Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Keberadaan Hama Kutu Kebul (Homoptera: Aleyrodidae) terhadap Tingkat Hasil Beberapa Varietas Kentang (Solanum tuberosum L.) di Sembalun Lombok Timur Puput Mei Ardiyani; Muhammad Sarjan; Ruth Stella Petrunella
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.7157

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan dan dikonsumsi di Indonesia. Salah satu faktor penghambat dalam budidaya kentang adalah keberadaan hama seperti kutu kebul yang berperan sebagai hama langsung maupun vektor virus tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberadaan hama hama kutu kebul terhadap tingkat hasil pada beberapa varietas tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) Penelitian dilaksanakan di Desa Sembalun, Lombok Timur dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari tiga varietas sebagai perlakuan dan enam ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) 5% serta analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antar varietas terhadap populasi dan intensitas serangan kutu kebul. Tertinggi didapatkan pada varietas Granola yaitu dengan populasi 81,58 individu dan intensitas serangan 11,20%. Hasil umbi kentang tertinggi didapatkan pada varietas Titan dengan jumlah yaitu 29,50 umbi dan berat umbi yaitu 1,23 kg. Temuan ini menunjukkan bahwa varietas Titan lebih tahan terhadap serangan kutu kebul dan dapat direkomendasikan untuk budidaya kentang di daerah Sembalun.
Pengaruh Berbagai Konsentrasi Pestisida Nabati Daun Paitan (Tithonia diversifolia) terhadap Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) pada Tanaman Edamame (Glycine max (L.) Merril) Yati; Muhammad Sarjan; Hery Haryanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh penggunaan beberapa konsentrasi ekstrak daun paitan (Tithonia diversifolia) terhadap hama ulat grayak (Spodoptera litura F.). Percobaan ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2024 di Desa Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Parameter yang diamati adalah populasi hama, intensitas serangan, jumlah polong dan berat polong. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan yang terdiri dari P0 (Kontrol), P1 (Ekstrak Paitan 30 ml/1000 ml air), P2 (Ekstrak paitan 40 ml/1000 ml air), P3 (Ekstrak Paitan 50 ml/1000 ml air), P4 (Ekstrak Paitan 60 ml/1000 ml air), dan P5 (Ekstrak Paitan 70 ml/1000 ml air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pestisida nabati (paitan) mampu menekan populasi dan intensitas serangan hama ulat grayak. Penggunaan konsentrasi ekstrak 30 ml/1000 ml air (P1) sudah mampu memberikan pengaruh yang berbeda dengan perlakuan control (P0). Ada kecenderungan semakin tinggi konsentrasi yang diberikan maka kemampuan dalam menekan perkembangan populasi maupun intensitas serangan hama semakin tinggi begitu juga sebaliknya.
Answering Multidimensional Challenges Through the Implementation of the 2013 Curriculum: Characteristics of Character Education Syahidi, Khaerus; Muhammad Sarjan; Joni Rokhmat; Syahrial A; I Gde Mertha; Kurniawan Arizona; Syamsuddin; Ramdhani Sucilestari
Indonesian Journal of Innovation in Education Research Vol. 1 No. 1 (2025): January
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/ijier.v1i1.1

Abstract

The implementation of character education in formal education environments has an effective influence in overcoming the phenomena of anarchism, imposition of will, student fights, proliferation of drug dealers and users, environmental crises, moral crises, and various other social tendencies. Formal education is an organized, directed, and measurable education system. The 2013 Curriculum orients and emphasizes the Strengthening of moral, affective, and conceptual values ​​​​of KI-1 (spiritual attitudes), KI-2 (social attitudes), KI-3 (knowledge), and KI-4 (application of knowledge). The implementation of character education in the 2013 Curriculum can be developed by integrating cognitive, affective, and psychomotor aspects. In addition, to encourage and facilitate the realization of Synergy between formal, non-formal and informal education, and encourage to Continue to improve the competence and role models of educators to implement the 2013 Curriculum
Pengukuhan Kelompok dan Pelatihan Sertifikasi Produk Olahan Pangan Kelompok Kuker Patcu Desa Sukadana Lombok Tengah Aluh Nikmatullah; Muhammad Sarjan; Agus Purbathin Hadi
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.211

