Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penggunaan Warna Tempat Media Tanam pada Pertumbuhan Tanaman Hias Singonium (Syngonium podophyllum Schott.) dengan Teknik Art Glass Planting Dini Nur Azizah; Ida Yayu Nurul Hizqiyah; Mia Nurkanti; Gurnita Gurnita
Biofarm Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.3297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan warna tempat media tanam pada pertumbuhan tanaman hias singonium (Syngonium podophyllum Schott) dengan teknik art glass planting. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif true eksperiment, dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan setiap warna tempat media tanam dapat menghasilkan pertumbuhan tanaman yang berbeda-beda, pertumbuhan panjang batang tertinggi ditunjukan pada perlakuan warna ungu dengan rata-rata pertumbuhan 5,77cm, jumlah daun tertinggi ditunjukan pada perlakuan warna kuning dengan rata rata pertumbuhan 5 helai, pertumbuhan lebar daun tertinggi ditunjukan pada perlakuan warna biru dengan rata-rata 2,83cm, pertumbuhan diameter batang tertinggi ditunjukan pada perlakuan warna ungu rata-rata 2,60mm, dan pertumbuhan panjang akar tertinggi ditunjukan pada perlakuan warna ungu dengan rata-rata 8,60cm. Perbedaan warna tempat media tanam mempengaruhi pertumbuhan tanaman hias singonium, setiap warna memiliki kemampuan menyerap panas yang berbeda-beda.Kata kunci: Art glass planting, Pertumbuhan, Suhu, Warna
Efektivitas Media Tanam Pukcapedia Terhadap Pertumbuhan Tanaman Hias Aglaonema (Aglaonema butterfly L.) Ervin Khoemeisa Ratnabella; Cartono Cartono; Ida Yayu Nurul Hizqiyah
Biofarm Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.3291

Abstract

Tanaman hias Aglaonema (Aglaonema butterfly L.) merupakan tanaman hias yang banyak digemari. Untuk meunjang produktivitas pertumbuhan tanaman, diperlukan media tumbuh yang berkualitas. Penelitian ini beryujuan untuk mengetahui keefektifan media tanam pukcapedia terhadap pertumbuhan tanaman Aglaonema (Aglaonema butterfly L.). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), karena kondisi perlakuan percobaan yang digunakan seluruhnya menggunakan subjek yang sama. Perlakuan yang digunakan meliputi K sebagai kontrol, berupa Tanah + pupuk anorganik merek Grow More, T1 berupa media tanam Pukcapedia + Sekam Bakar (1:1), T2 berupa media tanam Pukcapedia + Sekam Bakar (1:2), T3 berupa media tanam Pukcapedia + Sekam Bakar (1:3), T4 berupa media tanam Pukcapedia + Sekam Bakar (1:4), T5 berupa media tanam Pukcapedia + Sekam Bakar (1:5). Analisis data menggunakan sidik ragam (ANOVA) dengan signifikan 5%, jika terdapat perbedaan nyata dilanjutkan dengan uji lanjut menggunakan Uji Post-Hoc Duncan pada tarif 5%. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa media tanam pukcapedia yang ditambahkan sekam bekar berpengaruh nyata terhadap parameter yang diukur. Parameter yang diukur meliputi panjang batang, jumlah daun, lebar daun, diameter batang, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan T1 dengan penggunaan media tanam pukcapedia dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1 merupakan perbandingan efektif dalam pertumbuhan lebar daun, diameter batang utama, dan panjang akar. Faktor klimatik dengan pertumbuhan tanaman hias menunjukan adanya keterkaitan.
Efektivitas Ekstrak Daun Tembakau terhadap Mortalitas Hama Ulat Grayak pada Tanaman Hias Lili Putih Annisa Azzahra; Ida Yayu Nurul Hizqiyah; Cartono Cartono
Biofarm Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.3286

Abstract

Ulat merupakan konsumen di piramida ekosistem yang memakan tanaman termasuk tanaman hias. Salah satu ulat yang menyerang tanaman hias lili putih adalah ulat grayak. Pestisida kimia digunakan untuk mengendalikan hama tetapi dapat merusak lingkungan, alternatifnya digunakan pestisida nabati. Penelitian ini bermaksud untuk menguji efektivitas ekstrak daun tembakau terhadap mortalitas ulat grayak sebagai pestisida nabati serta untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun tembakau pada konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40% dan 50% terhadap mortalitas ulat grayak  dan ekstrak daun tembakau dikatakan mampu mematikan ulat grayak apabila mencapai LC50. Penelitian ini termasuk eksperimental laboratorium pendekatan kuantitatif. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL dengan populasi yang digunakan adalah hama 10 ulat grayak setiap perlakuan pengulangan, dengan 5 kali perlakuan dan 4 kali pengulangan seraya pengamatan langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun tembakau dapat digunakan sebagai pestisida nabati untuk mematikan ulat grayak. Ekstrak daun tembakau 50% memiliki tingkat mortalitas paling tinggi yaitu 80%, sedangkan untuk LC 50% kematian dari jumlah total sampel larva diperlukan ekstrak tembakau konsentrasi 30%. Hal ini menunjukan bahwa ekstrak daun tembakau efektif untuk membunuh larva ulat grayak.
Penggunaan Warna Tempat Media Tanam terhadap Pertumbuhan Tanaman Hias Sirih Lemon (Epipremnum aureum var. Neon) dengan Menggunakan Teknik Art Glass Planting Agnatul Mardhiah; Cartono Cartono; Ida Yayu Nurul Hizqiyah
Biofarm Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.3290

