design. The population in this research are all MI Al Mustajab students. The sampling technique uses a non-probability sampling technique which is taken by purposive sampling. The research sample was classes IIIA and IIIB at SDIT Cahaya Ummat. Data collection techniques in this research are test and non-test techniques. The test technique uses pretest and posttest while the non-test technique uses observation, questionnaires and documentation. Data analysis techniques include normality test, homogeneity test, one way anova test, simple linear regression test, independent sample t test and paired sample t test. The results of the research show: (1) There is a difference in the use of the Creative Problem Solving (CPS) learning model assisted by mind mapping on creative thinking abilities, as evidenced by the significance level of 0.003 < 0.05 using the independent t test (2) There is an influence of the use of the Creative Problem learning model Solving (CPS) assisted by mind mapping on creative thinking, proven by a significance level of 0.000 < 0.05 using a simple linear regression test (3) There is an increase in the Creative Problem Solving (CPS) learning model assisted by mind mapping on creative thinking, proven by the level of significance, namely 0.000 < 0.05 using the paired sample t test. The conclusion of this research is the Creative Problem Solving (CPS) learning model assisted by mind mapping on students' creative thinking abilities.