Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Abon Jantung Pisang Sebagai Alternatif Usaha Di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros Ramlawati Ramlawati; Juliyanty Sidik Tjan; Anisah Anisah; Aswirah Jamal
Celebes Journal of Community Services Vol. 5 No. 1 (2026): December - May
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v5i1.3255

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakar (PkM) ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok ibu rumah tangga dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan abon jantung pisang sebagai produk pangan bernilai ekonomi. Permasalahan utama mitra adalah belum optimalnya pemanfaatan jantung pisang serta rendahnya keterampilan teknis dan akses pelatihan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang mencakup sosialisasi, pelatihan teknis produksi, pengemasan, serta evaluasi berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam pengolahan jantung pisang, motivasi berwirausaha, serta terbentuknya kelompok usaha mandiri berbasis potensi lokal. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi keluarga dan kemandirian masyarakat desa.
From Tradition to Transformation: The Mediating Role of Entrepreneurial Learning and Digital Readiness in Leveraging Socio-Cultural Capital for Innovation Muliyadi Hamid; Ilham Safar; Wahyu Wahyu; Ramlawati Ramlawati; Nasyirah Nurdin
Vifada Management and Social Sciences Vol. 3 No. 2 (2025): July - December
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70184/nsgrn942

Abstract

Purpose: This study aims to examine how socio-cultural capital influences innovation among micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in South Sulawesi through the mediating roles of entrepreneurial learning and digital readiness. The research seeks to clarify how cultural values and learning dynamics interact to shape digital and innovative capabilities within emerging market contexts. Research Design and Methodology: A quantitative approach was employed using Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM–PLS) to test a double-mediation model. Data were collected from 300 MSME owners across five regencies in South Sulawesi Makassar, Gowa, Maros, Bone, and Wajo representing diverse socio-cultural and economic landscapes. The constructs were measured using validated indicators adapted from prior studies, and data were analyzed using SmartPLS 4 to assess both measurement and structural models. Findings and Discussion: The results reveal that socio-cultural capital indirectly enhances innovation through entrepreneurial learning and digital readiness. Entrepreneurial learning serves as a bridge between traditional values and digital transformation, while digital readiness translates learning outcomes into innovative practices. This indicates that innovation in culturally embedded settings arises not merely from technology adoption but from the dynamic interplay of culture, learning, and digital adaptation. Implications: The study emphasizes the need for policy and managerial interventions that integrate cultural values into innovation strategies. Strengthening culturally rooted learning ecosystems and promoting digital literacy can enhance MSME competitiveness and sustainability in emerging regions.
Strategi Manajemen Operasional Dalam Mengoptimalkan Efisiensi Proses Produksi: Penelitian Nurul Aisyah Hasan; Nur Faadhillah Jufri; Serlin Serang; Ramlawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5106

Abstract

Economic development is an integral part of national development, in which operations management has become a significant research topic influencing both academics and industry professionals in the manufacturing and industrial sectors. Effective operations management within a company increases the likelihood of organizational sustainability and competitiveness. This paper aims to propose several strategic recommendations that can be implemented to address operational process challenges within firms. The study employs a qualitative descriptive method to illustrate existing conditions and operational issues. The findings indicate that companies seeking to improve operational efficiency can adopt Lean Manufacturing and Six Sigma strategies, particularly in enhancing quality control and reducing waste and process variability.
Analisis Peran Manajemen Operasional Dalam Mendukung Pertumbuhan UMKM Di Era Digital: Penelitian Ramlawati; Serlin Serang; Muh. Ibnu Fajar Ramadhan; Humaerah Agus
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5328

