Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Kesehatan Pengetahuan Bullying pada Anak Sekolah Dasar Hidayati, Eni; Olina, Yanuan Ben; Fitrikasari, Alifiati; Sakti, Hastaning; Dewi, Nur Setiawati
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.87

Abstract

Bullying merupakan masalah kesehatan psikososial yang masih banyak terjadi pada anak usia sekolah dasar dan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan mental, emosional, serta perkembangan sosial anak. Dalam kehidupan sehari-hari, perilaku bullying sering disalahartikan sebagai bentuk candaan antar teman, sehingga kurang mendapatkan perhatian dan penanganan yang optimal dari pihak sekolah maupun keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai bullying, meliputi pengertian, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta upaya pencegahannya di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, serta penggunaan media audiovisual yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak. Kegiatan ini melibatkan 35 siswa kelas IV, V, dan VI sekolah dasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang bullying, yang ditunjukkan melalui kemampuan mengenali berbagai bentuk bullying serta munculnya sikap penolakan terhadap perilaku bullying. Penyuluhan kesehatan berpotensi menjadi upaya promotif dan preventif yang efektif dalam mencegah bullying dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif bagi perkembangan anak.
THE USE OF MAJAZ IN HADITH TEXTS: A Systematic Literature Review of Contextual Interpretation and Linguistic Analysis Hidayati, Eni; Marhumah, Marhumah; Syaifuddin, Najamudin Dano; Nadhifa, Hasna Putri
RIWAYAH Vol 11, No 2 (2025): Riwayah : Jurnal Studi Hadis
Publisher : Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/riwayah.v11i2.34084

Abstract

The use of majaz (figurative language) in hadith texts has long been recognized as an important element in understanding the linguistic depth and contextual meaning of the Prophet Muhammad’s sayings. However, studies on this topic have generally focused on majaz within theoretical or semantic discourse, without providing a systematic mapping of its methodological role and socio-religious implications. This study aims to fill this gap by employing a Systematic Literature Review (SLR) method following the PRISMA protocol, examining 36 scholarly articles on majaz in hadith published between 2019 and 2025. The review focuses on publication trends, dominant methodological approaches, geographical distribution of research, and the implications of majaz for contextual interpretation and contemporary Muslim life. The findings reveal a significant increase in academic interest during the period 2021–2024, marked by a strong dominance of qualitative, linguistic, and contextual approaches, particularly those integrating balaghah, semantics, socio-historical analysis, and hermeneutics. Majaz is increasingly positioned not merely as a rhetorical device but as a substantive interpretive instrument with important implications for legal reasoning, ethical formation, and socio-religious construction. Nevertheless, a gap remains between the theoretical recognition of majaz and its application in religious practice, education, and public policy, largely influenced by the persistence of conservative literalist paradigms. This study offers both methodological and thematic novelty by systematically mapping the role of majaz in hadith studies and positioning it as a bridge between textual fidelity and contemporary relevance, thereby supporting the development of a more adaptive, interdisciplinary, and context-sensitive methodology in hadith scholarship. [Penggunaan majaz (bahasa figuratif) dalam teks-teks hadis telah lama diakui sebagai unsur penting dalam memahami kedalaman linguistik dan makna kontekstual sabda Nabi Saw. Namun, kajian-kajian terhadapnya selalu fokus pada diskursus majaz yang menekankan pada aspek teoretis atau semantik, tanpa pemetaan yang sistematis terhadap peran metodologis dan implikasi sosio-keagamaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi celah tersebut dengan menerapkan metode Systematic Literature Review (SLR) yang mengikuti protokol PRISMA, terhadap 36 artikel ilmiah tentang majaz dalam hadis yang dipublikasikan antara tahun 2019–2025. Kajian ini berfokus pada tren publikasi, pendekatan metodologis yang dominan, distribusi geografis penelitian, serta implikasi majaz terhadap penafsiran kontekstual dan kehidupan Muslim kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan minat akademik pada periode 2021–2024, dengan dominasi kuat pendekatan kualitatif, linguistik, dan kontekstual, terutama yang mengintegrasikan balaghah, semantik, analisis sosio-historis, dan hermeneutika. Majaz semakin diposisikan bukan sekadar sebagai perangkat retorika, melainkan sebagai instrumen penafsiran substantif yang memiliki implikasi penting terhadap penalaran hukum, pembentukan etika, dan konstruksi sosial-keagamaan. Meskipun demikian, masih terdapat kesenjangan antara pengakuan teoretis terhadap majaz dan penerapannya dalam praktik keagamaan, pendidikan, dan kebijakan publik, yang sebagian besar dipengaruhi oleh kuatnya paradigma literalistik-konservatif. Studi ini memberikan kebaruan metodologis dan tematik dengan memetakan secara sistematis peran majaz dalam studi hadis, serta menempatkannya sebagai penghubung antara kesetiaan terhadap teks dan relevansinya terhadap konteks kontemporer, sehingga mendukung pengembangan metodologi kajian hadis yang lebih adaptif, interdisipliner, dan peka terhadap konteks.]
INTEGRASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BIOLOGI DALAM MEMBANGUN KESADARAN EKOLOGIS MAHASISWA UIN SUNAN KALIJAGA Eni Hidayati; Runtut Prih Utami; Eva Latipah; Abdul Latif
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47418

