Claim Missing Document
Check
Articles

KKN Tematik Optimalisasi Kinerja Infastruktur & Sumber Daya Wilayah Desa Mata Lamokula Kec. Moramo Utara Kab. Konawe Selatan Syamsuddin, Syamsuddin; Sufrianto, Sufrianto
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v1i1.643

Abstract

KKN adalah suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup di tengah masyarakat, secara langsung mengidentifikasi dan menangani permasalahan masyarakat serta upaya meningkatkan isi dan bobot pendidikan bagi mahasiswa serta untuk mendapatkan nilai tambah yang lebih besar bagi pendidikan tinggi. Bagi perguruan tinggi penyelenggaraan KKN dilaksanakan dengan maksud meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat akan IPTEK dan Seni untuk melkasnakan pembangunan serta meningkatkan persepsi mahasiswa tentang relevansi antara materi kurikulum di kampus dengan realita pembangunan dalam masyarakat. Tujuan dari KKN Tematik ini adalah membuat perencanaan pembangunan pedesaan bidang sarana dan prasarana fisik yang nantinya dapat digunakan untuk pengusulan melalui dana desa, sehingga aparat desa akan merasa terbantu. Dari hasil identifikasi permasalahan yang ada di Desa Mata Lamokula dapat disimpulkan bahwa Desa Mata Lamokula sangat membutuhkan sarana dan prasarana pendukung untuk kegiatan perekonomian yaitu pembuatan Peta Desa, Pembuatan Bak Penampungan Air, Pembersihan Saluran Draenase, telah memenuhi semua yang dibutuhkan sesuai rencana kerja yang telah disepakati, Adapun kegiatan sosial dan tambahan yang kami lakukan semata-mata untuk membantu masyarakat Desa Mata Lamokula agar bisa meningkatkan perekonomian.
Bimbingan Teknis Petani Pemakai Air (P3A) JIAT Di Desa Langgea Kec. Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan Sufrianto, Sufrianto; Lakawa, Irwan; Haryono, Haryono
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v1i1.644

Abstract

Tujuan Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah untuk Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap Memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat tentang proses pengoperasian dan pemeliharaan jaringan irigasi air tanah dan Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pemeliharaan jaringan irigasi dan bangunan air. Beberapa materi penting yang di sampaikan dalam Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini yaitu Kesalahan pengoperasian dan pemeliharaan jaringan irigasi air tanah, penurunan kapasitas sumur bar diluar pengaruh kinerja pompa, perhitungan biaya untuk melaksanakan redevelopment, pengaturan air irigasi dan pembuangannya, serta metode kerja tangan untuk pembersihan saluran. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah dan diskusi serta penjelasan teknis terhadap detail gambar kerja dan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan bersama para perserta. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini menunjukkan bahwa para petani pemakai air (P3A) di Desa Langgea Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan memiliki respon yang cukup baik terhadap kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat oleh Tim Tenaga pengajar (Dosen) Fakultas Teknik Universitas Sulawesi Tenggara ini, dan diharapkan adanya kegiatan-kegiatan sejenis lainnya yang dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada seluruh masyarakat terhadap penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Tepat Guna lainnya khususnya mengenai keairan
Sosialisasi Dan Aksi Hidup Sehat Melalui Pencegahan Dan Mitigasi Covid-19 Di Kelurahan Sara’ea Kecamatan Kulisusu Sufrianto, Sufrianto; Ilham, Vickky Anggara
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v1i1.645

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PKM) untuk membantu program pemerintah dalam hal menanggulangi dampak penyebaran dan menekan angka kematian akibat adanya virus Covid-19 yang menjadi pandemic global yang telah ditetapkan oleh badan organisasi Kesehatan dunia yaitu WHO. Virus ini pun masuk ke Indonesia awal Maret 2020, sehingga mengubah perilaku dan tatanan kehidupan baru. Sehingga diperlukan adanya sikap yang harus diubah, salah satunya adalah kegiatan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta konsumsi makanan yang bergizi. Berdasarkan bukti ilmiah, COVID-19 dapat menular dari manusia ke manusia melalui percikan batuk/bersin (droplet), tidak melalui udara. Orang yang paling berisiko tertular penyakit ini adalah orang yang kontak erat dengan pasien COVID-19 termasuk yang merawat pasien COVID-19. Rekomendasi standar untuk mencegah penyebaran infeksi adalah melalui cuci tangan secara teratur menggunakan sabun dan air bersih, menerapkan etika batuk dan bersin, menghindari kontak secara langsung dengan ternak dan hewan liar serta menghindari kontak dekat dengan siapapun yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk dan bersin. Selain itu, menerapkan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi saat berada di fasilitas kesehatan terutama unit gawat darurat
Pemetaan 3D Lahan Tidur Dalam Mewujudkan Green City Kecamatan Wua-Wua Kota Kendari Sufrianto Sufrianto; Andi Makkawaru Isazarni Jassin; I Wayan Pugu
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v10i3.199

