Claim Missing Document
Check
Articles

SABUT KELAPA SEBAGAI PENYERAP Cr (VI) DALAM AIR LIMBAH Shinta Dewi; Indah Nurhayati; Rizki Anhar
WAKTU Vol 10 No 1 (2012): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v10i1.801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan sabut kelapa (Cocos nucifera)sebagai penyerap krom heksavalen (Cr(VI)). Penyerapan Cr (VI) pada penelitian inimenggunakan sabut kelapa yang diaktivasi dengan larutan NaOH 1 N dan larutan HNO3 1 N.Penyerapan dilakukan dengan dua sistim, yaitu sistim batch dan sistim kontinyu. Penyerapansistim batch dilakukan pada tahap pra penelitian untuk menentukan persamaan adsorpsiFreundlich dan Langmuir. Penyerapan sistim kontinyu dilakukan pada kolom adsorpsi denganvariabel debit sampel dan waktu operasi. Penyerapan secara batch dilakukan dengan waktukontak 90 menit dan variasi massa sabut kelapa 1, 3, 6, 12 dan 24 gram dengan kadar Cr (VI)awal 9,54 mg/l. Daya serap optimal diperoleh pada variasi massa sabut kelapa 12 gram dan 24gram yaitu 99,62 % dan 99,79 %. Persamaan Freundlich yang didapat mempunyai korelasi (R2)0,9644 dan korelasi persamaan Langmuir yang didapat (R2) 0,9601. Penyerapan secarakontinyu dilakukan dengan mengalirkan sampel pada kolom dengan debit sampel Q1 17ml/menit dan Q2 35 ml/menit. Sampel diambil pada waktu operasi 5, 10, 20, 30 dan 40 menitdengan kadar sampel Cr (VI) awal 48,45 mg/l. Hasil penyerapan dianalisis dan diperolehefisiensi daya serap Cr (VI) pada waktu operasi 5 menit pada debit Q1 dan Q2 sudah mencapai99,98% dan kadar Cr(VI) akhir sudah memenuhi baku mutu limbah cair industri pelapisan logammenurut Kep.Gub. No.45 Tahun 2002. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penyerapan Cr (VI)menggunakan sabut kelapa tidak dipengaruhi oleh besarnya debit dan waktu operasi.
PENGARUH MEDIA FILTRASI ARANG AKTIF TERHADAP KEKERUHAN, WARNA DAN TDS PADA AIR TELAGA DI DESA BALONGPANGGANG Sulastri Sulastri; Indah Nurhayati
WAKTU Vol 12 No 1 (2014): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v12i1.825

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menurunkan kadar kekeruhan, warna dan totaldissolved solid (TDS), pada air telaga di desa Balong Panggang. Reaktor filtrasi yang digunakandalam penelitian ini adalah : Reaktor Filtrasi 1 dengan komposisi media spon 5 cm, ijuk 10 cm,koral 20 cm, pasir 20 cm dan arang aktif 10 cm. Reaktor Filtrasi 2 dengan komposisi media spon5 cm, ijuk 10 cm, koral 20 cm, pasir 20 cm dan arang aktif 20 cm dengan debit 2 liter per menit.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa filtrasi 2 dengan komposisi media spon 5 cm, ijuk10 cm, koral 20 cm, pasir 20 cm dan arang aktif 20 cm lebih efektif dalam menurunkan kadarkekeruhan (89,41%), warna (90,91%) dan total dissolved solid (77,88%), karena semakin banyakmedia arang aktif maka semakin banyak kadar kekeruhan, warna dan TDS yang diabsorbsi oleharang aktif.
Perencanaan Pengembangan Sistem Distribusi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kedunguling Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur Muh Ali Abdur Rosyid; Indah Nurhayati
WAKTU Vol 11 No 1 (2013): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v11i1.855

