Articles
Model Pembelajaran Means- Ends Analysis Menggunakan Media Scrapbook Terhadap Kompetensi Pengetahuan Ipa Siswa Kelas V SD
Putri, Firda Amelia Angelina;
Suniasih, Ni Wayan
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2022): January
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mpi.v3i1.44986
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh yang signifikan model pembelajaran Means- Ends Analysis menggunakan media scrapbook terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non- equivalent post-test only control group design. Dalam penelitian ini, populasi yang digunakan adalah seluruh kelas V SD dengan jumlah 426 siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling dengan classter random sampling. Diperoleh dua sampel penelitian, yakni kelas V sebagai kelas eksperimen dan kelas V A SD sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dan tes yang digunakan berupa tes objektif dalam bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan adalah kompetensi pengetahuan IPA yang selanjutnya dianilisis dengan rumus t-test pooled variance. Hasil analisis diperoleh thitung sama dengan 6.41 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan 71 sama dengan 2.00. Berdasarkan data tersebut, maka thitung lebih dari ttabel (6.41 lebih dari 2.00), sehingga Ho ditolak. Rata- rata kompetensi pengetahuan IPA kelas eksperimen yaitu 80.03, sedangkan rata- rata kompetensi pengetahuan IPA kelas kontrol yaitu 67.00. Dapat disimpulkan model pembelajaran Means- Ends Analysis menggunakan media scrapbook berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas V SD. Implikasi penelitian ini dapat menjadi kajian yang luas dan memperdalam mengenai model pembelajaran Means- Ends Analysis menggunakan media scrapbook.
Model Pembelajaran Think Pair Share Berbantuan Kartu Bergambar Terhadap Keterampilan Menulis Siswa Kelas V SD
Dewi, Kadek Budi Apsari;
Ganing, Ni Nyoman;
Suniasih, Ni Wayan
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2022): January
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mpi.v3i1.44988
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model Think Pair Share berbantuan kartu bergambar terhadap keterampilan menulis siswa kelas V SD. Populasi dari penelitian ini adalah siswa Kelas V SD di Gugus VII Sayan Kecamatan Ubud yang berjumlah 150 orang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan Non-Equivalent Control Group Design. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Rata-rata nilai kelompok eksperimen yaitu sebesar 73,57 dan rata-rata nilai kelompok kontrol sebesar 64,05. Data keterampilan menulis dikumpulkan dengan tes keterampilan menulis dilengkapi rubrik penilaian. Data yang dikummpulkan dianalisis dengan uji-t poleed variance. Hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa t hitung sama dengan 4,435 lebih dari ttabel sama dengan 2,000, maka H0 ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model Think Pair Share berbantuan kartu bergambar terhadap keterampilan menulis siswa kelas V SD.
Efektivitas Model Pembelajaran Probing Prompting dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Bangun Datar Siswa SD
Warningsih Giri, Ni Ketut Sila;
Suniasih, Ni Wayan;
Wiarta, I Wayan
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2022): January
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mpi.v3i1.44990
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Probing Prompting dalam meningkatkan pemahaman konsep bangun datar siswa SD. Penelitian ini adalah Studi Kepustakaan dan pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik pencatatan dokumen. Berdasarkan beberapa artikel penelitian sejenis yang terkumpul melalui studi kepustakaan dengan teknik pencatatan dokumen, diperoleh delapan penelitian yang memenuhi kriteria dan merupakan penelitian eksperimen yang mengangkat tentang model pembelajaran probing prompting dalam pembelajaran matematika. Terdapat dua teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yakni analisis deskriptif dan meta-analisis. Berdasarkan hasil analisis delapan penelitian diperoleh secara keseluruhan rata-rata effect size model pembelajaran probing prompting adalah sebesar 0,67. Angka effect size tersebut berada pada kategori sedang. Meskipun besaran pengaruh effect size secara keseluruhan berada pada kategori sedang, model pembelajaran probing prompting tetap memenuhi kualifikasi untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Temuan beberapa penelitian membangun dan menguatkan suatu kesimpulan dari penelitian ini yaitu terbukti bahwa model pembelajaran Probing Prompting berpengaruh dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa pada materi bangun datar.
