Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PELATIHAN LONCAT KELINCI TERHADAP KELINCAHAN DAN KECEPATAN ., I Kadek Suantara; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., dr. Ni Luh Kadek Alit Arsani, S.Ked.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.3670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan loncat kelinci terhadap kelincahan dan kecepatan. Jenis penelitian adalah eksperimen sungguhan dengan rancangan the modified randomized pre-test post-test control group design. Sampel penelitian sebanyak 36 orang yang ditentukan dengan teknik proportional random sampling. Kelincahan diukur dengan menggunakan tes lari bolak balik (shuttle run) dan kecepatan dengan tes lari 50 m, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t independent dengan bantuan program SPSS 16.0. Berdasarkan hasil uji-t independent data kelincahan diperoleh nilai signifikansi 0,000 pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05), sehingga hipotesis pengaruh pelatihan loncat kelinci terhadap kelincahan diterima. Sedangkan hasil uji-t independent data kecepatan diperoleh nilai signifikansi 0,000 pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05), sehingga hipotesis pengaruh pelatihan loncat kelinci terhadap kecepatan diterima. Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa; (1) Pelatihan loncat kelinci berpengaruh terhadap kelincahan pada siswa putra kelas VIII SMP N 3 Bebandem. (2). Pelatihan loncat kelinci berpengaruh terhadap kecepatan pada siswa putra kelas VIII SMP N 3 Bebandem. Berdasarkan hasil penelitian ini, hal-hal yang dapat disarankan yaitu : (1) Bagi pembina olahraga, pelatih olahraga, guru penjasorkes dan atlet serta pelaku olahraga lainya disarankan dapat menggunakan pelatihan loncat kelinci sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan kelincahan dan kecepatan. (2) Bagi peneliti lain yang ingin melakukan penelitian sejenis disarankan untuk penggunakan variabel dan sampel penelitian yang berbeda.Kata Kunci : pelatihan loncat kelinci, kelincahan, kecepatan This research was aims to determine the effect of the rabbit jump training agility and speed. This type of research was a true experiment which used the modified randomized pre-test post-test control group design. 36 samples are determined by proportional random sampling technique. Agility was measured by shuttle run and the speed Was measured by sprint test 50 meters, then the data were analyzed using independent t-test with SPSS 16.0. Based on the results of the independent t-test agility of data obtained significance value of 0.000 at a significance level of 5% (α = 0.05), so the hypothesis of the influence of a rabbit jumping agility training received. While the results of the independent t-test speed data obtained significance value of 0.000 at a significance level of 5% (α = 0.05), so the hypothesis of the influence of rabbits on speed jump training received. Based on independent t-test results obtained tcount = 16.35 with a significance value of 0.000 at significance level α = 0.05, so the hypothesis of the influence of the rabbit jump training diterima. From the results of the data analysis and explanation above, it could be concluded that; (1) The rabbit jump training has an effect on men's agility in class VIII students of SMP N 3 Bebandem. (2). The rabbit jump training has an effect on men’s speed in class VIII students of SMP N 3 Bebandem. Based on these results, the things that can be suggested, namely: (1) For sports coaches, sports coaches, teachers and athletes and other sports people are advised to use a rabbit jump training as an alternative to improve agility and speed. (2) For other researchers who want to conduct similar research is recommended for the use of variables and different sample.keyword : The rabbit jump training, agility, speed
PENGARUH PELATIHAN MEDICINE BALL SCOOP TOSS 3 KG DAN 4 KG TERHADAP KEKUATAN OTOT LENGAN ., Yuni Lestari; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., dr. Ni Putu Dewi Sri Wahyuni, S.Ked.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.2833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 3 kg terhadap kekuatan otot lengan, (2) mengetahui pengaruh pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 4 kg terhadap kekuatan otot lengan, (3) mengetahui perbedaan antara pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 3 kg dan 4 kg terhadap kekuatan otot lengan, Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan the non-randomized control goup pre-test post test design. Subjek penelitian adalah siswa putra ekstrakurikuler bola voli SMAN 1 Melaya Jembrana tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 33 orang. Data dianalisis dengan uji Anava dengan program SPSS 16,0. Dilanjutkan dengan uji LSD untuk memperoleh perbandingan pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 3 kg dan 4 kg. Hasil penelitian adalah (1) pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 3 kg berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot lengan, (2) pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 4 kg berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot lengan, (3) pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 4 kg lebih baik dari pelatihan medicine ball scoop toss dengan berat 3 kg terhadap peningkatan kekuatan otot lengan. