Claim Missing Document
Check
Articles

Frekuensi Kehadiran Arthropoda pada Media Dekomposisi Pelepah Nipah (Nypa fruticans) di Kawasan Mangrove Sungai Kakap Kalimantan Barat Mulyani, Lastyanti; Junardi, Junardi; Kurniatuhadi, Rikhsan
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 2 (2025): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i2.14651

Abstract

This study aimed to determine the frequency of Arthropod occurrence at each stage of decomposition and to assess its relationship with environmental parameters in the mangrove area of Sungai Kakap. Arthropod sampling was conducted using the hand-collecting method on days 15, 25, 35, and 45 after substrate placement. A total of 24 fronds were randomly positioned vertically at a depth of 20 cm below the soil surface, with six replication across four time-based observation points. Arthropod eggs, larvae, pupae, and imago were collected, sorted, and preserved in 70% alcohol. Specimens were identified directly through morphological observation, and the data obtained were analyzed descriptively. The results showed that the Relative Frequency (RF) of Arthropods consisted of 34 genera, dominated by Amphipoda (Allorchestoides: 75% FR) and Diptera (Bactrocera: 75% FR; Eristalinus: 100% FR; Psychoda: 100% FR). An RF of 100% indicates that these genera were consistently present across all observation points and time periods, suggesting their potentially important role in the decomposition process. Variations in Arthropod presence among genera reflect changes in composition at each decomposition stage. These changes were influenced by environmental conditions, particularly salinity, pH, temperature, as well as organic carbon and nitrogen levels. These findings indicate that certain Arthropods have the potential to serve as biological indicators of decomposition stages in mangrove ecosystems. Further research is recommended to investigate microbial dynamics and changes in organic content throughout the decomposition process.
Komposisi, Keanekaragaman Dan Rasio Kelamin Ikan Elasmobranchii Asal Sungai Kakap Kalimantan Barat Candramila, Wolly; Junardi, Junardi
Biospecies Vol. 1 No. 2 (2008): Agustus 2008
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v1i2.268

Abstract

Sifat biologi elasmobranchii seperti fekunditas rendah, pertumbuhan lambat, umur relatif panjang danresiko kematian tinggi pada semua tingkat umur menjadikannya kelompok ikan yang memiliki resiko kepunahan palingcepat dibandingkan kelompok lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komposisi, keanekaragaman dan rasiokelamin ikan elasmobranchii. Hasil penelitian dikoleksi sebanyak 31 spesies yang termasuk dalam 7 famili dan 238individu. Ikan pari ditemukan sebanyak 24 spesies dan 169 individu, sedangkan hiu tujuh spesies dan 69 individu.Indeks keanekaragaman ikan elasmobranchii antara 1,77-3,75.
Phytoplankton Community Structure of Oxbow Lake-Sinau, Kapuas Hulu, West Kalimantan junardi; Candramila, Wolly; Mundiarto, Sigit
Biospecies Vol. 12 No. 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.699 KB) | DOI: 10.22437/biospecies.v12i2.7644

