Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Kemasan Nata De Coco dengan Pendekatan Value Engineering Alifa Putri Anarghya; Roni Kastaman; Efri Mardawati
Agrikultura Vol 32, No 1 (2021): April, 2021
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v32i1.32406

Abstract

Persaingan pasar nata de coco di Indonesia semakin kompetitif yang membuat produsen nata de coco harus lebih kreatif dan inovatif. Permasalahan produk nata de coco produksi UD Graha Agri Industri yaitu terkait penampilan kemasan yang kurang menarik minat konsumen di pasaran. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi kepada produsen dalam bentuk rancangan kemasan baru yang memiliki nilai tertinggi menurut penilaian konsumen. Pengembangan kemasan dilakukan dengan metode rekayasa nilai (value engineering) dengan bantuan diagram FAST, analisis morfologi, analisis Zero-One dan tabel kombinasi konsep. Dihasilkan 5 dari 12 kemungkinan alternatif konsep yang dapat dibuat yang kemudian diseleksi untuk menentukan satu konsep terbaik dari segi biaya dan performansi. Hasil penelitian menunjukkan alternatif konsep K4M2 merupakan konsep terpilih dengan NIRR terbesar yaitu 1,40. Konsep tersebut memiliki spesifikasi: kemasan dengan bahan plastik PET, berbentuk jar ukuran 1000 ml dilengkapi segel selotip, pencantuman label pada badan dan tutup kemasan, dan terdapat gambar dan kombinasi three warna.
Pengaruh Media Inokulum dalam Semi Ko-Enkapsulasi Sel Lactobacillus acidophilus Menggunakan Enkapsulan Matriks Eucheuma cottonii – Maltodekstrin Silvia Oktavia Nur Yudiastuti; Roni Kastaman; Een Sukarminah; Efri Mardawati
Agrikultura Vol 32, No 3 (2021): Desember, 2021
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v32i3.35777

Abstract

Media inokulum berfungsi untuk meningkatkan jumlah sel Lactobacillus acidophilus sebelum dienkapsulasi. Media inokulum dapat turut berperan dalam mempertahankan jumlah atau viabilitas sel selama proses enkapsulasi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh media inokulum dalam proses enkapsulasi sel BAL L. acidophilus dalam matriks semi ko-enkapsulasi Eucheuma cottonii – maltodekstrin menggunakan metode pengeringan beku dan metode pengeringan semprot. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Variasi perlakuan yang digunakan terdiri dari dua taraf. Taraf pertama adalah media inokum susu skim 10% dan susu pasteurisasi, dan taraf kedua adalah metode enkapsulasi yaitu pengeringan beku dan pengeringan semprot. Hasil enkapsulasi sel, dianalisis sifat morfologis, fisik dan mikrobiologisnya. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahan media inokulum susu skim 10% dapat meningkatkan jumlah sel pada hasil enkapsulasi sel dalam matriks E. cottonii – maltodekstrin, sedangkan media inokulum susu pasteurisasi dapat mempertahankan keutuhan sel dalam matriks kapsul sel, sehingga memiliki viabilitas yang lebih baik dibandingkan hasil enkapsulasi menggunakan media inokulum susu skim 10%.
Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran dan Perilaku Konsumen terhadap Pengambilan Keputusan Pembelian Yoghurt di DKI Jakarta Yunita Hasnah Devina; Totok Pujiantio; Roni Kastaman
Agrikultura Vol 32, No 2 (2021): Agustus, 2021
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v32i2.32651