Abstract

Perkembangan kawasan urban di Kota Kendari, khususnya Kecamatan Wua-Wua, menghadapi tekanan pembangunan akibat pertumbuhan penduduk dan kebutuhan infrastruktur. Kondisi ini menyebabkan berkurangnya ruang terbuka hijau (RTH) serta meningkatnya konversi lahan yang tidak terkendali sehingga menurunkan kualitas lingkungan. Untuk menjawab tantangan tersebut, konsep Green city menjadi pendekatan strategis yang menekankan keseimbangan aspek ekologis, sosial, dan ekonomi. Salah satu strategi kunci adalah pemanfaatan lahan tidur sebagai ruang hijau baru sekaligus penopang ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan sebaran lahan tidur di Kecamatan Wua-Wua dengan teknologi pemetaan 3D berbasis citra resolusi tinggi dan perangkat lunak geospasial. Pemodelan 3D digunakan untuk menganalisis karakteristik lahan, termasuk elevasi, kemiringan, dan aksesibilitas, guna menghasilkan rekomendasi pemanfaatan yang sesuai dengan konsep Green city. Metode penelitian meliputi survei lapangan, pengolahan data spasial, dan analisis potensi pemanfaatan lahan tidur. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan distribusi: Bonggoeya dan Anawai potensial untuk hortikultura skala menengah hingga besar, Wua-Wua memiliki lahan tidur terbesar untuk pusat green urban farming, sedangkan Mataiwoi lebih sesuai untuk micro urban farming berbasis komunitas.Kesimpulannya, pemanfaatan lahan tidur dengan pemetaan 3D mampu mendukung implementasi Green city melalui peningkatan ruang hijau produktif, ketahanan pangan, dan mitigasi dampak ekologis, sehingga menjadi instrumen penting dalam pembangunan berkelanjutan di Kota Kendari.
Sentinel-2 NDVI Analysis Using GEE and QGIS for Green Open Space Sustainability Assessment in Kendari City Sufrianto, Sufrianto; Yaacob Zubir, Siti Sara; Jassin, Andi Makkawaru Isazarni; Brata, Joko Tri; Danggi, Erni; Sallu, Sulfikar
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 6 No. 6 (2025): JUTIF Volume 6, Number 6, Desember 2025
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2025.6.6.5409

Abstract

Rapid urbanization has profoundly transformed land cover in many growing cities, leading to a substantial decline in Green Open Space (GOS) and a progressive deterioration of ecological functions. The continuous conversion of vegetated zones into impervious and built-up surfaces has reduced the city’s ability to absorb carbon, regulate local microclimates, and maintain overall ecological resilience. Consequently, assessing the sustainability and spatial distribution of GOS is crucial for ensuring environmentally balanced urban development and resilience to future land-use pressures. This study aims to evaluate the sustainability of urban green spaces in Kendari City through an integrated geospatial approach that combines remote sensing and open-source cloud computing technologies. Sentinel-2 Level-2A imagery was analyzed in Google Earth Engine (GEE) using the QA60 band for cloud masking and spatial clipping to accurately define the study boundaries. Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) values were subsequently processed and classified in QGIS using a reclassification technique to distinguish vegetation density categories. The results indicate that 56.7% of the total land area, equivalent to 15,213 hectares, exhibits high greenness, reflecting dense and healthy vegetation, whereas 32.3% consists of low or non-vegetated surfaces dominated by built-up and barren lands. These findings reveal substantial spatial disparities in vegetation coverage and underscore the importance of sustainable land management and green infrastructure policies. Furthermore, this research contributes to the advancement of geospatial informatics by developing an open, reproducible workflow that integrates cloud-based computation and open-source GIS for urban ecological monitoring and sustainability assessment.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Sindang Kasih melalui Pendampingan Infrastruktur, Sosial, dan Ekonomi Berbasis KKN Sufrianto, Sufrianto; Lakawa, Irwan; Isazarni Jassin, Andi Makkawaru; Hado, Hado; Ilham, Vickky Anggara; Hujiyanto, Hujiyanto; Syamsuddin, Syamsuddin
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v2i2.1410

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sindang Kasih dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan terpadu pada aspek infrastruktur, sosial kemasyarakatan, dan ekonomi lokal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kualitas fasilitas publik, rendahnya partisipasi sosial terorganisir, serta belum optimalnya pengelolaan dan promosi potensi ekonomi desa, khususnya UMKM. Solusi yang diterapkan bersifat partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan pemerintah desa, masyarakat, serta mahasiswa KKN sebagai fasilitator. Pada aspek infrastruktur, kegiatan difokuskan pada penataan lingkungan Balai Desa, pembuatan peta wilayah desa, penyusunan denah sekolah, serta penyediaan plang nama aparatur desa sebagai sarana keterbukaan informasi publik. Pada aspek sosial, pendampingan dilakukan melalui kegiatan gotong royong, Jumat bersih, pelayanan posyandu, dan partisipasi dalam kegiatan keagamaan untuk memperkuat kohesi sosial dan kesadaran kolektif masyarakat. Sementara itu, pada aspek ekonomi, dilakukan pendampingan promosi UMKM melalui pemasangan banner di lokasi strategis guna meningkatkan visibilitas produk lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas lingkungan desa, partisipasi masyarakat, serta kesadaran terhadap pentingnya pembangunan berbasis kebersamaan dan potensi lokal. Secara integratif, PKM berbasis KKN ini terbukti mampu menjadi katalisator pembangunan desa yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat