Claim Missing Document
Check
Articles

PROSES KREATIF PELUKIS I NYOMAN LANUSA ., I Komang Sutarman; ., I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si.; ., Drs. I Gusti Nyoman Widnyana
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.48 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.3512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang (1) riwayat kesenimanan I Nyoman Lanusa (2) dan proses kesenimanan, (3) serta periodisasi karya I Nyoman Lanusa. Penelitian ini adalah penelitian Deskrptif dengan pendekatan Kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode (1) observasi, (2) Wawancara, (3) Dokumentasi,(4) kepustakaan. . Adapun sasaran penelitian ini adalah (1) mendapatkan gambaran yang objektif tentang riwayat berkesenian I Nyoman Lanusa, (2) dan proses kesenimanan I Nyoman Lanusa, (3) serta mendeskripsikan periodisasi karya- karya I Nyoman Lanusa dari awal berkesenian sampai sekarang masih aktif berkarya. Subjek penelitian adalah I Nyoman Lanusa yang merupakan seniman lukis tradisi Bali dari Banjar Ambengan, desa peliatan, kecamatan Ubud, kabupaten Gianyar. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) riwayat kesenimanan I Nyoman Lanusa adalah seorang pelukis tradisi dari Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. (2) Proses kesenimanan I Nyoman Lanusa dilakukan dengan menemukan ide- ide baru dari imajinasinya untuk dirancang menggunakan pensil kemudian dituangkan ke atas kertas maupun kain kanvas yang melahirkan sketsa sebagai permulaan berkarya, dan selanjutnya direspon dengan menebalkan dengan menggunakan tinta cina. Setelah selesai mempertebal sket, proses selanjutnya adalah proses mewarnai lukisan. (3) periodisasi karya I Nyoman Lanusa mengalami periodisasi yaitu dari periode awal pada tahun 1972 sampai dengan 1979, periode kedua pada tahun 1980 sampai dengan 1988, periode ketiga dari tahun 1990 sampai dengan 1994, periode keempat dari tahun 1995 sampai dengan 1998, dan periode kelima I Nyoman Lanusa kembali menggunakan gaya lukisan sebelumnya yaitu periode kedua dan berlangsung sampai sekarang.Kata Kunci : riwayat kesenimanan, Periodisasi karya Lanusa This study aimed to obtain description of art history of I Nyoman Lanusa and art proces, along with periodisation by I Nyoman Lanusa. This study is descriptive study within qualitative approach. The data collection conducted by using observation method, interview, documentation, and library research. The object of the study is obtaining the objective description about art history of I Nyoman Lanusa, and art process of I Nyoman Lanusa, along with describing the periodisation of products by I Nyoman Lanusa from the beginning of his career until now. The subject of the study is I Nyoman Lanusa who is Balinese tradition painting artist from Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. The result of this study showing that the art history of I Nyoman Lanusa is a Balinese tradition painting artist from Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Art process of I Nyoman Lanusa conducted through finding new ideas from his imagination by sketching using pencil and then, putting down on the paper or canvas which is creating sketch as the beginning of the product. After that, it is responded by bolding by using chinese ink. After bolding the sketch, the next process is colouring process. I Nyoman Lanusa’s product periodisation experiencing periodisation, which is from the beginning of 1972 until 1979, second period on 1980 until 1988, third period from 1990 until 1994, fourth period from 1995 until 1998, and the fifth period, I Nyoman Lanusa using the old-own painting style, which is second period and taking place until now.keyword : art history, periodisation painting Lanusa
PROSES PEMBELAJARAN KERAJINAN KAYU DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB BONDOWOSO JAWA TIMUR ., Febri Indra Laksmana; ., Dra. Luh Suartini; ., I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.452 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v7i1.9646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tujuan pembelajaran keterampilan kerajinan kayu pada Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bondowoso Jawa Timur. (2) Untuk mengetahui proses pembelajaran keterampilan kerajinan kayu di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bondowoso Jawa Timur. (3) Untuk mengetahui jenis dan fungsi kerajinan kayu buatan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bondowoso Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data sebagai berikut : (1) tehnik observasi, (2) tehnik wawancara, (3) tehnik dokumentasi, (4) tehnik kepustakaan. Hasil penelitian yang diperoleh : (1) Mengacu pada Sistem Pamasyarakatan dimana narapidana dipandang bukan sebagai Objek tetapi Subjek permbinaan, pembelajaran kerajinan kayu juga bertujuan untuk memberi nilai kecakapan hidup kepada narapidana agar nanti saat setelah usai masa pidananya narapidana diharapkan tidak lagi melakukan kembali kejahatan yang pernah mereka lakukan sebelumnya. (2) Proses pembelajaran kerajinan kayu di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bondowoso Jawa Timur terdiri dari beberapa tahap yakni : a) Proses pemilihan bahan baku kayu, b) Proses pengenalan bahan baku kayu, c). Proses pengenalan alat, d). Proses pengolahan kayu, e) Proses cara membuat rancangan/ desain kerajinan kayu, f). Proses pembuatan bentuk berdasarkan rancangan/ desain, g). Proses cara finishing. (3). Jenis