Abstract

Yoghurt merupakan produk fermentasi berbahan dasar susu kaya protein yang tingkat konsumsinya cenderung meningkat di Indonesia. Keberadaan berbagai jenis dan merek yoghurt di pasar Indonesia karena adanya persaingan dalam mendapatkan pangsa pasar yang didukung dengan peningkatan jumlah konsumen yang mengonsumsi yoghurt tersebut. Bauran pemasaran adalah serangkaian dari variabel pemasaran yang dapat dikuasai oleh perusahaan dan digunakan perusahaan untuk memengaruhi konsumen pada segmen pasar dengan penggunaan strategi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor bauran pemasaran dan perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian produk yoghurt di DKI Jakarta. Penelitian menggunakan metode deskriptif berdasarkan data kuantatif. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner kepada 112 konsumen yoghurt di DKI Jakarta melalui Google Formulir dan data dianalisis dengan analisis deskriptif untuk menggambarkan karakteristik umum konsumen yoghurt di DKI Jakarta dan analisis regresi liner berganda untuk mengetahui pengaruh variabel terhadap keputusan pembelian yoghurt di DKI Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen pembelian yoghurt di DKI Jakarta didominasi oleh Mahasiswi (48%) dengan latar pendidikan S1 (75%) yang membeli di Swalayan (84%). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa keputusan pembelian yoghurt di DKI Jakarta cenderung dominan dipengaruhi faktor perilaku konsumen dibandingkan dengan faktor bauran pemasaran produk (4P) yang memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian yoghurt di DKI Jakarta. Faktor perilaku konsumen terdiri dari variabel budaya (1,194) dan psikologis (1,472), serta faktor bauran pemasaran terdiri dari variabel distribusi (0,935).
APLIKASI PENGOLAH CITRA DENGAN BASIS FITUR WARNA “RGB” UNTUK KLASIFIKASI BUAH MANGGIS Roni Kastaman -; Marsetyo -; Sunarmani -; Agus S. Somantri -
Bionatura Vol 10, No 3 (2008): Bionatura Nopember 2008
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.478 KB)

Abstract

Pada proses sortasi dan grading buah manggis seringkali dijumpai kerancuan penilaian karena keterbatasan operator sortir dalam melakukan penginderaan, khususnya pada warna kematangan buah. Kerancuan penilaian tersebut akan berdampak pada derajat penerimaan produk di mata konsumen. Penelitian untuk mengatasi kerancuan telah dilakukan dengan mengembangkan metode pengklasifikasian buah manggis berbasis acuan citra fitur warna RGB melalui kamera pemindai yang lebih objektif. Penelitian lapangan dilakukan pada bulan Juni hingga Oktober 2007, di Koperasi Arta Mukti, kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian rancang bangun piranti lunak untuk mengolah fitur warna RGB dilaksanakan di Laboratorium Sistem & Manajemen Keteknikan Pertanian, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa metode proses pengolahan citra dengan aplikasi fitur warna RGB ini secara teknis dapat digunakan sebagai metode alternatif dalam menilai kematangan buah menurut lama waktu setelah buah manggis dipanen. Metode ini juga dapat digunakan dalam mengantisipasi kerancuan yang mungkin terjadi bila dilakukan dengan cara manual yang mengandalkan indra manusia akibat perbedaan persepsi para penilai (operator sortir). Kata kunci: Fitur warna RGB, standar prosedur operasi manggis
PERUBAHAN MUTU KUBIS BUNGA DIOLAH MINIMAL PADA BERBAGAI PENGEMASAN DAN SUHU PENYIMPANAN (The Quality Change of Minimally Processed Cauliflowers at Several Packaging and Storage Temperatures) D. Musaddad; Giat Suryatmana; Imas Siti Setiasih; Roni Kastaman
Indonesian Journal of Applied Sciences Vol 3, No 3 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6471.892 KB) | DOI: 10.24198/ijas.v3i3.15048

