Claim Missing Document
Check
Articles

Abundance and Diversity of Polychaete Worms in Kapuas Estuary, West Kalimantan Junardi, Junardi; Riyandi, Riyandi
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 9, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus July 2023
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v9i2.4003

Abstract

Estuaries provide valuable ecosystem services, but they are also subject to environmental pressures due to high anthropogenic activities. The diversity and abundance of Polychaete can be used as indicators of the health of the Kapuas estuary, but supporting data are currently lacking. The objective of this research is to assess the quality of the Kapuas estuary through a Polychaete community approach. The study employed a survey method by selecting ten Polychaete sampling points based on their surrounding environmental conditions. Samples were collected from each point using a Petite Ponar grab, filtered, sorted, and grouped by family. The Polychaete specimens were identified up to the genus level. The data were analyzed descriptively. A total of 108 Polychaete individuals were found, comprising nine genera and seven families. The highest abundance was observed in the genera Capitella (Capitellidae) and Sternaspis (Sternaspidae), with 778 ind.m-2and 667 ind.m-2, respectively. The diversity of Polychaete in the Kapuas estuary was classified as low, with diversity index ranging from 0.5 to 1.21. The high abundance, low diversity, and presence of indicator genera of organic pollutants such as Capitella indicate that the Kapuas estuary is affected by organic contamination
Colonization of Nipa Worms (Namalycastis spp.) Based on Differences in Depth of Placement of Nipah Fronds in Kakap River of West Kalimantan Jennifer Vasilya Panirman; Tri Rima Setyawati; Junardi
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 2 (2023): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i2.6165

Abstract

Namalycastis spp. is deposit feeder animal because it eats by utilizing organic matter and omnivorous. The existence of Namalycastis has been found inhabit naturally decomposing nipa fronds (Nypa fruticans). Data regarding the colonization of Namalycastis are currently not available. The purpose of the study is to discover the first time and the peak of colonizations and the number of individual Namalycastis based on the depth of placement of different nipa fronds in Kakap River Mangrove Area of West Borneo. Sampling was carried out at three depths: 0-10 cm, 10-20 cm, and 20-30 cm for three months within a 10 days collection period. The highest number of Namalycastis individual during the study were found in nipa fronds placed at depth of 0-10 cm is 616 individuals with the highest number found in week 4 of incubation. Soil texture in Sungai Kakap mangrove forest was dominated by dust with C-organic content decreased as the number of individual nipa worms decreased.
Karakteristik Reproduksi Ikan Tembakul (Boleophthalmus boddarti) di Kong Khew Pak Kung, Kalimantan Barat Damayanti, Sri; Junardi, Junardi; Riyandi, Riyandi
Akuatiklestari Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v7i1.6100

Abstract

Ikan tembakul (Boleophthalmus boddarti) ialah ikan yang seringkali dijumpai pada wilayah mangrove, ikan yang mampu berjalan di darat, serta memijah pada lubang lumpur kawasan persembunyian.  Ikan ini dimanfaatkan sebagai bahan pangan, obat tradisional maupun umpan untuk memancing, tetapi masih banyak dari sebagian masyarakat yang tidak mengetahui manfaatnya. Penurunan kualitas lingkungan di Kawasan Wisata Religi Kong Khew Pak Kung Kecamatan Sungai Pinyuh akibat penumpukan sampah diduga dapat menurunkan populasi ikan tembakul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik reproduksi ikan tembakul yang meliputi nisbah kelamin, faktor kondisi, Tingkat Kematangan Gonad (TKG), Indeks Kematangan Gonad (IKG), fekunditas dan diameter telur. Penelitian ini dilakukan mulai Desember 2022 hingga Februari 2023 dengan metode random sampling menggunakan alat tangkap jaring dengan panjang 10 m dan lebar mata jaring 1/1,5 inch. Data dianalisis secara deskriptif. Nisbah kelamin didapatkan 1:1 dengan dominansi ikan muda dengan Tingkat Kematangan Gonad (I-II). Indeks kematangan gonad (IKG) jantan rata-rata berkisar 0,07-1,93% dan nilai IKG betina rata-rata berkisar 0,06-5,76%. Fekunditas sebanyak 42.212-80.198 butir dengan diameter telur antara 0,15-0,60 mm dan termasuk dalam kelompok pemijahan serempak (total spawner).
Pengembangan dan Uji Kinerja Pengering Tipe Rotari untuk Pengeringan Bahan Baku Bubur Pedas Instan suhendra, suhendra; Nopriandy, Feby; Junardi, Junardi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i1.3793

