Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERSEPSI GURU PAI DALAM PEMANFAATAN APLIKASI QUIZIZZ SEBAGAI ALAT EVALUASI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Hidayat, Ajat; Yafi, Salman; Nazwan, Afif Putra; Putra, Ilham Jaya; Aziz, Ahmad; Azmiyah, Azmiyah; Asril, Zainal; Fitriza, Rozi
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 12 No 2 (2024): Article
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/al-afkar.v12i2.696

Abstract

Riset ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru PAI di SMA mengenai pemanfaatan aplikasi Quizizz sebagai alat evaluasi pembelajaran. Metode dalam tulisan ini adalah kuantitatif dekriptif dengan menggunakan intrumen pengumpulan data berupa angket. Responden dalam penelitian ini berjumlah dua puluh depan yang terdiri dari satu orang kepala sekolah, satu orang wakil kurikulum, empat orang guru PAI serta dua puluh dua orang peserta didik untuk memperluat data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam persepsi guru PAI mengenai pemanfaatan aplikasi Quizizz sebagai alat evaluasi, keenam persepsi tersebut ialah 1) pentingnya pemahaman guru pai terhadap evaluasi, sebanyak 33% responden mengatakan setuju dan 67% responden mengatakan sangat setuju. 2) Pentingnya wawasan guru pai tentang aplikasi quizizz, terdapat 25% responden setuju, 75% sangat setuju. 3) Efisien untuk melaksanakan tes, terlihat 50% responden menyatakan setuju, 33% responden sangat setuju, dan 17% responden mengatakan tidak setuju. 4) Mempermudah analisis tingkat kesukaran soal, 83% responden sangat setuju, dan 17% responden setuju. 5) Memudahkan guru melihat nilai peserta didik secara keseluruhan, memperlihatkan 50% responden sangat setuju dan 50% responden setuju, dan 6) menghilangkan ketakutan peserta didik terhadap tes, terlihat 50% responden menyatakan setuju, 33% responden sangat setuju, dan 17% responden mengatakan tidak setuju.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Peserta Didik yang Belajar dengan Google Classroom Susanto, Andi; Yanti, Yulia Desri; Fitriza, Rozi
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 8 NOMOR 2 DESEMBER 2021
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v8i2.4729

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik yang belajar dengan google classroom. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang pendidik matematika di kelas XII IPA SMA Negeri 2 Solok. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan wawancara. Data dianalisis dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Waktu penelitian pada bulan Desember 2020 di SMA Negeri 2 Solok. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada beberapa upaya yang dilakukan pendidik untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik yang belajar dengan google classroom: 1) Pendidik meminta peserta didik untuk meresume/meringkas kembali materi yang telah dipelajari. 2) Pendidik mengirimkan materi berupa file, powerpoint atupun video yang disajikan secara terstruktur dan dilengkapi  gambar. 3) Pendidik meminta peserta didik untuk menganalisis video dari materi pembelajaran. 4) Pendidik memberikan remedial untuk peserta didik yang belum tuntas dan memberikan pengayaan untuk peserta didik yang sudah tuntas. Jadi dapat disimpulkan ada beberapa upaya yang dilakukan pendidik dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik yang belajar dengan google classroom di kelas XII IPA SMA Negeri 2 Solok.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Student Team Achievement Division terhadap Hasil Belajar pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Negeri 27 Padang: Penelitian Rahmayani Nasution; Afnibar; Rozi Fitriza
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.990

