Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Study on Potency of Sepat Fish (Trichopus trichopterus) in Lebo Taliwang Swamp of West Sumbawa District as a Poultry Feed Ahmad Furqon Irianto; Taufikkurrahman Taufikkurrahman; Dwi Kusuma Purnamasari; Erwan Erwan; I K.G. Wiryawan; Syamsuhaidi Syamsuhaidi; Pardi Pardi
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.756 KB) | DOI: 10.29303/jitpi.v5i1.48

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi ikan sepat rawa Lebo Taliwang sebagai pakan unggas, meliputi produksi, ketersediaan, kualitas nutrisi, dan kandungan logam berat. Penelitian ini menggunakan metode survey yakni penggalian informasi tentang karakteristik Lebo Taliwang, prediksi produksi ikan sepat melalui perhitungan frekuensi penjaringan dalam waktu tertentu, dan pengkajian ketersediaannya sepanjang masa, serta analisis kandungan bahan kering, abu, protein kasar, lemak kasar, serat kasar (Ca, P) dan kadar logam (Cu, Pb dan Hg) dari ikan sepat. Data ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Lebo Taliwang merupakan danau yang ditumbuhi banyak tumbuhan air dan menjadi habitat berbagai species ikan termasuk ikan sepat. Air Lebo Taliwang tidak pernah mongering sehingga Ikan sepat selalu tersedia sepanjang masa. Ikan sepat aman dikonsumsi oleh unggas karena kandungan nutrisinya tinggi dengan kadar protein (50.69%) dan mineral Ca (2.87%), serta kadar Cu, Pb, dan Hg yang rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah produksi ikan sepat di Lebo Taliwang relatif tinggi dan tersedia sepanjang tahun sehingga potensial dijadikan sebagai pakan unggas.
Evaluation of Metabolizable Energy and Protein of Rice Bran on Mojosari laying Ducks Asnawi Asnawi; Dwi Kusuma Purnamasari; I Ketut Gde Wiryawan
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.976 KB) | DOI: 10.29303/jitpi.v5i2.65