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Kuker Patcu di Desa Sukadana melalui pendekatan partisipatif. Kegiatan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan kelompok sasaran secara aktif dalam setiap tahapan pelaksanaan. Fokus utama kegiatan meliputi sosialisasi melalui Focus Group Discussion (FGD), pengukuhan resmi kelompok, serta pelatihan keamanan pangan yang relevan dengan legalitas dan daya saing produk. Sosialisasi dan FGD dilaksanakan sebagai forum dialog terbuka untuk menyampaikan maksud program, menyepakati peran pemangku kepentingan, dan membangun komitmen bersama. Kegiatan ini dibuka oleh ketua tim pelaksana dan mendapat sambutan positif dari pemerintah desa. Pengukuhan Kelompok Kuker Patcu oleh Sekretaris Desa menjadi momen penting yang menandai legitimasi kelompok sebagai entitas kelembagaan yang sah dan tercatat dalam sistem desa, membuka akses terhadap pembinaan dan dukungan lintas sektor. Pelatihan keamanan pangan difokuskan pada pemenuhan persyaratan dan prosedur pengajuan izin Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT) serta sertifikasi halal. Narasumber dari Pendamping Proses Produk Halal (PPH) memberikan materi teknis dan pendampingan langsung kepada mitra dalam memahami platform OSS dan SiHalal. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan kelompok, tetapi juga mendorong kesiapan mereka dalam mengakses pasar yang lebih luas dan memenuhi standar legalitas produk. Secara keseluruhan, kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari mitra dan menjadi fondasi awal bagi pengembangan usaha yang kompetitif dan berkelanjutan. Sebagai tindak lanjut, tim pelaksana melakukan pendampingan intensif terhadap proses pengajuan izin PIRT dan sertifikasi halal untuk produk unggulan kelompok serta monitoring berkala terhadap implementasi prinsip keamanan pangan dalam proses produksi. Tindak lanjut ini diharapkan mampu memperkuat daya saing Kelompok Kuker Patcu secara berkelanjutan.
PEMBELAJARAN IPA BERVISI SETS UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DALAM TINJAUAN FILSAFAT Mulia Rasyidi; Muhammad Sarjan; Agus Muliadi; Asrorul Azizi; Hamidi Hamidi; Iswari Fauzi; Muhammad Yamin; Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Bakhtiar Ardiansyah; Rindu Rahmatiah; Sudirman Sudirman; Yusran Khery
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 3 (2022): September : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v2i3.588

Abstract

. Perkembangan dunia di era globalisasi atau di abad dua puluh satu ditandai dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai aktivitas kehidupan Teknologi mampu menghubungkan daerah daerah di berbagai belahan dunia yang melampaui sekat-sekat geografis sehingga pola dunia menjadi tanpa batas. Perkembangan di abad ini juga tentunya akan berdampak pada dunia pendidikan. Proses pembelajaran tentunya harus beradaptasi dengan perubahan. Kehadiran ICT (Information, Communication, and Technology) dalam dunia pendidikan, menuntut siswa untuk kreatif, inovatif, berfikir kritis serta metakognitif sehingga siswa memiliki kemampuan berkomunikasi dan bekerja kolaborasi (berkelompok) dengan harapan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat dijadikan bekal hidup di masyarakat yang memiliki karakter baik lokal maupun global dan dapat dipertanggung jawabkan secara personal maupun sosial masyarakat.
Penggunaan Beberapa Konsentrasi Ekstrak Daun Paitan (Tithonia diversifolia) Untuk Mengendalikan Hama Kutu Kebul (Bemisia tabaci Genn.) Pada Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Rendi Irawan; Muhammad Sarjan; Irwan Muthahanas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i2.5163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh penggunaan beberapa konsentrasi ekstrak daun paitan (Tithonia diversifolia) terhadap hama kutu kebul (Bemisia tabaci Genn.). Percobaan ini dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2023 di Desa Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Parameter yang diamati adalah populasi hama, intensitas serangan, jumlah umbi dan berat umbi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan yang terdiri dari P0 (Kontrol), P1 (Ekstrak Paitan 20 ml/1000 ml air), P2 (Ekstrak paitan 30 ml/1000 ml air), P3 (Ekstrak Paitan 40 ml/1000 ml air), P4 (Ekstrak Paitan 50 ml/1000 ml air), dan P5 (Ekstrak Paitan 60 ml/1000 ml air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pestisida nabati (paitan) mampu menekan populasi dan intensitas serangan hama kutu kebul. Penggunaan konsentrasi ekstrak 20 ml/1000 ml air (P1) sudah mampu memberikan pengaruh yang berbeda dengan perlakuan control (P0). Ada kecenderungan semakin tinggi konsentrasi yang diberikan maka kemampuan dalam menekan perkembangan populasi maupun intensitas serangan hama semakin tinggi begitu juga sebaliknya.
Efektivitas Penggunaan Beberapa Konsentrasi Pestisida Nabati Daun Paitan (Tithonia diversifolia) terhadap Populasi dan Intensitas Serangan Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) pada Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Rifaldi Syahwal; Muhammad Sarjan; Irwan Muthahanas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh penggunaan beberapa konsentrasi ekstrak daun paitan (Tithonia diversifolia) terhadap hama ulat grayak (Spodoptera litura F.). Percobaan ini dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2023 di Desa Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Parameter yang diamati adalah populasi hama, intensitas serangan, jumlah umbi dan berat umbi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan yang terdiri dari P0 (Kontrol), P1 (Ekstrak Paitan 20 ml/1000 ml air), P2 (Ekstrak paitan 30 ml/1000 ml air), P3 (Ekstrak Paitan 40 ml/1000 ml air), P4 (Ekstrak Paitan 50 ml/1000 ml air), dan P5 (Ekstrak Paitan 60 ml/1000 ml air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas beberapa penggunaan konsentrasi pestisida nabati daun paitan mampu menekan populasi dan intensitas serangan hama ulat grayak. Konsentrasi ekstrak daun paitan 20 ml/1000 ml air (P1) sudah mampu memberikan pengaruh yang berbeda dengan perlakuan kontrol (P0). Ada kecenderungan semakin tinggi konsentrasi pestisida nabati daun paitan yang diberikan maka semakin mampu menekan populasi dan intensitas serangan hama ulat grayak.
Pengaruh Keberadaan Hama Kutu Kebul (Homoptera: Aleyrodidae) terhadap Tingkat Hasil Beberapa Varietas Kentang (Solanum tuberosum L.) di Sembalun Lombok Timur Puput Mei Ardiyani; Muhammad Sarjan; Ruth Stella Petrunella
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.7157