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang pembelajarannya menggunakaan model Problem Based Learning dan Student Team Achievement Division di SMP Negeri 27 Padang. Penelitian ini merupakan Penelitian Kuantitatif Ekperimen, dengan Desain Penelitian yaitu one-group pretest posttest desagn. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 27 Padang tahun 2024/2025 semester ganjil. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII.1 (model pembelajaran PBL) dan VIII.2 (model pembelajaran STAD). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Analisis data menggunakan N-Gain dan Uji-t. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini, maka dapat diperoleh: (1) terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil belajar peserta didik yang diajarkan dengan model PBL dengan nilai rata-rata pretest adalah 57.86 dengan persentase pencapaian hasil belajar 34.48% dan nilai rata-rata posttest adalah 81.38 dengan persentase pencapaian hasil belajar 63.33% kemudian dilakukan analisis data dengan nilai N-Gain sebesar 0.56 (2) terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil belajar peserta didik yang diajarkan dengan model STAD dengan nilai rata-rata pretest adalah 58.28 dengan persentase pencapaian hasil belajar 34.48% dan nilai rata-rata posttest adalah 79.31 dengan persentase pencapaian hasil belajar 63.33% kemudian dilakukan analisis data dengan nilai N-Gain sebesar 0.56 (3) terdapat perbedaan pada hasil belajar peserta didik yang diajarkan dengan model PBL dan STAD. Perolehan nilai rata-rata PBL lebih tinggi dari pada STAD. Nilai statistik Uji-t terlihat bahwa nilai Thitung = 0.985 lebih kecil dari Ttabel= 1.67 sehingga Ho diterima dengan taraf signifikan 0.329 > 0,05.
Implementasi Penilaian Autentik dalam Pembelajaran PAI Materi Ibadah Haji di SD 19 Batuang Taba: Penelitian Afifah ‘Ulya; Elfa Maijuana; Yusnil Khoiriah Siregar; Zainal Asril; Rozi Fitriza
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1529

Abstract

This research aims to analyse how authentic assessment is applied in learning Islamic Religious Education (PAI) about Hajj at SD 19 Batuang Taba. Authentic assessment is an evaluation approach to assess the extent of students' abilities through tasks that are the application of knowledge in real situations. In this research, we used a qualitative method with a case study approach. Data collection was conducted by observation and in-depth interviews with PAI teachers and students as well as analysing existing learning documents. The informants in this study were 2 PAI teachers and 30 fifth grade students of SD 19 Batuang Taba. The results of this study indicate that authentic assessment in the Hajj material has been implemented through various instruments, such as performance assessment, portfolio, and project assessment. The learning activities implemented include simulation of Hajj rituals, making a mock-up of the Kaaba as well as directly explaining the pillars and conditions of Hajj. The findings show an increase in students' understanding of concepts by 85% and applicative skills by 78%. However, there are still obstacles related to limited infrastructure and the need for continuous teacher training. This study recommends developing more varied authentic assessmentinstruments and increasing teacher capacity inimplementation.
Development of Learning Media Assisted by Smart Apps Creator Application in Islamic Education Subjects in Senior High Schools Hayati, Rifdha; Sari, Milya; Hasnah, Radhiatul; Remiswal, Remiswal; Fitriza, Rozi; Batubara, Juliana
Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2025): August
Publisher : STIT Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/jie.v4i2.338

Abstract

This research aimsto develop a product in the form of Android-based learning media assisted by the Smart Apps Creator application which is valid, practical and effective and focuses on increasing students' learning motivation.This research uses the methodR&D with the ADDIE model (Aanlyze, Desaign, Development, Implementation, Evaluation), which was held on June 4, 2025 at SMA N 1 Ampek Nagari Class X. Data at this stageAnalyze obtained through interviews, at the level Design done early planning, at the level Development data collected through the results of the Validity test on the material, media and language aspects, at the stageImplementation Data was collected through practicality tests on teachers and students (small scale and large scale), at the stageEvaluation Data was obtained from the effectiveness of increasing student learning motivation based on the Pre-Test and Post-Test using N-Gain.Research resultin the form of a series of product development processes for learning media assisted by the Smart Apps Creator application in the PAI subject for class X at SMA N 1 Ampek Nagari. Validity in the material aspect obtained a score of 94%, in the media aspect obtained a score of 94% and in the language aspect obtained a score of 95%. The small-scale practicality test obtained a score of 96%, in the large-scale test obtained a score of 97%, and the teacher's practicality test obtained a score of 96%. The effectiveness test based on the Pre-Test and Post-Test using N-gain showed an average N-Gain result of 77% which is in a larger interpretation of 76% which can be said that the learning media assisted by the Smart Apps Creator application in the PAI subject is proven to be effective and able to increase learning motivation in students.
Pengembangan Pocket Book Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Untuk Kelas X SMA Rahmadhani, Miftahul Khairi; Yulia; Fitriza, Rozi
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v14i2.68

