Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK FISIK, KIMIA DAN SENSORIS STIK LABU KUNING (Cucurbita moschata Durch) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KELOR Satriani, Satriani; Kadir, Syahraeni; Rahim, Abdul
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2686

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendapatkan karakteristik fisik dan kimia stik labu kuning yang disukai panelis dari penambahan ekstrak daun kelor. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agroindustri, Fakultas pertanian Universitas Tadulako dan Laboratorium Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yang diterapkan untuk analisis sifat fisik dan kimia sedangkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) digunakan untuk analisis sifat sensoris stik. Dengan formulasi perlakuan ekstrak daun kelor, 0 g, 5 g, 10 g, 15 g, dan 20 g. Skala hedonik yang digunakan yaitu 7= sangat suka, 6= suka, 5= agak suka, 4= netral, 3= agak tidak suka, 2= tidak suka, 1= sangat tidak suka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor 20 g memberikan karakteristik fisik dan kimia terbaik terhadap stik dengan nilai rendemen 65,38%, dan aktivitas DPPH 47,85% dengan IC50 73,01 (kuat), namun tanpa penambahan ekstrak daun kelor menunjukkan stik terbaik dengan nilai kadar air 4,16% dan kadar abu 1,17%. Adapun stik labu kuning yang paling disukai panelis adalah tanpa ekstrak daun kelor. Skor warna 73,33% (sangat suka), tekstur 73,33% (sangat suka), aroma 66,66% (suka), rasa 66,66% (suka) dan tingkat kesukaan secara keseluruhan 80% (sangat suka). Penambahan ekstrak daun kelor 5 g masih diterima panelis dengan skor warna 53,33% (agak suka), tekstur 46,66% (Netral), aroma 53,33% (agak suka), rasa 60% (suka), kesukaan keseluruhan 60% (suka).
Karakteristik Fisik, Mekanik, dan Sensoris Bioplastik Pati Aren dengan Sodium Tripolifosfat Nugroho, Muhammad Fawzul Alif; Kadir, Syahraeni; Rahim, Abdul; Suriyani, Ade Irma
Agroteknika Vol 8 No 3 (2025): September 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v8i3.561

Abstract

Penggunaan plastik sebagai bahan kemasan pangan terus meningkat secara global yang dapat menimbulkan dampak lingkungan yang serius. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengembangkan biopolimer ramah lingkungan dari sumber terbarukan seperti tumbuhan, hewan, alga dan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh konsentrasi Pati Aren Terfosforilasi (PAT) yang menghasilkan bioplastik terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 11 taraf perlakuan konsentrasi PAT (b/v) dan tiga ulangan, sehingga diperoleh 33 unit percobaan. Data dianalisis dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PAT sebesar 8% memberikan karakteristik terbaik. Ketebalan bioplastik meningkat seiring dengan meningkatnya konsentrasi PAT. Daya serap air dan minyak, laju transmisi uap air, modulus Young, dan kekuatan tarik menurun seiring dengan peningkatan konsentrasi PAT. Nilai biodegradasi dan perpanjangan bioplastik cenderung stabil dengan meningkatnya konsentrasi pati aren terfosforilasi. Tingkat kesukaan sensoris terhadap warna dan tekstur edible film cenderung meningkat seiring peningkatan konsentrasi PAT.
PENGARUH BERBAGAI DOSIS ADSORBEN CANGKANG TELUR AYAM TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK MINYAK KELAPA TRADISIONAL Ermanto, Hendra Budi; Hutomo, Gatot Siswo; Kadir, Syahraeni
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i1.2039

Abstract

Minyak kelapa tradisional memiliki wana yang keruh serta kandungan kadar air dan asam lemak bebas yang tinggi sehingga membuat daya simpan minyak kelapa relatif singkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berbagai takaran adsorben cangkang telur ayam terhadap sifat fisiokimia dan sensoris minyak kelapa trasisional. Proses adsorbsi minyak kelapa tradisional dilakukan dengan variasi 0, 5, 10, 15, 20, 25 g/100 ml minyak kelapa tradisional. Perlakuan masing- masing diulangi sebanyak 3 kali. Sifat fisiokimia (rendemen, kadar air, derajat kejernihan, asam lemak bebas) dianalisa menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Sifat sensoris (kejernihan, aroma, kesukaan) dianalisa menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Hasil penelitian menunjukan bahwa adsorben cangkang telur ayam berpengaruh sangat nyata terhadap fisiokimia (rendemen, kadar air, derajat kejernihan) dan tidak berpengaruh nyata terhadap fisiokimia (asam lemak bebas) untuk uji sensoris (kejernihan) didapatkan hasil berpengaruh sangat nyata dan tidak berpengaruh nyata terhadap sensoris (aroma, kesukaan).
DIVERSIFIKASI OLAHAN BUAH PALA SEBAGAI SALAH SATU CARA MEMBERDAYAKAN PEREMPUAN DI DESA KASIMBAR BARAT Nadjib, Amalia Noviyanty; Adrianton; Kadir, Syahraeni; Yusran; Nurlina
JURNAL PENGABDIAN FARMASI DAN SAINS Vol. 2 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpsf.2023.v2.i1.16569

Abstract

Parigi Moutong merupakan salah satu kabupaten pengembangan tanaman pala yang tersebar disetiap kecamatan maupun desa. Daging buah pala sendiri digemari oleh masyarakat jika telah diproses menjadi makanan olahan, misalnya: sirup, asinan pala, manisan pala, selai pala, dodol serta kristal daging buah pala. Dengan melihat potensi yang besar pada tanaman pala tersebut maka dipandang perlu melakukan diversifikasi produk dari buah pala sehingga menghasilkan produk yang lebih beragam dan juga dapat meningkatkan perekonomian petani pala melalui pemberdayaan perempuan yang ada di Desa Kasimbar Barat dengan sentuhan teknologi pengolahan hasil buah pala salah satunya mengolah buah pala dalam bentuk dodol. Tujuan dari pengabdian ini yaitu menganalisis potensi yang dimiliki petani pala dan industri rumah tangga guna memberikan alternatif produk pala pilihan yang bernilai tinggi serta mengkaji prospek pengembangan komoditas unggulan berbasis produk buah pala dan menguntungkan melalui upaya diversifikasi untuk pemberdayaan perempuan di Desa Kasimbar. Metode pelatihan dan penyuluhan dalam kegiatan diversifikasi olahan buah pala dalam memberdayakan perempuan di Desa Kasimbar Barat menggunakan metode ceramah dengan transfer teknologi untuk pemahaman prosedur pengolahan buah pala dengan melakukan demonstrasi pembuatan dodol buah pala sebagai salah satu produk olahan yang memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan. Dodol buah pala sebagai pruduk turunan dari buah pala menjadi produk bernilai ekonomi bagi usaha industri rumah tangga khususnya perempuan yang berada di Desa Kasimbar Barat dengan melakukan pendampingan dalam memantau penguasaan teknologi pengolahan dan keberlanjutan industri rumah tangga.