Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Karakter Di SD/MI Kamal, Rahmat
Madaniyah Vol 4, No 1 (2014): Madaniyah (Edisi Januari 2014)
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep dasar pendidikan karakter sekaligus  implementasinya  pada tingkat Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) dengan berbagai karakteristik perkembangan psikis para peserta didik di lingkungan SD/MI tentu berbeda dengan perkembangan psikis peserta didik pada jenjang berikutnya. Pendidikan karakter menjadi sangat penting untuk dibahas melihat kondisi moral bangsa yang semakin hari semakin memprihatinkan. Pendidikan mempunyai peran dan tanggung jawab yang besar dalam menyelesaikan segala persoalan bangsa, terlebih persoalan yang terkait dengan karakter bangsa itu sendiri. Oleh karenanya, pendidikan karakter harus mampu menjadi ruh dari misi pendidikan secara keseluruhan dan harus terus ditumbuhkembangkan pada generasi bangsa sedini mungkin. Usia anak adalah usia yang sangat vital dalam menentukan perkembangan berikutnya, sehingga orang tua termasuk para pendidik sudah semestinya membekali anak-anak mereka dengan karakter yang baik dan budi pekerti yang mulia, sehingga mereka mampu menjadi generasi yang cerdas, unggul, dan mulia di masa yang akan datang.Dalam artikel ini, lingkup pembahasan terpusat pada tiga hal; pertama, konsep dasar pendidikan karakter secara umum; dua, karakteristik siswa SD/MI; dan yang ketiga, adalah implementasi pendidikan karakter bagi siswa SD/MI. Perlu adanya inspirasi bagi kita para orang tua sekaligus pendidik untuk memaksimalkan kembali pendidikan karakter dan budi pekerti sedini mungkin, harapannya tiada lain adalah agar putra-putri kita tumbuh menjadi pribadi yang cerdas tidak hanya secara intelektual akan tetapi juga secara moral dan sosial, amin.
PENDIDIKAN NILAI KARAKTER DI MIN MALANG 1 (Upaya Mengokohkan Kembali Peran Madrasah Sebagai Basis Penanaman Karakter) Kamal, Rahmat
Forum Tarbiyah Vol 10 No 1: Juni 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The essence of education is essentially not merely a matter of the transfer of knowledge, but also the transfer of values, in the sense that values instilment and those practices will be very significant in the formation of students’ noble and good character, not only just simply memorizing and knowing. Character education becomes a very urgent matter to be discussed and further developed both in the theoretical framework as well as the practical one, therefore teachers and educators have a clearer image and deeper knowledge from an institution’s experiences which continuously does the expansion in the implementation of education in order to achieve students’ good character. The problems presented in this study are: (1) how is the implementation of character education in Malang MIN 1?; (2) What are the values dominating?; (3) What are the tools of control of character education in MIN Malang 1? The purposes of this study are: (1) to understand the process of implementation of the character education in Malang MIN 1, (2) to find the values of characters instilled, and (3) to know the evaluation tool used in the character education in MIN Malang 1. This study is a field research within a qualitative approach. The subjects of this research are the head of the madrasa, deputy head of the madrasa, teacher representatives, and student representatives. The process of data collection is done by means of observation, interviews, and documentation. The process of data analysis include: observation, interviews, and documentation. The data analysis process covers: data reduction, data presentation, and data clarification and verification. The results showed that , first, the implementation of the character education in Malang MIN 1 basically represents the development of education of  akhlak al - Karimah  implemented in several aspects, namely : (a ) curriculum , ( b ) the madrasa culture , and ( c ) self-development program. Second, the values of the dominant characters seen in the students of MIN Malang 1, are: the values of disciplines,  religiousness, and appreciation of performance. Third, the evaluation measurement of character education in MIN Malang 1 are: Teacher’s Diary (Anecdot Record), Case Book, and  Counseling Book Report (BK).
PENDIDIKAN NILAI KARAKTER DI MIN MALANG 1 (Upaya Mengokohkan Kembali Peran Madrasah Sebagai Basis Penanaman Karakter) Rahmat Kamal
Jurnal Forum Tarbiyah Vol 10 No 1: Juni 2012
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The essence of education is essentially not merely a matter of the transfer of knowledge, but also the transfer of values, in the sense that values instilment and those practices will be very significant in the formation of students’ noble and good character, not only just simply memorizing and knowing. Character education becomes a very urgent matter to be discussed and further developed both in the theoretical framework as well as the practical one, therefore teachers and educators have a clearer image and deeper knowledge from an institution’s experiences which continuously does the expansion in the implementation of education in order to achieve students’ good character. The problems presented in this study are: (1) how is the implementation of character education in Malang MIN 1?; (2) What are the values dominating?; (3) What are the tools of control of character education in MIN Malang 1? The purposes of this study are: (1) to understand the process of implementation of the character education in Malang MIN 1, (2) to find the values of characters instilled, and (3) to know the evaluation tool used in the character education in MIN Malang 1. This study is a field research within a qualitative approach. The subjects of this research are the head of the madrasa, deputy head of the madrasa, teacher representatives, and student representatives. The process of data collection is done by means of observation, interviews, and documentation. The process of data analysis include: observation, interviews, and documentation. The data analysis process covers: data reduction, data presentation, and data clarification and verification. The results showed that , first, the implementation of the character education in Malang MIN 1 basically represents the development of education of  akhlak al - Karimah  implemented in several aspects, namely : (a ) curriculum , ( b ) the madrasa culture , and ( c ) self-development program. Second, the values of the dominant characters seen in the students of MIN Malang 1, are: the values of disciplines,  religiousness, and appreciation of performance. Third, the evaluation measurement of character education in MIN Malang 1 are: Teacher’s Diary (Anecdot Record), Case Book, and  Counseling Book Report (BK).
Belajar dan Pembelajaran Faizah, Haizatul; Kamal, Rahmat
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6735