Abstract

AbstrakPerubahan Mutu Kubis Bunga Diolah Minimal Pada Berbagai Pengemasan Dan Suhu Penyimpanan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pengemasan terhadap perubahan mutu kubis bunga diolah minimal (KBDM) selama penyimpanan pada berbagai suhu.  Penelitian dilakukan di Laboratorium Pascapanen BALITSA, Lembang selama 6 bulan mulai Januari sampai Juni 2012.  Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok pola split plot design diulang tiga kali dengan suhu penyimpanan sebagai main plot terdiri atas empat taraf (0 oC, 5 oC, 10 oC dan suhu kamar) dan teknik pengemasan sebagai sub plot terdiri atas empat taraf  (tanpa bungkus, dibungkus stretch film, dibungkus PE.03 dan dibungkus PE.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pengemasan dengan pembungkusan terbukti meningkatkan hasil guna pendinginan dalam mempertahankan mutu KBDM.  Pada penyimpanan suhu dingin, kemasan dengan pembungkus PE.05 menunjukkan laju penurunan mutu paling lambat, sedangkan pada penyimpanan suhu kamar, tingkat penurunan mutu KBDM paling lambat ditunjukkan oleh kemasan dengan pembungkus stretch film.Kata kunci : Pengemasan; Pendinginan; Proses minimal; kualitas; Brassica oleracea var. botrytis.L.AbstractThe Quality Change of Minimally Processed Cauliflowers at Several Packaging and Storage Temperatures. The objective of this research is to find out of effect of packaging on quality change of minimally processed cauliflower (MPC) during storage at the several temperatures. The research has been performed at the IVEGRI, Lembang for 6 months from Januari to Juni  2012.  The experiment was conducted using RBD in a Split Plot Design pattern with three replications. The main plot was storage temperatures consisted of four levels (0 oC, 5 oC, 10 oC and  ambient temperature), sub plot was packaging technique consisted of four levels (without wrapping and wrapped with stretch film, PE.03 and PE.05). The result showed that packaging technique with wrapping proved increasing efectivity of referigeration to quality maintenance of MPC. At the chilling temperatures,  using  PE.05 showed the best ability to reduce the rate of declining quality, whereas at ambient temperature, the lowest of degradation rate pointed by wrapping stretch film.Key words : Packaging; Refrigerator; Minimally processed, quality, Brassica oleracea var. botrytis L.
MODEL OPTIMASI POLA TANAM PADA LAHAN KERING DI DESA SARIMUKTI KECAMATAN PASIRWANGI KABUPATEN GARUT Roni Kastaman; Dwi Rustam Kendarto; Awan Mustafa Aji
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Garut residence, as one of the main agriculture area in West Java Province, in the year of 2001 Garut government has decided to developed dry land plants, because the dry land has an extensive area compared to the wet land area in Garut. In contrast the income of the dry land farmers are remaining low. The research was carried out on March to September 2006. The aim of this research is to decide the optimal plantation pattern so can gain a maximal profit, and also find out the level of farmer’s earning before and after the optimizing process was conducted. Alternative patterns of plantation which can be developed are potatoes, cabbage, string bean, mustard greens, peas and red pepper chili for first plantation season. In the second plantation, the optimal patterns are cabbage, mustard greens and cauliflower.   In the third plantation season, the alternative pattern is potato, cauliflower, string bean and mustard greens. Keywords:  Garut, optimized pattern of plantation
KAJIAN NERACA BAHAN MAKANAN DALAM RANGKA PENYUSUNAN STRATEGI DAN KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN KOTA BANDUNG HINGGA TAHUN 2020 Andri Kristianto; Roni Kastaman; Totok Pujianto; Imas Setiasih
