Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Kemoterapi Pada Anak Penderita Kanker di Rumah Cinta Bandung Hidayati, Nur Oktavia
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.215 KB) | DOI: 10.33867/jka.v4i2.37

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit yang banyak dialami oleh anak. Kemoterapi sebagai intervensi primer untuk mengatasi kanker pada anak mempunyai banyak dampak yang mampu memengaruhi anak baik secara fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak kemoterapi yang paling dirasakan berat dan mengganggu oleh anak berdasarkan pengkajian pada orang tua di Rumah Cinta Bandung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan menggunakan accidental sampling selama 45 hari dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner Symptom assessment in childen receiving cancer therapy: the parent perspective dari Lee Dupuis yang terdiri dari dua bagian yaitu berat dan mengganggu dengan masing-masing 69 item pertanyaan. Data kemudian dianalisis dengan distribusi frekuensi hingga menggambarkan proporsi responden yang merasakan dampak berat dan mengganggu serta urutan dampak yang dirasakan berat dan mengganggu berdasarkan nilai mean melalui pengkajian pada orang tua. Hasil penelitian 40% anak merasakan dampak berat dan 36,7% anak meraskan dampak mengganggu. Aspek psikologis pada sub variabel perasaan dan suasana hati khususnya emosional anak (perubahan suasana hati dan mudah marah) merupakan dampak yang dianggap paling berat. Kemudian, dampak pada fisik anak yang paling mengganggu yaitu kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah. Dampak kemoterapi harus diperhatikan oleh orang tua dan petugas kesehatan karena akan mengganggu kualitas hidup anak selama menjalani pengobatan kanker yang dialaminya. Hasil penelitian ini diharapkan mampu membantu menentukan intervensi prioritas untuk mengurangi dampak kemoterapi yang memengaruhi fisik, psikologis, dan kualitas hidup anak. Kata kunci : anak kanker, dampak kemoterapi, orang tua
Nursing Intervention With Combined Psychoreligious Therapy In Patients With Auditory And Visual Hallucinations A Case Report Setiani, Haniifah Setiani; Hidayati, Nur Oktavia; Hernawaty, Taty
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Citra Keperawatan Edisi : Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jck.v13i2.398

Abstract

Hallucinations are a common symptom often experienced by people with schizophrenia. Treatment can be carried out through psychiatric nursing care combined with psychoreligious therapy. This study aims to describe the application of a combination of nursing care and psychoreligious therapy in patients diagnosed with sensory perception disorders: auditory and visual hallucinations. The method used was a clinical case report with five stages of the nursing process, from assessment to evaluation. The intervention was conducted over seven days, and psychoreligious therapy was administered twice daily for 10–20 minutes per session. The study subject was a patient, Mr. I, diagnosed with schizophrenia and experiencing auditory and visual hallucinations. The patient had a history of repeated hospitalizations at the psychiatric hospital with the same symptoms since 2019. Mr. I presented with complaints of laughing and talking to himself. The patient’s speech was incoherent, his affect was labile, he had difficulty focusing, and he exhibited a flight of ideas. The results showed that this intervention was effective for Mr. I, as the patient was able to recognize, dismiss, and redirect hallucinations independently, showed improved adherence to treatment, was able to maintain focus during conversations, was calmer, could open up emotionally, and experienced a reduction in the frequency of hallucinations. The conclusion of this study is that the combination of nursing care and psychoreligious therapy can be proven effective in enhancing the ability of schizophrenia patients to manage auditory and visual hallucinations independently.
Co-Authors Aan Nuraeni Aat Sriati Aat Sriati Achir Yani S. Hamid Achir Yani S. Hamid Adistie, Fanny Agustien, Mia Amalia Agustin, Yulian Mutiara Agustina, Habsyah Safaridah Ahmad Yamin AI MARDHIYAH, AI Ajeng Andini Sutisnu Akmal Sybromillsy Alam, Ismailah Alawiyah, Siti Haiva Amilia Rosada Amira, Iceu Andini, Wilda Angga Rizkiawan Anjelina, Dina Aprilia, Nike Ardianti, Aprilia Aulia Arunita, Yulpiana Ayu K.W, Fauziah Dyan Cahyani, Eka Maulidya Dani Ramdani, Dani Destia Khairunnisa, Destia Dewi, Nadya Puspita Dewi, Syafira Dina Agustina Suwito Dinda Sari Agustina Efendi, Rahayu Putri Efri Widianti Efri Widianti Ermiati Ermiati Etika Emaliyawati Fadilah, Tria Nurhayyu Fatimah, Sari Fauzania, Syifa Nurul Feni Agustina Hamidah Nurhalimah Harris, Marissa Mouthia Haryati, Evi Annisa Ikeu Nurhidayah Ikeu Nurhidayah Imas Rafiyah Iwan Shalahuddin Iwan Suhendar Iyus Yosep Kharisma, Puji Adi Kusumah, Indra Lia Sari Lukman Haqim M. Randi Gentamandika Putra, M. Randi Gentamandika Mamat Lukman, Mamat Maria komariah Mela Yulianti Melliany Safitrie Mentari, Vanessa Zian Mufaj, Elda Nurfadila Muspratiwi, Dea Nabila Salsabila Nenden Nur Asriyani Maryam Neng Della Monika Senja Nisa Humaerotul Jannah Nita Fitria Nofadina, Hanifah Nurhalimah, Hamidah Nurjanah, Lilis Siti Nurul Damarwulan Poddar, Sandeep Prawesti, Sabrina Junieta Qurhadzam, Muhammad Galiem Rabbani, Hasna Ramadhanti, Intan Febryani Ramdhona, Dinyatul Arba Ratih Kusuma Dewi Regita, Yasmina Dwi Rery Yuliani Pratiwi Restuning Widiasih Rhamelani, Putri Rivalda, Neneng Senjaya, Sukma Serenity, Kinar Setiani, Haniifah Setiani Setiawan Setiawan Shafira Rizki Amalia Siti Nur Fatimah Sujana, Elva Sumarna, Umar Suryani S Suryani Suryani Taty Hernawaty Tetti Solehati Theresia Eriyani Titin Sutini Titin Sutini, Titin Toharudin Toharudin Tutik Sri Hariyati Utami, Syafiah Ihsan Yani, Pebri