Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kanigara

Pelatihan Penulisan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru SMP-SMA di Kecamatan Waru, Sidoarjo Eko Cahyo Prawoto; Taufik Nurhadi; Luluk Isani Kulup; Mimas Ardhianti
Kanigara Vol 1 No 2 (2021): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v1i2.4063

Abstract

Penelitian tindakan merupakan penelitian yang diarahkan untuk memecahan masalah atau perbaikan. Guru-guru mengadakan pemecahan terhadap masalah-masalah yang dihadapi dalam kelas, kepala sekolah mengadakan perbaikan terhadap manajemen di sekolahnya. Penelitian ini difokuskan kepada perbaikan proses maupun peningkatan hasil kegiatan. Oleh sebab itu, diperlukan pelatihan bagi pendidik dalam pelatihan penulisan penelitian tindakan kelas dalam bentuk Program Pengabdian Kepada Masyarakat. Program Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut dilaksanakan oleh Tim Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia pada 14 Februari 2021 sampai dengan 14 Mei 2021dengan tema “Pelatihan Penulisan Penelitian Tindakan Kelas bagi Guru SMP-SMA” dengan Subtema “Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas”, direncanakan selama tiga bulan sesuai dengan program Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia semester Genap Kegiatan PPm yang diselenggrakan oleh Tim Prodi PBI UNIPA Surabaya berjalan dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pelatihan yang dilaksanakan bahwa semua peserta dapat menyusun Penelitian Tindakan Kelas. Direncanakan selama 1 bulan sesuai dengan program Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia semester Genap UNIPA Surabaya. Kegiatan PPM yang diselenggarakan oleh Tim Prodi PBI UNIPA Surabaya berjalan dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil perlatihan yang telah dilaksanakan, bahwa semua peserta dapat menyusun Penelitian Tindakan Kelas, serta hampir semua peserta (32 orang) memberikan respon positif terkait dengan pelatihan yang dilaksanakan karena peserta mendapat banyak wawasan Penelitian Tindakan Kelas, melalui pelatihan Penelitian Tindakan Kelas diharapakan dapat digunakan sebagai formula baru untuk merancang penelitian yang lebih efektif serta efisien.
Perlatihan Menulis Best Practice Guru SMPN 2 Sukodono Kabupaten Sidoarjo Agung Pramujiono; Mimas Ardhianti; Nur Rohmah
Kanigara Vol 2 No 1 (2022): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v2i1.4624

Abstract

Perlatihan penulisan best practice ini bertujuan untuk memberi wawasan tentang penulisan best practice dan memberikan perlatihan penulisan best practice. Berdasarkan hasil studi lapangan dan diskusi dengan Kepala Sekolah dan Waka SMPN 2 Sukodono Sidoarjo, mereka masih kesulitan dalam menyusun Penelitian Tindakan Kelas dan memilih aktivitas yang bisa ditulis sebagai Best Practice. Oleh sebab itu, diperlukan perlatihan bagi pendidik dalam pelatihan penulisan best practice dalam bentuk Program Pengabdian Kepada Masyarakat. Program Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut dilaksanakan oleh Tim Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia pada 16 Agustus 2021 sampai dengan 16 September 2021 dengan tema “Optimalisasi Pembudayaan Literasi Sekolah di SMPN 2 Sukodono Sidoarjo” dengan Subtema “Penyusunan Best Practices di Sekolah”, direncanakan selama satu bulan sesuai dengan program Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia semester Ganjil Kegiatan PPM yang diselenggrakan oleh Tim Prodi PBI UNIPA Surabaya berjalan dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pelatihan yang dilaksanakan bahwa semua peserta dapat menyusun Best Practice. Direncanakan selama 1 bulan sesuai dengan program Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia semester Genap UNIPA Surabaya. Kegiatan PPM yang diselenggarakan oleh Tim Prodi PBI UNIPA Surabaya berjalan dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil perlatihan yang telah dilaksanakan, bahwa semua peserta dapat menyusun Best Practice, serta hampir semua peserta (52 orang) memberikan respon positif terkait dengan pelatihan yang dilaksanakan karena peserta mendapat banyak wawasan Best Practice, melalui pelatihan Best Practice diharapakan dapat digunakan sebagai formula baru untuk merancang penelitian yang lebih efektif serta efisien.