Abstract

UMKM adalah sektor strategis ekonomi yang tahan krisis, namun perkembangannya terhambat oleh tata kelola operasional yang masih lemah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis manajemen operasional dalam meningkatkan kinerja UMKM sehingga dapat mengurangi pemborosan , meningkatakan efesiensi proses, dan memberikan produk dan layanan yang lebih baik serta mengkaji integrasinya dengan teknologi digital guna meningkatkan daya saing usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan (library research) dan analisis deskriptif. Data dikumpulkan dari sumber primer seperti buku dan jurnal ilmiah, serta data sekunder dari laporan pemerintah dan penelitian terdahulu yang dianalisis secara sistematis untuk menghasilkan gambaran konseptual yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen operasional yang terstruktur, mencakup pengelolaan proses produksi, persediaan, SDM, hingga keuangan, mampu meningkatkan efisiensi dan konsistensi kualitas produk. Integrasi teknologi digital melalui aplikasi keuangan dan sistem manajemen persediaan terbukti memberikan informasi real-time yang mempercepat pengambilan keputusan.
Pengaruh Modal Kerja, Likuiditas, dan Leverage Terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Muhammad Fahjrul Syahadat Burhan; Ramlawati Ramlawati; Lukman Chalid; Suriyanti Suriyanti; Serlin Serang
Center of Economic Students Journal Vol. 5 No. 2 (2022): April-June (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.162 KB) | DOI: 10.56750/csej.v5i2.392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal kerja, likuiditas, dan leverage terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Mengumpulkan dokumen dan sumber lain dari situs resmi Bursa Efek Indonesia yang dapat memberikan data untuk digunakan sebagai bahan penelitian. Pendekatan yang digunakan untuk memilih sampel adalah teknik purposive sampling, dan penentuan sampel tergantung pada kriteria peneliti. Data selanjutnya akan dievaluasi menggunakan uji regresi linier berganda setelah dilakukan uji asumsi klasik. Modal kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, dan leverage berpengaruh negatif besar terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Pengaruh Profitabilitas dan Likuiditas Terhadap Financial Distress Perusahaan Telekomunikasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Ismawati; Ramlawati; Budiandriani; M Faisal A R Pelu
Center of Economic Students Journal Vol. 5 No. 3 (2022): July-September (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/csej.v5i3.540

