Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Linguistic Community Services Journal

Pengajaran Bahasa Inggris di Yayasan Cinta Yatim dan Dhuafa & Kelompok Belajar Anak-Anak Pemulung dan Kaum Dhuafa Sekolah Kami Agus Darma Yoga Pratama; I Nyoman Kardana; Nyoman Mardika
Linguistic Community Services Journal Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/licosjournal.5.1.2024.25-32

Abstract

Sekolah Kami merupakan kelompok belajar informal khusus pemulung dan kaum duafa yang diberikan materi pelajaran secara umum. Yayasan Cinta Yatim dan Dhuafa adalah lembaga sosial yang menaungi pengajaran bagi anak-anak yatim dan kaum duafa. Program Kemitraan Masyarakat yang dilaksanakan di Sekolah Kami dan Yayasan Cinta Yatim dan Dhuafa merupakan program yang dilaksanakan untuk membantu anak-anak komunitas pemulung, yatim serta kaum duafa yang mengenyam pendidikan di tempat tersebut. Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu keterbatasan kemampuan Bahasa Inggris anak-anak karena terbatasnya materi pelajaran yang diajarkan dan kurangnya motivasi anak-anak untuk belajar demi mencapai cita-citanya. Berdasarkan kondisi tersebut, tim pengabdian memberikan dua program yaitu pengajaran Bahasa Inggris untuk berkomunikasi guna meningkatkan kemampuan mereka agar bisa membuka peluang untuk berkarir secara global di masa depan dan bantuan berupa donasi serta paket makan siang untuk mendukung proses pembelajaran. Tim pengabdian juga berkolaborasi dengan komunitas Kejar Mimpi CIMB Niaga untuk memberikan bantuan psikososial berupa dorongan dan motivasi agar anak-anak tersebut memiliki rasa semangat dan berkeinginan untuk melanjutkan pendidikannya. Luaran yang dihasilkan untuk mitra dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran anak-anak akan pendidikan, kemampuan berbahasa Inggris yang meningkat, dan tumbuhnya energi yang baik pada kesehatan mental, jiwa, serta pikiran anak-anak di Sekolah Kami dan Yayasan Cinta Yatim dan Dhuafa.
PEMBERDAYAAN PEMANDU WISATA DI KOTA HO CHI MINH, VIETNAM Agus Darma Yoga Pratama; I Nyoman Kardana; I Made Astu Mahayana; Ni Made Rai Juniariani
Linguistic Community Services Journal Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/licosjournal.6.1.2025.28-33

Abstract

Keterampilan komunikasi yang baik dalam Bahasa Indonesia sangat penting bagi pemandu wisata di Ho Chi Minh, Vietnam, untuk menjelaskan sejarah, budaya, dan keunikan lokal kepada wisatawan Indonesia. Namun, variasi Bahasa Indonesia, termasuk bahasa informal dan gaul, sering menjadi tantangan yang menghambat komunikasi. Untuk mengatasi hal ini, program pelatihan intensif dan pengembangan materi bahasa Indonesia untuk pemandu wisata di Golden Saigon Travel dilaksanakan. Program ini mencakup pelatihan bahasa formal dan informal, serta pemahaman budaya lokal. Hasilnya, program ini meningkatkan keterampilan komunikasi pemandu wisata, mengurangi miskomunikasi, dan mendorong pengalaman wisata yang lebih baik bagi wisatawan Indonesia, sehingga berdampak positif pada daya tarik pariwisata lokal
PKM Pemberdayaan UMKM Anyaman Sokasi Desa Kawan Bangli I Nyoman Kardana; I Gusti Ngurah Adi Rajistha; Ni Made Rai Juniariani
Linguistic Community Services Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/licosjournal.5.2.2024.40-45

Abstract

Desa Kawan, yang terletak di Kabupaten Bangli, memiliki beberapa UMKM yang memproduksi kerajinan tangan tradisional khas Bali, terutama anyaman sokasi. Meskipun berperan penting dalam pelestarian budaya lokal, UMKM Anyaman Sokasi Tradisional menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pemahaman mengenai bahasa iklan untuk promosi dan pelabelan produk, keterbatasan inovasi motif, serta belum adanya sistem pembukuan keuangan yang memadai. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan pelatihan dan pendampingan dalam penggunaan bahasa iklan untuk pembuatan konten promosi audiovisual dan labeling produk sebagai upaya branding. Selain itu, diberikan bantuan bahan seperti bambu dan cat pewarna untuk memfasilitasi inovasi motif anyaman. Pendampingan pencatatan arus kas juga dilakukan untuk memantau pengeluaran dan pemasukan usaha. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa mitra mampu mempromosikan produknya dengan lebih efektif melalui penggunaan bahasa iklan yang tepat, yang berdampak pada peningkatan penjualan melalui media sosial. Labeling produk membantu branding dan memperluas pasar, sementara pencatatan arus kas mempermudah mitra dalam mengelola keuangan usahanya.