Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Risiko Keuangan terhadap Kinerja Keuangan Perbankan (PRIMBANK10) dengan Ukuran Bank sebagai Moderator Angeline Angeline; Ika Nur Azmi; Muhsin Muhsin
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.12269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari risiko keuangan terhadap kinerja keuangan dan pengaruh moderasi ukuran bank terhadap hubungan antara risiko keuangan dan kinerja keuangan. Penelitian ini menggunakan risiko operasional, risiko kredit, risiko pasar dan ukuran sebagai variabel independen, Penelitian ini menggunakan data sepuluh perbankan yang terindeks dalam IDX PEFINDO – Prime Bank pada tahun 2023 dengan menggunakan data laporan keuangan periode 2020 – 2023. Metode analisis yang digunakan adalah model regresi data panel dengan software Eviews 12.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit dan risiko pasar tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Sedangkan, risiko operasional memiliki pengaruh signifikan negatif terhadap kinerja keuangan. Ukuran bank dapat memoderasi hubungan antara risiko operasional dengan kinerja keuangan, namun tidak dapat memoderasi hubungan antara risiko kredit dan risiko pasar terhadap kinerja keuangan. Penemuan ini mengimplikasikan bahwa perbankan yang terindeks PRIMBANK10 tetap harus berhati – hati terhadap risiko pasar dan risiko kredit karena risiko – risiko tersebut dapat mempengaruhi profitabilitas perbankan di kemudian hari.
The Effect of Company Risk and Company Complexity on Audit Fees with Moderation of Dividend Payment Policy : Empirical Study of Non-Financial Companies Listed on The BEI IN 2020 - 2022) Danar Gymnastiar; Muhsin Muhsin; Gita Desyana
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 08 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i08.1204

Abstract

This study aims to determine: (1) The effect of company risk on audit fee, (2) The effect of company complexity on audit fee, (3) The effect of company risk on audit fees moderated by dividend payment policy, (4) The effect of company complexity on audit fees moderated by dividend payment policy. Population in this research ar e nonfinancial companies listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2020 – 2022. The sample is determined based on Stratified Random Sampling method with a total sample of 10 companiees. The data used in this research is secondary data. The technique of collecting data by the method of documentation at www.idx.com and the official website of each company. The analytical method used is multiple regression analysis. The result showed that: (1) Company risk influence a significant positive on audit fee, (2) Company complexity no significant effect on on audit fee, (3) Company risk no significant effect on audit fees moderated by dividend payment policy (3), and (4) Company complexity no significant effect on audit fees moderated by dividend payment policy.
PENGARUH ROA DAN EPS TERHADAP HARGA SAHAM DENGAN INFLASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di BEI Periode 2019-2023): menelaah ebih jauh bagaimana ROA dan EPS dapat berpengaruh terhadap harga saham dan dengan inflasi sebagai faktor eksternal apakah bisa mempengaruhi interaksi antar variabel internal Inest Ruth Marsaulina Siregar; Elga Yulindisti; Muhsin Muhsin
AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/akua.v4i4.5871

Abstract

This study aims to analyze how Return on Assets (ROA) and Earning Per Share (EPS) influence stock prices, with inflation acting as a moderating variable, focusing on food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019–2023 period. The study employs a quantitative method and utilizes Moderated Regression Analysis (MRA) to examine both direct and interaction effects. The results reveal that ROA has a significant negative effect on stock prices, while EPS has a significant positive effect. These findings indicate that an increase in ROA does not necessarily lead to higher stock prices, potentially due to high efficiency and negative investor perceptions of rising earnings, especially post-pandemic and during inflationary periods. EPS proves to be a more reliable indicator for predicting stock prices in this sector. Collectively, ROA, EPS, and inflation explain 69.4% of the variation in stock prices. This research highlights the importance of companies maintaining EPS to boost market confidence and advises investors to consider earnings quality and external dynamics when making investment decisions.
PENGARUH VOLATILITAS INFLASI DAN NILAI TUKAR TERHADAP KINERJA OPERASIONAL PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI Candra Wijaya; Sari Rusmita; Muhsin Muhsin
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1046