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Pelatihan medicine ball scoop toss 3 kg dan 4 kg, Kekuatan otot lengan The purpose of this research were to know (1) the effect of 3 kilograms medicine ball scoop toss toward of arm muscle strength, (2) the effect of 4 kilograms medicine ball scoop toss toward of arm muscle strength, (3) the differences between 3 kilograms and 4 kilograms medicine ball scoop toss toward of arm muscle strength. The type of this research was quasi experimental with a non-randomized control goup the pre-test post test design. The subjects were 33 students of SMAN 1 Melaya Jembrana 2013/2014 who joining volleyball extracurricular. The data were analyzed by Anava test using SPSS 16.0. Then, using LSD test to obtain comparison of 3 kilograms and 4 kilograms medicine ball scoop toss. The result of research were (1) there was an effect of 3 kilograms medicine ball scoop toss toward of arm muscle strength, (2) there was an effect of 4 kilograms medicine ball scoop toss toward of arm muscle strength, (3) the 4 kilograms medicine ball scoop toss was better than 3 kilograms toward of arm muscle strength. keyword : Key words : Training 3 kg and 4 kg of medicine ball scoop toss, Strength muscular arms
PENGARUH PELATIHAN ALTERNATE LEG BOUND TERHADAP KECEPATAN DAN POWER OTOT TUNGKAI ., I Wayan Darmawan; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., I Nyoman Sudarmada, S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.3870

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan alternate leg bound terhadap kecepatan dan power otot tungkai siswa lelas VIII SMP Negeri 3 Petang. Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan rancangan “The Pre-test Post-test Control Group Design”. Subyek penelitian ini siswa putra kelas VIII SMP N 3 Petang dengan jumlah 28 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini lari 50 meter untuk tes kecepatan dan tes vertical jump untuk mengukur power otot tungkai. Data dianalisis dengan uji-t independent pada taraf signifikansi () 0,05 dengan bantuan program SPSS 16.0. Berdasarkan hasil analisis data penelitian ini, dengan menggunakan uji-t independent untuk data kecepatan diperoleh nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05) yaitu sebesar 0,022. Sedangkan untuk data daya ledak otot tungkai diperoleh nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05) yaitu sebesar 0,000. Dengan demikian hipotesis penelitian pelatihan alternate leg bound berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan dan power otot tungkai dapat diterima. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelatihan alternate leg bound berpengaruh terhadap kecepatan dan power Otot Tungkai Siswa Putra Kelas VIII SMP Negeri 3 Petang. Kata Kunci : Kata-kata kunci: pelatihan alternate leg bound, kecepatan, power Otot Tungkai. Abstract This study aims to determine the effect of training the alternate leg bound to the speed and limb muscle power blistered VIII students of SMP Negeri 3 Petang . This type of research is a quasi experimental design with " The pre-test post -test control group design " . The subjects of this study son eighth grade students of SMP N 3 Petang with 28 students . The instrument used in this study ran 50 meters to test the speed and vertical jump test to measure leg muscle power . Data were analyzed by independent t-test at a significance level (α) of 0.05 with SPSS 16.0 . Based on the results of the data analysis of this study , using independent t-test for significance values obtained speed data count is less than the value of α ( Sig < 0.05 ) is equal to 0.022 . As for the leg muscle explosive power of data obtained significance count value is smaller than the value of α ( Sig < 0.05 ) is equal to 0.000 . Thus the research hypothesis alternate leg bound training effect on improvement of muscle power and leg speed is acceptable . From the results of this study concluded that training the alternate leg bound to the speed and power Limb Muscle Men Eighth Grade Students of SMP Negeri 3 Petang . keyword : alternate leg bound of training to the speed and limb muscle power .