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemetaan kondisi pangan Kota Bandung perlu dideskripsikan untuk penyusunan rencana strategis dan aksi pemantapan ketahanan pangan sampai tahun 2010. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode deskriptif analitik melalui pendekatan analisis Neraca Bahan Makanan untuk mendeskripsikan Pola Pangan Harapan (PPH) dan proyeksi pemenuhan bahan makanan yang berorientasi pada pemenuhan kecukupan energi dan gizi dari sejumlah bahan makanan pokok hingga tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bandung telah memenuhi kecukupan energi pada tahun 2008 yaitu 2.591 Kal/kap/hari, Namun dengan asupan protein sebesar 67,75 g/kap/hari,  belum memenuhi gizi yang diharapkan. Sedang ketersediaan pangan baru mencapai skor PPH 78,3. Kata kunci : Neraca bahan makanan, Pola pangan harapan
ANALISIS KOMPARATIF DAN DAYA SAING KOMODITAS HORTIKULTURA INDONESIA DIBANDINGKAN DENGAN 4 NEGARA ASEAN LAINNYA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANALISIS REVEALED COMPARATIVE ADVANTAGE (RCA) DAN CONSTANT MARKET SHARE (CMS) Roni Kastaman
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mendapatkan gambaran mengenai posisi persaingan komoditas hortikultura Indonesia dibandingkan dengan beberapa negara ASEAN (Thailand, Malaysia, Singapura dan Philipina), telah dilakukan penelitian analisis komparatif dan daya saing. Penelitian dilakukan di Laboratorium Sistem & Manajemen Keteknikan Pertanian, Jurusan Teknik & Manajemen Industri Pertanian Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran pada bulan September – Nopember 2009. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan metode analisis komparatif berupa Revealed Comparative Advantage (RCA) dan analisis daya saing dengan metode Constant Market Share (CMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara komparatif, produk hortikultura Indonesia masih unggul dibandingkan 4 negara ASEAN lainnya. Sedangkan dari sisi daya saing, produk hortikultura Indonesia masih lemah dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, khususnya Thailand dan Malaysia. Kata kunci : Daya saing, RCA, CMS 
APLIKASI AIR BEROZON DALAM MEREDUKSI MIKROBA DAN RESIDU PESTISIDA KUBIS BUNGA (Brassica oleracea L.) DIOLAH MINIMAL Imas Siti Setiasih; Roni Kastaman; Siti Nurhasanah; Darkam Musaddad; In-In Hanidah
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umumnya kubis bunga dipasarkan dalam bentuk kuntum bunga beserta bagian daunnya.  Pada kondisi ini kurang dari 50% yang dapat dimakan dan sisanya menjadi sampah. Dalam proses pengangkutannya, kubis bunga membutuhkan biaya penyimpanan dan ruang pengangkutan yang besar, serta sering ditemukan serangga, makro, dan mikroorganisme  lainnya di bagian kelopak bunga. Pelukaan akibat pemotongan dapat meningkatkan proses metabolisme bahan dan memicu kontaminasi mikroorganisme yang akan mempercepat senesensi atau kebusukan. Salah satu upaya untuk menanggulangi masalah tersebut adalah dengan melakukan pengolahan minimal. Upaya desinfestasi disertai teknik pengemasan dan pengaturan suhu penyimpanan yang sesuai akan dapat mengeliminir pemicu kerusakan tersebut. Ozon merupakan desinfektan alami yang selain dapat mereduksi mikroorganisme juga dapat mereduksi polutan seperti residu pestisida, aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara konsentrasi ozon dan lama perendaman terhadap beberapa karakter mutu dan keamanan kubis bunga diolah minimal (KBDM) tidak terjadi. Secara mandiri, perendaman KBDM dalam air berozon konsentrasi 1 ppm dan lama perendaman 5 menit merupakan perlakuan yang berpengaruh baik terhadap jumlah total mikroorganisme dan penurunan residu pestisida. Bila dibandingkan dengan yang tidak direndam (kontrol), perlakuan perendaman dalam air berozon konsentrasi 1 ppm mampu mereduksi total mikroorganisme sebesar 45,30% dan mereduksi pestisida sebasar 46,30%. Kata kunci : ozon, kubis bunga, pengolahan minimal
