Articles
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING CONTROL SEPAK BOLA
Piliana, I Wayan Wisna;
Artanayasa, I Wayan;
Satyawan, I Made
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiku.v8i2.29815
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar passing control sepak bola kaki bagian dalam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experimental) dengan menggunakan rancangan penelitian the nonrandomized control group pretest-posttest design. Populasi yang digunakan adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2019/2020, pemilihan kelompok eksperimen TGT dan kelompok kontrol dilakukan dengan sampling purposive berdasarkan kelas. Sampel penelitian ini berjumlah 64 orang yang terdistribusi kedalam dua kelas yaitu kelas VIII B2 sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII B5 sebagai kelompok kontrol. Analisis data menggunakan Uji t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows, dengan angka signifikansi sebesar p = 0,000 < 0,05, yang berarti bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar teknik dasar passing control sepak bola kaki bagian dalam. Kata kunci: Hasil Belajar, Sepak Bola, TGT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI
Sari, Ni Nengah Ari Yustika;
Adi, I Putu Panca;
Satyawan, I Made
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiku.v8i3.29824
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together terhadap hasil belajar passing bola voli pada peserta didik kelas X SMKS Pariwisata Triatma Jaya Singaraja. Jenis penelitian ini adalah eksperimen sesungguhnya dengan menggunakan rancangan penelitian posttest only control grup design. Populasi dari penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMKS Pariwisata Triatma Jaya Singaraja yang berjumlah 236 orang, yang kemudian dipilih sebagai sampel penelitian sebanyak 60 orang (30 orang dari kelas X kuliner 1 dan 30 orang dari kelas X kuliner 2). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes kognitif dan psikomotor. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.00 for windows. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 80,33, sedangkan kelompok kontrol 76,10 Berdasarkan Uji Independent Sampel Test angka signifikan yang diperoleh melalui uji-t adalah sig 0.000<0,05. Jadi dapat disimpulkn model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar bola voli. Dengan demikian disarankan kepada guru PJOK dapat menerapkan model kooperatif tipe numbered head together karena sudah terbukti berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Kata Kunci: NHT, Hasil Bbelajar, Bola Voli
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR SEPAK SILA DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW
Darmiyanti, Ketut Ria;
Astra, I Ketut Budaya;
Satyawan, I Made
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiku.v8i3.29826
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) terhadap hasil belajar teknik dasar sepak sila dalam permainan sepak takraw. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen sungguhan (true experimental) dengan rancangan the randomized posttest control group the same subject design. Populasi yang digunakan adalah seluruh peserta didik kelas IX SMP Negeri 4 Kubutambahan tahun pelajaran 2019/2020, pengundian kelompok eksperimen (STAD) dan kelompok kontrol dilakukan dengan simple random sampling berdasarkan kelas. Sampel penelitian ini berjumlah 62 orang yang terdistribusi ke dalam dua kelas yaitu kelas IX A sebagai kelompok eksperimen dan kelas IX D sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes objektif, observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan Uji-t dengan angka signifikansi yang diperoleh adalah p= 0.012 < 0,05, yang menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar teknik dasar sepak sila dalam permainan sepak takraw. Kata Kunci: Hasil Belajar, Sepak Takraw, STAD
Motivasi Peserta Didik dalam Mengikuti Pembelajaran PJOK di Masa Pandemi Covid-19
Saputra, Dody Aldino;
Satyawan, I Made
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiku.v9i1.30984
Adanya pandemi covid-19 yang menyerang sebegian besar masyarakat Indonesia, mengharuskan masyarakat untuk melaksanakan semua kegiatan dari rumah termasuk kegiatan belajar mengar. Kegiatan belajar mengajar di masa pandemi dilaksanakan dengan moda daring. Namun pada proses pelaksanaannya pembelajaran daring tidak dapat berjalan dengan maksimal dan mempengaruhi motivasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran PJOK di masa pandemi covid-19 di kelas VIII SMP. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP dengan jumlah keseluruhan 210 orang. Sampel penelitian ini menggunakan non random sampling yaitu quota sampling dengan besaran 25% dari total populasi sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 52 orang. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif kuantitatif dengan kategori interval. Hasil penelitian ini adalah dari 52 orang peserta didik sebanyak 19 orang berkategori sangat tinggi, 27 orang berkategori tinggi, 5 orang berkategori sedang, 1 orang berkategori rendah. Hasil penelitian motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran PJOK di masa pandemi covid-19 di kelas VIII SMP mendapat skor rata-rata 58 dalam skala kategori tinggi. Maka, bisa disimpulkan motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran PJOK di masa pandemi covid-19 di kelas VIII SMP berkategori tinggi. Studi ini memberikan implikasi praktis sebagai tolak ukur penilaian yang guru laksanakan dalam pembelajaran PJOK.
