Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Program Kurikulum Merdeka Di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Al-Fatah Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Rohmatul Marfu’ah, Iin; Indah Prabawati; Suci Megawati; Tauran
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4704

Abstract

Kurikulum Mandiri berorientasi pada mewujudkan pembelajaran yang bermakna dan efektif serta mengembangkan kreativitas, kepekaan, dan inisiatif siswa sebagai pembelajar sepanjang hayat dengan karakter Pancasila melalui prinsip-prinsip pengembangan karakter, fleksibilitas, dan pembelajaran isi yang esensial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Evaluasi Program Kurikulum Mandiri di Madrasah Swasta Ibtidaiyah Al-Fatah di Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro. Permasalahan yang ditemukan dalam implementasi Kurikulum Mandiri meliputi fokus pada pendidikan karakter yang menimbulkan kesulitan bagi guru, kurangnya keaktifan siswa dalam kegiatan belajar, tidak adanya pelatihan intensif bagi guru, dan kelengkapan fasilitas dan infrastruktur yang masih belum optimal dalam mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder melalui dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi berdasarkan empat kriteria teori CIPP (Konteks, Masukan, Proses, Produk) telah memenuhi kriteria tetapi beberapa aspek belum optimal, yaitu kriteria masukan yang berkaitan dengan sumber daya manusia guru dan fasilitas serta infrastruktur, serta pencapaian hasil akademik pada kriteria produk yang masih perlu ditingkatkan. Peneliti menyarankan peningkatan fasilitas dan infrastruktur serta pelatihan guru, memaksimalkan media pembelajaran yang tersedia, dan meningkatkan pembelajaran literasi dan numerasi untuk mendukung implementasi Kurikulum Mandiri yang lebih efektif dan optimal.
IMPLEMENTASI PROGRAM REHABILITASI RUMAH TIDAK LAYAK HUNI SKEMA BSPS DI DESA SIDOHARJO KECAMATAN JAMBON KABUPATEN PONOROGO 127_Yanmiffika_AN22C, Yanmifika Hentarodya Prahasti; Tjitjik Rahaju; Indah Prabawati; Ahmad Nizar Hilmi
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah layak huni merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang berpengaruh terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga. Akan tetapi, keterbatasan ekonomi menyebabkan sebagian masyarakat berpenghasilan rendah belum mampu menempati rumah dengan kondisi yang memenuhi standar kelayakan. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah menjalankan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan sasaran utama yaitu masyarakat berpenghasilan rendah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program rehabilitasi rumah tidak layak huni di Desa Sidoharjo Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan perolehan data melalui kegiatan observasi, wawancara, dokumentasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar dan sasaran kebijakan program telah dirumuskan secara jelas dan diterapkan sesuai regulasi yang berlaku, meskipun masih terdapat kendala terkait kemampuan swadaya penerima bantuan. Dari sisi sumber daya, keterbatasan anggaran dan jumlah unit tenaga lapangan memengaruhi optimalisasi pelaksanaan program. Karakteristik organisasi pelaksana menunjukkan pembagian peran yang cukup jelas dan terkoordinasi, didukung oleh pembentukan KPB di tingkat masyarakat. Sikap para pelaksana pada umumnya mendukung pelaksanaan program dengan menunjukkan komitmen dan fleksibilitas di lapangan. Komunikasi antar organisasi telah berjalan cukup baik, namun komunikasi dengan masyarakat masih memerlukan pendampingan yang lebih intensif. Faktor lingkungan sosial, ekonomi, dan politik turut memengaruhi implementasi program. Disarankan adanya penambahan tenaga pendamping serta peningkatan efektivitas komunikasi dan koordinasi untuk mendukung keberhasilan program. Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan Publik, Rumah Tidak Layak Huni.
Optimalisasi Kartu Indonesia Pintar dalam Mendukung Akses Pendidikan Berkualitas (SDG 4) bagi Siswa Kurang Mampu Nasywa Putri Kumara; Firza Alifatuz Zhulfa; Firre An Suprapto; Indah Prabawati
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 5 (2026): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i5.1119

Abstract

Hak warga negara atas pendidikan telah dijamin oleh konstitusi dan menjadi pilar pembangunan nasional. Namun, ketimpangan geografis dan kemiskinan masih menghambat akses pendidikan yang merata di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebagai instrumen kebijakan serta merumuskan strategi optimalisasi implementasinya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG 4: Quality Education). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis kebijakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa KIP berkontribusi dalam mengurangi beban biaya pendidikan, meningkatkan partisipasi sekolah, serta memperluas akses bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu, sehingga turut menekan angka putus sekolah. Meskipun demikian, implementasi program masih menghadapi kendala berupa ketidaktepatan sasaran penerima, ketidaksinkronan data, dan lemahnya pengawasan. Selain itu, bantuan finansial belum sepenuhnya mampu meningkatkan kualitas pendidikan tanpa dukungan sistem pendidikan yang memadai. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan integrasi sistem pendataan, peningkatan koordinasi antar lembaga, serta penguatan mekanisme pengawasan agar kontribusi KIP terhadap SDG 4 lebih optimal dan berkeadilan.
Diskursus Sekolah Rakyat dalam Agenda SDGs 4: Respons Kebijakan terhadap Ketimpangan Akses Pendidikan di Kota Pasuruan Nayshira Rieva Candra; Alifatu Azwa Shoima; Firre An Supraptop; Indah Prabawati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17367

