Claim Missing Document
Check
Articles

Student Computational Thinking in Solving Sequence Problems Based on Learning Styles Miswanto Miswanto; Toto Nusantara; Abdur Rahman As'ari; Sukoriyanto Sukoriyanto
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 14 No 1 (2022): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v14i1.4400

Abstract

The purpose of this study is to describe students' computational thinking in solving sequence problems based on learning styles. This research approach is qualitative research with exploratory and descriptive research types. The subjects in this study were students majoring in Mathematics Tadris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN SATU Tulungagung semester 5. First, students' computational thinking in solving sequence problems based on assimilation and convergent learning styles, including incoherent, complete, and systematic. Second, students' computational thinking in solving sequence problems based on assimilation and accommodation learning styles, including coherent, complete, and systematic. Third, students' computational thinking in solving sequence problems is based on convergent learning styles and accommodation, including coherent, complete, and unsystematic. Fourth, students' computational thinking in solving sequence problems is based on divergent and convergent learning styles, including incoherent, incomplete, and unsystematic.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PEMANFAATAN GEOGEBRA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA Shabrina, Zayyan; Dwi Jayanti, Mei; Hadi Mulyanto, Bayu; Zirhannudin, Muhammad; Rahayu, Arimbi; Sahadatina, Sahadatina; Sukoriyanto, Sukoriyanto; Bulgur Wibisono, Anang
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v3i102023p1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan temuan penelitian sebelumnya terhadap pemanfaatan GeoGebra sebagai media pembelajaran matematika terhadap minat belajar siswa dalam rentang waktu 2020-2024. Metode penelitian ini menggunakan systematic literature review (SLR). Data penelitian ditemukan dengan menggunakan protokol PRISMA. Variabel moderator dalam penelitian ini meliputi tahun terbit, tingkat pendidikan, metode penelitian, dan ukuran sampel. Data tersaji secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Persebaran studi pemanfaatan GeoGebra sebagai media pembelajaran matematika terhadap peningkatan minat belajar siswa paling banyak tahun 2023; 2) Pemanfaatan GeoGebra banyak digunakan pada siswa tingkat sekolah menengah pertama; 3) Penelitian terkait pemanfaatan GeoGebra terhadap peningkatan minat belajar didominasi oleh penelitian kualitatif; dan 4) Ukuran sampel yang sering digunakan dalam penelitian memiliki frekuensi di bawah 30 sampel. Penelitian selanjutnya peneliti dan pendidik dapat lebih meneliti pada aspek tingkat pendidikan sekolah dasar dan perguruan tinggi. Pada aspek metode penelitian disarankan untuk meninjau kembali penggunaan mix method
Kemampuan Komunikasi Matematis Tulis Siswa dalam Mengerjakan Soal Cerita Statistika Bachriani, Ellsa Natassa; Sukoriyanto, Sukoriyanto; Muksar, Makbul
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v9i2.8324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi matematis tulis siswa dalam mengerjakan soal cerita statistika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek pada penelitian ini yaitu 20 siswa kelas IX SMPN 4 Pujon yang dipilih melalui hasil siswa mengerjakan soal matematika. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data pada penelitian ini yakni memberikan soal cerita statistika kepada 20 siswa kemudian melakukan analisis data dengan melihat kemampuan komunikasi matematis tulis siswa berdasarkan indikatornya. Kemudian mengelompokkan siswa menjadi tiga yang terdiri dari kemampuan komunikasi matematis tulis tinggi, kemampuan sedang, dan kemampuan rendah. Hasil pada penelitian ini yakni satu siswa mempunyai kemampuan komunikasi kategori sedang yang mana menuliskan jawaban kurang tersruktur. Empat siswa memiliki kemampuan komunikasi matematis kategori rendah yang menjawab soal tidak tersruktur dan menulis notasi matematika secara kurang tepat. Sebanyak 15 siswa memiliki kemampuan komunikasi matematis tulis kategori tinggi yang memenuhi semua indikator komunikasi. This study aims to describe students' written mathematical communication in working on statistical story questions. This research uses qualitative methods with descriptive research type. The subjects in this study were 20 students of class IX at SMPN 4 Pujon who were selected through the results of the students working on math problems. The technique used for data collection in this study was to provide statistical story questions to 20 students then analyze the data by looking at the students' written mathematical communication skills based on the indicators. Then group the students into three which consist of high written mathematical communication skills, moderate abilities, and low abilities. The results of this study were that one student had a moderate category of communication skills which wrote less structured answers. Four students have low category mathematical communication skills who answer unstructured questions and write mathematical notations incorrectly. A total of 15 students have high category written mathematical communication skills that meet all communication indicators.
Analisis Kesalahan Siswa SMP dalam Menyelesaikan Tes Literasi Statistik Berdasarkan Tahapan Kastolan Sari, Marinda Rosita; Sa'dijah, Cholis; Sukoriyanto, Sukoriyanto
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v11i1.13948