Video Tutorial Model Permainan dalam PJOK untuk Mendukung Pembelajaran Tematik Tema 3 Kegiatanku
Darsana, I Made Agus;
Satyawan, I Made;
Spyanawati, Ni Luh Putu;
Astra, I Ketut Budaya;
Parta Lesmana, Kadek Yogi
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiku.v9i3.39717
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video tutorial model permainan dalam PJOK untuk mendukung pembelajaran tematik pada kelas 1 Sekolah Dasar. penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE, yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah video tutorial yang berisi materi tentang pengertian, tujuan, sarana. Berdasarkan analisis data dan pembahasan didapatkan hasil yaitu ahli isi materi mata pelajaran menyatakan bahwa video tutorial model permainan dalam PJOK untuk mendukung pembelajaran tematik pada kelas 1 sekolah dasar tema 3 kegiatanku memiliki kualifikasi sangat baik, dengan presentase 96%. Penilaian ahli media pembelajaran memperoleh kualifikasi sangat baik sebesar 96%. Penilaian ahli desain pembelajaran memperoleh kualifikasi sangat baik sebesar 95%, dan penilaian praktisi lapangan memperoleh kualifikasi sangat baik sebesar 94%. Jadi dapat disimpulkan hasil evaluasi dari keempat ahli di atas bahwa video tutorial model permainan PJOK layak atau valid. Disarankan agar guru-guru PJOK dapat memanfaatkan media ini untuk proses pembelajaran.
Minat Peserta Didik Dalam Mengikuti Ekstrakurikuler Bola Voli
Saputra, Komang Ogi;
Darmayasa, I Putu;
Agus Wijaya, Made;
Satyawan, I Made;
Dwi Sucita Dartini, Ni Putu
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiku.v10i1.42493
Peserta didik menganggap kegiatan ekstrakurikuler tersebut dianggap kegiatan yang tidak penting, dengan hal ini nampak pada ketidakseriusan peserta didik dalam mengikuti kegiatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat peserta didik dalam mengikuti ekstrakurikuler bola voli. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode survei. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu peserta didik SMA sebanyak 210 siswa. Sampel penelitian sebanyak 131 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner online berupa link google form. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif yang dituangkan dalam bentuk persentase pada tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat peserta didik dalam mengikuti ekstrakurikuler bola voli berada pada kategori “sangat tinggi” berjumlah (29 siswa) sebesar 22,1%, “tinggi” berjumlah (50 siswa) sebesar 38,2%, kategori “sedang” berjumlah (43 siswa) sebesar 32,8%, kategori “rendah” berjumlah (9 siswa) sebesar 6,9%, dan kategori “sangat rendah” berjumlah (0 siswa) sebesar 0%. Disimpulkan bahwa minat peserta didik dalam mengikuti ekstrakurikuler bola voli berada pada kategori “tinggi”.
Manajemen Pengelolaan Lapangan Futsal di Kota Singaraja pada Masa Pandemi
Darsana Family, Gede Deffa Ade Darsana;
Satyawan, I Made;
Semarayasa, I Ketut
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiku.v10i3.47546
Kualitas lapangan futsal perlu kita perhatikan karena belum semua pemilik usaha lapangan futsal memperhatikan kelengkapan fasilitas lapangan dengan baik. Tujuan penelitian ini dibuat untuk menganalisis manajemen pengelolaan lapangan futsal pada masa Pandemi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah member futsal. Data yang dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini akan dilakukan secara kualitatif. Lokasi penelitian adalah enam lapangan futsal yang ada di kota Singaraja. Hasil penelitian berdasarkan fungsi manajamen menunjukkan bahwa perencanaan (planning) di kelima lapangan futsal di kota Singaraja sudah cukup dalam pengadaan fasilitasnya, dan semua tempat memiliki tujuan hampir sama yaitu berbisnis serta memfasilitasi olahraga futsal di Kota Singaraja. Pengorganisasian (Organizing) masih kurang karena kelima lapangan futsal tidak memiliki struktur organisasi sehingga terjadi fungsi ganda. Penggerak (Actuating) cukup, setiap lapangan futsal memiliki komunikasi yang baik antara pemilik, pengelola dan pelanggan dalam pelayanan. Selain itu pengelola melakukan usaha promosi. Pengawasan (Controlling) baik, pemantauan dilakukan secara rutin di setiap lapangan futsal untuk mengetahui kinerja karyawan dan peningkatan/penurunan jumlah pelanggan (member). Maka kesimpulan dari survey menajaemen lapangan futsal di Singaraja menunjukkan bahwa sudah berjalan dengan baik secara planning, actuacting, controlling dan dapat dinikmati juga oleh masyarakat namun secara organsiasi belum terlaksana dengan baik.