Abstract

Tanaman hias Sirih Gading (Epipremnum aureum Var. Neon) merupakan tanaman yang dapat menyerap polutan dalam ruangan, sehingga cocok sebagai tanaman hias dalam ruangan. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman hias sirih lemon, salahsatunya yaitu suhu pada media tanam. Warna dapat mempengaruhi kondisi suhu pada media tanam. Untuk menjaga kestabilan suhu maka dapat menggunakan teknik art glass planting. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode eksperimen atau percobaaan yang bertujuan mengetahui laju pertumbuhan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan warna tempat media tanam dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Warna hijau dapat meningkatkan jumlah daun dan ukuran panjang tanaman. Sementara tempat media tanam warna ungu dapat mempengaruhi diameter batang utama dan pertambahan lebar daun.
Efektivitas Ekstrak Daun Tembakau terhadap Mortalitas Hama Ulat Grayak pada Tanaman Hias Lili Putih Azzahra, Annisa; Nurul Hizqiyah, Ida Yayu; Cartono, Cartono
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.3286

Abstract

Ulat merupakan konsumen di piramida ekosistem yang memakan tanaman termasuk tanaman hias. Salah satu ulat yang menyerang tanaman hias lili putih adalah ulat grayak. Pestisida kimia digunakan untuk mengendalikan hama tetapi dapat merusak lingkungan, alternatifnya digunakan pestisida nabati. Penelitian ini bermaksud untuk menguji efektivitas ekstrak daun tembakau terhadap mortalitas ulat grayak sebagai pestisida nabati serta untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun tembakau pada konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40% dan 50% terhadap mortalitas ulat grayak  dan ekstrak daun tembakau dikatakan mampu mematikan ulat grayak apabila mencapai LC50. Penelitian ini termasuk eksperimental laboratorium pendekatan kuantitatif. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL dengan populasi yang digunakan adalah hama 10 ulat grayak setiap perlakuan pengulangan, dengan 5 kali perlakuan dan 4 kali pengulangan seraya pengamatan langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun tembakau dapat digunakan sebagai pestisida nabati untuk mematikan ulat grayak. Ekstrak daun tembakau 50% memiliki tingkat mortalitas paling tinggi yaitu 80%, sedangkan untuk LC 50% kematian dari jumlah total sampel larva diperlukan ekstrak tembakau konsentrasi 30%. Hal ini menunjukan bahwa ekstrak daun tembakau efektif untuk membunuh larva ulat grayak.
Penggunaan Warna Tempat Media Tanam terhadap Pertumbuhan Tanaman Hias Sirih Lemon (Epipremnum aureum var. Neon) dengan Menggunakan Teknik Art Glass Planting Mardhiah, Agnatul; Cartono, Cartono; Nurul Hizqiyah, Ida Yayu
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.3290

Abstract

Tanaman hias Sirih Gading (Epipremnum aureum Var. Neon) merupakan tanaman yang dapat menyerap polutan dalam ruangan, sehingga cocok sebagai tanaman hias dalam ruangan. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman hias sirih lemon, salahsatunya yaitu suhu pada media tanam. Warna dapat mempengaruhi kondisi suhu pada media tanam. Untuk menjaga kestabilan suhu maka dapat menggunakan teknik art glass planting. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode eksperimen atau percobaaan yang bertujuan mengetahui laju pertumbuhan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan warna tempat media tanam dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Warna hijau dapat meningkatkan jumlah daun dan ukuran panjang tanaman. Sementara tempat media tanam warna ungu dapat mempengaruhi diameter batang utama dan pertambahan lebar daun.
Efektivitas Media Tanam PUKCAPEDIA Terhadap Pertumbuhan Tanaman Hias Sirih Brazil (Philodendron Hederaceum Brasil) Herliana, Risma; Cartono, Cartono; Nurul Hizqiyah, Ida Yayu
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.3289