Pengaruh Pelatihan Knee Tuck Jump dan Double Leg Bound terhadap Power Otot Tungkai ., I Md Septian Marta y; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., I Nyoman Sudarmada, S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v4i3.7901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh pelatihan knee tuck jump dan double leg bound terhadap peningkatan power otot tungkai. Rancangan penelitian the non-randomized control group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah siswa putra peserta ektrakurikuler sepak bola SMA Negeri 2 Singaraja berjumlah 39 orang, hasil pretest dilakukan ordinal pairing, yaitu 13 orang diberikan pelatihan knee tuck jump, 13 orang diberikan pelatihan double leg bound, dan 13 orang kelompok kontrol. Power otot tungkai diukur dengan test vertical jump. Data dianalisis dengan uji F (one way anova) pada taraf signifikansi (α) = 0,05 dengan bantuan program SPSS 16.0. Hasil analisis data pada kelompok perlakuan knee tuck jump terjadi peningkatan power otot tungkai sebesar 58,77, kelompok perlakuan double leg bound sebesar 56,31 dan pada kelompok kontrol sebesar 44,31. Hasil uji one way anova variabel power otot tungkai antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol didapat Fhitung sebesar 8,912 dan signifikasi 0,001 yaitu terjadi perbedaan pengaruh antara pelatihan knee tuck jump dan double leg bound terhadap power otot tungkai. Berdasarkan hasil uji LSD, kelompok pelatihan knee tuck jump lebih baik pengaruhnya dibandingkan pelatihan double leg bound terhadap peningkatan power otot tungkai. disimpulkan; (1) pelatihan knee tuck jump dan double leg bound berpengaruh terhadap peningkatan power otot tungkai. (2) terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan knee tuck jump dan double leg bound terhadap peningkatan power otot tungkai. (3) pelatihan knee tuck jump lebih baik dari pada double leg bound terhadap peningkatan power otot tungkai.Kata Kunci : pelatihan knee tuck jump, pelatihan double leg bound, power otot tungkai This research to know effect of knee tuck jump and double leg bound to increase leg muscle power. Design with the non-randomized control group pretest posttest design. The subject were 39 male student participants of football extracurricular SMAN 2 Singaraja, then from pretest to get ordinal pairing, 13 male students given knee tuck jump training, 13 male students given training in double leg bound, and 13 male students as control group. Leg muscle power was measured by vertical jump test. Can be analyzed by F test (one way ANOVA) at a significance level (α) = 0.05 with SPSS 16.0. The results of analysis showed a changes in the average value of the leg muscle power variable. In the treatment group of knee tuck jump showed an increase of leg muscle power much as 58,77, group double leg bound much as 56,31 and in the control group much as 44,31. The test results of Fmeasure of one way ANOVA of leg muscle power between the group and the control group was obtained 8,912 and the significance is 0.000, which means there is a difference between the effects of knee tuck jump and double leg bound to the leg muscle power. Based on the test results of LSD, the repetition sprint training group have better influence than knee tuck jump and double leg bound to increase leg muscle power as much as 13.533. From the results of data analysis in the discussion it can be concluded that; (1) training repetition sprint and skipping rope effecting the increase in leg muscle power. (2) There is a difference between the effects of sprint training repetition and skipping rope to increase leg muscle power. (3) The repetition sprint training is better than skipping rope to increase leg muscle powerkeyword : Double leg bound, knee tuck jump, leg muscle power
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3MENGWI TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., I KADEK BUDIARTA; ., Dr. I Gusti Lanang Agung Parwata, S.Pd,; ., Ni Luh Putu Spyanawati, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) terhadap hasil belajar teknik dasar passing bola voli pada kelas VIII SMP Negeri 3 Mengwi. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan rancangan penelitian postest only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 538 orang si?wa, yang kemudian terpilih sebagai sampel penelitian adalah siswa kelas VIII L dan VIII F SMP Negeri 3 Mengwi Tahun Pelajaran 2017/2018 berjumlah 68 orang siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes Pengetahuan, dan tes keterampilan. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Pada kelompok eksperimen diperoleh rata-rata nilai 72,79 sedangkan kelompok kontrol 66,22 Berdasarkan Uji-t angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji t adalah 0,001 (sig