Abstract

Kinerja operasional perusahaan manufaktur rentan terhadap guncangan makroekonomi, terutama volatilitas inflasi dan volatilitas nilai tukar. Penelitian ini menganalisis pengaruh kedua variabel tersebut terhadap Return on Assets (ROA) pada 50 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2021–2024, dengan leverage dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Regresi data panel dengan 200 pengamatan digunakan, dengan Model Fixed Effect Model (FEM) dipilih berdasarkan uji Chow dan Hausman, serta uji robustness yang dilakukan dengan menggunakan ROE sebagai variabel dependen alternatif. Hasil menunjukkan bahwa volatilitas inflasi dan volatilitas nilai tukar tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ROA, sedangkan leverage memiliki pengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, semua variabel signifikan dengan R-squared sebesar 73,21%. Perusahaan manufaktur disimpulkan mampu menyerap guncangan makroekonomi, namun tetap rentan terhadap tekanan struktur modal.
ANALISIS RASIO KEUANGAN DALAM MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PT. ADARO ENERGY INDONESIA TBK PERIODE 2021-2023 Muhammad Irvan Hakim Irvan; Muhsin
JAE (JURNAL AKUNTANSI DAN EKONOMI) Vol 11 No 2 (2026): JAE (Jurnal Akuntansi dan Ekonomi)
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jae.v11i2.25081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Adaro Energy Indonesia Tbk melalui analisis rasio keuangan selama periode 2021-2023. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menghitung rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas. Data yang digunakan bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas mengalami peningkatan, namun rasio solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas menunjukkan penurunan yang signifikan. Rasio lancar meningkat dari 1,33% pada 2021 menjadi 2,12% pada 2023, sedangkan rasio utang terhadap aset menurun dari 0,45% menjadi 0,29%. Profitabilitas yang diukur dengan ROA dan ROE juga mengalami penurunan, mencerminkan efisiensi pengelolaan aset yang menurun. Meskipun perputaran persediaan menunjukkan stabilitas yang baik, perputaran modal mengalami fluktuasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PT. Adaro Energy perlu meningkatkan efisiensi operasional dan pengelolaan biaya untuk memperbaiki kinerja keuangan di masa mendatang
Peran Kualitas Audit dalam Memoderasi Pengaruh Komite Audit, Audit Tenure, dan Financial Distress Terhadap Tax Avoidance: Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024 Suci Rahmawati; Muhsin; Angga Permadi Kapriana
Jurnal Literasi Akuntansi Vol 6 No 3 (2026): September 2026
Publisher : Yayasan Literasi Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55587/jla.v6i3.368

Abstract

Purpose: This study aims to examine the effect of audit committee, audit tenure, and financial distress on tax avoidance with audit quality as a moderating variable. Method: This study uses quantitative research with secondary data in the form of company annual reports. The sample was obtained using purposive sampling technique, resulting in 31 companies with a total of 155 observations. The data used is panel data analyzed using panel regression analysis and moderated regression analysis (MRA). Finding: The results show that audit tenure has a significant negative effect on tax avoidance, while audit committee and financial distress have no significant effect on tax avoidance. Furthermore, audit quality is not proven to moderate the relationship between audit committee, audit tenure, and financial distress on tax avoidance. This indicates that in the banking sector, corporate tax behavior is shaped more by strict regulatory oversight, than by internal corporate governance mechanisms. In addition, audit quality that relies solely on Big Four audit firms is not sufficiet, companies need to strengthen the substantive competence and independence of both the audit committee and auditors competence and independence of both the audit committee and auditors to curb tax avoidance practice. Novelty: This study addresses a research gap by integrating audit committee, audit tenure, and financial distress with audit quality as a moderating variable within the banking sector, employing the most recent research period of 2020–2024. The mixed findings of prior studies regarding the direction and significance of each variable's influence highlight the need for a more comprehensive investigation.