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan dan dikonsumsi di Indonesia. Salah satu faktor penghambat dalam budidaya kentang adalah keberadaan hama seperti kutu kebul yang berperan sebagai hama langsung maupun vektor virus tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberadaan hama hama kutu kebul terhadap tingkat hasil pada beberapa varietas tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) Penelitian dilaksanakan di Desa Sembalun, Lombok Timur dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari tiga varietas sebagai perlakuan dan enam ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) 5% serta analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antar varietas terhadap populasi dan intensitas serangan kutu kebul. Tertinggi didapatkan pada varietas Granola yaitu dengan populasi 81,58 individu dan intensitas serangan 11,20%. Hasil umbi kentang tertinggi didapatkan pada varietas Titan dengan jumlah yaitu 29,50 umbi dan berat umbi yaitu 1,23 kg. Temuan ini menunjukkan bahwa varietas Titan lebih tahan terhadap serangan kutu kebul dan dapat direkomendasikan untuk budidaya kentang di daerah Sembalun.
Pengaruh Berbagai Konsentrasi Pestisida Nabati Daun Paitan (Tithonia diversifolia) terhadap Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) pada Tanaman Edamame (Glycine max (L.) Merril) Yati; Muhammad Sarjan; Hery Haryanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh penggunaan beberapa konsentrasi ekstrak daun paitan (Tithonia diversifolia) terhadap hama ulat grayak (Spodoptera litura F.). Percobaan ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2024 di Desa Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Parameter yang diamati adalah populasi hama, intensitas serangan, jumlah polong dan berat polong. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan yang terdiri dari P0 (Kontrol), P1 (Ekstrak Paitan 30 ml/1000 ml air), P2 (Ekstrak paitan 40 ml/1000 ml air), P3 (Ekstrak Paitan 50 ml/1000 ml air), P4 (Ekstrak Paitan 60 ml/1000 ml air), dan P5 (Ekstrak Paitan 70 ml/1000 ml air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pestisida nabati (paitan) mampu menekan populasi dan intensitas serangan hama ulat grayak. Penggunaan konsentrasi ekstrak 30 ml/1000 ml air (P1) sudah mampu memberikan pengaruh yang berbeda dengan perlakuan control (P0). Ada kecenderungan semakin tinggi konsentrasi yang diberikan maka kemampuan dalam menekan perkembangan populasi maupun intensitas serangan hama semakin tinggi begitu juga sebaliknya.
PENDIDIKAN IPA BERVISI SETS DALAM FILSAFAT MULTIDIMENSI Mulia Rasyidi; Muhammad Sarjan; Agus Muliadi; Asrorul Azizi; Hamidi Hamidi; Iswari Fauzi; Muhammad Yamin; Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Bakhtiar Ardiansyah; Rindu Rahmatiah; Sudirman Sudirman; Yusran Khery
Al Yazidiy Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Al Yazidiy : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Islamic Sharia Coll

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.328 KB) | DOI: 10.55606/ay.v4i2.32

Abstract

Pengetahuan yang dimiliki seseorang pada dasarnya berupa konsep-konsep. Konsep-konsep ini diproleh individu sebagai hasil berinteraksi dengan lingkungan. Dengan konsep-konsep dapat disusun suatu prinsip, yang dapat digunakan sebagai landasan dalam berpikir. Asy’ari (2006) menyatakan bahwa pembelajaran IPA pada hakikatnya mencakup beberapa aspek yaitu faktual, keseimbangan antara proses dan produk, aktif melakukan investigasi, bepikir deduktif dan induktif, pengembangan sikap, oleh karena itu IPA merupakan ilmu empirik yang membahas tentang fakta dan gejala alam maka dalam pembelajarannya harus faktual, artinya tidak hanya secara verbal sebagaimana terjadi pada pembelajaran secara tradisional.