KOOPERATIF NHT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAK BOLA ., I Dewa Gede Buda Wisnawa; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., dr. Adnyana Putra, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepak bola melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Peminatan Sosial 2 SMA Negeri 1 Ubud Tahun Pelajaran 2013/2014, yang berjumlah 31 siswa dengan rincian 7 siswa putri dan 24 siswa putra. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar secara klasikal teknik dasar passing sepak bola pada observasi awal adalah 6,3 (cukup), meningkat pada siklus I menjadi 7,59 (aktif), dan meningkat menjadi 8,39 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar secara klasikal pada observasi awal adalah 29,0% (sangat kurang), meningkat pada siklus I menjadi 71,0% (cukup), dan meningkat menjadi 93,55% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (kaki bagian dalam dan kaki bagian luar) sepak bola meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas X Peminatan Sosial 2 SMA Negeri 1 Ubud Tahun Pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepak bola.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif, NHT, aktivitas belajar dan hasil belajar, passing sepak bola This study aimed at improving the learning activity and learning results of basic techniques of football passing (inner leg and outer leg) through the implementation of a cooperative learning model NHT. This study is a classroom action research, in form of the teacher as researcher conducted in two cycles. The subjects were students of class X Social Specialisation 2 of SMA Negeri 1 Ubud in the academic year 2013/2014, which amounts to 31 students in which 7 students were female and 24 students male. Data were analyzed by using descriptive statistics. The results of data analysis of learning activity through football basic passing technique clasically in the first observations was 6,3 (enough), increased in the first cycle to 7,59 (active), and increased to 8,39 (active) in the second cycle. Meanwhile, the percentage of learning result clasically in the first observations was 29,0% (very less), increased in the first cycle to 71,0% (enough), and increased to 93,55% (excellent) on the second cycle. It can be concluded that the activity and learning outcomes of passing basic technique (inner leg and outer leg) increased through the implementation of a cooperative learning model NHT in class X Social Specialisation Ubud 2 of SMA Negeri 1 in the academic year 2013/2014. It is recommended to the PE teachers in order to apply this learning model because it is proven to be able to increase the activity and results of learning the basic techniques of football passing.keyword : Cooperative, NHT, activity and their learning result, football passing.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING SEPAKBOLA ., I Made Andy Kurniawan; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., Ni Luh Putu Spyanawati, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X2 SMA Karya Wisata Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap silklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X2 SMA Karya Wisata Singaraja yang berjumlah 33 orang siswa, (17 orang siswa putra dan 16 orang siswa putri) data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan rata-rata aktivitas belajar secara klasikal pada Siklus I sebesar 7.9 (aktif) dan 8,9 (sangat aktif) pada siklus II. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 1.0. Sedangkan untuk ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 63.6% (belum tuntas). dan 100% (tuntas) pada siklus II. Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 36,4%. Dari hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing sepakbola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X2 SMA Karya Wisata Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Oleh karena itu disarankan kepada guru penjasorkes dapat mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran teknik dasar passing sepakbola karena sudah terbukti mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe STAD, aktivitas dan hasil belajar passing Sepak bola. This study aimed to improve the activity and learning result of basic techniques of football passing through the application of cooperative learning model with STAD type toward students grade X2 SMA Karya Wisata Singaraja. This research was class action research. It was conducted in two cycles, and it was consisted of action planning, action implementation, evaluation, and reflection steps. The