Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penyuluhan Budidaya Lebah Madu Trigona di Dusun Ngolang, Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah Suprayanti Martia Dewi; Aluh Nikmatullah; Muhammad Sarjan; Hery Haryanto; Kisman; Amrul Jihadi
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i1.144

Abstract

Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di sekitar lingkungan terdampak alih fungsi lahan untuk pembangunan KEK Mandalika, dengan cara peningkatan keterampilan ibu-ibu melalui pelatihan mengenai pemanfaatan lahan dengan memanfaatkan lahan tersebut untuk peternakan lebah Trigona sp. Kegiatan produktif ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu setempat dalam memisahkan dan memelihara koloni lebah Trigona sp. Sehingga diharapkan kedepannya, tidak hanya meningkatkan gizi keluarga dan melestarikan lingkungan tetapi juga mendatangkan penghasilan tambahan jika dipelihara dan dikelola dengan baik. Kegiatan diawali dengan melakukan peninjauan lokasi untuk menentukan potensi wilayah dan diskusi dengan penduduk dan tokoh masyarakat setempat. Selanjutnya dilakukan koordinasi terkait pelaksanaan pelatihan dan pendampingan. Di akhir kegiatan dilaksanakan monitoring dan evaluasi. Ibu-ibu sangat semangat belajar bagaimana memecah koloni lebah trigona dan memindahkannya ke rumah atau tempat baru. Progres budidaya lebah madu di Dusun Ngolang sudah mulai terlihat pada saat pendampingan yang dilakukan pada Bulan Desember 2023. Dari 3 buah setup madu dihasilkan sekitar 300 ml madu trigona.
PENGEMBANGAN INTEGRATED FARMING TERNAK DENGAN TANAMAN HORTIKULTURA UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA DI DESA WISATA KABUL Murianto, Murianto; Lalu Masyhudi; I Ketut Bagiastra; Ida Nyoman Tri Dharma Putra; Aluh Nikmatullah; Muhammad Sarjan; Heri Haryanto
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 8: Maret 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i8.739

Abstract

Desa Wisata Kabul merupakan Desa Wisata Penyangga KEK Mandalika Lombok. Kondisi Geografis wilayah Desa Kabul seluas 981 hektar. Jumlah penduduk total 6.626 orang yang terdiri dari penduduk laki-laki 3.220 orang dan penduduk perempuan 3.406 orang. 90 % masyarakat desa Kabul bekerja sebagai petani dan buruh tani dan ternak pada lahan kering. Pada masa pandemic Covid-19 akibat adanya pembatasan mobilitas sosial, membuat masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah. Akibatnya, banyak dari mereka yang merasakan kejenuhan karena sudah cukup lama menjalani adaptasi normal baru. Menanggapi hal tersebut, wisata di alam terbuka tentunya dapat menjadi sebuah pilihan. Paket Wisata Agro Eduwisata D’kabul. Potensi di Desa Wisata Kabul. Atraksi Wisata Alam seperti bendungan, pertanian dan perternakan. Atraksi Wisata Budaya.Kesenian Tradisi Wayang Sasak. Wayang Sasak merupakan wayang kulit yang berkembang kalangan masyarakat suku Sasak, Pulau Lombok. Kesenian Tradisi Jaran Kamput. Jaran Kamput, merupakan sebuah kesenian khas yang dimiliki oleh suku Sasak, Pulau Lombok. Kesenian Gendang Belek. Gendang beleq merupakan salah satu musik tradisional yang telah diwariskan orang terdahulu masyarakat Suku Sasak. Atraksi Wisata Buatan. Agrowisata D’Kabul merupakan salah satu wisata buatan yang ada di Desa Wisata Kabul.Paket Wisata di Desa Wisata Kabul. Paket Wisata Agro Eduwisata D’kabul. Program kunjugan ke Agro Eduwisata D’Kabul Pembuatan Pupuk Kompos. Pupuk kandang bermanfaat untuk menyediakan unsur hara makro dan mikro dan mempunyai daya ikat ion yang tinggi sehingga akan mengefektifkan bahan-bahan an organik di dalam tanah, termasuk pupuk an organik
PENGARUH BRANDAMBASSADOR DAN CITARASA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Muin, Rahmah; Saifuddin; Muhammad Sarjan; Muhammad Arfandi Adnan; Muh. Adam
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 5 No 1 (2026): March
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase pengaruh brand ambassador dan cita rasa terhadap keputusan pembelian produk mie sedaap korean spicy chicken dalam perspektif ekonomi syari’ah pada mahasiswa Universitas Al-Asy’ariah Mandar Angkatan 2019. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian field research kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan analisis regresi linear berganda dan uji parameter individual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador dan cita rasa berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk mie sedaap korean spicy chicken dalam perspektif ekonomi Islam pada mahasiswa UNASMAN angkatan 2019, dibuktikan dengan perolehan nilai brand ambassador thitung 4,687 > ttabel 1,970 dan cita rasa thitung 21,334 > ttabel 1,970, serta sig 0,000 < 0,05, serta besar pengaruh brand ambassador (X1) sebesar 16,2% dan cita rasa (X2) sebesar 82,6% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain, dengan indikator yang paling dipegaruhi yaitu kredibilitas, aroma (bau), evaluasi alternative, baik serta kehalalan suatu produk. Dengan melihat hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu para pembaca untuk selalu mengingat bahwa dalam membeli suatu produk yang perlu diperhatikan adalah kualitas dan kehalalan serta kebermanfaatan dari produk. Bukan semata-mata hanya melihat brand ambassador dan cita rasa dari suatu produk
MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF SISTEM TATA SURYA BERBASIS AUGMENTED REALITYFONT muhammad Sarjan; Muammar; Adnan Maulana
JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 10 No 1 (2024): Edisi April
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jiik.v10i1.300