dan Fungsi kerajinan kayu yang berada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bondowoso yakni terdiri dari: a). Kap Lampu sebagai tempat lampu penerang ruangan dan juga untuk menambah nilai estetis sebuah ruangan b) Sangkar burung fungsinya untuk tempat memelihara burung kicau sejenis lovebird, pleci dan lain-lain. c). Kaligrafi fungsinya sebagai sarana pembinaan rohani narapidana. Dan juga sebagai sarana hiasan dinding dengan ayat-ayat suci Al-Quran.Kata Kunci : Proses pembelajaran, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bondowoso, Kerajinan kayu This research aims to (1) discover the objective of wood craftsmanship training for the inmates in Bondowoso Class II B Correctional Facility in East Java, (2) learn about the learing process of wood craftsmanship in Bondowoso Class II B Correctional Facility in East Java, and (3) identify the types and functions of wooden crafts produced by the inmates in Bondowoso Class II B Correctional Facility in East Java. Descriptive qualitative method through the following data collection techniques : (1) observation, (2) interview, (3) documentation, (4) desktop research. Results of the research are : (1) Referring to to the correctional system where inmates are viewed not as Objects, but rather as Subjects to nurture, the wood craftsmanship training also aims to equip them with life skills that will eventually prevent them from going back to doing unlawful activities to provide for themselves. (2) The wood craftsmanship training program in Bondowoso Class II B Correctional Facility in East Java consists of several stages, which are : a) Raw material selection process, b) Raw material identification process, c) Tools knowledge, d) Wood processing, e) Wooden crafts design process, f) Process of crafting based on the design, g) Finishing Process. (3) The types and functions of wooden crafts produced in the Bondowoso Class II B Correctional Facility in East Java are : a) Lamp shades to house the lamps used in illuminating the room and also to add aesthetic values to the room, b) Birdcages to keep songbirds such as lovebirds, pleci, etc. c) Wooden calligraphy as a tool for the inmates’ religious development and also to decorate the walls with verses from the Al-Quran. keyword : learning process, Bondowoso Class II B Correctional Facility, wood craftsmanship
PROSES KREATIF I NYOMAN SUKANTA PERAJIN UKIR TELUR ., I Wayan Ginastra; ., I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si.; ., Drs. I Gusti Nyoman Widnyana
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v6i1.8739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang: (1) Bagaimanakah riwayat berkesenian I Nyoman Sukanta?. (2) Bagaimanakah sumber ide ukiran telur karya I Nyoman Sukanta?. (3) Bagaimanakah proses perwujudan ide ukiran telur karya I Nyoman Sukanta?. Subyek penelitian ini adalah I Nyoman Sukanta dengan objek kerajinan ukir telur. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) observasi, (2) purposive sampling, (3) wawancara, (4) cross check (5) kepustakaan. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis domain dan taksonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) riwayat berkesenian I Nyoman Sukanta dimulai dari sejak SMP karena sering melihat ayahnya mengukir telur. Dari sana dia belajar secara diam-diam dari melihat keahlian sang Ayah. Hingga saat ini Nyoman Sukanta masih terus berkarya, karena baginya meneruskan apa yang ditinggalkan sang ayah merupakan kewajibannya sebagai generasi penerus. (2) sumber inspirasi I Nyoman Sukanta dalam berkarya berasal dari permintaan konsumen yang memesan. Karya ukiran telur yang telah dibuat oleh Nyoman Sukanta pada umumnya banyak mengadopsi penggalan-penggalan cerita Ramayana dan Mahabharata. Namun ada juga beberapa konsumen yang memesan cerita-cerita diluar itu. (3) Perwujudan karya I Nyoman Sukanta yang termasuk ke dalam jenis karya relief dua dimensi banyak memvisualisasikan objek dari isi penggalan cerita Ramayana dan Mahabharata. Kata Kunci : proses kreatif, ukir telur. The goals of this research are to get some information. Abaout; (1) How about historical art of I Nyoman Sukanta? (2) What is the source of the idea of carving the eggs by I Nyoman Sukanta?. (3) How is the process of embodiment carving the eggs of I Nyoman Sukanta ?. This subject of this research is I Nyoman Sukanta with egg carving craft as the objects. Collecting data or information was done by (1) observation, (2) purposive sampling, (3) interviews, (4) cross-check (5) Bibliography . Data were analyzed by using domain analysis techniques and taxonomy. The results showed that: (1) history of art I Nyoman Sukanta begin from junior high school because he often saw his parent carve eggs. From that experience, he studied secretly from seing expertise his father. Until now Nyoman Sukanta still continue to work, because he think that continue what his father done is one of his obligation as the next generation. (2) a source of inspiration of I Nyoman Sukanta comes from consumer demand book. Egg carving works that have been created by Nyoman Sukanta generally adopted from fragments of Ramayana and Mahabharata. But there are also some consumer who order the stories beyond. (3) The realization of works by I Nyoman Sukanta belonging to the type of two-dimensional relief work a lot visualize objects from the contecs of a fragment of the Ramayana and Mahabharata. keyword : creative process, carved eggs.