MIKROBIOLOGI BIOAKTIVATOR MINOSE UNTUK PROSES DEKOMPOSISI SAMPAH ORGANIK Reginawati Hindersah; Roni Kastaman
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya mengatasi penumpukan sampah organik dari sampah rumah tangga telah dilakukan upaya pembuatan kompos dengan menggunakan bioaktivator MinoseÒ. Tujuan analisis mikrobiologi bioaktivator MinoseÒ adalah mengetahui komposisi mikroba yaitu bakteri, jamur, dan aktinomiset  yang dapat dijadikan dasar perbaikan kualitas bioaktivator. Isolasi dan kuantifikasi mikroba dilakukan dengan metode pengenceran plat pada medai nutrisi untuk bakteri, media Ashby untuk Azotobacter pemfiksasi N2, dan media PDA untuk jamur. Bioaktivator mengandung bakteri dan mikroba menyerupai aktinomiset. Konsentrasi total bakteri mencapai sekitar 1010 cfu mL-1 yang jauh lebih besar daripada populasi bakteri di sebagian besar tanah. Namun variabilitas bakteri termasuk rendah karena hanya mengandung Azorhizobium sp. M01, Bacillus M02, dan  Azotobacter sp. M03. Bakteri pelarut fosfat yang berhasil diisolasi tidak menunjukkan efektivitas tinggi dalam pelarutan fosfat anorganik di dalam media Pikovskaya. Bioaktivator juga tidak mengandung jamur berfilamen tetapi terdapat sejumlah mikroba seperti aktinomiset di media PDA  yang tidak dapat dikulturkan secara tunggal. Kata kunci : Bioaktiovator, analisis mikrobiologis, Azorhizobium, Bacillus, Azotobacter 
Co-Authors . Sudaryanto A. A. Kalay Abil Fadila Adawiya, Alifiya Dipta Agus S. Somantri - Ahmad Thoriq Ahmad Thoriq Aisyah Hanifah Aldika Karisnoviandi Alfando Putrantyo Wiratama Alifa Putri Anarghya Ananda Lalitya Hadiputri Anas Bunyamin Andri Kristianto Andrianto Trilaksono, Rafli Asep Dedi Sutrisno Awan Mustafa Aji Azhar, Nurul Husna Belladina Anggun Kinanti Boy Macklin Pareira Prawiranegara Budi Herdi Nopianto Budy Rahmat Budy Rahmat Bunga Ega Evania Chairunnisa, Ayumi D. Musaddad Danu Setio Wihananto Darkam Musaddad DEDDY MUCHTADI Deddy Muchtadi Desy Nurliasari Suparno Devi Maulida Rahmah Dhiyaginaa Nurayuni Diana Alya Jaelani Dwi Purnomo Dwi Purnomo Dwi Rustam Kendarto Een Sukarminah Efri Mardawati Elsa Ayu Lestari Elsa Ayu Lestari Entang Sastraatmadja Fadjri Ramadhan Faizal Syahmurman Faizal Syahmurman Giat Suryatmana Gifari, Raihan Hanifah, Aisyah Harnesa Putri, Selly Hendri Hermawan Adinugraha Imas Setiasih Imas Setiasih Imas Setiasih Imas Siti Setiasih In-In Hanidah Insy Alimatun Hasanah Irfan Ardiansah Januardi Khoirunisa Ubaynakum Kusumah, Rizal Hadi Mariskasukma Mariskasukma Marleen Sunyoto Marleen Sunyoto Marsetyo - Muhammad Saukat Nabilla Vynka Fakhira Nadya Novianti Dwi Putri Nina Mardiana (F01108057) Noer Addnina Zahra Nurliasari, Desi Nurliasari, Desy Nurlilasari, Puspita Panguji Raja Sinurat Putri, Nayla Fathinah Rakha Zahra Raihan Reginawati Hindersah Reynaldi Hasian Yehezkiel Rifaldi, Amrullah Rahman Rizkiyani Nafisah Rosalinda, s Ryan Ardianto S. Rosalinda, S. Salsabila Aliya Nabilah Sam Herodian Sandhi Nugraha Sarinarulita Rosalinda Sasvia Ayu Puzianti Sasvia Ayu Puzianti Selly Harnesa Putri Sigit B. Prayudo Silvia Oktavia Nur Yudiastuti Sonnia Kristin Sophia Dwiratna Nur Perwitasari Sudaryanto Zain Sumirat, Riska Sunarmani - Syahmurman, Faisal Syahmurman, Faizal Tati Nurmala Tati Nurmala Tensiska, Tensiska Totok Pudjianto Totok Pujiantio Totok Pujianto Totok Pujiyanto Triokto, Albert Yaritsha Nafhan Thyola Yunita Hasnah Devina Yunita Hasnah Devina