Abstract

Statistika merupakan bagian penting dari kurikulum matematika sekolah dan berperan penting dalam berbagai aktivitas manusia di era globalisasi. Oleh karena itu, semua siswa harus mempelajari statistika sebagai bagian dari pendidikannya. Salah satu tujuan penting pendidikan statistika di sekolah adalah literasi statistik. Namun, pentingnya literasi statistik sebagai kemampuan yang harus dimiliki siswa tidak sesuai kenyataan di lapangan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi statistik di sekolah menengah masih rendah. Sebagian besar siswa sekolah masih kesulitan dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan data yang disajikan dalam bentuk grafik dan tabel dan cenderung melakukan kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan tes literasi statistik berdasarkan tahapan kastolan. Jenis kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan tahapan kastolan meliputi kesalahan konseptual, prosedural, dan teknik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan berjenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 33 siswa kelas IX SMP Negeri 2 Krembung. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes literasi statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang melakukan kesalahan teknik sebesar 34%, kesalahan prosedural 22%, dan kesalahan konseptual 21%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa melakukan kesalahan konseptual, prosedural, dan teknik dalam menyelesaikan tes literasi statistik. Setiap siswa membuat kesalahan ini berdasarkan indikator yang berbeda-beda.
Analisis Berpikir Reflektif Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Ngadino, Dede; Sukoriyanto, Sukoriyanto; Sudirman, Sudirman
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i2.9009

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis berpikir reflektif siswa dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari tipe kepribadian. Jenis penelitian yaitu penelitian kualitatif. Pengambilan subjek dilakukan dengan mengamati karakteristik siswa dengan merujuk pada ciri-ciri tipe kepribadian introvert maupun ekstrovert. Siswa yang memenuhi karakteristik tipe kepribadian kemudian diberikan soal tes yang dikerjakan secara think a loud dan dilakukan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menyelesaikan soal, kedua siswa dengan tipe kepribadian yang berbeda mampu memenuhi semua indikator berpikir reflektif yaitu Reacting (berpikir reflektif untuk aksi), Comparing (berpikir reflektif untuk evaluasi) dan Contemplating (berpikir refektif untuk inkuiri kritis). Jika dilihat dari proses kerja kedua siswa, tampak bahwa dengan tipe kepribadian yang berbeda dapat menghasilkan cara kerja yang berbeda pula. Tipe kepribadian introvert cenderung menyelesaikan masalah dengan teliti dan terperinci dari awal sampai akhir. Sementara tipe kepribadian ekstrovert cenderung menyelesaikan masalah dengan cara yang tidak detail serta tergesa-gesa dalam pengambilan keputusan tanpa berpikir dengan baik sehingga hasil yang diperoleh keliru. Setelah melalui tahap refleksi sehingga dapat memperbaiki cara kerja hingga memperoleh hasil yang benar.Kata kunci: Berpikir reflektif; tipe kepribadian AbstractThis study aims to analyze students' reflective thinking in solving math problems in terms of personality types. This type of research is qualitative research. Subject taking is done by observing the characteristics of students by referring to the characteristics of introvert and extrovert personality types. Students who meet the characteristics of the personality type are then given test questions that are done think a loud and are interviewed. The results showed that in solving the questions, the two students with different personality types were able to fulfill all indicators of reflective thinking, namely Reacting (reflective thinking for action), Comparing (reflective thinking for evaluation) and Contemplating (reflective thinking for critical inquiry). When viewed from the work process of the two students, it appears that with different personality types can produce different ways of working. The introvert personality type tends to solve problems thoroughly and in detail from start to finish. While the extrovert personality type tends to solve problems in a way that is not detailed and rushed in making decisions without thinking well so that the results obtained are wrong. After going through the reflection stage so that it can improve the way it works to get the right results.Keywords: Reflective thinking; personality type
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Pada Materi Komposisi Fungsi Utami, Nur Isnaini; Sudirman, Sudirman; Sukoriyanto, Sukoriyanto
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i1.8268

