Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Moralitas Persidangan Perkawinan di Bawah Umur Dalam Penguatan Kualitas Perkawinan Di Kota Denpasar Anom, I Gusti Ngurah; Hengki, I Gusti Bagus; Vijayantera, I Wayan Agus; Putra, I Kadek Aditya Anggara; Suartini, Ni Made
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11202

Abstract

Bermula dari fenomena sing beling sing nganten di Bali yang berdampak pada terjadinya perkawinan di bawah umur di Kota Denpasar mengakibatkan munculnya permohonan perkawinan di bawah umur pada lembaga peradilan di Kota Denpasar. Kehamilan di luar perkawinan berpotensi dikabulkannya permohonan perkawinan dibawah umur di Pengadilan. Tujuan penelitian dispesifikkan untuk menjelaskan moralitas persidangan perkawinan di bawah umur dalam upaya menguatkan kualitas perkawinan. Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer yang bersumber dari wawancara, observasi, maupun kuesioner. Hasil dalam penelitian menemukan bahwa kehamilan di luar perkawinan menjadi latar belakang mengajukan permohonan perkawinan di bawah umur pada Lembaga Peradilan di Kota Denpasar. Moralitas persidangan permohonan perkawinan di bawah umur terlihat pada peran dan tanggung jawab hakim dalam memberi nasehat perkawinan serta memberikan edukasi dampak perkawinan di bawah umur. Tujuannya adalah untuk memberikan kebahagiaan yang sejati dalam menguatkan kualitas perkawinan yang tergolong prematur. Hal ini juga mencerminkan sistem penegakan hukum yang dilakukan sebagai penegakan hukum yang progresif, dimana Hakim selain berintegritas dalam menjalankan tugasnya tentu juga harus bermoral baik dalam menjunjung tinggi nilai keadilan. 
KEPASTIAN HUKUM DALAM PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA TENAGA KERJA ASING BERSTATUS PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU Ni Made Suartini; Kadek Apriliani
Jurnal Hukum Mahasiswa Vol. 5 No. 1 (2025): EDISI APRIL 2025
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Undang-undang Ketenagakerjaan telah mengatur penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Indonesia hanya untuk jabatan dan hubungan kerja waktu tertentu. Perjanjian kerja waktu tertentu bagi TKA secara khusus diatur oleh Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 12 Tahun 2013 tentang Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Metode penelitian dalam skripsi ini yaitu yuridis normatif. Dasar pemutusan hubungan kerja diatur dalam Pasal 61 ayat (1) Undang-Undang Ketenagakerjaan menyebutkan bahwa hubungan kerja berakhir apabila: pekerja meninggal dunia, berakhirnya perjanjian kerja, adanya putusan pengadilan penyelesaian perselisihan hubungan industrial, keadaan tertentu dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama. Penegakan Hukum Terhadap Pelanggaran Yang Dilakukan Oleh TKA Berstatus PKWT Dalam Perkara Hubungan Industrial dapat berupa pemberian sanksi hukum yaitu: 1. Sanksi Administratif, 2) Sanksi Perdata, dan 3) Sanksi Pidana. Terdapat kabur Norma pada pasal 58 ayat (2) tentang masa percobaan dan pasal 168 ayat (1) tentang pengunduran diri pada Perkara hubungan industrial dengan putusan Nomor 8/PDT.SUS-PHI/2015/PN DPS. Sanksi hukumnya yaitu ditolak seluruhnya gugatan penggugat serta eksepsi tergugat dan dihukum membayar biaya perkara sebesar Rp. 446.000,- bagi penggugat maupun tergugat.
Problematika Hukum Renewable Energy Dalam Menciptakan Green Investment Pada Sektor Pariwisata : Peluang Dan Tantangan Nengah Teguh Artha Sedana; Ni Made Suartini; Lis Julianti; Made Emy Andayani Citra; A.A Kt. Sudiana
Jurnal Hukum Saraswati Vol 7 No 02 (2025): Jurnal Hukum Saraswati
Publisher : Faculty of Law, Mahasaraswati University, Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jhshs.v7i02.12708