PROSES KREATIF I WAYAN SADRA PADA SENI LUKIS TELOR DI DESA BATUAN, SUKAWATI, GIANYAR ., I Putu Ari Wirawan; ., I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si.; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.75 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v4i1.2116

Abstract

(1) Perjalanan berkesenian I Wayan Sadra pada seni lukis telor (2) Bahan yang digunakan dalam pembuatan karya seni lukis telor antara lain: telor, tinta cina (mangsi), cat acrylic, vernis, stand/alas telor, Alat yang digunakan antara lain:pensil, drawing pen, kuas, amplas (glass paper), penghapus karet, palet, jarum suntik, paku besi, stik bambu (3) Proses pembuatan seni kerajinan lukis telor diawali dengan proses persiapan bahan yaitu telor dan proses pembersihan telor, Selanjutnya adalah proses melukis pada cangkang telor yang terdiri dari: pembuatan pola, mengabur motif hias, mewarnai/melukis gambar, finishing dengan mengoleskan bahan vernis pada cangkang telor. (4) motif hias yang biasa di terapkan pada lukis telor ialah: motif tradisi batuan yang terdiri dari motif pewayangan dan pepatran, selanjutnya pembaruan motif hias pada media cangkang telor antara lain:motif hewan, motif tumbuhan, motif manusia, motif kartun. Selanjutnya pembaruan motif hias yang hasilkan adalah motif telor ukir, cara pembuatannya mengukir cangkang telor dengan alat pahat.Kata Kunci : Kata kunci : proses kreatif, lukis telor, alat dan bahan, pembaruan motif hias. (1) the art trip of I Wayan Sadra on art egg painting (2) the materials used in the manufacture of egg paintings include: eggs, chinese ink, acrylic paint, varnish, stand, tools are used in this research include: pencils, leaves, drawing pens, brushes, sandpaper, rubber eraser, palette, needle too late, iron nails,stik bamboo (3) The process of making an egg painting craft, such as: the first, start to prepare the material which is egg, and the egg process cleaning, Next, the process of eggs painting, such as: pattern making, blurred decorative motifs, coloring or painting a picture, finishing by applying a varnish material on egg shells. (4) the decorative motifs commonly applied to painted eggs are: the tradition motif are consists of puppet and pepatran, the next step is subsequent updates ornamental on egg shells media includes: animal motifs, plant motifs, human motives, cartoon motifs. Further, the updates of decorative motifs are motifs carved eggs, how to make egg shells carve with a chiselkeyword : creative process, painting eggs, tools and materials, new decorative motifs.
BENDA SENI DENGAN MENGGUNAKAN BAGIAN-BAGIAN SEPEDA BEKAS DI LOUD GALLERY BANJAR BATANANCAK, DESA MAS, KECAMATAN UBUD, KABUPATEN GIANYAR ., I Wayan Gede Adiartha; ., I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si.; ., I Nyoman Rediasa, S.Sn., M.Si
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.605 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v6i2.8170

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai karya seni tiga dimensi yang berbahan bagian-bagian sepeda bekas di “Loud Gallery”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) dasar pemikiran serta metode mengenali potensi visual dan kontruktif bagian-bagian sepeda bekas menjadi bahan dalam pembuatan karya seni tiga dimensi; (2) alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan karya seni tiga dimensi; (3) proses pembuatan karya seni tiga dimensi; dan (4) jenis-jenis karya seni tiga dimensi berbahan dasar bagian-bagian sepeda bekas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Proses Pembuatan karya seni tiga dimensi berbahan dasar bagian-bagian sepeda bekas. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) seniman berkarya dengan dasar pemikiran atau konsep dengan melihat lingkungan sekitar tempat tinggalnya. (2) alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan karya seni tiga dimensi antara lain: Gerinda, gunting plat, gunting besi, las listrik (elektroda), las asetilen (karbit), tang, palu, kuas, spait, meteran, ember dan mesin kompresor. Sedangkan bahan yang digunakan antara lain: Sepeda bekas (rangka sepeda, garpu depan sepeda, velg, stang, gir), besi, plat, cat besi merek aclouse super dan merek top color, cat pewarna antik merek poinner, thinner, bensin, cairan anti karat dan cat finising merek impra dan merek aqua lacquer; (3) Adapun proses pembuatan karya yaitu: Pertama proses pemilihan bahan. Kedua proses pembuatan desain. Ketiga proses pembentukan: pembentukan badan, pembentukan kepala dan leher, pembentukan kaki, dan perakitan. Keempat proses finising, proses finising ada dua tahapan yaitu proses pengecatan dan pemberian clear; dan (4) jenis-jenis hasil karya seni tiga dimensi berbahan dasar bagian-bagian sepeda