Abstract

Belajar dan pembelajaran adalah dua istilah yang sering terdengar saling bertolak belakang, namun hakikatnya mereka bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Belajar dan Pembelajaran merupakan dua konsep yang saling berhubungan, keduanya merupakan aktivitas utama dalam pendidikan. Belajar dimaknai proses perubahan perilaku sebagai hasil interaksi individu dengan lingkungannya. Perubahan perilaku hasil belajar bersifat continue, fungsional, positif, aktif dan terarah. Sedangkan pembelajaran dimaknai kegiatan yang berproses melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kajian ini bertujuan untuk membahas teori tentang konsep belajar dan pembelajaran ditingkat Pendidikan Dasar dengan harapan dapat dijadikan rujukan dalam mencari trobosan baru untuk meningkatkan kemampuan guru maupun calon guru dalam melakukan proses pembelajaran kepada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Hasil penelitiannya bahwa belajar adalah perubahan yang menetap dalam kemampuan manusia yang berasal dari pengalaman dan interaksi dengan dunia. Dalam konteks pembelajaran, komponen-komponen penting mencakup tujuan pembelajaran, kurikulum, peran guru, partisipasi siswa, metode pembelajaran, materi, alat pembelajaran (media), dan evaluasi. Pemahaman terhadap faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pembelajaran menunjukkan bahwa lingkungan fisik dan sosial serta penggunaan metode yang sesuai berperan penting dalam keberhasilan pembelajaran. Dampak penelitian ini dapat menunjang proses belajar menjadi lebih bermakna.
DISIPLIN POSITIF SEBAGAI UPAYA MENANGGULANGI PERILAKU BERMASALAH SISWA SEKOLAH DASAR Oktafiani, Dewi Ayu; Kamal, Rahmat; Ferimeldi, Ferimeldi
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 14, No 1 MARET (2024): SHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v14i1.55807