Abstract

Cakupan pelayanan PDAM “Delta Tirta” Sidoarjo sampai Bulan Maret Tahun 2011adalah 28,13 % sedangkan untuk kecamatan Candi baru mencapai 20,89%. Cakupanpelayanan tersebut masih jauh dari target nasional yaitu 80% untuk perkotaan dan 60 % untukpedesaan. Maka perlu diadakan evaluasi jaringan distribusi yang sudah ada khususnya sistemdistribusi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kedunguling Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo danmerencanakan jaringan distribusi baru dengan menggunakan Sistem Pemodelan JaringanDistribusi.Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi sistem distribusi yang sudah ada danmerencanakan sistem distribusi baru dengan pendekatan Sistem Pemodelan Jaringan Distribusimenggunakan perhitungan komputer melalui program Watercad.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa debit air yang dibutuhkan pada tahun 2022adalah sebesar 214,02 l/dt sehingga pada tahun 2013 tingkat pelayanan IPA Kedunguling sudahmaksimal. Untuk analisa jaringan eksisting, masih ditemukan kecepatan aliran yang relatif rendahyaitu dibawah 0,3 m/dt. Sedangkan untuk tekanan terendah di titik terjauh yaitu sebesar 4,1atmosper (atm) masih sesuai dengan kriteria pendistribusian air minum.Maka untuk melayani kebutuhan air sampai tahun 2022, kekurangan debit dapatdiambilkan dari pembangunan Proyek Umbulan II sedangkan untuk pemerataan tekanan dijaringan diperlukan penggantian pompa dangan pompa yang berkapasitas 120 l/dt dengan head80 m, pengadaan jaringan pipa baru diameter 250 mm dari reservoir ke arah kota melaluipertigaan Sumokali dan pengadaan jaringan pipa baru diameter 250 mm dari reservoir ke arahNgampel Sari melalui perumahan Prima Sari
PENURUNAN KADAR TIMBAL (PB) PADA KERANG DARAH DENGAN MENGGUNAKAN ASAM Christine Abadiana; Indah Nurhayati
WAKTU Vol 11 No 2 (2013): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v11i2.871

Abstract

Peningkatan kadar logam berat timbal (Pb) pada air laut akan diikuti dengan peningkatankadar logam berat pada biota laut. Dengan melalui rantai makanan logam Pb akan masuk kedalam tubuh manusia. Mengkonsumsi kerang yang tercemar Pb secara terus-menerus makaakan terjadi akumulasi Pb dalam tubuh manusia. Logam timbal ini pada dasarnya toksik padaorgan-organ tubuh. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kadar Pb pada cangkang dan dagingkerang darah, mengkaji pengaruh jenis asam (asetat atau sitrat 25 %), serta lamaperendaman (1 dan 3 jam)terhadap penurunan kadar Pb pada kerang darah. Penelitianini juga bertujuan untuk memberikan gambaran konsentrasi pencemaran Pb oleh limbah daricangkang kerang darah dan penggunaan media larutan asam ke lingkungan. Kerang darah yangdigunakan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah kerang darah dengan ukuran cangkangantara 3 – 4 cm, yang diambil dari Pantai Kenjeran Surabaya Jawa Timur. Dari penelitian inidapat disimpulkan kadar Pb mula – mula pada cangkang kerang darah, yakni 0.502 ppmsedangkan pada daging kerang sebesar 0.217 ppm. Setelah dilakukan perendamanmenggunakan asam asetat atau asam sitrat 25% kadar Pb mengalami penurunan. Perendamandengan asam asetat dapat menurunkan kadar Pb yang lebih besar pada perendaman cangkangkerang. Semakin lama waktu perendaman semakin berkurang kadar Pb pada cangkang dandaging kerang. Cangkang kerang dan air limbah perendaman berpotensi mencemarkanlingkungan.
INASI MEDIA FILTRASI UNTUK PENURUNAN KESADAHAN DAN BESI Indah Nurhayati
WAKTU Vol 8 No 1 (2010): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v8i1.882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan efisiensi penurunan kesadahan dan besidalam air dengan menggunakan filtrasi media kombinasi, menguji kesadahan dan kadar besi airsebelum dan sesudah dilakukan penyaringan dengan filtrasi media kombinasi, menguji pengaruhwaktu operasi terhadap efisiensi penurunan kesadahan dan besi pada filtrasi dengan mediakombinasi. Sampel yang digunakan adalah air sumur gali Kelurahan Keputih Surabaya. Mediafiltrasi yang digunakan adalah kombinasi 1 yaitu : kerikil-zeolit-kerikil dan kombinasi 2, yaitu :kerikil-batu kapur-kerikil dengan ukuran media 2,5 – 5 mm dan tinggi media 50 cm. Filtrasidilakukan dengan aliran dari atas ke bawah. Pengambilan sampel untuk dianalisis dilakukansetiap 10 menit selama 50 menit. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media filtrasi kombinasikerikil-batu kapur-kerikil mempunyai kemampuan yang lebih besar untuk menurunkan kesadahan.Kombinasi media filtrasi kerikil-batu kapur-kerikil dan kerikil-zeolit-kerikil mempunyai kemampuanyang sama untuk menurunkan besi. Dalam waktu kotak 50 menit semakin lama semakin besarefisiensi penurunan kesadahan dan besi. Filtrasi dengan menggunakan media filtrasi kombinasikerikil-batu kapur-kerikil dan kerikil-zeolit-kerikil belum dapat menghasilkan air bersih yang sesuaidengan baku mutu, seperti yang disyaratkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor907/MENKES/SK/VII/2002) terutama untuk parameter kesadahan dan besi.
APLIKASI WATERCAD UNTUK PEMODELAN DAN SIMULASI RENCANA PENGEMBANGAN LAYANAN AIR BERSIH UMBULAN II TAHUN 2022 - OFF TAKE SIDOARJO PDAM “DELTA TIRTA” KABUPATEN SIDOARJO Lutvi Novianto; Indah Nurhayati
WAKTU Vol 11 No 1 (2013): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v11i1.887