bekas berbentuk binatang kuda. karya seni tiga dimensi berbentuk kuda memiliki gerak dan ukuran yang berbeda-beda, kuda vegasus (kuda yang memiliki tanduk dan sayap) dan binatang gajah Kata Kunci : Karya seni tiga dimensi, sepeda bekas, kuda dan gajah This study discusses the three-dimensional sculpture made from old bicycle parts in "Loud Gallery". This study aims to determine; (1) rationale and methods is to identify potential visual and constructive parts used bicycle becomes an ingredient in the manufacture of three-dimensional sculpture; (2) the tools and materials used in the manufacture of three-dimensional works of art; (3) the process of making three-dimensional sculpture; and (4) the kinds of three-dimensional sculpture made of used bicycle parts. This type of research is qualitative descriptive study. The subjects were making process of three-dimensional works of art made from old bicycle parts. Methods of data collection is done using observation and interviews. The results showed that; (1) The artist works with the basic ideas or concepts to see the neighborhood where he lived. (2) the tools and materials used in the manufacture of three-dimensional sculpture, among others: burrs, scissors plate, scissors iron, electric welding (electrodes), welding acetylene (carbide), pliers, hammer, brush, spait, meter, bucket and machinery compressor. While the materials used, among others: Bike former (bike frame, front forks bicycle, wheels, handlebars, gears), iron, plate, metal paint brand aclouse super and brand top color, paint dye antique brand poinner, thinner, gasoline, liquid anti rust and paint finishing Impra brand and brand aqua lacquer; (3) The manufacturing process works as follows: First, selecting materials. Second, the designing process. The third process is formating: the formating the body, the formating the head and neck, the formating the foot, and assembly. Fourth finishing process, there are two steps, namely the process of painting and giving clear; and (4) the kinds of three-dimensional works of art made from old bicycle parts are animal-shaped horse. three-dimensional sculpture has a horse-shaped motion and different sizes, Vegasus horse (a horse with a horn and wings) and some elephants keyword : three-dimensional art work, old bicycle, horse and elephant
Pewarna Batik Alami di Tjok Agung Indigo Desa Pejeng Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar ., Anak Agung Gede Rai Sedana; ., I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si.; ., Drs.Jajang S,M.Sn
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.856 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v5i1.4715

Abstract

Penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui tentang (1) Jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai sumber pewarna batik alami di Tjok Agung Indigo, (2) Proses pembuatan zat pewarna alami batik di Tjok Agung Indigo, (3) Jenis-jenis kain yang digunakan dalam pembuatan batik di Tjok Agung Indigo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan pendokumentasian, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan metode analisis domain dan taksonomi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai sumber zat pewarna alami di Tjok Agung Indigo adalah tingi atau secang sebagai sumber warna merah, tom sebagai sumber warna biru dan jelawe atau delima sebagai sumber warna kuning. (2) Proses pembuatan zat pewarna alam di Tjok Agung Indigo dilakukan dengan 2 cara yaitu melalui proses ekstraksi dan fermentasi. (3) Jenis-jenis kain yang digunakan dalam pembuatan batik di Tjok Agung Indigo adalah kain kanvas, kain sutera, kain sutera krep, kain katun, kain fual, kain 100s, kain blacu,Kata Kunci : batik, sumber pewarna alami. This descriptive qualitative study is aimed at at finding out (1) kinds of plants used as natural dyes on batik at Tjok Agung Indigo, (2) the process of how to make natural dyes substances for batik at Tjok Agung Indigo, (3) kinds of fabric used to make batik at Tjok Agung Indigo. The data were obtained through observation, interview, and documentation, and then were analyzed descriptively using domain and taxonomy analysis. The result of the study showed that (1) kinds of plants used as natural dyes on batik at Tjok Agung Indigo were Ceriops Tagal or Caesalpinia Sappan L. to get the red colour, Indigofera Tinctoria to get the blue colour, and Terminalia Belerica or Punica Granatum to get the yellow colour. (2) the process of making natural dyes substances was done through 2 ways, such as extraction and fermentation. (3) kinds of fabric used to make batik at “Tjok Agung Indigo” Company were canvas, silk, crepe silk, cotton, fual, 100s, and blacoo. keyword : batik, natural dyes.