Abstract

The developmental phase of students in Primary School is a period where the desire for freedom emerges within their surroundings. A positive environment has a positive impact on student behavior, while a negative environment can encourage problematic behavior. Problematic behavior can lead to issues both for the students themselves and those around them. Teachers play a crucial role in addressing problematic behavior with a managerial approach, but the use of punishment tends to have negative consequences. Therefore, this study aims to describe students' problematic behavior and analyze the implementation of positive discipline at SD Negeri 02 Pecakaran. This research is a case study with a qualitative descriptive approach, involving students from grades IV, V, and VI. Data were collected through observation, interviews, and checklist sheets. The results of this study indicate that problematic student behavior is identified in four situations, influenced by internal and external factors. The family environment is dominant as a trigger for problematic behavior. Positive discipline is considered an effective alternative solution. Through this approach, the school environment can build a culture that motivates students to behave positively without relying on negatively impactful punishments.
The Role of Halal Certification of Food Products in Economic Improvement in the Batang Integrated Industrial Estate Mustakim, Zaenal; Anggraeni, Dewi; Ali, Fachri; Kamal, Rahmat
Islamic Studies Journal for Social Transformation Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/isjoust.v7i1.6967

Abstract

This study aims to analyze the role of halal certification on economic aspects by increasing the income of MSME actors in Kedawung village. The choice of location is in Kedawung village because it is directly adjacent to the Batang Integrated Industrial Estate. This research uses the Participatory method with a Participatory Rural Appraisal approach involving the active role of 25 MSME actors in Kedawung village, Batang Regency. The construct of this research was carried out in three stages, planning, implementing, and evaluating sustainable activities. Data collection techniques in this study were through observation, interviews, documentation studies, Focus Group Discussion (FGD), and literature studies. The results of this study show that; 1) Kedawung Village has the potential for people-based economic growth through MSMEs; 2) Halal certification can be a factor in increasing the income of MSME actors and providing trust to consumers who care about the halal aspects of food; 3) The Batang city government responded the existence of the Integrated Industrial Estate by creating an MSME Corner facilitated with halal certification and product digitalization. This research has implications for the benefits of halal certification for economic growth and sustainable development of halal tourism.
ANALISIS EFEKTIVITAS KURIKULUM MERDEKA DALAM MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS PADA PESERTA DIDIK Zahrotun, Isna; Kamal, Rahmat
Abtadi : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 2 No 1 (2023): Volume 2 Nomor 1 Desember 2023 : Jurnal PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/pgmi.v2i1.1278

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan program terbaru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, yang diperkenalkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dari Kabinet Indonesia Maju. Kurikulum ini bertujuan untuk untuk meningkatkan kemandirian, motivasi, dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaranKeterampilan berpikir kritis ini merupakan keterampilan yang dapat dipelajari dan dapat dikembangkan. Keterampilan berpikir kritis tidak akan berkembang dengan baik tanpa ada usaha sadar untuk mengembangkannya selama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas kurikulum Merdeka dalam meningkatkan berpikir kritis. Dalam penelitian ini menggunakan kualitataif di mana hasil akhir penelitian ini berupa data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Faktor-faktor seperti pendekatan pembelajaran berbasis proyek, penekanan pada keterampilan analisis, dan integrasi mata pelajaran memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan berpikir kritis. Implikasi penelitian ini mendukung keberlanjutan dan peningkatan implementasi Kurikulum Merdeka dalam upaya memajukan pendidikan yang berfokus pada pengembangan keterampilan kognitif tingkat tinggi.
PERAN SENTRAL ORANG TUA SERTA GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN NILAI-NILAI KEISLAMAN UNTUK MEMBENTUK KARAKTER PEDULI SOSIAL DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR: Pendahuluan, Mrtode Penelitian, Hasil Pembahasan, Penutup, Daftar Pustaka iim, imronah; Kamal, Rahmat
Abtadi : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 2 No 1 (2023): Volume 2 Nomor 1 Desember 2023 : Jurnal PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56997/pgmi.v2i1.1280