Abstract

Permasalahan dalam pengolahan makanan tradisional bubur pedas instan adalah tahap pengeringan bahan baku. Bubur pedas instan dengan bahan baku berbagai daun-daun membutuhkan proses pengeringan yang efisien untuk menjaga aroma, warna, dan kandungan gizi daun. Berdasarkan permasalah tersebut, dilakukan pengembangan pengering tipe rotari yang sesuai untuk pengeringan bahan baku bubur pedas instan. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah melakukan pengembangan pengering tipe rotari serta melakukan uji performansi pengering tersebut dalam proses pengeringan bahan baku bubur pedas instan. Pengembangan pengering ini dilakukan dengan menambahkan 1 buah drum bagian dalam yang ditutup wiremesh untuk mencegah kontak langsung antara drum pemanas dan bahan baku. Data yang dianalisis dalam penelitian ini mencakup laju pengeringan dan penurunan kadar air. Data tersebut diukur setiap 20 menit dengan waktu proses pengeringan 120 menit. Massa setiap bahan baku yang diuji adalah 200 gram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengering tipe rotari hasil pengembangan berhasil meningkatkan efisiensi pengeringan. Proses pengeringan selama 120 menit mampu mengurangi kadar air daun pakis 78,69%, daun singkil 61,01% dan daun katuk 54,92%. Kualitas pengeringan menunjukkan hasil yang lebih baik secara visual, dimana  bahan yang dikeringkan lebih hijau.
Building Local Products "Bubbor Paddas" Instant Packaging Typical of Sambas into a Globally Competitive Product Maryam, Andi; Rozana, Rozana; Tritisari, Angga; Andiyono, Andiyono; Junardi, Junardi
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v9i1.9360

Abstract

This community service activity aims to develop Bubbor Paddas, a Sambas culinary specialty, into an instant competitive product in national and international markets. The development process employed the Project-Based Learning (PBL) method, involving students and industry partners in all stages of production, including vegetable drying, seasoning preparation, packaging, and marketing. Food technology innovations, particularly in drying and packaging techniques, were applied to maintain the original flavor and texture of Bubbor Paddas. The results indicated a 30% increase in production efficiency and enhanced product packaging quality, making it more durable and visually appealing. Additionally, digital marketing strategies were implemented, leading to a 40% increase in product orders within three months of launch. This initiative not only improved the quality and competitiveness of local products but also positively impacted community empowerment and the preservation of Sambas culinary heritage. The findings highlight the importance of integrating modern technology and marketing strategies in developing innovative and sustainable traditional culinary products.
Kisah Ayub sebagi Kritik Pastoral terhadap Stigma kepada ODHA di Gereja Toraja Jemaat Batusura Capriaty, Jenniver; Maviana, Anggryel; Andri; Junardi
Jurnal Teologi Pambelum Vol 5 No 1 (2025): Teologi Kontekstual dan Pelayanan Gereja dalam Menyikapi Isu Sosial, Ekologis, Di
Publisher : Unit Penerbitan Informasi dan Teknologi Sekolah Tinggi Teologi Gereja Kalimantan Evangelis (STT GKE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59002/jtp.v5i1.117

Abstract

This research is motivated by the struggle regarding the stigma and discrimination of church members towards PLWHA. PLWHA are stigmatized as sinners because the congregation often identifies HIV/AIDS as a disease caused by sin. The author found this case in the Toraja Church, Batusura Congregation. To minimize cases of discrimination in the congregation's perspective towards PLWHA, the author analyzed the pastoral approach model found in the story of Job. Job's suffering is a critique of retributive theology which always generalizes disease as a result of sin. Job's friends visited Job and helped him understand his suffering with a deductive pastoral approach and retributive theology as the basis of thinking. However, God showed Job's friends the error and claimed that Job's suffering was under the authority of His wisdom and creativity. The author found that Job's story emphasizes a correlational pastoral approach. This approach rejects discrimination and generalization towards PLWHA because not all diseases are the result of sin, including PLWHA. The stigma of a sinner will not restore PLWHA but instead discriminate against them. A correlational approach can also help congregations encounter other causes of HIV/AIDS that are not sinful acts.
Pengaruh Penggunaan Bahan Perekat Tepung Sagu, Tapioka, dan Beras Terhadap Daya Bakar Briket Tempurung Kelapa Junardi; Febrina, Asti; Kartika, Yuni
Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL) Vol. 6 No. 1 (2024): JPPL, Maret 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/jppl.v6i1.1750