KAJIAN VISUAL KERAJINAN JUKUNG-JUKUNGAN DI DESA AMED, KECAMATAN ABANG, KABUPATEN KARANGASEM ., I Made Rosis Ariwangsa; ., I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si.; ., Drs.Agus Sudarmawan, M.Si.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v5i1.5947

Abstract

Pantai Amed terletak di ujung timur pulau Bali, di Desa Amed ,Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Propinsi Bali. Kehidupan masyarakat di Desa ini sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan. Di pesisir pantai terdapat perajin yang membuat kerajinan jukung-jukungan.Jukung-jukungan tersebut menyerupai bentuk jukung yang sebenarnya dan juga bisa dibongkar pasang, sehingga sangat menarik untuk diteliti. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) keberadaan kerajinan jukung-jukungan, (2) alat dan bahan yang digunakan, (3) proses pembuatan kerajinan jukung-jukungan, (4) wujud kerajinan jukung-jukungan. Objek penelitian adalah kajian visual kerajinan jukung-jukungan di Desa Amed, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangsem. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik (1) observasi, (2) wawancara, (3) pendokumentasian, (4) kajian pustaka. Instrumen penelitian meliputi (1) pedoman observasi, (2) pedoman wawancara, (3) kamera. Analisis data terdiri dari (1) analisi domain dan (2) analisis taksonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kajian visual kerajinan jukung-jukungan di Desa Amed terdiri atas (1) bentuk, (2) warna, (3) garis, (4) motif hiasan pada bidak. Kata Kunci : Kajian visual, kerajinan, jukung-jukungan Amed beach is located at the eastern tip of Bali Island, in Amed Village, Abang subdistrict, Karangasem, Bali Province. The majority of the population in the village is predominately fishermen. On the coast, there are artisans who make handicrafts named jukung-jukungan. Jukung-jukungan are similar to the actual boats and also can be assembled, so it is very interesting to be studied. Based on explanation above, this research aims to describe (1) the existence of jukung-jukungan handicraft, (2) the tools and materials that are used, (3) the process of making jukung-jukungan handicraft, (4) the form of jukung-jukungan handicraft. The object of this research is the study of visual of jukung-jukungan craft in Amed village, Abang subdistrict, Karangasem regency. The data collection techniques used in this research are (1) observation, (2) interview, (3) documentation, (4) study of literature. Research instruments include (1) guidelines for observation, (2) interview, (3) camera. Data analysis consisted of (1) the domain analysis and (2) analysis of taxonomy. These results of this study indicate that visual assessment craft of jukung-jukungan in Amed Village consists of (1) shape, (2) the color, (3) line, (4) motif decoration on the pawn. keyword : visual studies, crafts, jukung-jukungan
Bermain Menggunakan Media Clay Tepung Di Paud Pradnya Werdhi Jembrana ., Cadex Agus Arya Gunawan; ., I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si.; ., I Gusti Made Budiarta, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.068 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v7i1.11376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan proses pembelajaran melalui kegiatan bermain menggunakan media clay tepung di Paud Pradnya Wherdhi Jembrana dan (2) Mendeskripsikan hasil karya anak-anak dalam kegiatan bermain menggunakan media clay tepung di Paud Pradnya Wherdhi Jembrana. Penelitian ini menggunakan metode: (1) observasi (2) wawancara dan (3) dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. kegiatan pembelajaran dilakukan dengan cara mengajak anak untuk bermain membentuk bebas secara individu sesuai kelasnya masing-masing. Sementara itu hasil karya siswa akan dipilih dan dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pada penelitian ini proses pembelajaran dilakukan menggunakan media yang mudah untuk dibuat dengan mempertimbangakan keamanan dan keevektifan pengunanan media tersebut, melalui kegiatan bermain sehingga meningkatkan motivasi anak dalam mengikuti proses pembelajaran serta merangsang daya cipta anak; (2) teknik yang digunakan pada hasil karya anak yaitu, teknik pilin, pijit dan pencampuran warna. Diaman teknik ini sebelumnya diajarkan oleh guru untuk mempermudah anak dalam proses membentuk; (3) objek yang paling banyak dibuat adalah objek yang terdapat disekitar lingkungan tempat tinggal mereka, sehingga mempermudah anak untuk mewujudkan bentuk yang ingin dibuat; (4) pada analisis karya, penggunaan media pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan kreativitas dan merangsang syaraf serta motorik anak, dimana melalui kegiatan bermain anak mampu mengembangakan kemampuannya berdasarkan imajinasi dalam mengekspresikan diri. Melalui karya yang dibuat dapat dilihat bahwa anak sudah mampu mebuat bentuk mewakili bentuk yang terdapat di alam, walaupun warna yang di gunakan tidak sepenuhnya persis pada objek aslinya, dikarenakan anak masih berfokus pada bentuk yang ingin di buat. Kata Kunci : clay tepung, media pembelajaran, metode pembelajaran. Thi study aims to (1) describe the process of learning through playing activities by using clay flour media at Ecd Pradnya Wherdhi Jembrana and (2) describe the work of children in playing activity by using the clay flour media in Ecd Pradnya Wherdhi Jembrana. This study uses methods : (1) observation (2) interview and (3) documentation. The