Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Efisiensi Evaluasi Non Tes Melalui Microteaching Dalam Mata Kuliah Pendidikan Sejarah Peradaban Islam Al-Bahiyyah, Maharanin Nisa’; Yumna, Haniya Fatkhul; Zakhrofa, Zulfa; Inayati, Nurul
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v6i2.4744

Abstract

Evaluasi diperlukan dalam suatu pembelajaran. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan dibutuhkan sistem evaluasi yang tepat agar mencapai tujuan dari kualitas pembelajaran yang direncanakan. Evaluasi dapat dilakukan melalui berbagai metode, dalam mata kuliah PSPI menggunakan evaluasi non tes berupa micro teaching. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengkaji hasil dari micro teaching dalam mata kuliah Pendidikan Sejarah Peradaban Islam sebagai alat evaluasi non tes yang efisien dalam meningkatkan kemampuan mengajar mahasiswa dalam mata kuliah Pendidikan Sejarah Peradaban. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan studi lapangan. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dengan dosen pengampu mata kuliah dan beberapa mahasiswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa praktik micro teaching juga memiliki manfaat yang tak kalah banyak walaupun mahasiswa masih mengalami beberapa kendala dalam praktik micro teaching. Demikian pula evaluasi antar teman mengajar memiliki dampak positif yang signifikan karena berpotensi bagi mahasiswa untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan sebagai pengajar dan mengurangi tekanan mahasiswa yang biasanya didapatkan dari dosen pengampu karena yang menjadi evaluator adalah teman sejawat. Maka dengan hal itu menunjukkan bahwa praktik micro teaching dan memberikan evaluasi yang berulang disetiap pertemuan mata kuliah berhasil meningkatkan kualitas kemampuan mengajar mahasiswa dalam mata kuliah Pendidikan Sejarah Peradaban Islam.
Comparison of Results of Atypical Lymphocyte Test, RT-PCR and ELISA Using Recombinant Multivalent Envelope Protein Domain III (ED-III) Dengue Virus in Dengue Fever Patients Inayati, Nurul; Fihiruddin, Fihiruddin; Ernawati, Sri; Unsunnidhal, Lalu; Jannah, Raudatul
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 22 No 3 (2024): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol22.Iss3.1644

Abstract

Prevention of the transmission of dengue hemorrhagic fever (DHF) is carried out by breaking the chain of dengue transmission and administering vaccines, but to date, this has not achieved the expected target. Dengue virus tests using RT-PCR require skills and relatively expensive equipment. Serological test of IgM and IgG often shows false negatives or false positives, especially in dengue-endemic areas. The antibody test against NS1 using the ELISA method has weaknesses because anti-dengue IgM is often not detected in secondary infections. The development of serodiagnostic tests for rapid, affordable, sensitive, and specific detection of dengue virus infection is very necessary. Recombinant multivalent envelope proteins domain III (ED-III) dengue virus is a biomarker that has the potential to be developed to detect all dengue virus serotypes. One of the proteins that has high antigenicity is glycoprotein E which is found in the envelope of the dengue virus and is the most antigenic part of the virus. This research aims to combine several parts of the antigenic protein found in all dengue virus serotypes as immunoserodiagnostic material. This research is an analytical survey research, that compares the results of the atypical lymphocyte test, RT-PCR, and ELISA using the multivalent ED-III antigen. The number of samples used was 26 samples obtained from patients who were diagnosed with dengue fever using an accidental sampling technique. The results of the atypical lymphocyte examination showed 14 positive samples, while the results of the RT-PCR and ELISA examinations were 23 and 24 positive respectively. The average Optical density (OD) of examination using the ELISA method was 1.902 with sensitivity and specificity levels of 92% and 96%. There is no difference result of the RT-PCR compared with the ELISA test. Therefore, recombinant multivalent envelope protein domain III (ED-III) dengue virus can be used as a diagnostic tool to detect dengue fever infection.
PENERAPAN REWARD DAN PUNISHMENT UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA DI SDN MARGOREJO VI SURABAYA Inayati, Nurul; Natasya, Rizki Dwi; Mustaghfirah, Walidatul; Khotimah, , Siti Khorriyatul
Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2024): Kuttab : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ktb.v8i1.2017

Abstract

The purpose of this study is to identify the forms of reward and punishment that are effectively used and the implications of both reward and punishment. The research method employed is qualitative, with the type of research being field research, and data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The research sample consists of third-grade students at SDN Margorejo VI. SDN Margorejo VI has implemented a learning system that prioritizes the use of rewards to enhance motivation, achievement, and student discipline, while avoiding the implementation of punishment. The form of reward given emphasizes recognition and appreciation of the students' learning process, whereas the existing form of punishment aims to provide positive encouragement in solving problems, rather than just punishment. This policy has successfully created a structured learning environment, developed social and emotional skills, and improved students' discipline character through real-life experiences about the importance of the relationship between actions and their consequences.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DESA KARANG BAYAN DALAM PENANGGULANGAN DEMAM BERDARAH DENGUE Tatontos, Erlin Yustin; Inayati, Nurul; Diarti, Maruni Wiwin; Dramawan, Awan; Suseno, Mutiara Rachmawati; Purna, I Nyoman; Sali, I Wayan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v5i2.1361