Abstract

WaterCAD merupakan perangkat lunak komputer yang dapat digunakan untuk membuat model dan proses simulasi untuk menganalisis perilaku hidrolis suatu sistem jaringan perpipaan.Debit eksisting Off take Sidoarjo tahun 2012 adalah sebesar 149,68 liter/detik dengan jumlahsambungan rumah (SR) sebesar 18.492 SR. Dengan laju pertumbuhan sambungan rumah (SR) Off take Sidoarjo sebesar 13,2% per tahun didapatkan jumlah sambungan rumah (SR) sebesar 63.892 SR pada tahun 2022.Hasil simulasi WaterCAD tahun 2022 diprediksi jaringan perpipaan Off take Sidoarjo tidak mampu melayani kebutuhan air bersih. Penyerapan kebutuhan air umbulan II hanya sampai tahun 2016 yaitu sebesar 226,74 liter/detik dengan jumlah sambungan rumah (SR) sebesar 30.365 SRdikarenakan rencana suplai air umbulan II untuk Off take Sidoarjo sebesar 250 liter/detik.Kekurangan kebutuhan air Off take Sidoarjo di tahun 2022 adalah sebesar 227,09 liter/detik. Pada tahun 2022 untuk memenuhi kebutuhan air, Off take Sidoarjo perlu merencanakan penggantian pompa distribusi dan diameter perpipaan pada jalur pipa yang diprediksi akanmengalami tekanan negatif (negative pressure).
Pengolahan Sampah Medis Jarum RS. DR. Sutomo Surabaya Dengan Incenerator Modifikasi Indah Nurhayati; Siti Agustina Triastuti
WAKTU Vol 9 No 1 (2011): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v9i1.900