Abstract

Indonesia has an important role in improving the global environment. One of the efforts made is to create new economic instruments that aim to reduce risks and provide opportunities for capital flow growth in various sectors. However, to date, it cannot be denied that Indonesia still depends on environmentally unfriendly investments. Monetary policies that rely on extractive investments have become the main choice in Indonesia's financial and development approaches. One way to address challenges in the tourism industry is to make green investments to overcome the negative impacts on environmental damage. The use of energy transition is one solution that can be offered in the development of green investment in the tourism service sector. The research method used in this study is the Socio Legal Research method, where legal materials are collected by systematically compiling and identifying primary, secondary, and tertiary legal materials using the snowball technique. The analysis of legal materials is carried out using descriptive, comparative, evaluative, and argumentative techniques. The results of the study show that the implementation of energy transition policies to realize green investment in Indonesia still faces various obstacles, namely legal inconsistencies related to the use of renewable energy and policies on green investment, as well as economic obstacles related to limited budgets and technology in implementing this energy transition.
Peran Agama Hindu Dalam Pembentukan Harmoni Sosial Di Masyarakat Multikultural Indonesia I Made Sindu; I Gusti Gede Kaler Tusta; Ketut Melayani; Ni Made Suartini; Ni Komang Sutri
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 6 (2023): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i6.874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran agama Hindu dalam pembentukan harmoni sosial di masyarakat multikultural Indonesia. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran dan praktik agama Hindu, seperti Dharma, Karma, upacara keagamaan, fungsi pura, dan prinsip Ahimsa, berperan signifikan dalam menciptakan harmoni sosial. Ajaran Dharma dan Karma mendorong perilaku adil, bertanggung jawab, dan penuh empati, sementara upacara keagamaan dan fungsi pura memperkuat ikatan sosial dan kerja sama. Prinsip Ahimsa mendukung sikap non-kekerasan dan penghormatan terhadap semua orang. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan seperti diskriminasi dan intoleransi yang masih ada, sehingga dialog antaragama dan upaya kolaboratif perlu ditingkatkan. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa agama Hindu berkontribusi signifikan dalam menciptakan harmoni sosial di masyarakat multikultural Indonesia, tetapi upaya lebih lanjut diperlukan untuk mengatasi hambatan yang ada.
Pengaruh Penggunaan Tepung Daun Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Fermentasi dalam Ransum Terhadap Peforma Produksi Ayam Broiler Ni Made Suartini; Ali Bain; Deki Zulkarnain
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 1 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i1.23541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan tepung daun ubi jalar (Ipomoea batatas L.) fermentasi  dalam ransum terhadap performa produksi ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk menguji  4 perlakuan dengan 4 ulangan. Jumlah sampel dalam penelitian ini terdiri dari 80 ekor ayam broiler dengan Perlakuan terdiri atas: P0 = Ransum kontrol, P1 = 5% (tepung daun ubi jalar fermentasi), P2 =10% (tepung daun ubi jalar fermentasi), dan P3 =15% (tepung daun ubi jalar fermentasi). Variabel penelitian adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan konsumsi ransum ayam broiler yang di peroleh dalam penelitian ini berkisar antara 82,00-95,94 g/ekor/hari, pertambahan bobot badan berkisar antara 42.33-57.41 g/ekor/hari, konversi ransum berkisar antara 1.67-1.94g/ekor/hari. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penambahan tepung daun ubi jalar fermentasi dengan level 5 sampai 15% memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum ayam broiler.
KEANEKARAGAMAN KERANG (MOLLUSCA: BIVALVIA) DI KAWASAN SERANGAN, DENPASAR, BALI Suratul Wahyuda; Ni Made Suartini; Deny Suhernawan Yusup
SIMBIOSIS Simbiosis Volume 12 No. 2 2024
Publisher : Program Studi Biologi Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JSIMBIOSIS.2024.v12.i02.p01