Abstract

Kepedulian sosial itu adalah tindakan yang memiliki sifat sosial seperti membantusatu sama lain untuk menciptakan lingkungan yang damai. Anak zaman sekarang gampang sekali terbawa arus negatif dari pihak luar. Oleh karena itu, di sini peran sentral orang tua dan guru di sekolah sangat-sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter peserta didik agar memiliki budi pekerti yang baik. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran sentral orang tua dan guru dalam mengimplementasikan nilai-nilai keislaman. Serta upaya apa saja yang dilakukan oleh orang tua dan guru dalam mengimplementasikan hal tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dekriptif. Dimana teknik pengumpulan datanya dengan melakukan studi literatur. Subjek penelitian ini adalah guru, kepala sekolah, orang tua dan peserta didik itu sendiri.Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman yang lebih lanjut tentang upaya pengimplentasian nilai-nilai keislaman untuk membentuk karakter peduli sosial di lingkungan sekolah dasar yang berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.
The Effectiveness of Using Wordwall as a Media for Mathematical Learning Assessment in Madrasah Ibtidaiyah Muflikhah, Ila Khayati; Kamal, Rahmat
AlphaMath : Journal of Mathematics Education Alphamath: Vol. 10, No. 1, May 2024
Publisher : Department of Mathematics Education, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/alphamath.v10i1.21582

Abstract

Mathematics lessons are one of the lessons that are considered difficult, so educators must be creative in choosing learning media to reduce the stereotype that mathematics lessons are difficult. One assessment medium that can be used to attract student interest is Wordwall. This research aims to determine the effectiveness and level of enthusiasm for Wordwall as an assessment medium in mathematics learning. The method used in this research is descriptive quantitative with a one-group pretest-posttest research design. The sample from this study uses a saturated sample, which means the entire population is included in the sample. The number of class V students at MI Soko, Pekalongan City is 36 students. Data collection was carried out by administering questionnaires and carrying out pretest-posttest related to mathematics questions. Then the data analysis technique uses the N-gain test, hypothesis testing, and Likert scale. The results of this research are: (1) Students feel enthusiastic about carrying out assessments using Wordwall with an enthusiasm percentage of 81.4% with effective information. (2) The use of Wordwall as a medium for assessing mathematics learning has proven to be effective with an N-gain value of 0.33, including the medium category and hypothesis testing with a large value. 0.000 < 0.05 which proves that there is a significant difference between before using Wordwall (pretest) and after using Wordwall (posttest). It is hoped that the research results will be able to provide information for educators regarding assessment media that are appropriate to developments in this century. The use of wordwalls has also been shown to be able to improve learning outcomes and student enthusiasm, especially in learning mathematics
Belajar dan Pembelajaran Faizah, Haizatul; Kamal, Rahmat
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6735

Abstract

Belajar dan pembelajaran adalah dua istilah yang sering terdengar saling bertolak belakang, namun hakikatnya mereka bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Belajar dan Pembelajaran merupakan dua konsep yang saling berhubungan, keduanya merupakan aktivitas utama dalam pendidikan. Belajar dimaknai proses perubahan perilaku sebagai hasil interaksi individu dengan lingkungannya. Perubahan perilaku hasil belajar bersifat continue, fungsional, positif, aktif dan terarah. Sedangkan pembelajaran dimaknai kegiatan yang berproses melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kajian ini bertujuan untuk membahas teori tentang konsep belajar dan pembelajaran ditingkat Pendidikan Dasar dengan harapan dapat dijadikan rujukan dalam mencari trobosan baru untuk meningkatkan kemampuan guru maupun calon guru dalam melakukan proses pembelajaran kepada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Hasil penelitiannya bahwa belajar adalah perubahan yang menetap dalam kemampuan manusia yang berasal dari pengalaman dan interaksi dengan dunia. Dalam konteks pembelajaran, komponen-komponen penting mencakup tujuan pembelajaran, kurikulum, peran guru, partisipasi siswa, metode pembelajaran, materi, alat pembelajaran (media), dan evaluasi. Pemahaman terhadap faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pembelajaran menunjukkan bahwa lingkungan fisik dan sosial serta penggunaan metode yang sesuai berperan penting dalam keberhasilan pembelajaran. Dampak penelitian ini dapat menunjang proses belajar menjadi lebih bermakna.