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan virus dan ditularkan lewat nyamuk merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, yang cenderung semakin luas penyebarannya sejalan dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk. Seluruh wilayah Indonesia, mempunyai risiko untuk kejangkitan penyakit DBD karena virus penyebab dan nyamuk penularnya tersebar luas, termasuk di  Desa Karang Bayan  Kabupaten Lombok Barat. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarat Program Pengembangan Desa Sehat (PPDS) mengetahui pemberdayaan  ibu-ibu PKK desa Karang Bayan dalam penanggulangan Demam Berdarah Dengue melalui Posyandu dengan pengendalian vektor menggunakan ovitrap atraktan infusa daun. Metode pendekatan kegiatan adalah Interprofesional Education (IPE) dan Interprofesional Collaboration (IPC) ) yaitu melibatkan dosen dan mahasiswa dari dua Poltekkes Kemenkes RI dengan empat jurusan. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu PKK dan kader kesehatan   desa Karang Bayan berjumlah 30 orang. Metode pelaksanaan kegiatan dengan Persiapan, Pelaksanaan meliputi penyuluhan tentang PHBS, Covid19 dan Demam Berdarah Dengue, Training of trainers (TOT) survei jentik survei, survei sarana kesehatan,  pembuatan infusa daun, pemasangan ovitrap atraktan  serta  kampanye kesehatan dan  pembuatan draft aturan desasehat.  . Hasil pelaksanaan kegiatan, 90 % peserta  Penyuluhan dan TOT  memahami dan mempraktekan materi yang diberikan.Hasil survei jentik sebelum pemasangan ovitrap atraktan infusa daun  House Index ( HI)  14,83%, Container Index (CI)  7,91%  , Breteau Index (BI) 20,4% dan Angka Bebas Jentik (ABJ) 87,63%. Setelah pemasangan ovitrap atraktan infusa daun HI 5,41 %, CI 4,31%  , BI 7,48% dan ABJ 95,23%. Kampanye kesehatan oleh ibu-ibu PKK dan kader kesehatan masing-masing dusun dapat terlaksana dengan baik. Draft aturan desa sehat dapat tersusun dan diserahkan ke perangkat desa Karang Bayan.   Ibu-ibu PKK desa Karang Bayan berdaya  dalam penanggulangan Demam Berdarah Dengue melalui Posyandu dengan pengendalian vektor menggunakan ovitrap atraktan infusa daun. 
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Communicative Competence Model (CCM) Terhadap Keterampilan Komunikasi Dalam Menyampaikan Ide Secara Lisan Dan Kemampuan Berintraksi Dalam Proses Pembelajaran di SD IT Darul Mujahidin NW Majidi Inayati, Nurul; Maritasari, Donna Boedi; Rodiyah, Hadiatul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/reagrw12

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan komunikasi siswa kelas IV SD IT Darul Mujahidin NW Majidi dalam menyampaikan ide secara lisan dan berinteraksi selama proses pembelajaran, yang disebabkan oleh kurangnya rasa percaya diri siswa, terbatasnya media pembelajaran, serta penerapan media Communicative Competence Model (CCM) yang belum maksimal oleh guru. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis CCM terhadap keterampilan komunikasi siswa dalam menyampaikan ide secara lisan dan kemampuan berinteraksi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV berjumlah 24 orang yang diambil sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar tes berupa soal essay pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi membaca, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis dengan paired sample t-test berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest (72,4) lebih tinggi dibanding pretest (34,11) dengan peningkatan sebesar 38,29 poin. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (Sig. pretest 0,050; posttest 0,053). Uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi <0,001 < 0,05 dan thitung (2,106) > ttabel (1,88), sehingga Ha diterima. Hal ini membuktikan terdapat pengaruh positif dan signifikan penggunaan media CCM terhadap keterampilan komunikasi siswa. Implikasi penelitian ini adalah penggunaan media CCM efektif meningkatkan keterampilan komunikasi siswa, sehingga direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif di sekolah dasar untuk mengembangkan kemampuan komunikasi peserta didik secara optimal.
Cloning, expression and purification of a gene encoding CFP-10 and ESAT-6 protein of Mycobacterium tuberculosis in pET SUMO plasmids as Vaccine Candidates Fihiruddin, Fihiruddin; Inayati, Nurul; Srigede, Lalu; Zaetun, Siti; Unsunnhidal, Lalu; Shaleh, Muhammad Nazil
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026): In Progress
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.12724

Abstract

The Bacillus Calmette-Guerin vaccine did not show consistent results in preventing tuberculosis, with an effectiveness ranging from 0% to 80%. More effective proteins are needed as vaccine candidates to eliminate tuberculosis. Culture filtrate proteins 10-kDa(CFP-10) and Excretory Antigen Target 6-kDa(ESAT-6) demonstrated very strong antigenicity against T and B cells. These proteins are secreted during the early phase of infection and could potentially be used for vaccine candidates. This study aims to clone and express the CFP-10 and ESAT-6 proteins on the pET SUMO Plasmid. PCR with specific primers was used to amplify the genes encoding CFP-10 and ESAT-6 proteins. The PCR products were cloned into pET SUMO plasmids for transformation into competent cells E.coli BL21(DE3). Recombinant protein expression was induced in LB medium using 1 mM IPTG. The yield of recombinant proteins was visualized by SDS-PAGE and western blotting using an Anti-HisTaq Antibody. PCR results showed the target gene sizes to be 304 bp (CFP-10) and 291 bp (ESAT-6). SDS-PAGE and Western blotting revealed proteins at 22kDa (CFP-10) and 18kDa (ESAT-6). The genes encoding the CFP-10 and ESAT-6 proteins of M. tuberculosis have been successfully cloned into the pET SUMO plasmid and expressed in E. coli BL21(DE3) with molecular weights corresponding to the target genes.