Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI POLA HIDUP SEHAT DAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA Widodo, Agustinus; Anam, Syariful; Ibrahim, Nurlina; Purnamasari Zainal, Amalia
JURNAL PENGABDIAN FARMASI DAN SAINS Vol. 1 No. 1 (2022): Oktober 2022
Publisher : Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpsf.2022.v1.i1.16115

Abstract

Desa Tosale, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, merupakan desa yang tergolong cukup jauh dengan ibu kota kabupaten, sehingga perlu dilakukan edukasi pola hidup sehat dan Tanaman Obat Keluarga. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat dan pentingnya mengetahui Tanaman Obat Keluarga menanamnya di lahan pekarangan. Metode pelaksanaan sosialisasi pola hidup sehat menggunakan metode ceramah, diskusi. Penentuan berat badan ideal dengan menghitung Body Mass Index dan Waist-to-Hip Ratio menggunakan metode ceramah, pembagian brosur, dan praktik simulasi. Tanaman Obat Keluarga menggunakan metode ceramah dan diskusi. Hasil kegiatan ini para peserta bertambah pengetahuan dan wawasannya terkait pola hidup sehat melalui gizi seimbang dan aktivitas fisik, dapat mengetahui kondisi tubuh ideal secara mandiri melalui penentuan Body Mass Index dan Waist-to-Hip Ratio, dan dapat memanfaatkan sumber daya alam khususnya tumbuhan melalui Tanaman Obat Keluarga untuk menjaga kesehatan tubuh. Kegiatan pengabdian berlangsung dengan baik berkat partisipasi dan antusias para peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan memberi manfaat positif bagi warga Desa Tosale.
Pengaruh Variasi Surfaktan Cocamide DEA terhadap Stabilitas Fisik Sabun Cair Minyak Biji Kelor (Moringa oleifera Lamk.) Sulaiman, Sri Sulistiana; Sharon, Nela; Ibrahim, Nurlina; Wahyuningsih, Indah
MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) Vol. 8 No. 1 (2026): JUNE
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/mpi.v8i1.7699

Abstract

Minyak biji kelor mengandung sekitar 40% minyak dengan komposisi utama asam oleat (73,22%). Kandungan asam oleat yang tinggi menjadikan minyak biji kelor potensial sebagai bahan dasar sabun karena sifatnya yang dapat melembapkan kulit. Penggunaan minyak biji kelor sebagai bahan dasar sabun cair masih jarang diteliti, khususnya dalam kaitannya dengan kestabilan fisik sediaan yang dipengaruhi oleh variasi surfaktan seperti Cocamide DEA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan pengaruh variasi konsentrasi surfaktan Cocamide DEA terhadap stabilitas fisik sabun cair berbasis minyak biji kelor (Moringa oleifera Lamk.). Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan analisis deskriptif. Sabun cair diformulasikan menggunakan bahan utama seperti minyak biji kelor, kalium hidroksida, natrium lauril sulfat, cocamide DEA, gliserin, dan bahan tambahan lainnya, dalam empat formula (F1-F4). Evaluasi yang dilakukan pada penelitian yaitu uji organoleptik, pH, homogenitas, viskositas, stabilitas busa, daya sebar, iritasi, kelembapan, dan stabilitas fisik. Hasilmenunjukkan seluruh formula stabil selama 12 hari penyimpanan. Formula 2 (F2) dengan konsentrasi Cocamide DEA 3% dipilih sebagai formula terbaik karena dapat meningkatkan kelembapan kulit dengan optimal. Moringa seed oil contains approximately 40% oil with oleic acid (73.22%) as its main component. The high oleic acid content makes moringa seed oil a potential base material for soap due to its skin moisturizing properties. The use of moringa seed oil as a base ingredient in liquid soap formulations has been rarely studied, particularly in relation to the physical stability of the product influenced by variations in surfactants, such as Cocamide DEA. This study aimed to compare the effect of varying concentrations of the surfactant Cocamide DEA on the physical stability of liquid soap formulated from Moringa seed oil (Moringa oleifera Lamk.). The research was conducted using a laboratory experimental method with descriptive analysis. Liquid soap was formulated with key ingredients including Moringa seed oil, potassium hydroxide, sodium lauryl sulfate, Cocamide DEA, glycerin, and other additives, across four different formulations (F1–F4). Evaluations included organoleptic assessment, pH, homogeneity, viscosity, foam stability, spreadability, irritation potential, moisturizing effect, and physical stability. The results showed that all formulas remained stable during 12 days of storage. Formula 2 (F2) with 3% Cocamide DEA concentration was selected as the best formula, because it was able to optimally enhance skin moisture.