Abstract

Aspek pemahaman konsep matematis menjadi dasar utama siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Tujuan penelitian ini adalah memberikan deskripsi kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XI SMKN 1 Kudus dalam menyelesaikan soal komposisi fungsi. Indikator pemahaman matematis pada penelitian ini mengacu kriteria mengukur kemampuan pemahaman matematis Thompson, sehingga peneliti dapat mengukur dan mengetahui bagaimana kemampuan pemahaman matematis subjek penelitian. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 siswa kelas XI Tata Boga 3 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan 3 buah soal materi komposisi fungsi berupa tes tertulis berbentuk uraian yang telah disesuaikan dengan indikator pemahaman matematis yang digunakan.  Setelah rangkaian proses analisis data dilakukan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman matematis dari ketiga subjek penelitian tergolong sangat tinggi berdasarkan tabel klasifikasi kemampuan pemahaman matematis, yaitu sebesar 86%. Secara garis besar, subjek menyelesaikan soal tes yang diberikan sesuai dengan aturan konsep, notasi, dan istilah dalam materi komposisi fungsi, meskipun masih terdapat kesalahan miskonsep yang dilakukan.The aspect of understanding mathematical concepts is the main basis for students in solving math problems. The purpose of this research is to describe the ability of students to understand mathematical concepts in class XI SMKN 1 Kudus in solving the composition of functions. Indicators of mathematical understanding in this study refer to the criteria for measuring Thompson's mathematical understanding so that researchers can measure and find out how the subject's mathematical understanding ability. This research used a qualitative descriptive method. The subjects in this study were 3 students of class XI “Tata Boga” 3 using the purposive sampling technique. The research instrument used 3 questions about the composition of the function in the form of a written test in the form of a description which has been adjusted to the indicators of mathematical understanding. After a series of data analysis processes were carried out, the results of this study indicated that the mathematical comprehension ability of the three research subjects was classified as very high based on the classification table of mathematical comprehension abilities, which was 86%. The subject completed the test questions given in accordance with the concept rules, notations, and terms in the function composition material, although there were still misconceptions that were made.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Memecahkan Masalah Geometri Berdasarkan Kriteria Ennis Hasanah, Firda Dyah Alvin; Sukoriyanto, Sukoriyanto; Sulandra, I Made
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i2.8657

Abstract

Tujuan penelitin ini adalah menerapkan kriteria Ennis untuk mendeskripsikan kesalahan pemecahan masalah geometri siswa. Enam kriteria Ennis yaitu focus, reason, inference, situation, clarity, dan overview. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Calon subjek yaitu 30 siswa kelas VIII menyelesaikan soal tes geometri terkait persegi dan persegi panjang. Selanjutnya dari masing-masing kategori kemampuan matematika diambil 1 siswa sebagai subjek penelitian. Sehingga total subjek sebanyak 3 siswa. Data yang diambil adalah jawaban tertulis siswa dan hasil wawancara siswa yang menjadi subjek penelitian. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah persegi dan persegi panjang. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa siswa berkemampuan matematika tinggi melakukan kesalahan pada kriteria clarity. Siswa dengan kemampuan matematika sedang melakukan kesalahan pada kriteria focus, inference, situation, clarity dan overview. Sedangkan siswa dengan kemampuan matematika rendah melakukan kesalahan pada kriteria focus, reason, situation, clarity dan overview.  Secara garis besar, baik siswa kemampuan matematika tinggi, sedang ataupun rendah, masih melakukan kesalahan dalam memecahkan masalah geometri.
Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Peserta Didik MA Dalam Menyelesaikan Masalah Kontekstual Pada Materi Program Linear Husna, Shely Anisa; Sukoriyanto, Sukoriyanto
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Karya Pendidikan Matematika Volume 11 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkpm.11.1.2024.1-17

Abstract

This study aims to provide an overview of the mathematical connection skills of MA students when solving contextual problems of linear program material. This research applies a qualitative approach and this type of research is descriptive research. The research was conducted at MA Bilingual Batu with the research subjects being students of class XI MIPA1. Students were given mathematical connection ability test questions in the form of contextual problems and based on the test results were grouped into three groups, namely high, medium, and low. Furthermore, from each group one was chosen as the final subject. The research instruments used were mathematical connection ability test questions and interview guidelines. Analysis of the mathematical connection ability of the research subjects was assessed based on indicators of connections with everyday life, connections with other disciplines, and connections between mathematical topics. The results showed that students with high ability could fulfill the indicators of determining plans or strategies, making mathematical models, applying concepts of other disciplines, and determining and applying mathematical concepts to solve the given problem. Learners with moderate mathematical connection ability are only able to fulfill indicators of determining plans or strategies, applying concepts of other disciplines, and determining mathematical concepts to solve given problems. Meanwhile, students with low mathematical connection ability have not been able to fulfill all indicators of aspects of mathematical connection ability.
Berpikir Kreatif Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Barisan dan Deret Krisdarani, Novanda; Sukoriyanto, Sukoriyanto; Sulandra, I Made
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.2516