Abstract

The Sinau Lake is one of the oxbow lakes in Kapuas Hulu, West Kalimantan, which will be used for various purposes, but limnological data is not available. The research objective was to obtain data on the structure of the phytoplankton community and the water quality conditions of Sinau Lake so that it could be used as preliminary data for management and utilization. Samples were taken using purposive sampling method. Water quality is still good with a high plankton diversity index, low dominance and high evenness. Water quality still support the life of aquatic biota or aquaculture.
PENERAPAN PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG BAIK (GOOD GOVERNANCE) Junardi, Junardi; Basri, Hasan; Sabirin, Sabirin
Saraq Opat: Jurnal Administrasi Publik Vol 4 No 1 (2022): Januari : Saraq Opat: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.54 KB) | DOI: 10.55542/saraqopat.v4i1.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui Penerapan Pelayanan Administrasi Terpadu Di Kantor Kecamatan Pegasing Sebagai Upaya Mewujudkan Pemerintahan Yang Baik (Good Governance dan menjelaskan Kendala Penerapan Pelayanan Administrasi Terpadu Di Kantor Kecamatan Pegasing Sebagai Upaya Mewujudkan Pemerintahan Yang Baik (Good Governance. Adapaun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, studi pustaka dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pelayanan administrasi terpadu di Kantor Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah secara umum mengacu pada prinsip-prinsip good governance yakni dengan berdasar pada prinsip kepastian hukum, akuntabilitas, transparasi/keterbukaan dan profesionalisme. Inovasi yang ada dalam PATEN yakni dengan menerapkan pelayanan dengan system informasi manajemen. Kelebihan dari pelayanan administrasi terpadu ini yakni pelayananya yang cepat, mudah dan murah. Kelemahan dari program ini yakni kurangnya personil petugas pelayanan. Kesimpulan(1) Penyelenggaraan pelayanan administrasi terpadu di Kantor Kecamatan berdasarkan pada prinsip-prinsip goodgovernance, (2) Pelayanan administrasi terpadu di Kantor Kecamatan Pegasing diselenggarakan dengan menerapkan pelayanan dengan system informasi manajemen (3) Sisi kelebihan dari penyelenggaraan pelayanan yakni dari segifasilitas yang sudah sangat lengkap dan kekuranganya yaitu kurangnya koordinasi pembagian tugas sehingga beberapa loket tidak dijaga oleh petugas. Kata Kunci: Penerapan, Pelayanan. PATEN, Governance
KEPADATAN DAN POLA PERSEBARAN KELASI (Presbytis rubicunda) DI BUKIT BAKA TAMAN NASIONAL BUKIT BAKA BUKIT RAYA KALIMANTAN BARAT Pranadi, Resqi; Junardi; Ari Hepi Yanti; Marsaidi, Dodi
Berita Biologi Vol 24 No 2 (2025): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2025.4945

Abstract

Kelasi (Presbytis rubicunda) adalah salah satu spesies endemik pulau Borneo dan Karimata yang termasuk kedalam satwa liar dilindungi dan berstatus rentan (vulnerable). Berbagai ancaman terhadap kelasi dapat mempengaruhi kepadatan dan pola persebarannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kepadatan dan pola persebaran kelasi di jalur pendakian Bukit Baka kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. Pengamatan kelasi menggunakan metode line transect distance sampling (LTDS) dengan variasi metode King. Analisis data untuk mendapatkan nilai kepadatan kelasi didapatkan menggunakan formula metode King sedangkan pola persebaran kelasi menggunakan formula indeks Morisita terstandarisasi. Pengambilan data dilakukan sepanjang 14,99 km dengan tiga kali ulangan yang mendapatkan 16 individu dengan jumlah individu paling banyak ditemukan pada pagi hari. Kepadatan individu kelasi didapatkan sebesar 6,7 individu/km2 dengan pola persebaran seragam.
SINTASAN DAN PERTUMBUHAN LARVA CACING NIPAH (Namalycastis rhodochorde) YANG DIBERI PAKAN Chlorella vulgaris DENGAN KONSENTRASI BERBEDA Salsabila, Tia Shafira; Tri Rima Setyawati; Junardi
Berita Biologi Vol 23 No 3 (2024): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2024.5015

Abstract

Populasi cacing nipah (Namalycastis rhodochorde) telah mengalami penurunan akibat eksploitasi dan alihfungsi lahan, sehingga perlu ada upaya untuk budidaya. Budidaya cacing nipah masih menemui permasalahan berupa rendahnya sintasan larva yang dipengaruhi oleh pemberian konsentrasi pakan dan jenis pakan yang kurang tepat, sehingga perlu dilakukan upaya perbaikan pakannya.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi Chlorella vulgaris terbaik bagi sintasan dan pertumbuhan larva cacing nipah (N. rhodochorde) pada skala laboratorium. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap terdiri atas 5 perlakuan dengan masing-masing 3 ulangan. Konsentrasi C. vulgaris yang digunakan adalah 0,1% (2,74 x 106 sel), 0,2% (5,47 x 106 sel), 0,4% (10,94 x 106 sel), 0,8% (21,90 x 106 sel), dan 1,6% (43,80 x 106 sel). Larva dipelihara pada media air laut 8 L dengan padat tebar sebanyak 100 individu menggunakan wadah pemeliharaan berukuran 42 cm x 32 cm x 14 cm yang sama pada semua perlakuan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan Uji Duncan. Sintasan terbaik dan pertumbuhan terbaik terdapat pada larva yang diberi pakan C. vulgaris konsentrasi 0,8% dengan sintasan sebesar 61%, pertambahan segmen mutlak sebesar 13,31 segmen, laju pertambahan segmen spesifik sebesar 2,74%, panjang tubuh sebesar 2,34 mm, dan laju pertumbuhan panjang tubuh spesifik sebesar 1,06 mm/hari. Jenis-jenis parasit yang ditemukan pada penelitian ini perlu dikaji lebih lanjut terkait dengan penurunan sintasan dan pertumbuhan pada larva cacing nipah.
INTEGRASI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOAL 14 MELALUI PRAKTIK BLUE ACCOUNTING PADA PT. PELNI (PERSERO) Junardi Junardi
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6408

