Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Prenatal Covid-19 on Toddler Development Pasongli, Seri; Budu, Budu; Ahmad, Mardiana; Prihantono, Prihantono; Hidayanti, Healthy; Arsyad, M. Aryadi
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 21 No 2 (2023): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol21.Iss2.1176

Abstract

Along with the spread of the COVID-19 pandemic, there has been an increase in reports of confirmed cases of pregnant women with COVID-19. Exposure to the virus in pregnancy can affect the fetus and result in long-term vulnerability to abnormalities in the child's brain development. This study aimed to determine the impact of prenatal Covid-19 on the development of toddlers. The research method uses observational cross-sectional analysis. Secondary data on confirmed Covid-19 mothers were obtained from Prof. RD Kandou General Hospital, Wolter Monginsidi Hospital, and Manado Adventist Hospital. Primary data on toddler development using the KPSP Development Questionnaire instrument were obtained from 10 Community Health Centers in Manado City with a total of 92 respondents for two, 46 respondents were born to mothers with Covid-19 during the prenatal period and 46 toddlers were born to mothers who were not confirmed to have Covid-19 during the prenatal period. The results showed that there was no significant effect with a p-value of 0.562 for toddlers born to Covid-19 mothers on impaired gross motor, fine motor, socialization, and independence, speech, and language development. Based on the results of the study it can be concluded that both toddlers born to Covid-19 mothers and toddlers who were not born to Covid-19 mothers are at risk of experiencing growth disturbances, especially toddlers born during the Covid-19 pandemic because there could be long-term effects that could occur in infants who are exposed to the virus during the prenatal/intrauterine period.
Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Pelaksanaan Program Percepatan Penurunan Stunting Puskesmas Lelilef Kabupaten Halmahera Tengah: Factors Influencing the Effectiveness of the Stunting Reduction Acceleration Program Implementation at Lelilef Community Health Center, Central Halmahera Regency Aidin Abdurahman; Healthy Hidayanti; Diana Mirja Togubu
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1582

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan komprehensif melalui program percepatan penurunan stunting.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sumber daya manusia, sarana dan prasarana, dukungan anggaran, dan kepatuhan sasaran program terhadap efektivitas pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Puskesmas Lelilef Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas yang terlibat dalam pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Puskesmas Lelilef sebanyak 35 responden, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan regresi logistik biner dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara sumber daya manusia (p=0,000), sarana dan prasarana (p=0,001), dukungan anggaran (p=0,000), dan kepatuhan sasaran program (p=0,000) terhadap efektivitas pelaksanaan program percepatan penurunan stunting pada analisis bivariat. Hasil analisis regresi logistik biner menunjukkan bahwa sumber daya manusia (p=0,000) dan dukungan anggaran (p=0,015) merupakan variabel yang berpengaruh signifikan terhadap efektivitas program, sedangkan sarana dan prasarana (p=0,124) serta kepatuhan sasaran program (p=0,081) tidak berpengaruh signifikan setelah dikontrol bersama dalam model. Variabel sumber daya manusia merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi efektivitas pelaksanaan program percepatan penurunan stunting. Disarankan kepada Puskesmas Lelilef untuk meningkatkan kompetensi tenaga pelaksana melalui pelatihan berkelanjutan, memperkuat dukungan anggaran program, mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana, serta meningkatkan kepatuhan sasaran melalui penguatan edukasi, pendampingan ibu hamil dan ibu balita.