subjects of this research were 33 students grade X2 SMA Karya Wisata Singaraja (17 male students and 16 female students). The data were analyzed by using descriptive statistics analysis. The result of analysis revealed that the average of students’ learning activity in cycle I classically was 7.9 (active) and 8.9 (very active) in the cycle II. Cycle 1 to cycle 2 was increased by 1.0, As for the thoroughness of learning outcome in the cycle I was 63,6% (incomplete) and 100% (complete) in the cycle II. Cycle 1 to cycle 2 was increased by 36,4%. Based on the data analysis and discussion, it can be conclude that the activity and learning result of basic techniques of football passing increased through the application of cooperative learning model with STAD type toward students grade X2 SMA Karya Wisata Singaraja school year 2015/2016. Therefore, it is recommended to teachers who teach physic, sport and health education to implement cooperative learning model STAD type in their methods of teaching basic techniques of football passing because it has been proven to increase the activity and student learning outcomes.keyword : STAD cooperative, activity and learning result passing football
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TPS MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI ., Dejus Julyantara; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., dr. Ni Made Sri Dewi Lestari, S.Ked.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.7943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2015/2016 Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap rencana tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi/evaluasi dan tahap refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Seririt, berjumlah 32 orang (21 orang putra dan 11 orang putri). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa rata-rata aktivitas belajar passing control sepakbola secara klasikal pada siklus I sebesar 7,2 (aktif), dan pada siklus II sebesar 8,0 (aktif). Dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 0,8. Sedangkan untuk presentase ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 78,12% dan pada siklus II sebesar 100%. Dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan sebesar 21,88%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Seririt tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : Kooperatif TPS, Aktivitas belajar, Hasil belajar, Passing bola voli This study aims to improve the activity and results of learning the basic techniques of volleyball passing through the implementation of cooperative learning model TPS students of class VIII B of SMP Negeri 1 Seririt academic year 2015/2016 This research is a classroom action research conducted in two cycles, comprising the steps of the action plan, the implementation phase of action, observation / evaluation and reflection stage. The subjects were students of class VIII B of SMP Negeri 1 Seririt, amounted to 32 (21 sons and 11 daughters). Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the analysis of data showed that the average activity passing control study in classical football in the first cycle of 7.2 (active), and the second cycle of 8.0 (active). From the first cycle to the second cycle increased by 0.8. As for the percentage of mastery learning outcomes in the first cycle of 78.12% and the second cycle of 100%. From the first cycle to the second cycle an increase of 21.88%. Based on the analysis of data and discussion concluded that the activities and results to learn the basic techniques of passing a volleyball improved through the implementation of cooperative learning model TPS students of class VIII B of SMP Negeri 1 Seririt academic year 2015/2016. keyword : Cooperative TPS, learning activities, learning outcomes, Passing volleyball
*PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING CONTROL SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 2 MENDOYO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Kaoka Wisnawa; ., Dr. I Gusti Lanang Agung Parwata, S.Pd,; ., Ni Luh Putu Spyanawati, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v5i2.14843

Abstract