Abstract

This study aims to analyze the integration of Sustainable Development Goal (SDG) 14: Life Below Water into accounting practices and sustainability reporting of PT PELNI (Persero). The research employed a qualitative descriptive approach with a case study method using content analysis of annual and sustainability reports from 2019 to 2023. The findings reveal that PT PELNI implemented various initiatives such as mangrove planting, coral reef restoration, ship waste management, emission reduction, and coastal community education. These programs can be classified as blue expenses aligned with SDG 14 indicators and the Global Reporting Initiative (GRI) standards. Although there has been significant progress in narrative disclosure, transparency, and quantification of activities over time, the classification of blue expenses has not been explicitly presented in official reports. The evaluation shows that narrative integration and data transparency are adequate, while financial classification and indicator mapping remain partial. This study recommends the development of a blue expense classification system, integration of SDG–GRI–cost–output mapping into sustainability reporting, and improvement of data auditability. Therefore, PT PELNI has the potential to become a pioneer in applying blue accounting within Indonesia’s maritime sector.
BLUE EXPENSE DALAM PERSPEKTIF BLUE ACCOUNTING : PERAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MARITIM Junardi Junardi; Wendy Suhendry; Karen Karen; Nikita Tanuwijaya
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.6559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Blue Expense dalam perspektif Blue Accounting terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan maritim di Indonesia. Sampel penelitian mencakup 10 perusahaan sektor maritim yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024, dengan total 50 observasi data panel. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) serta uji mediasi Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Blue Expense berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan ROA. Namun, kinerja keuangan tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sehingga tidak berperan sebagai mediator dalam hubungan antara Blue Expense dan nilai perusahaan. Hasil ini mengindikasikan bahwa meskipun pengeluaran untuk keberlanjutan laut (Blue Expense) mampu meningkatkan kinerja keuangan, namun dampaknya belum tercermin pada nilai perusahaan yang diproksikan dengan Tobin’s Q. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa manajemen perusahaan maritim perlu menekankan komunikasi strategis kepada investor agar investasi keberlanjutan dapat dipersepsikan sebagai penciptaan nilai jangka panjang.
Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital Dalam Meningkatkan Literasi Dan Minat Belajar Siswa Junardi; Sandi; Emmi Azis
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 10 No. 1 (2026): Vol X Edisi I 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran berbasis teknologi digital menggunakan Canva terhadap peningkatan literasi dan minat belajar siswa MTs Negeri 3 Bone. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan inovasi media pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi, literasi, dan minat belajar siswa di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian ini adalah 30 siswa yang dipilih secara full sampling di MTs Negeri 3 Bone. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui peneyebaran angkat, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear, uji asumsi klasik, serta uji mediasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis teknologi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi siswa. Namun, media pembelajaran tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap minat belajar siswa, meskipun arah pengaruhnya positif. Selanjutnya, literasi terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar siswa. Lebih lanjut, literasi memediasi secara signifikan pengaruh media pembelajaran terhadap minat belajar, yang berarti peningkatan literasi menjadi jalur penting dalam meningkatkan minat belajar siswa melalui pemanfaatan media digital. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis teknologi digital berperan penting dalam meningkatkan literasi siswa, dan melalui peningkatan literasi tersebut, minat belajar siswa juga dapat di tingkatkan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pendidik dalam memilih dan memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi digital secara efektif.