Model Pembelajaran Guided Inquiry Berbantuan Media Audio Visual Pada Muatan IPAS terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SD
Pramesti, Gita;
Ni Wayan Suniasih
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 3 (2022): September
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mpi.v3i3.62753
Pembelajaran yang berpusat pada guru mengakibatkan siswa lebih sering menghafal dan mencatat materi pembelajaran. Kegiatan tersebut menyebabkan siswa lebih pasif yang berakibat siswa kurang serius dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model guided inquiry berbantuan media audio visual terhadap keterampilan berpikir kritis muatan IPAS siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD dengan jumlah siswa yaitu 205 orang dari 6 Sekolah Dasar. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Metode yang digunakan adalah metode tes berupa instrumen tes essai. Data posttest yang ada dianalisis menggunakan analisis statistik inferensial (uji-t) dengan rumus separated varians. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t, diperoleh thitung= 3.350 dan ttabel = 2.001 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 59, karena thitung ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran guided inquiry berbantuan media audio visual berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis muatan materi IPAS siswa kelas IV SD. Implikasinya, pendekatan ini sebaiknya diintegrasikan dalam strategi pembelajaran untuk mempromosikan partisipasi aktif siswa, meningkatkan pemahaman yang lebih mendalam, serta memfasilitasi proses pembelajaran yang lebih dinamis dalam mata pelajaran IPAS.
Media Video Gestur Harmoni dalam Pembelajaran
Mahardika, I Gede;
Sujana, I Wayan;
Suniasih, Ni Wayan
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2023): May
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mpi.v4i2.66530
Kurangnya informasi merupakan salah satu faktor kurang maksimalnya guru dalam menerapkan gestur. Maka, diperlukan sebuah media yang dapat dijadikan sebagai sumber informasi guru agar kompetensi pedagogik dan profesional guru dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancang bangun, kelayakan, dan efektivitas media video gestur harmoni dalam proses pembelajaran untuk guru-guru sekolah dasar. Jenis dari penelitian in merupakan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian yang digunakan yaitu para ahli dan guru-guru sekolah dasar. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner, wawancara, dan non-tes observasi. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data dengan menggunakan deskriptif kuantitatif, deskriptif kualitatif, dan inferensial. Hasil penelitian ini diperoleh dari hasil review uji validitas produk dari para ahli dan guru yang memperoleh hasil rata-rata skor 93,5% dengan kualifikasi sangat baik. Dan hasi uji efektivitas produk ini dinyatakan efektif untuk digunakan dalam sebagai referensi atau sumber ilmu guru-guru dalam penggunaan gestur yang harmoni.
Inovasi Model Student Facilitator and Explainning (SFAE) berbantuan Mind Mapping dalam Meningkatkan Kompetensi IPA
Putri, Ni Luh Kade Riska Pratami;
Ganing, Ni Nyoman;
Suniasih, Ni Wayan
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/mpi.v4i3.69442
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) seharusnya tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep, tetapi juga menekankan pada proses penemuan yang melibatkan siswa secara aktif. Namun, dalam praktiknya, kompetensi pengetahuan IPA siswa masih tergolong rendah, terutama dalam kemampuan memahami dan menghubungkan konsep secara bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) berbantuan media mind mapping terhadap peningkatan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 492 siswa, dengan sampel yang diperoleh melalui teknik cluster random sampling, yaitu 28 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 26 siswa sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes objektif berbentuk pilihan ganda sebanyak 40 butir soal yang telah divalidasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial melalui uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai thitung (2,065) lebih besar dari ttabel (2,006) pada taraf signifikansi 5% (dk = 52), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model SFAE berbantuan mind mapping berkontribusi secara signifikan dalam membangun kompetensi pengetahuan IPA siswa. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran interaktif dan visual dapat memperkuat proses kognitif siswa dalam memahami materi IPA.