Abstract

Salah satu kendala dari pengolahan sampah medis dengan insenetaror adalah sampah logam seperti jarum suntik dan gelas seperti botol kaca tidak terbakar sempurna. Jarum suntik dan botol kaca memerlukan suhu pembakaran yang tinggi dan waktu yang lebih lama dibandingkan denganpembakaran sampah medis yang lain. Penggunaan insenerator yang kurang optimum mempunyai beberapa kerugian, diantaranya: kerusakanalat, boros bahan bakar, tingginya residu pembakaran, timbul asap pembakaran, timbulbau tidak sedap, dan timbul partikulat yangmenyebabkan pencemaran bagi lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh suhu dan waktu pembakaran terhadap efisiensi pembakaran, dan untuk mengetahui kondisi optimum pembakaran sampah medis jarum suntik dan plastik dengan insenerator modifikasi. Variabel dalam penelitian ini adalah suhu pembakaran yaitu 600°C, 800°C dan 1000°C, dan waktu pembakaran yaitu : 5 menit, 10 menit, 15 menit dan 20 menit. Parameter penelitian in adalah efisiensi pembakaran, kualitas asap dan abu pembakaran. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan grafik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa semakin tinggi suhu pembakaran dan semakin lama waktu pembakaran menghasilkan efisiensi yang semakin tinggi, kualitas abu dan asap pembakaran juga semakin baik. Kondisi opt imum untuk pembakaran sampah medis jarum suntik dan plastik dengan insenerator modifikasi tercapai pada suhu 1000°C dan lamapembakaran 15 menit.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FILTRASI TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR GALI DI KELURAHAN TAMBAK REJO WARU KABUPATEN SIDOARJO Usman Bapa Jenti; Indah Nurhayati
WAKTU Vol 12 No 2 (2014): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v12i2.908

Abstract

Tingginya tingkat kekeruhan dan kadar Fe dalam air dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan. Oleh karena itu harus dilakukan pengolahan dengan filtrasi. Filtrasi digunakan untuk menurunkan kekeruhan dan kadar Fe dengan memanfaatkan media kerikil, pasir kwarsa dan karbon aktif.Tujuan penelitian ini adalah mengkaji tingkat kekeruhan dan kadar Fe sebelum dan sesudah difiltrasi dengan media kerikil, pasir kuarsa dan karbon aktif serta mengkaji pengaruhkombinasi media filtrasi terhadap penurunan kekeruhan dan Fe. Variabel bebas pada penelitian ini adalah kombinasi media filtrasi pada filter 1 menggunakan batu kerikil 20 cm, pasir kwarsa 40 cm, dan karbon aktif 20 cm sedangkan filter 2 menggunakan batu kerikil 20 cm, pasir kwarsa 50 cm dan karbon aktif 10 cm.Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah kekeruhan dan kadar Fe. Reaktor filtrasi adalah pipa PVC ukuran 4 inchi dengan panjang 1 meter. Penelitian ini diperoleh hasil bahwa filter 1 setelah filtrasi selama 65 menit dapat menurunkan tingkat kekeruhan 75 % dan kadar Fe 83 % sedangkan pada filter 2 dapat menurunkan tingkat kekeruhan 87 % dan kadar Fe 89 %. Setelah difiltrasi pada masing-masing filter dapat menurunkan tingkat kekeruhan dan kadarFe dengan cukup baik namun penurunan tingkat kekeruhan dan kadar Fe pada filter 2 lebih bagus dari filter 1. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Setelah difiltrasi dengan filter 1 selama 65 menit tingkat kekeruhan menjadi 9,80 NTU dan kadar Fe menjadi 7,10 mg/l sedangkan filter 2 tingkatkekeruhan menjadi 4,90 NTU dan kadar Fe menjadi 4,50 mg/l serta Filter 2 dengan menggunakan media kerikil 20 cm, pasir kwarsa 50 cm dan karbon aktif 10 cm mendapakan hasil filtrasi yang lebih bagus daripada filter 1 dengan menggunakan media kerikil 20 cm, pasir kwarsa 40 cm dan karbon aktif 20 cm.
PENGOLAHAN AIR LIMBAH PABRIK TEMPE DENGAN BIOFILTER Indah Nurhayati; Pungut Asmoro; Sugito Sugito
WAKTU Vol 9 No 2 (2011): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v9i2.917