Abstract

Tanaman hias sirih brazil rentan terhadap pembusukan jika sirkulasi media tanam tidak baik dan mudah mengering serta terbakar jika media terlalu kering. Media tanam PUKCAPEDIA merupakan media tanam yang dapat menyimpan air dan memberikan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas media tanam PUKCAPEDIA terhadap pertumbuhan tanaman hias sirih brazil (Philodendron hederaceum brasil). Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pertumbuhan yang signifikan pada setiap parameter penelitian, seperti panjang batang utama, jumlah daun, lebar daun, diameter batang utama, dan panjang akar. Perlakuan T1 (Media tanam PUKCAPEDIA + Sekam Bakar = 1:1) menunjukkan pertumbuhan optimal pada panjang batang utama dan lebar daun. Perlakuan T2 (Media tanam PUKCAPEDIA + Sekam Bakar = 1:2) menunjukkan pertumbuhan optimal pada jumlah daun dan panjang akar. Perlakuan T3 (Media tanam PUKCAPEDIA + Sekam Bakar = 1:3) menunjukkan pertumbuhan optimal pada diameter batang.
Penggunaan Warna Tempat Media Tanam pada Pertumbuhan Tanaman Hias Singonium (Syngonium podophyllum Schott.) dengan Teknik Art Glass Planting Azizah, Dini Nur; Nurul Hizqiyah, Ida Yayu; Nurkanti, Mia; Gurnita, Gurnita
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.3297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan warna tempat media tanam pada pertumbuhan tanaman hias singonium (Syngonium podophyllum Schott) dengan teknik art glass planting. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif true eksperiment, dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan setiap warna tempat media tanam dapat menghasilkan pertumbuhan tanaman yang berbeda-beda, pertumbuhan panjang batang tertinggi ditunjukan pada perlakuan warna ungu dengan rata-rata pertumbuhan 5,77cm, jumlah daun tertinggi ditunjukan pada perlakuan warna kuning dengan rata rata pertumbuhan 5 helai, pertumbuhan lebar daun tertinggi ditunjukan pada perlakuan warna biru dengan rata-rata 2,83cm, pertumbuhan diameter batang tertinggi ditunjukan pada perlakuan warna ungu rata-rata 2,60mm, dan pertumbuhan panjang akar tertinggi ditunjukan pada perlakuan warna ungu dengan rata-rata 8,60cm. Perbedaan warna tempat media tanam mempengaruhi pertumbuhan tanaman hias singonium, setiap warna memiliki kemampuan menyerap panas yang berbeda-beda.Kata kunci: Art glass planting, Pertumbuhan, Suhu, Warna
Efektivitas Media Tanam Pukcapedia Terhadap Pertumbuhan Tanaman Hias Aglaonema (Aglaonema butterfly L.) Ratnabella, Ervin Khoemeisa; Cartono, Cartono; Nurul Hizqiyah, Ida Yayu
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.3291

Abstract

Tanaman hias Aglaonema (Aglaonema butterfly L.) merupakan tanaman hias yang banyak digemari. Untuk meunjang produktivitas pertumbuhan tanaman, diperlukan media tumbuh yang berkualitas. Penelitian ini beryujuan untuk mengetahui keefektifan media tanam pukcapedia terhadap pertumbuhan tanaman Aglaonema (Aglaonema butterfly L.). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), karena kondisi perlakuan percobaan yang digunakan seluruhnya menggunakan subjek yang sama. Perlakuan yang digunakan meliputi K sebagai kontrol, berupa Tanah + pupuk anorganik merek Grow More, T1 berupa media tanam Pukcapedia + Sekam Bakar (1:1), T2 berupa media tanam Pukcapedia + Sekam Bakar (1:2), T3 berupa media tanam Pukcapedia + Sekam Bakar (1:3), T4 berupa media tanam Pukcapedia + Sekam Bakar (1:4), T5 berupa media tanam Pukcapedia + Sekam Bakar (1:5). Analisis data menggunakan sidik ragam (ANOVA) dengan signifikan 5%, jika terdapat perbedaan nyata dilanjutkan dengan uji lanjut menggunakan Uji Post-Hoc Duncan pada tarif 5%. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa media tanam pukcapedia yang ditambahkan sekam bekar berpengaruh nyata terhadap parameter yang diukur. Parameter yang diukur meliputi panjang batang, jumlah daun, lebar daun, diameter batang, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan T1 dengan penggunaan media tanam pukcapedia dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1 merupakan perbandingan efektif dalam pertumbuhan lebar daun, diameter batang utama, dan panjang akar. Faktor klimatik dengan pertumbuhan tanaman hias menunjukan adanya keterkaitan.
PENGEMBANGAN SOFTSKILL MAHASISWA CALON GURU MELALUI PEMBERDAYAAN UNIT KEGIATAN MAHASISWA DI UNIVERSITAS PASUNDAN Cartono, Cartono; Hizqiyah, Ida Yayu N.; Aryanti, Fitri
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v2i1.66

Abstract

Soft skills merupakan bagian keterampilan dari seseorang yang lebih bersifat pada kehalusan atau sensitifitas perasaan seseorang terhadap lingkungan di sekitarnya  Soft skills menjadi suatu hal yang sangat penting karena kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skills) saja, tetapi yang lebih utama didukung oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skills). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kegiatan UKM dan kegiatan perkuliahan dalam aktivitas presentasi yang berkaitan dengan pengembangan soft skills mahasiswa calon guru. Metode penelitian ini  merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kerja Unit Kegiatan Mahasiswa dan proses perkuliahan pada aktivitas diskusi mahasiswa mulai menerapkan aspek-aspek soft skills. Aspek soft skills yang dijaring terdiri dari beberapa aspek yaitu kemampuan berkomunikasi, kemampuan berfikir atau bernalar, kemampuan menyelesaikan masalah, kerjasama tim, etika/moral dan keterampilan kepemimpinan.Keywords: Soft Skills, Unit Kegiatan Mahasiswa