Problem Based Learning Models on Critical Thinking Ability in Science Lessons of Grade V Elementary School
Adnyani, Ni Putu Sumita;
Suniasih, Ni Wayan
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 6 No. 2 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/tscj.v6i2.61354
21st century learning requires students to have 4C skills, one of which is critical thinking. Critical thinking is a potential that students must train early and must continue to be developed. Therefore, the process of implementing learning in the classroom must be able to train and improve students' critical thinking skills with real problems in science material. This study aims to analyze the effect of Problem Based Learning Model on critical thinking skills in science lessons of grade V elementary school students. This type of research is a pseudo-research with a research design of Nonequivalent Control Group Design. The research sample was grade V elementary school students totaling 61 students. The data collection method used was the test method and the instrument used was an essay test question equipped with an assessment rubric. The analysis technique used descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics t-test. The results of data analysis obtained the average critical thinking ability of the experimental group 75.8 and the control group 65.5. Based on the results of the t-test analysis, obtained tcount = 5.65 > ttable = 2.001 at a significance level of 5% with df = 59, then H0 is rejected and Ha is accepted. So, it can be concluded that there is a significant effect of the application of problem-based learning model on critical thinking skills in science lessons of grade V elementary school students.
The Influence of the Inquiry Learning Model on Critical Thinking in Science Learning in Grade V Elementary School
Prasanti, Ni Putu Putri;
Suniasih, Ni Wayan
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 6 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/tscj.v6i1.61901
Students’ critical thinking skills are still low, especially in science lessons. This study aims to analyze the effect of the Inquiry Learning Model on the critical thinking skills of students in science subjects in fifth grade elementary school students. This type of research is a quasy experiment with the Nonequivalent Control Group Design. The population of this study were all 160 students of fifth grade elementary school with a sample of 34 students in the experimental group and 29 students as the control group which was determined using the Cluster Random Sampling Technique. Collecting research data using the description test method consisting of 9 valid questions. Research data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical analysis techniques and then analyzed using the t-test (polled variance formula). The results showed that t-count was 3.923 and ttable was 1.999 at a significance level of 5% (α equal to 0.05) with degrees of freedom (dk) equal to 61 so that Ho was rejected. It was concluded that there was a significant influence from the application of the Inquiry learning model on critical thinking skills in science lessons for fifth grade elementary school students. This research makes a new contribution in understanding the effectiveness of the inquiry learning model in increasing critical thinking in fifth grade students.
Problem Based Learning Model Assisted by Visual Media Improves Critical Thinking Skills of Grade IV Elementary School Students
Juniantari, Ni Luh Putu;
Suniasih, Ni Wayan
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 6 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/tscj.v6i1.62587
Learning that is still teacher-centered results in students becoming passive during the learning process. This makes students less able to think critically because of the lack of opportunity to develop their creativity. This study aims to analyze the problem-based learning model assisted by visual media on critical thinking skills for grade IV students in elementary school. The type of research used is a pseudo-experiment with a non-equivalent control group design. The population in this study were grade IV elementary school students as many as 215 students. The sample was determined by Cluster Random Sampling technique. The sample in this study in the experimental group was 30 students and in the control group was 29 students. The data collection method in this study used the critical thinking ability test method using an assessment rubric. The post-test data obtained was analyzed using t-test analysis technique with separated variance formula. Based on the analysis results, F count 1.148 and F table 1.875 at a significance level of 5% (α equals 0.05) so that the data is declared homogeneous. The conclusion of the research is that there is a significant effect of problem-based learning model assisted by visual media on critical thinking skills for grade IV elementary school students.
RADEC Learning Model with the Assistance of Media Question Box to Improve Primary School Students' Critical Thinking Ability
Candraswari, Ni Komang Triana;
Suniasih, Ni Wayan
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 7 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/tscj.v7i1.75312
Students' critical thinking abilities in the science and science learning process are still low and need to be improved. Therefore, there is a need for a learning model that can improve students' critical thinking abilities. The RADEC learning model combined with Question Box media is a solution to this problem. This research aims to analyze the effect of the RADEC learning model assisted by Question Box media on the critical thinking abilities of fourth grade students in science and science lessons. This research uses a quasi-experimental research design with a non-equivalent control group research design. The population of this study was all 418 grade IV students. The sampling technique chosen was cluster random sampling which obtained 28 students as the experimental class and 28 students as the control class. The data collection method uses tests in the form of descriptions. Critical thinking ability data obtained from the post-test results were analyzed using descriptive statistical techniques and inferential statistical analysis using the polled variance t-test. Based on the research conducted, it was concluded that the RADEC learning model assisted by Question Box media had an effect on the critical thinking skills in science and science lessons for fourth grade elementary school students.