Abstract

Industri tempe Bapak Karipan di Desa Sedenganmijen Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur merupakan home industri dengan teknologi yang sangat sederhana. Air limbah yang dihasilkan langsung dibuang ke sungai. Kedaan ini akan sangat mengganggu kesehatan lingkungan sekitar yang pada akhirnya akan mengganggu kesehatan masyarakat pengguna air sungai tersebut. Untuk mengatasi masalah lingkungan di lokasi industri tempe Bapak Karipan, maka tim dosen Teknik Lingkungan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya melalukan pengabdian kepada masyarakat melalui program VUCER dari DP2M DIKTI Depdiknas. Program yang dilaksanakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah membangun instalasi penglah air limbah (IPAL) dengan proses biofilter di industri tempe P. Karipan. Tujuan dari pengadaan IPAL adalah untuk meningkatkan kualitas lingkungan produksi, meningkatkan kualitas produk (tempe) industri tempe sehingga hygienis, meningkatkan kesejahteraan pengusaha mitra dan kenyamanan masyarakat sekitar dari gangguan cemaran akibat proses produksi industri tempe,meningkatkan rasa aman pengusaha mitra dari segala bentuk komplain (protes) masyarakat dan pihak berwenang terkait dengan pencemaran lingkungan akibat limbah cair industri tempe tersebut. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama penyebaran angket, yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak air limbah pabrik tempe terhadap lingkungan sekitar. Tahap kedua pembangunan IPAL. Tahap ke tiga penyebaran angket dengan tujuan untuk mengetahui dampak limbah industri tempe terhadap lingkungan sekitar setelah dibangun instalasi pengolah air limbah. Pelaksanaan pegabdian masyarakat di pabrik tempe memberikan hasil sebagai berikut : Sebelum dilakukan pengolahan limbah cair industri tempe menggangu lingkungan sekitar, terutama menyebabkan bau busuk dan pencemaran air sungai, pengolahan limbah industri tempe milik bapak Karipan yang berada di Desa Sedengan Mijen Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo setelah diolah dengan biofilter diperoleh hasil yang sangat memuaskan dengan efisiensi penurunan rata-rata 98 %, untuk parameter BOD, COD, TSS, sehingga efluen yang dibuang ke sungai sudah memenuhi baku mutu sesuai dengan SK. Gub. Jatim No. 136 tahun 1994, Tentang Baku Mutu Limbah Cair Industri, dengan dibangunnya IPAL untuk mengolah limbah cair industri tempe Bapak Karipan menjadikan lingkungan sekitar industri menjadi lebih baik,pemilik industri tempe merasa aman dari ancaman protes masyarakat terkait karena limbah cair industrinya sudah tidak mengganggu lingkungan sekitar.
PENGARUH KONSENTRASI DAN WAKTU AKTIVASI TERHADAP KARAKTERISTIK KARBON AKTIF AMPAS TEBU DAN FUNGSINYA SEBAGAI ADSORBEN PADA LIMBAH CAIR LABORATORIUM Indah Nurhayati; Joko Sutrisno; Mochamad Sofyan Zainudin
WAKTU Vol 16 No 1 (2018): -
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v16i1.1491

