Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

HUBUNGAN RIWAYAT KETURUNAN HIPERTENSI DENGAN IBU BERSALIN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT PERMATA BUNDA PURWODADI PADA TAHUN 2016 sri untari; Sri Martini
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 2 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i2.381

Abstract

Setelah dilakukan pengolahan data dengan uji Kai Kuadrat (Chi Square Test) di dapatkan hasil X2 tabel = 5,99 dan X2 hitung 7,443. Karena X2 dihitung menggunakan tingkat keyakinan 95%, alfa = 5%, df = 1. Dengan kreteria pengujian Ho ditolak apabila nilai X2 hitung X2 tabel (7,443 5,991) maka Ho ditolak, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan riwayat keturunan hipertensi dengan ibu bersalin hipertensi dengan hasil nilai koefisien kotingensi adalah 0,366.
Peningkatkan Nasionalisme Siswa Melalui Bahan Ajar Berbasis Qr Code Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Riza Nur Rahmat; Sri Untari; Didik Sukriono
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2921

Abstract

Pengunaan teori pembelajaran behavioristik memiliki potensi terjadi kejenuhan sepertihalya yang terjadi pada siswa Kls X SMAN 6 kota kediri, Dengan pendekatan konstruktivistik yang mendorong kolaborasi dan analisis mendalam pada siswa. Integrasi QR code yang dihubungkan dengan sumber belajar, tujuannya meningkatkan minat siswa untuk belajar, khususnya di kelas X SMA, komponen inti yang dikembangkan adalah Bhinneka Tunggal Ika. Penelitian ini menggunakan metode RnD dengan prosedur Dick dan Carey 10 tahapan. Data yang digunakan diantaranya observasi, materi, dan efektivitas hasil pengembaganan. Prngujian dilaksanakan sebanyak 3 kali dengan responden 35 siswa yang terbagimenjadi individu, kelompok kecil, dan kelompok besar. Hasil uji bahan ajar menunjukan bahwa, Qr Code juga cukup membantu siswa dalam belajar, siswa mengalami peningkatan pada komponen Bhinneka Tunggal Ika sebesar 10%. Sedangkan komponen model PBL tidak ada peningkatan yang besar namun pesebaran skor lebih setabil dibanding sebelumya. Komponen Nasionalisme juga mengalami peningkatan sebrsar 20%. Keterbatasan hasil pengembangan sangat komplek, jika dirubah salah satu bagian maka akan dibutuhkan waktu yang cukup lama kaena banyak penyesuaian pada bahan ajar. Kelebihan bahan ajar bisa diapilkasikan pada kondisi lapangan yang begitu beragam, hal ini dikarenakan bahan ajar bisa di akses berupa cetak ataupun secara daring melalui Qr code yang sudah disediakan. Sumber belajar bisa didesain ulang sesuai dengan kebutuhan siswa.