Penerapan Modul Pembelajaran Berbasis Permainan Meningkatkan Hasil Belajar PJOK pada Peserta Didik Kelas I Sekolah Dasar
I Made Oger Raditya;
I Made Satyawan;
Ni Luh Putu Spyanawati
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiku.v10i3.52527
Hasil belajar merupakan salah satu acuan berhasil atau tidaknya dari proses pembelajaran yang dilakukan. Desain pembelajaran yang digunakan masih sangat sederhana sehingga proses pembelajaran kurang menarik perhatian peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan modul pembelajaran berbasis permainan terhadap hasil belajar PJOK. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik SDN 3 Banjar Jawa kelas 1 yang terbagi dalam tiga kelas yaitu kelas 1A, 1B, dan 1C. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik dari kelas 1C yang berjumlah 37 orang. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner dan tes. Instrument yang digunakan yaitu lembar kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistic inferensial. Hasil penelitian yaitu terdapat pengaruh modul pembelajaran berbasis permainan terhadap hasil belajar peserta didik kelas 1 SD. Disimpulkan bahwa modul pembelajaran berbasis permainan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 1 SD. Diharapkan guru menggunakan bahan ajar modul berbasis permainan untuk meningkatkan semangat belajar siswa.
Meningkatkan Kemampuan Hasil Belajar PJOK Materi Sepak Bola dengan Menerapkan Model Pembelajaraan Kooperatif TGT (Teams Games Tournament) Berbasis ICT
Fikri, Afthonul;
I Putu Darmayasa;
I Made Satyawan
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jiku.v10i3.53241
Kemampuan siswa dalam mengikuti pelajaran PJOK khususnya pembelajaran bola pada permainan sepak bola belum memenuhi kriteria ketuntasan maksimum KKM. Penelitian ini disusun untuk bertujuan untuk meningkatkan nilai hasil belajar dalam materi sepak bola pada peserta didik smp dengan menerapkan model pembelajaraan TGT Teams Games Tournament berbasis ICT pada peserta didik kelas VII A SMP. Metode yang di gunakan adalah penelitian tindakan kelas PTK.Teknik pengumpulan data menggunakan pengamataan langsung, Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII A di SMP yang berjumlah 32 peserta didik. Urutan kegiatan penelitian ini terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Instrumen pengumpulan data menggunakan RPP, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis datanya menggunakan deskripsi presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar aspek sikap pada siklus I yaitu 87%, pada siklus II 100%. Ketuntasan aspek belajar pengetahuaan siklus I 43%, Pada siklus II 100%. Ketuntasan pada aspek ketrampilaan siklus I 68%, Saiklus II 90%. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT Teams Games Tournament berbasis ICT dapat meningkatkan hasil belajar materi sepak bola pada peserta didik kelas VII A SMP. Berdasarkan penelitian tindakan kelas ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam melaksanakaan proses pembelajaraan.
STUDI ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN KESELAMATAN DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SMA DAN SMK KABUPATEN BULELENG
Agus Dharmadi, Made;
Satyawan, I Made;
Tuti Ariani, Ni Luh Putu
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (962.145 KB)
|
DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v2i1.1414
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran penggunaan aspek keselamatan dalam pembelajaran penjasorkes, merumuskan dimensi-dimensi panduan keselamatan dan merumuskan draft panduan keselamatan pembelajaran. Penelitian ini adalah merupakan tahap awal penelitian pengembangan berdasarkan analisis kebutuhan melalui studi pustaka, daftar isian dan kuesioner menggali persepsi dan pemahaman guru. Sampel penelitian adalah guru penjasorkes SMA yang ada di kabupaten Buleleng yang berjumlah 15 (12 SMA dan 3 SMK), pengolahan datanya menggunakan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: 1) Gambaran aspek keselamatan dalam pembelajaran penjasorkes telah tercermin tercermin pada perencanaan pembelajaran, teknik bantuan, pengelolaan kelas dan peralatan olahraga, 2) Dimensi- dimensi yang dibutuhkan dalam pembuatan buku panduan keselamatan pembelajaran penjasorkes; lingkungan tempat berolahraga, fasilitas dan peralatan pembelajaran, perencanaan pembelajaran, pengelolaan kelas, teknik bantuan, 3) Draft formar isi panduan keselamatan dalam pembelajaran penjasorkes dipandang sebagai hal baru yang harus dipenuhi oleh seluruh sekolah sehingga menjadi acuan/petunjuk praktis dalam melaksanakan pembelajaran penjasorkes yang aman.