Abstract

The need for energy is increasing as the population grows. Efforts to produce alternative energy continue. One of them is by utilizing materials that are more environmentally friendly, more economical, and easily obtained. Therefore, the utilization of coconut sells in briquettes is one of the alternative fuels for energy fulfillment. The use of this material is also a form of handling coconut waste that has not been optimally utilized. The method used in making this briquette is by combining it with various types of adhesives such as sago flour, tapioca and rice with various variations in the on combustibility, moisture content, and shatter index. Variations in the amount of adhesive used were 6%, 8% and 10%. Drying of the briquettes was carried out in an oven with temperatures of 60°C. The results showed that the best briquettes in the 60°C drying temperature treatment had a combustibility value of 0.0300 gr/min with 10% sago adhesive. Moisture content is 3.8314% with 6% rice adhesive. Shatter index with a value of 0.0763% with 8% rice adhesive.
Composition of Anura Species in Three Types of Habitats in Belaban Resort, Bukit Baka Bukit Raya National Park, West Kalimantan Marisa, Utin; Junardi, Junardi; Saputra, Firman
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i1.6517

Abstract

Anura relies on habitats that are still preserved for its survival. The Bukit Baka Bukit Raya National Park offers natural and well-preserved habitats that support the survival of Anura. Data on the composition of Anura species are crucial for a conservation area, as the diversity of Anura is one of the parameters for maintaining the balance and sustainability of the ecosystem in the area and the environmental quality around it. However, there is no available data on the composition of Anura at Belaban Resort. This study aims to examine the composition of Anura in three habitat types at Belaban Resort, Bukit Baka Bukit Raya National Park. The method used in this study was a Visual Encounter Survey (VES) along the river at three locations, conducted from 18:00 to 22:00 WIB. The data obtained were analyzed descriptively, including the number of families, the number of species, the number of individuals, and environmental factors. The composition of Anura found consists of 13 species from 7 genera and 5 families, with a total of 234 individuals. The most commonly found family is Ranidae, and the most frequently encountered species is Fejervarya cancrivora, while the least numerous are Kalophrynus meizon and Leptobrachella hamidi. The conservation status of Meristogenys jerboa is vulnerable.
Daftar Jenis, Potensi, dan Status Konservasi Iktiofauna Perairan Lahan Gambut Kubu Raya, Kalimantan Barat Junardi, Junardi; Riyandi, Riyandi
Akuatiklestari Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v9i1.7115

Abstract

Perairan gambut adalah salah satu habitat penting ikan yang sering diabaikan dan rentan terhadap gangguan seperti alih fungsi lahan, sementara itu juga merupakan habitat ikan yang memiliki nilai ekonomi dan konservasi penting, namun informasinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendata jenis-jenis, potensi, dan status konservasi ikan di perairan gambut Kecamatan Rasau Jaya dan Sungai Ambawang di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Ikan dikoleksi menggunakan metode aktif dengan serokan dan pasif menggunakan bubu berbentuk payung. Parameter kualitas air juga diukur selama sampling dan dibandingkan dengan baku mutu air. Data ikan dianalisis secara deskriptif mencakup tipe makan, potensi, dan status konservasinya. Hasil penelitian mendapatkan 22 jenis ikan dari 13 famili dan 4 ordo. Ordo Anabantiformes ditemukan lebih banyak dari ordo lainnya. Famili dengan jumlah jenis lebih banyak adalah Osphronemidae. Sungai Ambawang memiliki jumlah jenis ikan lebih banyak dibandingkan Rasau Jaya. Ikan-ikan yang ditemukan umumnya berupa ikan omnivora yang memiliki potensi untuk konsumsi. Ikan dengan status konservasi resiko rendah lebih banyak ditemukan, walaupun status konservasi lainnya juga ditemukan. Sungai Ambawang memiliki ikan dengan status konservasi beragam sehingga perlu menjadi prioritas  pengelolaan habitat sehingga populasi ikannya tetap lestari.
ANALISIS PENGARUH BRAND AMBASSADOR TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN Sugianto, Sugianto; Vivi, Vivi; Junardi, Junardi; Taslim, Wui San; Vanessa, Delicia
Jurnal Ekonomi Integra Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Ekonomi Integra
Publisher : STIE 'INDONESIA' Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51195/iga.v14i2.355

Abstract

Brand ambassador merupakan elemen penting dalam kesuksesan produk. Mereka berperan dalam menarik minat konsumen, meningkatkan kesadaran merek, dan mendorong pembelian produk dari merek yang diwakilinya. Melalui interaksi dan testimoni mereka, brand ambassador menjadi bukti nyata keefektifan produk, mendorong konsumen untuk meniru gaya hidup dan merasakan manfaat yang sama. Dengan strategi yang tepat, brand ambassador dapat menjadi katalisator kesuksesan bagi merek dan mendorong pertumbuhan bisnis yang signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi pengaruh brand ambassador terhadap minat beli konsumen pada produk skincare. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif/hubungan dengan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS 26. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 101. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visibility, attraction, dan power berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli pada produk skincare. Sementara, credibility tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli pada produk skincare.