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan berpikir kreatif siswa SMA dalam memecahkan masalah matematis dengan materi Barisan dan Deret. Teknik pengumpulan yang digunakan berupa tes tertulis soal materi barisan dan deret, dokumentasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data secara deskriptif kualitatif, yaitu: (1) Reduksi data; (2) Penyajian Data; dan (3) Penarikan kesimpulan. Pendeskripsian tersebut menggunakan empat indikator, yakni kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), kebaruan (originality), keterincian (elaboration). Penelitian ini dilakukan pada kelas X di salah satu SMAN di Blitar. Selanjutnya, dipilih 2 subjek penelitian yang memenuhi semua indikator berpikir kreatif dan juga mempertimbangkan saran dari guru matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek memenuhi keempat indikator berpikir kreatif. Pertama, indikator fluency (kelancaran) siswa memberikan 3 alternatif jawaban dengan benar. Kedua, indikator flexibility (keluwesan) siswa memberikan 3 metode penyelesaian. Metode yang digunakan adalah penjumlahan, rumus, dan gambar. Ketiga, indikator originality (kebaruan) siswa menggunakan strategi yang unik dan baru yakni dengan merepresentasikannya dalam gambar. Keempat, indikator elaboration (keterincian) siswa menuliskan 3 alternatif jawaban dengan berbagai ide dan representasi.
Number Sense of High School Students on Real Numbers Based on Gender Viantasari, Erwinda; Sukoriyanto, Sukoriyanto; Irawati, Santi
PRISMA Vol 13, No 2 (2024): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v13i2.4255

Abstract

This research aims to describe number sense of high school students on real numbers based on gender. This type of research is descriptive qualitative. The research was conducted in class XI (consists of 36 students) of SMA Negeri 3 Malang in the even semester of the 2023/2024 academic year. The subjects are one student with male gender and one student with female gender. The subjects were selected using purposive sampling technique. The research instruments consisted of number sense tests and interview guidelines. The number sense test used consisted of five questions with each question representing the number sense indicator used. Data analysis was carried out by examining students' answers on the number sense test given and then conducting interviews with selected subjects. The result showed that the male student is able to recognize relative number size, understand the meaning of numbers, recognize the relative effect of operations on numbers, compose or decompose numbers, and judge the reasonableness of estimates of computed results. Meanwhile, the female student is only able to recognize relative number size and the relative effect of operations on numbers.
Co-Authors Abdur Rahman As’ari Abdur Rohim, Abdur Adinda Beauty Afnenda Andriyani, Fitria Apriliana Tezha Eka Faradina Ashiddiqi, Hasbi Aunga, Maria Marantika Bachriani, Ellsa Natassa Bulgur Wibisono, Anang Cholis Sa’dijah Christi Matitaputty Desyandri Desyandri Dwi Jayanti, Mei Erry Hidayanto Farih Nur Hisyam Fatah, Zakiyah Fatikhah, Wulan Faula Rossydha Febyanti, Adinda Isna Fitriyah Nabila Gestiani, Anggun Hadi Mulyanto, Bayu Hamdani, Deni Hasanah, Firda Dyah Alvin Hendro Permadi Husna, Shely Anisa I Made Sulandra I Nengah Parta Ika Ujiana S Sugianto Indriati Nurul Hidayah Kasturi Kasturi, Kasturi Khoirudin, Mohammad Krisdarani, Novanda Lathiful Anwar Laurentcia Noviafta Widya Makbul Muksar Miswanto Miswanto Mohammad Archi Maulyda Mohammad Yusuf Randy Mohd Isha Awang Muhammad Erfan Nabila, Fitriyah Nego Linuhung Ngadino, Dede Ngesti, Nisaa Arta Nurhayati Nurhayati Nurul Chamisah Permadi, Hendro Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Puspita Ayu Damayanti Qohar, Abd. Rachmat Wasqita Radeni Sukma Indra Dewi Rahayu, Arimbi Ratna Ekawati Rianti Hidaiyah Riya Dwi Puspa Riya Dwi Puspa Rustanto Rahardi Sahadatina, Sahadatina Salman Alfarisi Sari, Marinda Rosita Sari, Noviana Puspita Satriya Adika Arif Atmaja Shabrina, Zayyan Shirly Rizki Kusumaningrum Sisworo Slamet Sri Rahayuningsih Sri Rahayuningsih Subanji Subanji Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Suteja, Maura Caesarani Toto Nusantara Umar Umar Utami, Nur Isnaini Viantasari, Erwinda Vita Kusumasari Vivi Rachmatul Hidayati Wulandari, Ninik Diah Zahro, Nafi'atuz Zirhannudin, Muhammad