data has been analyzed by using qualitative descriptive method. The learning activity has been done by encouraging children to play free form individually according to each class. Meanwhile the student's work will be selected and analyzed for more information. The result of the study shows that (1) in this research the learning process is done by using a media which is easy to be made by considering the security and efectiveness of the use of the media, through playing activity that increases children's motivation to participate in the learning process and stimulates children's creation; (2) the techniques used on the work of children namely, helical, massage technique and mixing color. This technique previously has been taught by the teacher to make it easier for children in the process of forming; (3) the object made is mostly object which is located around the environment where they live,in order to make it easier for the children to realize the form that they want to make; (4) In the analysis of the work, the use of appropriate learning media can enhance the creativity and stimulate the child's nerves and motor, which through children's play activities able to develop their ability based on the imagination in expressing themselves. Through the work made can be seen that the child is able to create a form that representing the form contained in nature, although the color in use is not entirely exactly with the original object, because the child is still focused on the shape that want to be made. keyword : clay flour, learning media, learning methods.
Proses Kreatif Pematung Jero Mangku Jinggo ., I Nyoman Sudiarka; ., I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si.; ., Drs.Agus Sudarmawan, M.Si.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.426 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v5i1.4716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: riwayat berkesenian Jero Mangku Jinggo; (2) sumber inspirasi Jero Mangku Jinggo; (3) perwujudan karya Jero Mangku Jinggo. Subjek dalam penelitian ini adalah pematung Jero Mangku Jinggo. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, purposive sampling, wawancara, cross check, dokumentasi dan kepustakaan. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) riwayat berkesenian Jero Mangku Jinggo dimulai dari pekerjaannya sebagai penjual barang antik. Dari sana dia mendapat tawaran dari temannya untuk membuat belong yang diukir, kemudian membuat patung dari batu cadas hitam. Sehingga Mangku Jinggo semakin asik berkarya menghasilkan banyak patung dengan berbagai figur yang begitu polos, unik, dan mencirikan sebagai seniman alam (autodidak) yang dikenal banyak pecinta seni. (2) sumber inspirasi Jero Mangku Jinggo dalam berkarya berasal dari faktor alam, sosial-budaya yang telah terekan dalam memori pikirannya, dan muncul ketika melihat batu yang memiliki figur mirip seperti yang terbayang dalam pikirannya. Dia tidak membuat patung dengan corak yang diterapkan para pematung pada umumnya, namun tetap konsisten pada corak yang telah dikembangkan, yaitu corak patung yang kecenderungannya meminjam visual patung primitif dan naif. (3) perwujudan karya Jero Mangku Jinggo banyak mengambil objek dari isi alam, yaitu manusia, hewan, tumbuhan, dan tokoh lain seperti Detya, Kala, Celuluk, dan sebagainya. Objek-objek itu diwujudkan pada batu cadas hitam dengan piranti tradisional yang begitu sederhana.Kata Kunci : proses kreatif, pematung, Jero Mangku Jinggo This study attempts to know: (1) the acts of art Jero Mangku Jinggo; (2) a source of inspiration Jero Mangku Jinggo; (3) embodiment of the work of Jero Mangku Jingo. The subject in this research was sculptor Jero Mangku Jinggo. Data collection method used in this research is a method of observation, purposive sampling, interview, cross check, documentation and literature. Data analyzed by using a technique descriptive with a qualitative approach. The results showed that: (1 of the acts of art Jero Mangku Jinggo started from his job as antique dealers, there he got an offer to make dimples carved from his friend, then make a statue of stone andesite. So that Jero Mangku Jinggo increasingly enjoy work produces a lot of the statue with various figure who so innocent, unique and characterizing as artists nature (autodidak). (2) a source of inspiration for Jero Mangku Jinggo in the work derived from natural factors, sociocultural terekan has been in the memory of his mind, and inspired by a visual form material. He was not to imitate pattern applied sculptor in general, but remain consistent with her style, namely pattern that tends to imitate visual a statue of a primitive and naïve. (3) embodiment of the work of Jero Mangku Jinggo many take the object of in the, and there is a tendency thought background different to achieve the objects in the andesit stones with traditional the manually. There is a tendency thought background of the aspects which refers to the efforts the fulfillment of functional, containing highly personal narrative of the imagination, to display and realistic references the forms, references the visual elements of public sculpture to prevail, the tendency of responding to an early form of material.keyword : the creative process, a sculptor, Jero Mangku Jinggo
Kerajinan Hiasan Berbahan Logam” Star Desain” di Banjar Bukit, Kecamatan Tampaksiring ., I Wayan Arinata; ., Drs. I Ketut Supir, M.Hum; ., I Wayan Sudiarta, S.Pd,M.Si.