Abstract

Ampas tebu berpotensi sebagai bahan baku karbon aktif karena mempunyai kadar karbon yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pengaruh konsentrasi natrium klorida, dan waktu aktivasi terhadap kualitas karbon aktif ampas tebu dan mengkaji efektifitas karbon aktif ampas tebu sebagai adsorben perak, krom, dan total dissolved solid air limbah laboratorium Teknik Lingkungan Universitas PGRI Adibuana Surabaya. Variabel penelitian adalah konsentrasi natrium klorida 10%, 12,5% dan 15 %, lama perendaman 12 jam, 18 jam dan 24 jam. Proses adsobsi dilakukan secara kontinyu dengan debit 140ml/menit selama 120 menit, analisis sampel dilakukan setiap 15 menit. Hasil dari penelitian ini adalah aktivasi karbon aktif ampas tebu menggunakan larutan natrium klorida 10% selama 12 jam menghasilkan karbon aktif dengan karakteristik daya serap I2 sebesar 46%, kadar air 1%, dan kadar abu 7%, dan sudah sesuai SNI 06-3730-1995, sedangkan untuk kadar zat yang menguap belum sesuai SNI 06-3730-1995. Selama waktu adsobsi 2 jam karbon aktif ampas tebu, efisiensi penurunan terbaik krom pada menit ke 15 sebesar 8% dan total dissolved solid sebesar 31% sedangkan penurunan perak paling tinggi pada menit ke 75 sebesar 24%. Karakteristik air limbah laboratorium setelah diadsobsi menggunakan karbon aktif ampas tebu, adalah kadar perak 0,71 mg/L, krom 1,12 mg/L, total dissolved solid 15.400 mg/L dan pH 1,52, sehingga air limbah belum memenuhi baku mutu sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia No. 5 Tahun 2014.
Co-Authors Abadiana, Christine Abas, Muhamad Abdur Rosyid, Muh Ali Adhi Yuniarto Adi Moh Rizal Adi Utarini Al Kholif, Muhammad Anhar, Rizki Aulia Nur Febrianti Ayu Pertiwi Budi Arianto, Budi Budipramana, Krisyanti Christine Abadiana Chusnaifah, Defriana Lutfi Citra Indriani dewi k wulandari Dewi, Shinta Dian Majid Didik Sumanto Djoko Adi Walujo Dwi Febrioko Eggi Arguni Farikh Akhsanul Hafidhin Fauziatul Fajaroh Febrioko, Dwi Fitriana, Iva Francisca Hermawan Huda, Mohammad Qomarul Huzna, Assiva Nurul Inayatus Sa‘idah, Archil Jenni Oni Rahmawati Jenti, Usman Bapa Joko Sutrisno Joko Sutrisno Joko Sutrisno Joko Sutrisno Joko Sutrisno Kristin Ari Fitria Kurniawati , Cici Tri Kusmaningrum, Winda Kusumaningrum, Manik Lailil Lutfia, Zumrotul Lutvi Novianto Marpaung, Oktavia Maulina, Tia Ayu MIFTAKHUL ROHMAH Moch. Shofwan Mochamad Sofyan Zainudin Muh Ali Abdur Rosyid Muhamad Abas Muhammad Al Kholif Muhammad Syafi'i Napitupulu, Bertha Elvy Novianto, Lutvi Nurina Dyah Larasaty, Nurina Dyah Pungut Asmoro Pungut Pungut Pungut, Pungut Purwaningrum, Nabhela Ayu Purwanti, Linda Putra, Muhammad Uke Dwi Putri, Dwi Yolanda Rafi Umara, Dimas Rahmawati, Jenni Oni Raisha, Rajwa Ruhing Ratnawati, Rhenny Retno Setianingrum Riris Andono Ahmad Rizal, Adi Moh Rizki Anhar Rofi`'ah, Firda Zakiyatur Rohim, Imam Nur Sagita Rochman Sagung Alit Widyastuty Saputri, Alda Eva Saragih, Kuncu Saraswati, Utari Sari, Venny Yunita Sartika Dewi Sela Vigiani Setyo Purwoto Shinta Dewi Siti Agustina Triastuti Sri Widyastuti Subandowo, Marianus Sugito Sugito - Sugito Sugito Sulastri Sulastri Sulastri Sulastri Supriyati, Endah Suroto suroto Susilowati Sutrisno, Joko Triamanda, Rona Zulfa Triastuti, Siti Agustina Trixie Salawati Ulfa Nurullita Usman Bapa Jenti Utami, Indira Diah Warsito Tantowijoyo, Warsito Wawan Gunawan Widyastuty, Sagung Alit Wijayanti, Avissa Auryn Winda Kusmaningrum Wulandari Meikawati Yanatra Budi Pramana Yoso Wiyarno Zainudin, Mochamad Sofyan Zumrotus Sa'diyah