Abstract

This study is motivated by the increasing environmental crisis, which indicates a low level of ecological awareness, including among university students, as well as the suboptimal integration of Islamic Religious Education and biology in the learning process. In fact, these two fields have great potential to develop holistic ecological awareness through the integration of Islamic values and scientific concepts. This study aims to describe the forms of integration between Islamic Religious Education and biology and to examine the extent of its implementation in fostering ecological awareness among students at UIN Sunan Kalijaga. This research employs a qualitative approach using a field research method, with data collection techniques including interviews, observations, and documentation. The results show that integration has been carried out by linking biological concepts with Islamic values such as khalifah (stewardship), amanah (trust), and environmental balance, both in the learning process and in daily practices. Students demonstrate increased ecological awareness reflected in behaviors such as maintaining environmental cleanliness, reducing plastic use, and using resources more wisely. However, the implementation of this integration is still uneven, tends to depend on individual lecturers, and has not been systematically structured within the curriculum. Therefore, it is necessary to strengthen integrative, contextual, and practice-based learning designs to more effectively and sustainably enhance students’ ecological awareness.
Integrasi Spiritualitas Islam, Entrepreneurial Traits, dan Resilience Capacity dalam Ketahanan Usaha Hortikultura Abdul Latif; Elfira Yunita Sapitri; Subiyantoro Subiyantoro; Eni Hidayati; Baha Shofa Mijdal
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 14 No 1 (2026)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was motivated by the high unemployment rate, which has a negative social impact. Entrepreneurship is one of solution to economic uncertainty, market fluctuations, and climate risks that affect business sustainability. These conditions require business resilience that is not only based on economic and managerial aspects, but also on the values and character of business actors. This study aims to analyze business survival power in Islamic entrepreneurship through the integration of Islamic spirituality, entrepreneurial character, and business resilience capacity at Syaqila Buah Trading Company. This study uses a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through in-depth interviews, direct observation, and documentation, then analyzed using data condensation, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results show that Islamic spirituality, such as zakat, tawakal, gratitude, trustworthiness, and honesty, serve as a foundation of values that guide decision-making and maintain the psychological stability of entrepreneurs. These values are integrated with entrepreneurial characteristics such as optimism, persistence, courage to take risks, proactivity, and innovation, thereby strengthening business resilience capacity as reflected in adaptability, operational flexibility, problem solving, business learning, and relational resilience. The research contribution shows an integrative model of horticultural business actors, viewing that resilience in entrepreneurship is formed not only through character and business resilience, but also spirituality as a core part of the entrepreneurial ecosystem.
Co-Authors Abdul Latif Ahmad Eddison Alifiati Fitrikasari Amar, Fahri Amin Samiasih Andi Chairil Ichsan Andria Pragholapati Anissa Rizki Nurjannah Aura, Meia Putri Ayu Fibiyanti, Millenia Siska Baha Shofa Mijdal Chaerani, Nurul Choerunisa, Nasyifa Zulfa Damayanti, Sifana Ayu Darwin Darwin Dera Alfiyanti Desi Ariyana R Desi Ariyana Rahayu Dewi Setiawati Dewi Setyawati Diah Permata Sari DIAH PERMATA SARI, DIAH PERMATA Djola, Wiwin Iswandi Elfira Yunita Sapitri Endah Wahyuningsih Endah Wahyuningsih Eva Latipah Fery Andryanto firdaus, Angga mahargia yunanta firdaus, Angga mahargia yunanta Fitrikasar, Alifiati Hastaning Sakti Ida Ansharyani Irwan Mahakam Lesmono Aji Jumili Arianto Khatimah Khatimah Khoiriyah - Khoiriyah Khoiriyah Lalu Kukuh Mahendra Mahardika Rizqi Himawan Maragustam Marhumah Marhumah mariyam mariyam, mariyam Maya, I Putu Angga Teja Mohammad Fatkhul Mubin, Mohammad Fatkhul Mubin, Mohamad Fatkhul Muhammad Fatkul Mubin Muhammad Fatkul Mubin, Muhammad Fatkul Nadhifa, Hasna Putri Nasution, Annio Indah Lestari Niechi Valentino Nugroho, Ma'ruf Aji Nunik Nurwanah Nur Setiawati Dewi Nurhalimah Nurhalimah Nurliah Olina, Yanuan Ben Prasetyo, Andrie Ridzki Prasetyo, Dhimas Mardyanto Puri Lukitasari Purwidianti Riwayati - riwayati riwayati Rosita, Lina Dian Runtut Prih Utami Sadir , Muhammad Salma, Dela Sabrina Putri Salsabila, Nandita Pasya Sari, Cahya Puspita Satria Arif Budiman Shabrina, Hasyyati Sitti Latifah Subiyantoro Syaifuddin, Najamudin Dano Tania, Casandra Tania, Maria Ledy Tania, Maria Ledy Tilahunga, Sukirman Dj Tri Nur Hidayati Tri Nurhidayati Ummiyati, Inna Rotul Utami, Minarti Dyan Webliana B., Kornelia Zain, Syarif Hidayatullah