Abstract

Perusahaan diharapkan dapat terus berkembang sementara pengembangan tersebut membutuhkan modal. Sebagian besar perusahaan mengembangkan usahanya dengan bantuan peminjaman modal atau hutang. Sebuah perusahaan harus mampu memprediksi apakah hutang tersebut akan menghasilkan keuntungan atau justru memberikan dampak kerugian sehingga menyebabkan kebangkrutan pada perusaan. Tahap awal kebangkrutan bisnis yang terjadi dalam perusahaan biasanya diawali terjadi kesulitan keuangan (financial distress). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel profitabilitas dan pengaruh likuiditas terhadap financial distress. Hipotesis penelitian menggunakan basis teori/ konsep, didukung oleh penelitian-penelitian sebelumnya yang mempunyai kesamaan variabel. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan Telekomunikasi yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak tahun 2017-2021 dan terdapat 10 perusahaan. Uji norrmalitas menggunakan sebaran plot dan kolmogorov smirnovmenunjukkan data tidak berdistribusi normal. Dari uji parsial (uji t) didapatkan hasil untuk variabel X1 terhadap Y berarah positif dengan hasil 0,001 yang artinya terdapat pengaruh terhadap Y (p<0,05). Sedangkan untuk nilai X2 berarah negatif dengan hasil 0,147 yang artinya tidak ada pengaruh yang signifikan (p>0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa X1 berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress, namun X2 tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap financial distress.
Manajemen Produksi dan Pemeliharaan Kebun Kepala Sawit Rakyat Putri fidyah Majid; irma irma; Serlin Serang; Ramlawati
Center of Economic Students Journal Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/wk8awg74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pemeliharaan kebun kelapa sawit rakyat, khususnya praktik pemupukan serta tingkat produksi di Kecamatan Lubuk Basung. Metode yang digunakan adalah survei dan wawancara terhadap 38 petani sebagai responden. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92% tanaman kelapa sawit rakyat berada pada fase tanaman menghasilkan, sedangkan 8% masih pada fase tanaman belum menghasilkan. Dalam pelaksanaan pemupukan, sebanyak 42,10% petani tidak melakukan pemupukan, 31,58% melakukan pemupukan satu kali per tahun, dan 26,32% melakukan pemupukan dua kali per tahun. Produksi kelapa sawit rakyat masih lebih rendah dibandingkan dengan produksi Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Rendahnya produksi diduga disebabkan oleh penggunaan bibit yang tidak unggul dan tidak bersertifikat. Sebagian besar bibit diperoleh dari masyarakat sekitar (71,05%), sedangkan 10,53% berasal dari luar daerah dan 7,89% berasal dari perusahaan perkebunan.
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, LEVERAGE DAN PROFITABILITAS TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Rafli Raihan; Ramlawati Ramlawati; Akhsan Tenri Sau
Center of Economic Students Journal Vol. 6 No. 1 (2023): January-Maret (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/twqaz373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Content Marketing dan Influencer Marketing terhadap keputusan pembelian melalui aplikasi TikTok di Kota Makassar. Seiring dengan pesatnya perkembangan TikTok sebagai salah satu platform media sosial terkemuka, perusahaan semakin memanfaatkan Content Marketing dan Influencer Marketing untuk meningkatkan penjualan dan kesadaran mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengguna aktif TikTok di Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Content Marketing maupun Influencer Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Content Marketing memainkan peran penting dalam membangun hubungan emosional dan meningkatkan kepercayaan konsumen melalui konten yang relevan dan menarik. Sementara itu, Influencer Marketing berkontribusi besar dalam meningkatkan kredibilitas produk serta mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dengan cara yang lebih personal dan autentik. Penelitian ini juga menemukan bahwa interaksi langsung dengan influencer melalui fitur TikTok, seperti komentar dan live streaming, berperan dalam memperkuat keputusan pembelian. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran digital yang efektif melalui media sosial, untuk tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen.
Peran Kolaborasi Humas dan Tim PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru) Dalam Melakukan Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru di Universitas Handayani Makassar Tahun Ajaran 2024/2025 Firman Palippada; Ramlawati; Wahidah Amra
Center of Economic Students Journal Vol. 8 No. 3 (2025): July-September (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/jzy0p417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran strategi kolaborasi antara Humas dan Tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dalam mempromosikan penerimaan mahasiswa baru di Universitas Handayani Makassar pada tahun ajaran 2024/2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara Humas dan Tim PMB berlangsung secara efektif melalui perencanaan program bersama, pemanfaatan media sosial, dan pendekatan personal seperti broadcast WhatsApp. Strategi promosi dilakukan secara variatif, mencakup sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah, promosi digital melalui Instagram dan TikTok, serta keterlibatan aktif mahasiswa sebagai agen promosi. Temuan juga menunjukkan bahwa keunggulan institusional dan fleksibilitas layanan pendidikan menjadi daya tarik tambahan. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antarunit dalam menciptakan strategi pemasaran pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berbasis relasi emosional untuk meningkatkan penerimaan mahasiswa baru.
ENHANCING OPERATIONAL AGILITY THROUGH DIGITAL PROCESS INTEGRATION AND SUPPLY CHAIN VISIBILITY: THE MEDIATING ROLE OF DECISION-MAKING SPEED IN SERVICE FIRMS Heriswanto Heriswanto; Firman Firman; Suriyanti; Ramlawati
Accounting Profession Journal (APAJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Accounting Profession Journal (APAJI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the role of digital process integration and supply chain visibility in enhancing operational agility, with decision-making speed as a mediating variable in service firms. Using a quantitative approach, data were collected from 195 respondents across major cities in Indonesia and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings reveal that digital process integration has a positive and significant effect on both decision-making speed and operational agility, although its direct impact on agility is relatively modest. In contrast, supply chain visibility does not significantly influence operational agility directly, but exerts a strong indirect effect through decision-making speed, indicating a full mediation. Furthermore, decision-making speed is identified as a key determinant of operational agility, highlighting its critical role in translating digital capabilities into responsive actions. These results suggest that digital investments alone are insufficient to achieve agility unless supported by rapid and effective decision-making processes. The study contributes to the literature by proposing a decision-centric perspective of digital transformation, emphasizing the importance of organizational responsiveness over mere technological adoption. Practically, the findings encourage managers to align digital systems with decision processes to maximize agility outcomes.