Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Project-based Learning Model for strengthening Elementary students' creativity in Sciences Musa, Muhammad Maskur; Kamal, Rahmat
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Directorate of Research and Community ServiceUniversitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v8i1.71718

Abstract

The aim of this research is to explain PjBL: a learning model for instilling MI students' creative attitudes in science subjects. The type of research uses field studies or field research with a descriptive-qualitative approach. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation, which are then analyzed using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research explain that the implementation of PjBL in science subjects in class 4 consists of three stages, including the planning stage and the implementation stage, which includes: 1) Providing basic questions; 2) creating a project design; 3) preparing an activity schedule; 4) project implementation and monitoring; 5) assessment of project results; 6) evaluation of learning experience. And the evaluation stage. The embedded creativity attitudes include: 1) students' imaginations emerge when creating projects; 2) the greater the students' curiosity; 3) dare to take risks; 4) being easy to adapt to the surrounding environment; 5) increasing student independence; and 6) instilling patience and tenacity in students. Supporting and inhibiting factors that influence the implementation of PjBL come from the school, students, and parents.
PERUBAHAN PERILAKU SISWA MI TERHADAP GURU DI ERA DIGITAL : PERSPEKTIF SOSIOLOGI PENDIDIKAN Khisan, Vina Khoirotun; Kamal, Rahmat
Renjana Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menganalisis perubahan perilaku siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) terhadap guru di era digital serta faktor-faktor sosial yang dalam perspektif sosiologi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh melalui teknik dokumentasi terhadap buku, artikel jurnal ilmiah, dan berbagai sumber akademik yang relevan dengan kajian perilaku siswa dan pendidikan dasar. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital mendorong siswa MI menjadi lebih terbuka, komunikatif, dan kritis dalam menyampaikan pendapat kepada guru. Namun demikian, perubahan tersebut juga berdampak pada melemahnya sikap disiplin, sopan santun, serta penghormatan terhadap otoritas guru dalam konteks pembelajaran. Implikasi temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan peran guru dalam pembinaan karakter siswa, penginternalisasian nilai-nilai etika, serta pengembangan strategi pendidikan karakter yang adaptif dan kontekstual terhadap perkembangan digital di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah.
KETERAMPILAN GURU SEKOLAH DASAR DI ERA KURIKULUM MERDEKA: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Winda Restalia; Atiyah Atiyah; Rahmat Kamal; Khairul Anwar
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.5.3.348-363

Abstract

Kurikulum Merdeka menuntut guru Sekolah Dasar (SD) untuk memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Kajian literatur sistematis ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis keterampilan dasar yang diperlukan guru SD dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan meliputi penelusuran, seleksi, dan analisis literatur dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru SD perlu menguasai beragam keterampilan, antara lain: (1) pedagogik, meliputi pembelajaran berpusat pada peserta didik, asesmen holistik, dan pembelajaran berbasis proyek; (2) teknologi, meliputi literasi digital dan pemanfaatan platform pendidikan; (3) sosial-emosional, meliputi empati, komunikasi efektif, dan manajemen kelas positif; dan (4) kepemimpinan, meliputi kemampuan berinovasi, kolaborasi, dan advokasi. Pengembangan profesional guru yang berkelanjutan diperlukan untuk memastikan implementasi Kurikulum Merdeka yang efektif.Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, keterampilan dasar guru, Sekolah Dasar.
TRANSFORMASI PERAN GURU PADA ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENDIDIKAN DASAR Arifyana, Diana; Isdiyana, Aulia; Kamal, Rahmat
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51922

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) in the Society 5.0 era is transforming the professional identity of teachers in elementary education. This study aims to examine the transformation of teachers’ roles in the utilization of Artificial Intelligence (AI) and to identify the various challenges faced in its application in elementary school learning. The study employs a Systematic Literature Review (SLR) method, analyzing national journal articles published between 2021 and 2025. Data were collected through the identification, selection, and analysis of literature relevant to the use of AI in elementary education. The findings indicate that AI is shifting teachers’ roles from being the primary source of information to becoming facilitators, mentors, and managers of technology-based learning. AI also helps improve learning effectiveness, teacher creativity, and the efficiency of educational administration. However, the implementation of AI still faces challenges in the form of low digital literacy, limited facilities, and concerns regarding the diminishing of humanistic values in learning. Therefore, strengthening teachers’ digital competencies is a critical need in the digital age.