Abstract

This study analyses the discourse surrounding the People’s School as an innovative policy response to inequalities in access to education education within the framework of Sustainable Development Goals (SDGs) 4 in Pasuruan City, East Java. Adopting a qualitative approaach through literature review and policy document analysis, this study reveals the dynamics of structural exlusion underpinning disparities in access to education. The finding indicate that the School Participation Rate (TPS) is quite high at primary and lower secondary levels, there is a significant decline at upper secondary level. This reflects the economic, geographical and social barries faced by vulnerable groups, such as children who do not continue their  education from poor families living in urban areas and girls in sub urban areas. People’s Schools have emerged as an alternative inclusive policy that not only expands access to free and flexible education, but also funcions as an affirmative instrument through socio economic support programmes, such as living cost assistance, career conselling, and avocational curriculum integrity. These findings suggest the potential for people’s to accerelate the realisation SDGs 4, whils suggesting improvements to national regulations so that similar models can be replicated in other regions to sustainably reduce structural inequalities.  
Implementasi Program Atensi Permakanan Bagi Lanjut Usia Tunggal di Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan (Studi Di Desa Lopang dan Desa Gintungan): (Studi Di Desa Lopang Dan Desa Gintungan) Naila Ainaiya1; Indah Prabawati; Tjitjik Rahaju; Ahmad Nizar Hilmi
Perspektif Administrasi Publik dan hukum Vol. 3 No. 2 (2026): April: Perspektif Administrasi Publik dan hukum
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/perspektif.v3i2.1035

Abstract

The increasing number of elderly individuals living alone as a vulnerable group requires effective policies to fulfill their basic needs, one of which is implemented through the Social Rehabilitation Assistance Program (ATENSI) for Food Support. This program is regulated under the Regulation of the Minister of Social Affairs Number 7 of 2021 and aims to assist vulnerable groups requiring social support. However, its implementation at the sub-district level still faces administrative challenges and limited facilities that may affect its effectiveness. This study aims to analyze the implementation of the ATENSI Food Support Program for elderly individuals living alone in Kembangbahu Sub-district, Lamongan Regency. The research employs a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using policy implementation indicators: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The results show that communication has been conducted hierarchically, although obstacles remain in information delivery and beneficiary understanding. Human resources are adequate, but facilities are limited. Implementers demonstrate commitment, and the bureaucratic structure supports coordination. Overall, the program has been implemented fairly well but still requires improvement in facilities and administrative simplification.
Co-Authors 127_Yanmiffika_AN22C, Yanmifika Hentarodya Prahasti ACHMAD IRGI RIZA ARTANDI Achmad Nabil Nurul Haq Aditya Ramadhani, Bayu Ahmad Nizar Hilmi AIMATUSH SHOLIHAH AINUN KUSUDUR Alfian Fauzi Ardiyanto Alifatu Azwa Shoima ALJARREAU MAHMUD SUTRISNO ANIS NUR FADHILAH ANUGRAH ARY KURNIAWAN Arik Susanti Aulia Jasmine Zalfania Azzahra Azharina Eka Rahmawati BERIL ISDITYO NADIS Christina Yovanka Cindy Dwi Antika DELDHA EQY ARTAMALIA DIAN ARLUPI UTAMI DIAZ ASTIZA DINA HARDIYANTI DINA SRI ANITA DINDA PLAWINDRI NOVIANTARI ELYSA PUSPITA SARI Eny Sulistyowati Eva Hany Fanida FANDI EKA SETYAWAN PUTRA FINA ANGGRAENI Firda Aprilian Putri firdanada ristriannisa Firre An Suprapto Firre An Supraptop Firza Alifatuz Zhulfa FITRI NILAM SARI FITROTUN NISWAH FLORIDA SYAKILA SEPTIANTI HENDRO ADI WIBOWO HIMMA FARIDATUL HUSNA IKE PENILITA Imelda Melina Sari Intan Ismariana Kezhia Febrin Nadia Krista KHANIN KHOLID MABRURI Linda Wahyuni M AINUDIN AL AFGHONI M.Noer Falaq Al Amin MAHENDRA GITA NILASARI Mariana Irbach Khonsa R Mariya Ulfa Meirinawati MOHAMMAD ANDRE DJORGHY Mohammad Rizqi Haji Ega Firnanda Muhammad Akbar Muhammad Rizky Hidayat Nafa Nabilla Dwi Eriana Naila Ainaiya1 Nasywa Putri Kumara Nayshira Rieva Candra Nindia Ananta Zalfa Wijaya NOVIA MUQTI YUNISIA AINUR HAQIQI NUR AHMED NUR ENGGAR IRIANI NUR MUFIDAH Oktavia Putri Mandasari Paulina Binti Achmad Putri Ayu Lailatun Nafi’ah Rahmawati, Novika RAKA AMYRUL SURYA RASHIF GHANI HARVIANTO REZA RAHMAD KURNIAWAN RIA PITRIANI RISKHA LAILA FITRIANA Rizki Wahyu Amanta Rohmatul Marfu’ah, Iin Ruli Ani Siregar RUNGKY LECESNAWATI Salsa Izza Shafinaz Sukardi SATRIA BUDI SETIAWAN SHERYN WIJAYANTI Shofiyatun Nuzuliyah SILVIA AYU ARIYANTI Silvia Ayu Tri Octavia Siska Wulandari Suci Megawati SUCI NURUL ALLIFAH TAURAN Tauran, T. Tjitjik Rahaju Tjitjik Rahayu Trenda Aktiva Oktariyanda Via Mega Arista Wilda WINDIANY PUTRI EFFENDY Yazid Dwi Kurniawan Yeni Wulansari YULI YANA WULANSARI YUNITA EKA RIZKI LESTARI Zafrul Dedy Setyawan ZULIA SAIDAH