Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdidas

Pembelajaran Bahasa Inggris Komunikatif Berbasis Budaya Anak Agung Istri Manik Warmadewi; I Nyoman Kardana; Anak Agung Gede Raka; Ni Luh Gede Mas Antartika Dewi Artana
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 4 (2021): August Pages 725-1020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i4.354

Abstract

Bahasa tidak dapat dilepaskan dari budaya sebagai cikal bakal bahasa itu sendiri. Dalam pembelajaran bahasa asing khususnya Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua atau mungkin bahasa ketiga yang dikuasai, maka sangat penting untuk tetap menjaga kearifan lokal untuk keberlangsungannya. Pengabdian ini berfokus pada pembelajaran Bahasa Inggris berbasis budaya yang diberikan kepada siswa pada jenjang sekolah menengah pertama. Adapun metode yang digunakan dalam proses pembelajaran adalah dengan menggunakan metode komunikatif. Selain menggunakan metode komunikatif, pengajaran juga diberikan dengan menggunakan video ajar dengan harapan siswa dapat menonton video yang diberikan kapanpun dan dimanapun. Hasil dari pembelajaran bahasa Inggris komunikatif berbasis budaya adalah siswa yang awalnya kurang memahami kosakata yang mengandung unsur budaya ataupun kearifan lokal Bali menjadi lebih mengerti dan memahami setelah diberikan pembelajaran tersebut. Melalui pembelajaran Bahasa Inggris yang bersifat komunikatif siswa merasa lebih senang dan dapat memahami materi yang diajarkan dengan baik meskipun tidak bertemu atau bertatap muka secara langsung. Bahkan kegiatan ini memberikan nilai plus kepada siswa mengenai budaya Bali.
Pengajaran Bahasa Inggris Komunikatif Berbasis Budaya kepada Sekaa Teruna-Teruni Desa Tenganan Dauh Tukad Ni Nyoman Kertiasih; I Nyoman Kardana; Anak Agung Istri Manik Warmadewi; Ni Luh Gede Mas Antartika Dewi Artana
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 5 (2021): October Pages 1021-1256
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i5.416

Abstract

Sekaaa teruna-teruni adalah generasi penerus yang akan mewarisi budaya yang ada. Pengetahuan umum tentang budaya akan sangat penting, begitu juga bagi generasi muda di Desa Tenganan Dauh Tukad. Desa ini merupakan desa wisata yang dikenal dengan budaya yang unik. Pariwisata dan budaya merupakan komponen fundamental penyokong ekonomi desa ini, tentunya kemampuan berbahasa Inggris sangat diperlukan. Bahasa merupakan komponen utama dalam komunikasi yang diperlukan dalam bidang pariwisata dan budaya yang unik dijadikan daya tarik utama wisata di desa ini. Pengabdian ini berkofus pada pembelajaran Bahasa Inggris berbasis Budaya yang ditujukan untuk generasi muda atau sekaa teruna-teruni di Desa Tenganan Dauh Tukad. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode pembelajaran komunikatif. Selain itu kegiatan ini juga didukung dengan video pembelajaran, power point, dan penjelasan materi. Hasil dari pengabdian ini adalah peserta yang kurang percaya diri dan kurang paham akan Bahasa Inggris menjadi percaya diri dan mampu menyampaikan penjelasan mengenai kebudayaan yang dimiliki dalam Bahasa Inggris dengan baik. Dengan pengajaran bahasa Inggris yang komuikatif rasa percaya diri peserta dapat ditingkatkan sehingga tidak takut salah dalam menggunakan Bahasa Inggris saat berhadapan dengan wisatawan secara langsung nantinya.
Lokakarya Pegajaran Bahasa Inggris dengan Metode Flashcard di SD Negeri 4 Ubung Subur, Made; Kardana, I Nyoman; Astara, I Wayan Wesna; Yuliasih, Ni Luh Made Manik; Spelman, Ni Nyoman Lorensa
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i5.1189

Abstract

Kegiatan ini berupa lokakarya pengembangan profesional yang berguna untuk meningkatkan praktik pengajaran bahasa Inggris melalui penerapan metode flashcard untuk pengajaran kosakata. Tujuan utama lokakarya ini adalah untuk memperkenalkan strategi pengajaran interaktif yang berpusat pada siswa yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa, meningkatkan kosakata, dan mendukung pengajaran bahasa komunikatif di kelas SD di Indonesia. Lokakarya ini menggunakan pendekatan pembelajaran eksperiensial yang terdiri dari empat tahap: orientasi, demonstrasi, praktik langsung, dan refleksi. Hasilnya menunjukkan bahwa para guru menunjukkan keterlibatan, kreativitas, dan kesiapan yang tinggi untuk menerapkan metode flashcard di kelas mereka. Mereka menyadari potensinya untuk mengubah pembelajaran kosakata menjadi pengalaman interaktif dan menyenangkan, mengakomodasi beragam gaya belajar, dan mendorong kolaborasi antar siswa. Lokakarya ini menyoroti pentingnya pelatihan guru yang interaktif dan praktis dalam mendorong metode pengajaran inovatif yang meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris di sekolah dasar di Indonesia.