Abstract

Salah satu permasalahan yang terdapat dalam dunia pendidikan adalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik dan kurangnya minat peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Hal ini disebabkan karena bahan ajar berupa buku paket dan LKPD yang dirancang sendiri oleh pendidik masih kurang membantu peserta didik dalam pembelajaran dan kurangnya antusias peserta didik dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Berdasarkan hal itu dilakukanlah penelitian pengembangan pocket book berbasis STEM pada materi barisan dan deret untuk peserta didik kelas X. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan pocket book berbasis STEM yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari 5 tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket praktikalitas, pedoman wawancara, dan tes efektifitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pocket book yang dikembangkan valid dengan nilai rata-rata , praktis dengan nilai rata-rata , dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis dengan nilai rata-rata .
Communication skills and mathematical disposition in implementing geogebra-assisted problem-based learning strategies Christina Khaidir; Rozi Fitriza; Ninik Yumariza; Rahmatul Wahid
Alifmatika (Jurnal pendidikan dan pembelajaran Matematika) Vol 6 No 1 (2024): Alifmatika - June
Publisher : Fakultas Tarbiyah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/alifmatika.2024.v6i1.51-62

Abstract

This paper aims to determine students' communication skills and mathematical disposition in implementing problem-based learning strategies using the Geogebra application. This type of research was a quasi-experiment with a control group design. The subjects of this research were classes A and B. The population in this research was all students in the odd semester 2023/2024 who were taking the Plane and Space Geometry course, which consists of two classes that were tested using the t-test with data from the student's final test. Based on calculations of the results of students' mathematical communication skills, specifically the experimental class 81.00 and the control class 71.16. Thus, students' mathematical communication abilities in problem-based learning assisted by Geogebra were better than those in conventional education. On the other hand, the results of students' mathematical disposition abilities were 76.59 for the experimental class and 68.16 for the control class. Thus, students' mathematical disposition abilities in problem-based learning assisted by Geogebra were better than those in conventional education.
Keefektifan Model Pembelajaran Make A Match dan Card Sort Ditinjau dari Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Kelas VIII SMP Negeri 10 Padang Ruri Albersa; Remiswal; Rozi Fitriza
Irfani Vol. 22 No. 1 (2026): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v22i1.7721

Abstract

This study was motivated by the low level of student participation and learning outcomes in Islamic Religious Education and Character (PAIBP) among eighth-grade students at SMP Negeri 10 Padang, particularly in the Islamic Cultural History component on Muslim scholars during the Abbasid Dynasty. The research aimed to analyze the improvement in learning outcomes and to compare the effectiveness of the Make a Match and Card Sort cooperative learning models assisted by comic media. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design. The sample consisted of two experimental classes: Experiment 1 implemented the Make a Match model, while Experiment 2 applied the Card Sort model. Data were collected through objective pre-test and post-test instruments and analyzed using Paired Sample T-Test, Independent Sample T-Test, and N-Gain analysis with SPSS version 23. The findings revealed that both models significantly improved students’ learning outcomes (Sig. 0.000 < 0.05). However, a significant difference was found between the two classes (Sig. 0.047 < 0.05), with the Card Sort class achieving a higher post-test mean score (85.47) compared to the Make a Match class (81.06). The N-Gain results for both groups were in the moderate category, with Card Sort showing slightly higher effectiveness. These results indicate that while both cooperative models are effective, Card Sort is relatively more effective for factual and conceptual materials due to its emphasis on systematic classification and conceptual organization.
Development of an Interactive PjBL-Based E-Module for Islamic Religious Education at The Junior High School Level Ilal Fajri; Rozi Fitriza; Ahmad Sabri
Abjadia : International Journal of Education Vol 11, No 2 (2026): Abjadia
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/abj.v11i2.42299