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan suatu ilmu yang mempelajari segala sesuatu di alam sekitar, termasuk benda-benda, peristiwa, dan fenomena yang terjadi di alam. Dalam IPA, konsep yang harus dipelajari oleh siswa sistem tata surya. Berdasarkan analisis yang dilakukan di MTS Mas'udiyah Wonomulyo, metode pembelajaran yang saat ini digunakan untuk mengajarkan materi sistem tata surya masih bersifat tradisional atau manual, yaitu menggunakan buku cetak dan papan tulis. Pendekatan ini cenderung membuat siswa menjadi pasif dan kurang interaktif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sebagai solusi inovatif, peneliti memutuskan untuk menggunakan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai alternatif alat peraga untuk membantu proses belajar mengajar materi sistem tata surya. AR memungkinkan siswa untuk melihat dan berinteraksi dengan objek virtual yang terintegrasi dengan lingkungan sekitar mereka. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, aplikasi dapat berjalan dengan optimal. Objek dapat terdeteksi dengan area tracking berjarak 20 cm - 50 cm dengan intensitas cahaya diatas 0 lux.
SISTEM INFORMASI UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) UNIVERSITAS AL ASYARIAH MANDAR BERBASIS WEB muhammad Sarjan; Ul Khairat; Piere Simak Pampang
JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 10 No 1 (2024): Edisi April
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jiik.v10i1.302