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.218 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v5i1.6297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang (1) keberadaan kerajinan Hiasan Berbahan Logam ”Star Desain” di Banjar Bukit Kecamatan Tampaksiring. (2) Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan Hiasan Berbahan Logam ”Star Dsain” di Banjar Bukit Kecamatan Tampaksiring (3) Proses pembuatan kerajinan Hiasan Berbahan Logam ”Star Desain” di Banjar Bukit Kecamatan Tampaksiring. (4) Jenis bentuk kerajinan Hiasan Berbahan Logam ”Star Desain” di Banjar Bukit Kecamatan Tampaksiring.Penelitian ini adalah penelitian Deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik kepustakaan. Adapun subjek penelitian ini adalah kerajinan Hiasan Berbahan Logam ”Star Desain” di Banjar Bukit Kecamatan Tampaksiring. Hasil temuan penelitian ini adalah (1) Keberadaan kerajinan Hiasan Berbahan Logam ”Star Desain” di Banjar Bukit Kecamatan Tampaksiring, dimulai sejak tahun 2000 yang didirikan oleh I Made Sukayasa seorang pengerajin yang kreatif. (2) Alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan kerajinan Hiasan Berbahan Logam ”Star Desain”di Banjar Bukit Kecamatan Tampaksiring meliputi alat antara lain:palu, tang,gunting pelat,obeng,gunting kertas,nampan,pacal,meja las,las esetelin,ragum/glem,gunting tuas,rol,timba besi,baktimba plastik besar,mal,mesin gerinda,bor tangan,bor bangku,mesin kompresor,mesin las listrik,kawat bwg,pelatbesi,kuningan,cat suzuka,cat polibest,cat impra,tiner,azid posporazid,lem. (3) Proses pembuatan kerajinan Hiasan Berbahan Logam ”Star Desain” di Banjar Bukit Kecamatan Tampaksiring dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu,penciptaan ide, pemilihan bahan,pengolahan bahan,pembentukan,pembuatan dtail komponen,perakitan,perendaman,pengeringan,proses finising(4)bentuk yang di hasilkan Hiasan Berbahan Logam ”Star Desain” di Banjar Bukit Kecamatan Tampaksiring antara lain:dua dimensi burung dan ikan. tiga dimensi:binatang berkaki dua,berkaki empat dan tumbuhan. Kata Kunci : Kerajinan, logam, alat dan bahan, proses, bentuk produk This research has a purpose to got the illustration about (1). There is a handyeraft of ‘metal handycraf” Star Desain” at bukit village Tampaksiring subdistrict.(2) instrument and materials to maka the handycraft,(3) the process making it (4) kind and shape of the metal handycraft ‘’ Star Desain ‘’ in bukit village Tampaksiring subdistrict. This research is a description research, wits collecting data technique using observation, interview and book references, the subject of this research is the handy craft of metal handycraft “ Star desain, at Bukit Village in Tampaksiring subdistrict. The result of this risearh are (1) this handycraf built by I Made Sukayasa. Since years 2000, at Bukit Village in Tampaksiring subdistrict.(2)n the instrument and materials for using it are hammer, pliers, metal scissors, screwdriver, paper scissors, tray , slave, weld table, estelin weld, vise, lever scissors rol, metal pail, big basket plastic pail multiplication, grindstone mechine hand dril, table drill, compressor mecine, electric weld macine, wira bwg, metal sheet, brass, suzuka paint, polibest pain, impra pain, tiner, azid pos porazid, glie, (3) the idea creasion,the process of making it there are some step like chosing a material, prepara tion of material, shaping, making detail of component, assembling submerged, drying, an finishing process. (4) the result from metal handycraf “ star desain at bukit village in Tampak Siring there are : two-dimensional birds and fish. Three-dimensional: a two-legged animal, quadruped and plants. keyword : Handycraft, Metal, Intrument/ tool, Material, Process, Shape of Product