Abstract

Evaluation of metabolizable energy of local rice bran have been conducted on Mojosari laying duck. The purpose of study was to calculate the energy values of local rice bran. Ten Mojosari laying ducks were randomly allocated of two types of feeds. Each laying duck was reared in individual cage (metabolic cage). Two types of feeds were basal diet (30% commercial feed: 70% corn), and 70% basal diet and 30% local rice bran. There are five duck as replication in each types of feed. Metabolic energy (ME) was determined according to Farrel (1978) with any modification. The results indicated that the gross energy and apparent metabolically energy (AME) of rice bran were approximately 3317,00±17,30 kkal/kg and 2461,44±27,76 kkal/kg. Presentation of AME to Gross energy of local rice bran were 74.21 %. Metabolizable protein of local rice bran were 55,71 ± 9,30% from crude protein intake. It is concluded that according to apparent metabolically energy (AME) and digestible protein, local rice bran is appropriate as supplement feed of laying duct particularly Mojosari laying ducks.
Potensi Sampah Organik Sebagai Media Tumbuh Maggot BSF (Hermetia illucens) Dwi Kusuma Purnamasari; Bq Julia M. Ariyanti; Syamsuhaidi Syamsuhaidi; Sumiati Sumiati; Erwan Erwan
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v7i2.96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan dan kualitas nutrisi dari berbagai media sampah organik yang berpotensi sebagai media tumbuh maggot lalat Black Soldier (BSF). Penelitian melalui 2 tahapan metode yaitu tahap pertama inventarisasi ketersediaan sampah organik rumah tangga, pasar, dan peternakan ayam di Kota Mataram, dan tahap kedua yaitu analisis kandungan nutrisi sampah organik. Variabel yang diamati yaitu tingkat ketersedian sampah organik per hari dan kualitas nutrisi berbagai sampah organik yang meliputi kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, dan kadar serat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan tingkat ketersediaan sampah organik per hari didapatkan produksi sampah Kota Mataram yang bersumber dari sampah rumah tangga, pasar, dan peternakan ayam berjumlah 181.976 kg sampah per hari, dimana proporsi sampah rumah tangga sebesar 85,23%, sampah peternakan ayam 10,59%, dan sampah pasar sebesar 4,18%. Kandungan nutrisi masing-masing sampah organik mengandung protein kasar yang tinggi yaitu sampah rumah tangga sebesar 13,10%, sampah pasar sebesar 15,95% dan tertinggi pada sampah peternakan ayam petelur sebesar 18,64%. Namun kadar air sampah organik rumah tangga dan pasar adalah tinggi yaitu 82.07% dan 88.30%, dimana kadar air media yang ideal untuk pertumbuhan maggot adalah 70-80%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sampah organik berpotensi untuk dijadikan sebagai media tumbuh dari maggot BSF berdasarkan ketersediaan sampah organik perharinya yang tinggi dan kandungan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan maggot.
Productivity and Feed of Laying Hens by Efficient Use of Concentrates: Ayam ras Petelur Dwi Kusuma Purnamasari; Syamsuhaidi Syamsuhaidi; Sumiati Sumiati; Gempa Maulana Aji Alfian
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v8i2.145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula konsentrat yang tepat dan efisien untuk menghasilkan produktivitas ayam petelur yang maksimal. Metode penelitian adalah action research di lokasi peternakan ayam petelur dengan membandingkan formula pakan yang diterapkan peternak dengan formula pakan yang disusun sesuai kebutuhan. Penelitian menggunakan ayam ras petelur usia 21 minggu jenis Lohman Brown sebanyak 75 ekor. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap pola satu arah dengan tiga jenis formulasi pakan yang berbeda yaitu P1 (jagung 33,3%+dedak padi 16,7%+konsentrat layer 50%), P2 (jagung 36%+dedak padi 26%+konsentrat layer 38%) dan P3 (jagung 42%+dedak padi 24,5%+konsentrat layer 33,5%). Parameter yang diamati adalah konsumsi pakan, produksi telur per hari (HDP), bobot telur, FCR dan biaya pakan. Analisis data menggunakan Analisis Varians (ANOVA) dan Uji Lanjut Jarak Berganda Duncan’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan mengurangi level konsentrat pada pakan sebanyak 16% dari yang biasa diterapkan oleh peternak, menghasilkan produksi telur, bobot telur, dan FCR yang berbeda tidak nyata (p>0,05), namun biaya pakan yang dikeluarkan lebih rendah berkisar Rp. 68,02-84,12 per ekor per hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dengan mengefisienkan penggunaan konsentrat dan pakan disusun sesuai kebutuhan menghasilkan produktivitas yang sama namun lebih efisien dibandingkan formula pakan peternak. Kata Kunci : Konsumsi Pakan, Produksi Telur, Bobot Telur, FCR, Biaya Pakan.
Application of Layer Feed Supplement (LFS) to Increase Egg Production and Quality of Laying Hens on Small Farming in Santong Village North Lombok Asnawi; Dwi Kusuma Purnamasari; I Ketut Gde Wiryawan
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Ani
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v10i1.204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi dan kualitas telur ayam ras petelur yang dipelihara oleh peternak dengan pemberian suplemen pakan layer (SPL) yang diformulasikan sendiri. Penelitian ini menggunakan 10 orang peternak sebagai ulangan, setiap peternak menerapkan dua perlakuan yaitu sebahagian ayam digunakan untuk penerapan SPL (T1) dan sebagian lain diberikan pakan suplemen sesuai dengan kebiasaan peternak (T2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi telur, bobot telur, konsumsi pakan dan konversi pakan ayam ras yang diberikan suplemen pakan buatan sendiri berbeda tidak nyata (p>0.05) dibandingkan dengan yang diberikan suplemen pakan yang biasa digunakan oleh peternak (T2). Demikian juga dengan kualitas telur, tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar dua kelompok perlakuan. Akan tetapi warna kuning telur dan kadar kolesterol ayam ras yang diberikan pakan mengandung 1.2% suplemen pakan buatan sendiri lebih baik (p<0.05) dibandingkan suplemen pakan yang biasa digunakan peternak (T2. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan suplemen pakan buatan sendiri (SPL) sebesar 1.2% dalam pakan dapat diterapkan pada peternakan ayam petelur.
Co-Authors Agussalim Agussalim Ahmad Furqon Irianto Aminurrahman Aminurrahman, Aminurrahman ASNAWI Asnawi Asnawi Asnawi Asnawi Audia, Bq Gia Atma Azhari, M. Khairi Azhary Noersidiq Bq Julia M. Ariyanti Cahyadi, Sulis D.A. Lestari Dalilah, Amira Hasna Dewi, Endang Purnama Diningrum, Baiq Dina Candra Ely Ermawati Erwan Erwan Erwan Erwan Erwan Erwan Erwan Erwan Erwan, Erwan Fahrullah Fahrullah Gempa Maulana Aji Alfian Gifari, Zaid Al Hidayah, Hidayatul I K.G. Wiryawan I Ketut Gde Wiryawan I Ketut Gede Wiryawan I Komang Gede Wiryawan I.K.G. Wiryawan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ine Karni Irmanuddin Islam, L. Azan K. G. Wiryawan K.G.Wiryawan Karni, Ine Lara Dwi Franti M.I. Hamidi M.U. Utami Mirnawati Mirnawati Moh. Taqiuddin Muhsinin, Muhammad Musanip, Musanip N.P.W.O. Ardyanti Ni Made Ayu Yowana Pardi Pardi Pardi Pardi Pardi Pardi Pardi Pardi Ramadhan, I.P. Rehanun, Rehanun Rezki Amalyadi Ria Resti Rijki Purnama S Rohima, BQ. Nahya Rohmah Rohmah Rosyadi, Muhammad Amri S. Sulastri S. Wahyuni Salsabila, G. Samsul Mahrip Sase Nogyran Andry Lia Septian, I Gede Nano Sri Sulastri Sri Sulastri Srinadi, Ida Ayu Gita Alit Suhardiani, Roro Agustien Suhartini Suhartini Sulaiman Ngongu Depamede Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Supranata, Demas Adi Syamsuhaidi Syamsuhaidi Syamsuhaidi Syamsuhaidi Syamsuhaidi Syamsuhaidi Syamsuhaidi Syamsuhaidi, Syamsuhaidi Taufikkurrahman Taufikkurrahman Tjok S. Binetra Tjokorda Suwhendra Binetra Uhud Abdullah V. Maslami Vebera Maslami Wiryawan, I Ketut Gede Wiryawan, I.K.G. Yasmin, Gardena Aulia Rizkika Yetti Marlida Yudistira, I Gede Wahyu Yulian Asronul Lutfi Yuliaty Shan Nur Zaid Al Gifari