Penelitin ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing control sepakbola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini sebanyak 31 orang (14 putra dan 17 putri) siswa kelas XI IPA SMA N 2 Mendoyo, data dianalisis menggunakan analisis statistic deskriptif. Berdasarkan analisis data aktifitas belajar secara klasikal pada siklus I 6,8 (cukup aktif) dan pada siklus II 7,8 (aktif). Ketentuan belajar secara kelasikal pada siklus I sebanyak 66,6% dan pada siklus II menjadi 100% (baik), dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar pasing control sepakbola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT karena dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar passing control sepakbola pada siswa.Kata Kunci : penerapan kooperatif tipe NHT, sepakbola *This study aims to improve the activity and learning outocomes of basic techniques of football passing control trought the aplication of cooperative learning model of NHT type . This research is a classroom action research conducted in two cycles consisting of stage, planing ,action ,observation ,and reflection.This subjects of this study were 31 people ( 14 sons and 17 daughters ) of grade XI IPA SMA N 2 Mendoyo students, the data were analyzed using static deskriptive analysis.Based on classical analysis and activity learning in cycle I 6,8 ( active enough) and cycle II 7,8 ( active ) classical learning in cycle I is 66,6% and cycle II is 100% (good) can be councluded that the basic techniques of football passing control increased throught the aplication of NHT type cooperative learning model. It is suggested to the teacher Penjasorkes to apply NHT type cooprative learning model as it can improve the activity and learning outcomes of the soccer passing control on the students. keyword : * aplication to cooperative NHT type, soccer
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET ., Gede Yogi Sastra; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., I Made Satyawan, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v4i2.8257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing (chest pass dan bounce pass) bola basket melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X5 SMA Negeri 1 Banjar Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas, dengan bentuk guru sebagai peneliti. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah 32 orang siswa dengan rincian 16 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan yang dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data aktivitas belajar pada observasi awal terdapat 6 orang siswa yang sudah aktif (18,75%), setelah diberikan tindakan pada siklus I, siswa yang aktif meningkat menjadi 16 orang (50,0%), kemudian setelah pemberian tindakan pada siklus II, siswa yang aktif meningkat menjadi 32 orang (100%). Berdasarkan hasil analisis data hasil belajar pada observasi awal terdapat 10 orang siswa yang tuntas (31,25%), setelah diberikan tindakan pada siklus I, siswa yang tuntas meningkat menjadi 15 orang (46,88%). Kemudian setelah diberikan tindakan pada siklus II, siswa yang tuntas meningkat menjadi 30 orang (93,75%) Berdasarkan hasil analisis data, simpulan penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar teknik passing (chest pass dan bounce pass) bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa X5 SMA Negeri 1 Banjar Tahun Pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, aktivitas, hasil belajar, bola basket. This study aimed at improving volleyball passing basic technique activity and learning result through the implementation of cooperative learning model type NHT of students class IX A SMP Negeri 3 Singaraja in the academic year of 2015/2016. The present study was classroom action research, in which the teacher became the researcher. This study was conducted in 2 cycles with plan consisted of planning, implementation, observation/evaluation, and reflection. The subjects of the study were students class IX A SMP Negeri 3 Singaraja which were 34 students (11 male and 23 female). The data was analyzed by using descriptive statistics technique. According to the result of data analysis about volleyball passing basic technique learning activity in the initial observation, in which it was 5.23 (sufficiently active) and in cycle I, the football passing basic technique learning activity classically was about 6.73 (sufficiently active) and in cycle II classically was about 8.05 (active). The percentage of volley ball passing basic technique learning result in the initial observation was 2.9% in cycle I classically was 8,82% and in cycle II was about 91.18%. Based on the result of data analysis and discussion, it can be concluded that volleyball passing basic technique activity and learning result (on passing and under passing) could be improved through the implementation of cooperative learning model type NHT of students class IX A SMP Negeri 3 Singaraja in the academic year of 2015/2016. So, it can be suggested to physical education teachers to implement the cooperative learning model type NHT in football passing basic technique learning. keyword : cooperative learning, learning activity, learning result, volleyball