Abstract

This study aims to develop an interactive e-module based on Project-Based Learning (PjBL) for Islamic Religious Education at the junior high school level. The study was motivated by the limited use of engaging learning media, which resulted in low student participation. This research addresses the gap by integrating PjBL syntax into a digital e-module to support meaningful and active learning, particularly in social media ethics content. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The participants were 33 students (n = 33). Data were collected through observation, interviews, documentation, expert validation questionnaires, practicality questionnaires, and learning outcome tests. The effectiveness was analyzed using the Paired Sample T-Test and N-Gain score. The results showed that the e-module was highly valid (93.75%). Practicality tests indicated very practical results, with scores of 96% from teachers and 95.35% from students. The implementation of learning reached 96%, categorized as very well implemented. The effectiveness test revealed a significant difference between pretest and posttest results (Sig. < 0.05), with an N-Gain score of 79.44% (effective category). In conclusion, the developed interactive e-module based on PjBL is valid, practical, and effective for improving students’ learning outcomes.
KEMAMPUAN BERFIKIR GEOMETRI PESERTA DIDIK KELAS IX DALAM PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA Rozi Fitriza; Elsa Desmaniati; Hizbul Fatiya Kudus
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : State Islamic University of North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v11i2.11422

Abstract

Artikel ini membahas tentang perbedaan kemampuan berfikir geometri peserta didik yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan pendekatan etnomatematika dan yang belajar dengan pendekatan biasa/saintifik. Perkembangan kemampuan berfikir geometri peserta didik didasarkan kepada level berfikir geometri Van Hiele. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah dua kelompok peserta didik kelas IX MTsN 3 Kota Pariaman. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes kemampuan berfikir geometri materi Transformasi Geometri. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil analisis data tes menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berfikir geometri peserta didik yang diajar dengan pendekatan etnomatematika dan pembelajaran biasa. Rata-rata kemampuan berfikir geometri peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan etnomatematika lebih tinggi dari rata-rata kemampuan berfikir geometri peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan biasa. Pada kelas yang menggunakan pembelajaran dengan pendekatan etnomatematika, terdapat 93,75% peserta didik sudah berada pada tahap berfikir visualisasi, 87,5% peserta didik berada pada tahap analisis dan 81,25% peserta didik pada tahap deduksi informal, tetapi belum ada peserta didik yang mencapai tahap berfikir deduksi. Penggunaan pendekatan etnomatematika dalam pembelajaran geometri dapat memfasilitasi berkembangnya kemampuan berfikir geometri peserta didik.AbstractThis study aims to discuss the differences in geometric thinking ability among students who learn mathematics with an ethnomathematics approach and students who learn mathematics with an ordinary/scientific approach. The development of students' geometric thinking ability is based on Van Hiele's level of geometric thinking. This study follows a quantitative research approach with an experimental method. The samples of this study are two groups of ninth-grade students at MTsN 3 Pariaman city. The instrument used in this study is in the form of a geometric thinking ability test for Geometry Transformation material. The data were analyzed by using a Mann-Whitney test. The results indicate that the geometric thinking ability is different among students taught using an ethnomathematics approach and an ordinary or scientific approach. The average geometric thinking ability of students who learned using an ethnomathematics approach is higher than students taught with an ordinary or scientific approach. The class taught using the ethnomathematics approach shows that 93.75% of students reached the visualization thinking stage, 87.5% of students reached the analysis stage, and 81.25% of students reached the informal deductive stage, but no students reached the deductive thinking stage. This study proves that ethnomathematics approach in a geometry lesson can facilitate the development of students' geometric thinking skills.