Abstract

bagaimana membuat Sistem pakar pengenalan hama dan penyakit pada tanaman jagung berbasis android membuat Sistem pakar pengenalan hama dan penyakit tanaman jagung berbasis android. Penelitian kali ini akan dibuat Sistem pakar pengenalan hama dan penyakit pada tanaman jagung berbasis android untuk menyediakan informasi tentang hama dan penyakit dan cara menanggulangi. Tempat penelitian penulis yaitu di Kab Mamasa Penelitian ini telah berhasil membangun Aplikasi Sistem pakar pengenalan hama dan penyakit pada jagung berbasis android penelitian ini menghasilkan suatu kemudahan bagi petani jagung dalam merawat tanaman jagung Pada system aplikasi Sistem pakar pengenalan hama dan penyakit pada jagung berbasis android ini menyediakan fitur-fitur bagi pengguna Sistem pakar untuk perlindungan tanaman jagung. Sistem pakar ini dapat digunakan dan membantu proses diagnosa hama dan penyakit pada tanaman jagung dengan cara memasukkan gejala-gejala kerusakan yang terjadi pada tanaman padi serta mampu memberikan informasi pengetahuan tentang hama dan penyakit tersebu
PANDANGAN FILSAFAT ILMU TERHADAP PENERAPAN MODEL PENGELOLAAN “RAPALA EMAS (RUANG PENGELOLAAN LAUT BERBASIS MASYARAKAT)” SEBAGAI MODEL PENGELOLAAN PERIKANAN GURITA BERKELANJUTAN DI SELAT ALAS Isni Aini; muhammad sarjan
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i1.9128

Abstract

Pengelolaan perikanan gurita yang berkelanjutan menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya tekanan pemanfaatan sumber daya laut di Indonesia, khususnya di Selat Alas, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Salah satu upaya yang dikembangkan adalah model pengelolaan lokal RAPALA EMAS (Ruang Pengelolaan Laut Berbasis Masyarakat) yang diinisiasi oleh Yayasan Juang Laut Lestari (JARI) bersama masyarakat nelayan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model RAPALA EMAS dalam perspektif filsafat ilmu, khususnya dari aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan yang didukung oleh observasi lapangan sebagai studi kasus, dengan pendekatan analisis deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara ontologis RAPALA EMAS memandang sumber daya gurita sebagai bagian dari sistem sosial–ekologis yang saling terkait dan memiliki batas regeneratif. Secara epistemologis, model ini dibangun melalui integrasi pengetahuan lokal masyarakat pesisir, khususnya Suku Bajo, dengan pendekatan ilmiah yang partisipatoris dan kontekstual. Sementara itu, secara aksiologis RAPALA EMAS mengandung nilai etika keberlanjutan, tanggung jawab moral manusia terhadap alam, keadilan sosial, serta pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, RAPALA EMAS tidak hanya berfungsi sebagai model pengelolaan perikanan yang efektif secara teknis, tetapi juga mencerminkan penerapan ilmu pengetahuan yang berorientasi pada kemaslahatan bersama dan keberlanjutan sumber daya laut di Selat Alas
TINJAUAN FILSAFAT TERHADAP KEARIFAN LOKAL SUKU BAJAU DI DESA POTO TANO DALAM PELESTARIAN EKOSISTEM LAUT. Isni Aini; Muhammad Sarjan
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i1.10080

Abstract

Masyarakat Suku Bajau dikenal sebagai komunitas maritim yang memiliki hubungan erat dengan ekosistem laut. Keterikatan tersebut tercermin dalam berbagai bentuk kearifan lokal yang berfungsi menjaga keseimbangan dan keberlanjutan lingkungan laut. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kearifan lokal Suku Bajau di Desa Poto Tano dalam pelestarian ekosistem laut melalui tinjauan filsafat, khususnya etika lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan yang didukung oleh observasi lapangan melalui diskusi dengan masyarakat Bajau. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk menginterpretasikan nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam praktik kearifan lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal Suku Bajau diwujudkan melalui ritual Ngingidah, Tiba Pisah, dan Nyoroh yang berfungsi sebagai bentuk rasa syukur, penghormatan, serta komitmen moral terhadap laut sebagai sumber kehidupan. Ditinjau dari perspektif filsafat etika lingkungan, praktik-praktik tersebut mencerminkan pandangan ekosentrisme, yang menempatkan manusia sebagai bagian dari ekosistem dan memiliki tanggung jawab etis dalam menjaga kelestarian laut. Kajian ini menegaskan bahwa kearifan lokal Suku Bajau memiliki relevansi filosofis dan dapat menjadi dasar konseptual dalam pengelolaan ekosistem laut yang berkelanjutan.