Co-Authors ., Cadex Agus Arya Gunawan ., Febri Indra Laksmana ., Fitri Ayu Nurjannatin ., I Gede Dwitra N. Artista ., I Made Suastika Yasa ., I Wayan Gede Adiartha ., I Wayan Ginastra ., Made Karisma Dwi Yasa ., Putu Rendhi Kusuma Artha ., S. Gan. Tatang Sukandar A.A. Made Semariyani Aan Sopian Ade Ayu Wulan Suci Agata Viani Agus Sudarmawan Ahmad Fadli Alaa, Siti Anak Agung Gede Indraningrat Anak Agung Gede Rai Sedana . Anak Agung Made Dewi Anggreni Anak Agung Purwa Antara Ananda Nur Hidayah Ap’aluddin Baiq Fina Lestari Baiq Maoni Yarni Cadex Agus Arya Gunawan . Chorina Ika Ristanti Dalima, Yasniana Dalima Dewa Gede Semara Edi Dewa Made Johana . Drs. I Gusti Ngurah Sura Ardana,M.Sn. . Drs. I Gusti Nyoman Widnyana . Drs.Jajang S,M.Sn . Elsa Herdiana M Era Pazira Febri Indra Laksmana . Fitri Ayu Nurjannatin . Gede Eka Harsana Koriawan Gede Ngurah Oka Diputra Gusti Ayu Niatri Gusti Ayu Yunda Darma Patni Handayana, I Gusti Ngurah Yudi Herman Susanto I A.A Made Semariyani I B SHINDU PRASETYA . I Dewa Ayu Ketut Yunantariningsih I Dewa Gede Putra Ariawan . I Gde Suranaya Pandit I Gede Bagus Wisnu Bayu Temaja I Gede Dwitra N. Artista . I Gede Pasek I Gede Pasek Mangku I Gusti Agung Ayu Sucitra Ekaryani I Gusti Ayu Lani Triani I Gusti Made Budiarta I Kadek Bayu s . I Kadek Bayu s ., I Kadek Bayu s I Kadek Wiradinata I Ketut Sudita I Ketut Supir I Komang Sutarman . I Komang Tandingada . I Made Diana Dwi Putra . I Made Rosis Ariwangsa . I Made Rosis Ariwangsa ., I Made Rosis Ariwangsa I Made Suastika Yasa . I Made Yasna I Nengah Kapti I Nym Putra Purbawa . I Nyoman Rediasa I Nyoman Rediasa, S.Sn, M,.Si. . I Nyoman Rediasa, S.Sn., M.Si . I Nyoman Rudianta I Nyoman Sila I Nyoman Sudiarka . I Putu Ari Wirawan . I Putu Candra I Putu Suhartawan . I Wayan Arinata . I Wayan Arinata ., I Wayan Arinata I Wayan Gede Adiartha . I Wayan Ginastra . I Wayan Nayun I Wayan Parwata I Wayan Sudiarta I Wayan Sweca Yasa Ida Ayu Komang Sartika Dewi . Ida Bagus Anom Sutanaya Imakulata Kresnawati M Bili Jannatin Ardhuha Ketut Widiastra . Kormil Saputra LALU RUDYAT TELLY SAVALAS Langen Bronto Sutrisno Luh Suariani Luh Suartini . Luh Suriati M. Aditya Prayoga M.Si ., I Nyoman Rediasa, S.Sn., M.Si Made Karisma Dwi Yasa . Mahardika Agus Wijayanti Maria Yuditia Wungabelen Mariam Lupita Kant Marzuki Marzuki Mega Safana Miyya Mutiasaphira Ansi . Muhamad Hendri Diarta Muhammad Amar Hikmalloh Muhammad Zahran Rasyid Sulaeman N.M.A. Suardani, S Nanda Nabila Maharani Ni Kadek Alika Rosdiana Ni Luh Putu Putri Setianingsih Ni Made Andira Padmarini Ni Made Ayu Suardani Ni Made Ayu Suardani Singapurwa Ni Made Darmadi Ni Nyoman Puspawati Ni Nyoman Sri Witari Ni Wayan Winianti Nuranita Nuranita Nurjamilah NURUL QOMARIYAH Oktavia Harti Ningsih Putri Julia Maemum Putri Rafiana PUTU DUDIK ARIAWAN . Putu Rendhi Kusuma Artha . Putu Suarya Putu Sutisna Putu Tegeh Kertiyasa . Qurratul Aini Rahadi Wirawan Ramadian Ridho Illahi Rohma Yuliani S. Gan. Tatang Sukandar . Sahril Sabirin Sang Ayu Made Agung Prasetiawati Djelantik Sarina Khairunnisa Semariyani, A.A.Made Sendi Nur Aulia Siti Nurkhaliza Subaiah Marlina Teguh Ardianto, Teguh Thufail Mujaddid Al-Qoyim Ulfa Dwiyanti Wati, Ni Made Serma Yuhendra AP