Abstract

Throughout the waters of the island of Bali, clam are a very valuable biological resource. The Serangan area in Denpasar, Bali, is one of the areas that has lots of clam which are widely used as food. The objective of this research is to identify clam species found in the Serangan Area, those that are collected for consumption by the community, and to determine the values of diversity index, evenness, and dominance of clams in the Serangan Area. The research stations are divided into three with a distance between stations of 250 m. At each station a transect is made perpendicular to the shoreline with a distance between transects of 10 m. Each transect at the station was made 10 sampling quadrants measuring 50x50 cm. The research results revealed that there were eight species of clams found. Four of these species were commonly collected for consumption by the community, namely Marcia hiantina, Anadara antiquata, Meretrix meretrix, and Pinna muricata. The Marcia hiantina species was the most frequently collected for consumption. The diversity index values fell within the moderate category, ranging from 1.10 to 1.39. The evenness index values were categorized as high, ranging from 0.92 to 1.00, and were supported by low dominance index values ranging from 0.25 to 0.33.
Pengaruh Persepsi, Motivasi, Pengetahuan Perpajakan Terhadap Pilihan Berkarir Sebagai Konsultan Pajak: (Studi Kasus Pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Hindu Indonesia) Suartini, Ni Made; I Wayan Sudiana; Kadek Dewi Padnyawati
Hita Akuntansi dan Keuangan Vol. 6 No. 3 (2025): Hita Akuntansi dan Keuangan
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/z62s1m55

Abstract

Careers in taxation have great opportunities for accounting graduates, especially as tax consultants, because the profession is still very much needed. In choosing a tax consultant can be influenced by many factors such as perception, motivation and taxation knowledge. This study aims in this study to determine the effect of perception, motivation and knowledge of taxation on student interest in a career as a public accountant. The population in the study were students of the Accounting Department of Hindu University of Indonesia who had taken taxation courses with the sample used, namely 196 respondents. The research method used is quantitative. The data analysis technique used in this study is multiple linear regression, the coefficient of determination, the F test and the t test. Based on the results of the study, it can be seen that perception has a positive and significant effect on student interest in a career as a public accountant, where a regression coefficient of 0.316 and sig 0.001 is obtained. (2) motivation has a positive and significant effect on student interest in a career as a public accountant, where a regression coefficient of 0.314 and sig 0.000 is obtained. (3) taxation knowledge has a positive and significant effect on student interest in a career as a public accountant, where a regression coefficient of 0.242 and sig 0.000 is obtained. The magnitude of the influence of the independent variables on student interest in a career as a public accountant is 59.3%.  
Formulasi Sediaan Lotion Antinyamuk Dari Ekstrak Daun Malapari (Pongamia Pinnata (L.) Pierre) Terhadap Nyamuk Aedes Aegypti (Linnaeus, 1762) Asri, I Gusti Ayu Suasthiti; Arpiwi, Ni Luh; Suartini, Ni Made
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2025.v12.i01.p2

Abstract

Nyamuk merupakan vektor penyakit yang dapat menyebarkan beberapa jenis penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Malaria, Filariasis, Chikungunya dan Japanese encephalitis. Masyarakat diharapkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan nyamuk khususnya pada nyamuk Aedes aegypti yang dapat membawa virus dengue penyebab DBD. Salah satu cara untuk memberikan perlindungan kulit dari gigitan nyamuk dan dapat diterapkan sehari-hari secara terus-menerus yaitu dengan mengaplikasikan bahan antinyamuk kedalam lotion yang terbuat dari ekstrak daun malapari yang memiliki beberapa senyawa kandungan tumbuhan obat yang berkhasiat sebagai antinyamuk diantaranya: flavonoid, steroid, alkaloid dan terpenoid. Pembuatan ekstrak daun malapari pada lotion ini menggunakan metode ekstraksi dengan cara maserasi. Adapun tujuan dari pembuatan lotion antinyamuk yaitu untuk mengetahui daya proteksi lotion antinyamuk dengan konsentrasi yang berbeda terhadap gigitan nyamuk Ae. aegypti dan mengetahui tingkat kesukaan probandus terhadap lotion antinyamuk ekstrak daun malapari. Hasil uji daya proteksi menunjukkan persentase daya proteksi berbeda nyata antar perlakuannya (P<0,05). Formulasi lotion F3 memiliki daya proteksi tertinggi hingga jam ke-5, kemudian lotion F2 dengan daya proteksi hingga jam ke-2, lalu lotion F1 dengan daya proteksi hanya di jam ke-1, dan lotion F0 yang sama sekali tidak memiliki daya proteksi dari jam ke-1 hingga jam ke-6. Tingkat kesukaan probandus terhadap formulasi lotion F1 mendapat penilaian sangat disukai, kemudian lotion F0 mendapat penilaian suka, lotion F2 dengan penilaian tidak suka dan lotion F3 mendapat penilaian sangat tidak disukai oleh probandus. Kata kunci: antinyamuk, Aedes aegypti, lotion, malapari
Komposisi Arthropoda Tanah pada Kawasan Agroforestri Kopi di Dusun Jempanang, Desa Belok Sidan, Badung – Bali Najla Nurhaya; Ni Made Suartini; I Made Saka Wijaya; Yuni, Luh Putu Eswaryanti Kusuma
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2025.v12.i01.p6