Co-Authors ., Agus Mahardika ., AYU M ARSAVIANINGSIH ., Bayu Cahya Buana Putra ., Dejus Julyantara ., dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked., M.Kes. ., Gede Mertha Ary Pratama ., Gede Yogi Sastra ., I Gusti Agung Bayu Sastra Wibawa ., I Gusti Putu Partayoga Pratama ., I KADEK BUDIARTA ., I Kadek Suantara ., I Ketut Arta Aryawan ., I Ketut Wiradana ., I Komang Darma Santiawan ., I Made Andy Kurniawan ., I Made Harys Kusuma Wardana ., I Made Yudhi Purbadi ., I Made Yudi Parmadi ., I Md Septian Marta y ., I Nym Gd Oka Wahyuna ., I Nyoman Agus Adi Kesuma ., I PT OFAN PATHYA S ., I Putu Beni Pradika ., I Putu Pande Somiantara ., I Putu Sudana ., I Wayan Adnyana Putra ., I Wayan Darmawan ., Ida Bagus Made Kusuma Putra ., Jeki Juirawan Saputra ., Kadek Budiantara ., Kaoka Wisnawa ., Lalu Muh Supriadi w ., Luh Geni Selia Febri ., Nengah Sudirga ., Ni Kadek Ayu Herlina Santika Putri ., Ni Luh Karmila ., Ni Made Wida Ariasih ., Putu Aggy Ambarsari ., Putu Agus Wipra Sanjaya ., PUTU JUNI KUSUMA P ., Suciarta I Gede ., Yuli Setiawan Adnyana Putra Adnyana, I Komang Sukrata Agus Mahardika . Almawardhi . Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni Andriani, Luh Mastia Artanayasa, Wayan Artayasa, I Kadek Astika, I P Widhi AYU M ARSAVIANINGSIH . Bagus Pangestu Bangun, Andreo Bayu Cahya Buana Putra . Daindo Milla Decky Florentana . Decky Florentana ., Decky Florentana Dejus Julyantara . Dewi Lestari, Luh Kd Giri Alvia Dian Anggraini Dian Anggraini DIPA PRATAMA, DIPA dr. Adnyana Putra, S.Ked. . dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked. . dr. I Made Kusuma Wijaya, S.Ked., M.Kes. . dr. Made Suadnyani Pasek, S.Ked. . dr. Putu Adi Saputra, S.Ked. . Enung Nurhasanah Gede Doddy Tisna MS Gede Mertha Ary Pratama . Gede Sepiade . Gede Yogi Sastra . Giri Cahya, I Kt. B.P Candra I Dewa Ayu Made Budhyan I Dewa Ayu Made Budhyana I Dewa Ayu Made Budhyani I Dewa Gede Buda Wisnawa . I Gede Eka Saputra I Gede Ratnaya I Gede Sudirtha I Gede Suwiwa I Gusti Agung Bayu Sastra Wibawa . I Gusti Putu Agus Yogaswara . I Gusti Putu Partayoga Pratama . I KADEK BUDIARTA . I Kadek Mustika Jaya I Kadek Pegi Kristiawan I Ketut Arta Aryawan . I Ketut Iwan Swadesi I Ketut Yoda I Komang Darma Santiawan . I Komang Oky Trisna Adiputra . I Komang Subrata . I Komang Sukarata Adnyana I Kt. B.P Candra Giri Cahya I Made Andy Kurniawan . I Made Harys Kusuma Wardana . I Made Satyawan I Made Tegeh I Made Yudhi Purbadi . I Made Yudi Parmadi . I Nengah Suastika I Nym Gd Oka Wahyuna . I Nyoman Agus Adi Kesuma . I Nyoman Dana Gunantara I Nyoman Jampel I Nyoman Kanca I Nyoman Sudarmada I Nyoman Tos Pasek Wiguna I PT OFAN PATHYA S . I Putu Astrawan . I Putu Beni Pradika . I Putu Panca Adi I Putu Pande Somiantara . I Putu Suardika . I Putu Sucipta . I Putu Sudana . I Wayan Adnyana Putra . I Wayan Arimbawa . I Wayan Artanyasa I Wayan Dedy Hariyanta . I Wayan Lenu Jumata . I Wayan Somenada Ida Bagus Gede Angga Widyanatha . Ida Bagus Gede Indra Mahaditya Ida Bagus Made Kusuma Putra . Ida Bagus Putu Arnyana Jeki Juirawan Saputra . Kadek Ari Sujana . Kadek Sri Setiawati Kadek Sri Setiawati . Kadek Yogi Parta Lesmana Kaoka Wisnawa . Kapriyadi, I Wayan Januarta Kustria, Kadek Satria Kusuma, I Putu Harya Dana Kusuma Lalu Muh Supriadi w . Luh Dewi Wisuendri Luh Geni Selia Febri . Luh Kd Giri Alvia Dewi Lestari M.Or. S.Pd. I Ketut Semarayasa . Made Agus Dharmadi Made Agus Wijaya Made Kurnia Widiastuti Giri Mahaditya, Ida Bagus Gede Indra Maikel Khristy Surbakti Molo, Valerianus Mujiburrahman Mujiburrahman Nengah Sudirga . Ni Kadek Ayu Herlina Santika Putri . Ni Ketut Widiartini Ni Luh Kadek Alit Arsani Ni Luh Karmila . Ni Luh Puspita Sari . Ni Luh Putu Lindiana Oktaviyanti Utami Ni Luh Putu Spyanawati Ni Made Sri Mertasari Ni Made Wida Ariasih . Ni Putu Dewi Sri Wahyuni Ni Putu Diah Yeni Rahayu Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Wayan Murni Nilasari . Ni Wayan Tirtawati Ostavianei, Bernadeth Grace Ostaviani, Bernadeth Grace Pangestu, Bagus Pasek Wiguna, I Nyoman Tos Pratiwi, Kadek Santhi Prengki Gito Sudarsono Putu Aggy Ambarsari . Putu Agus Wipra Sanjaya . PUTU JUNI KUSUMA P . S.Ked. dr. I Made Kusuma Wijaya . S.Ked. dr. Made Budiawan . S.Ked. dr. Made Suadnyani Pasek . S.Ked. dr. Ni Made Sri Dewi Lestari . S.Ked. dr. Putu Adi Saputra . S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sawitri, Ni Luh Sembiring, Andre Pranata Setiawati, Kadek Sri Suciarta I Gede . Suratmin UNDIKSHA . Valerianus Molo Wadi, Hairil Wahjoedi Widiadnyana, I Komang Adi Wiguna, I Gusti Lanang Agung Pratama Wiraguna, I Nengah Yudaparmita, Gusti Ngurah Arya Yuli Setiawan . Yuni Lestari .