Abstract

Arthropoda tanah berperan penting dalam menjaga kualitas tanah melalui proses dekomposisi, siklus nutrisi, dan pembentukan struktur tanah. Komunitas arthropoda tanah sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan, seperti praktik pengelolaan lahan yang sangat mempengaruhi pembentukan struktur komunitasnya. Sistem agroforestri kopi menjadi salah satu bentuk sistem budidaya yang mampu mempertahankan biodiversitas arthropoda tanah dengan kombinasi tanaman kopi dan pohon penaung yang mendukung pembentukan mikro iklim yang ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi famili arthropoda tanah di kawasan agroforestri kopi di Dusun Jempanang, Desa Belok Sidan, Badung - Bali. Penelitian dilakukan pada bulan April hingga Juli 2025 dengan pengambilan sampel menggunakan metode line transect. Teknik pengambilan sampel menggunakan Pitfall trap yang dipasang sebanyak 21 buah. Hasil penelitian mencatat 56 famili arthropoda tanah dari empat kelas dan 16 ordo dengan total sebanyak 608 individu. Jumlah individu tertinggi ditemukan berasal dari Famili Entomobryidae (Ordo Collembola) sebanyak 153 individu dan Famili Drosophilidae (Ordo Diptera) dengan jumlah 112 individu dan Famili Formicidae (Ordo Hymenoptera) dengan jumlah sebanyak 89 individu. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem agroforestri kopi di Dusun Jempanang mendukung variasi dan keanekaragaman arthropoda tanah. Kata kunci: Biodiversitas arthropoda, Kebun kopi, Pitfall trap, Serangga tanah.
Formulasi Sediaan Lotion Antinyamuk Dari Ekstrak Daun Malapari (Pongamia Pinnata (L.) Pierre) Terhadap Nyamuk Aedes Aegypti (Linnaeus, 1762) Asri, I Gusti Ayu Suasthiti; Arpiwi, Ni Luh; Suartini, Ni Made
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2025.v12.i01.p2

Abstract

Nyamuk merupakan vektor penyakit yang dapat menyebarkan beberapa jenis penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Malaria, Filariasis, Chikungunya dan Japanese encephalitis. Masyarakat diharapkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan nyamuk khususnya pada nyamuk Aedes aegypti yang dapat membawa virus dengue penyebab DBD. Salah satu cara untuk memberikan perlindungan kulit dari gigitan nyamuk dan dapat diterapkan sehari-hari secara terus-menerus yaitu dengan mengaplikasikan bahan antinyamuk kedalam lotion yang terbuat dari ekstrak daun malapari yang memiliki beberapa senyawa kandungan tumbuhan obat yang berkhasiat sebagai antinyamuk diantaranya: flavonoid, steroid, alkaloid dan terpenoid. Pembuatan ekstrak daun malapari pada lotion ini menggunakan metode ekstraksi dengan cara maserasi. Adapun tujuan dari pembuatan lotion antinyamuk yaitu untuk mengetahui daya proteksi lotion antinyamuk dengan konsentrasi yang berbeda terhadap gigitan nyamuk Ae. aegypti dan mengetahui tingkat kesukaan probandus terhadap lotion antinyamuk ekstrak daun malapari. Hasil uji daya proteksi menunjukkan persentase daya proteksi berbeda nyata antar perlakuannya (P<0,05). Formulasi lotion F3 memiliki daya proteksi tertinggi hingga jam ke-5, kemudian lotion F2 dengan daya proteksi hingga jam ke-2, lalu lotion F1 dengan daya proteksi hanya di jam ke-1, dan lotion F0 yang sama sekali tidak memiliki daya proteksi dari jam ke-1 hingga jam ke-6. Tingkat kesukaan probandus terhadap formulasi lotion F1 mendapat penilaian sangat disukai, kemudian lotion F0 mendapat penilaian suka, lotion F2 dengan penilaian tidak suka dan lotion F3 mendapat penilaian sangat tidak disukai oleh probandus. Kata kunci: antinyamuk, Aedes aegypti, lotion, malapari