Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Gadget pada Anak; Tantangan Baru Orang Tua Milenial Ria Novianti; Meyke Garzia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.490

Abstract

Generasi abad ke-21 merupakan pengguna teknologi lebih banyak daripada generasi masa lalu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana orang tua di era milenial mendampingi penggunaan gadget pada anak. Responden berjumlah 254 orang tua anak (berusia 2-7 tahun) di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan statistik deksriptif. Teknik analisis data menyajikan tabel dan grafik. Secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan 40% anak mengamuk jika tidak diberikan gadget. Kondisi ini memperlihatkan ketergantungan anak terhadap gadget yang cukup tinggi. Sedangkan tujuan Ayah/Bunda memberikan gadget pada anak didapatkan persentase sebesar 22% supaya anak lebih pintar, 21% agar anak tidak rewel, sedangkan terbanyak lain-lain sebesar 34%. Tujuan orang tua memberikan gadget pada dasarnya positif, yakni ingin anak mendapatkan manfaat dari teknologi, namun harus dibarengi dengan aturan yang jelas untuk mengurangi dampak negatifnya. Dengan demikian, penting untuk memahami penggunaan teknologi bagi perkembangan otak dan tubuh anak dengan panduan kebijakan penggunaan yang aman dan efektif.
Pengembangan Sistem Penilaian Pembelajaran PAUD melalui Aplikasi SAKA Enda Puspitasari; Ria Novianti; Zulkifli N
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1726

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebagian besar guru kesulitan dalam mengelola penilaian pembelajaran, hal ini dikarenakan banyaknya data yang perlu diinput serta diolah untuk menjadi laporan pada akhir semester. Penelitian bertujuan menciptakan aplikasi yang memudahkan guru dalam melaksanakan penilaian. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan oleh Borg dan Gall. Uji Coba terbatas di lakukan di TK Assalaam Air Molek, dan analisis data menggunakan uji t. Pengembangan aplikasi penilaian ini berbasis android dan diberi nama SAKA (Simple Assesment Komprehensif Auntentic), yang berisi tentang prosedur penilaian sesuai dengan kurikulum 2013 mulai dari pelaksanaan penilaian harian, rangkuman penilaian mingguan, bulanan dan semester. Berdasarkan uji kelayakan oleh ahli, aplikasi ini dinyatakan sangat layak dengan persentase 95,87%. Hasil uji coba terbatas, diketahui bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah guru TK Assalaam penggunaan penilaian dengan aplikasi SAKA, yaitu secara manual masih kurang baik karena kurang efektif dan efisien, sedangkan penilaian yang dilakukan dengan menggunakan aplikasi SAKA sangat baik.
Pelatihan Terapi Sensori Integrasi Bagi Orang Tua dan Guru PAUD Ria Novianti; Febrialismanto; Defni Satria
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v3i2.517

Abstract

This PKM aims to provide information and skills for parents and early childhood education teachers so that they can carry out simple integrated sensory therapy as a form of early intervention for children or students who have problems in development and growth. This training is carried out in two phases, namely the first phase of material exposure accompanied by questions and answers and continued with the second stage of sensory integration therapy practice. In this second stage, the PkM team demonstrates the therapy and the participants practise how to do therapy with the gym ball, thorns and the board. The results of the training showed an increase in the knowledge and skills of both parents and teachers regarding sensory integration in children and how to perform simple therapies that can be immediately performed at home or school. Data analysis is done by providing pretest and posttest to participants in order to obtain a tcount of 59, 159. From these results it can be concluded that community service activities can improve the knowledge and skills of parents and early childhood education teachers in conducting sensory integration therapy so that it is expected to be able to provide treatment for young children who have growth and development problems.
Meningkatkan pengetahuan orang tua dalam mendidik anak di era digital di Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak Provinsi Riau Ria Novianti; Febrialismanto Febrialismanto; Enda Puspitasari; Hukmi Hukmi
Riau Journal of Empowerment Vol 3 No 3 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/raje.3.3.183-190

Abstract

This community service activity aims to improve the knowledge of parents in educating children in the digital era. It is important to be done so that parents can respond to technological developments and adjust parenting for children, so technology which is essentially created for the ease and goodness of human life, will not give negative affect children and adolescents. Therefore, parents need to have adequate information and knowledge. Through this activity, we convey a variety of materials on how to educate children in the digital age with the hope that young children will be able to socialize, empathize, speak well, and be healthy, both physically and spiritually. The activities are divided into two parts, socialization, and training, while the participants of this activity are mothers in Koto Gasib District Siak Regency, which has young children. From the implementation of this community service, it can be concluded. There was an improvement in parent’s knowledge. Pretest results were 47.61% and increased to 76.90% on posttest. This indicates that the community service activity went well and effectively.
Pengaruh Regulasi Emosi Single Mother terhadap Penerimaan Diri pada Anak Se-Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru Rany Handri Yanti; Ria Novianti; Enda Puspitasari
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.82 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v2i1.9158

Abstract

Abstract:. This research aims to determine the level of influence of the emotional regulation of single mother to the acceptance of children in the sub-district Rumbai Pekanbaru City. The samples in this study were the son and single mother of the sub-district Rumbai Pekanbaru which amounted to 22 children and mothers. The method used is the correlation of Chi Square to see the influence between the regulatory variables of single mother's emotions towards child acceptance. The data collection techniques used are questionnaires in the form of Likert scales. Data analysis techniques using scale trials and statistical method analysis. Visible from the overall amount of the emotional Regulation indicator single mother can be concluded that the emotional regulation is in good category with a percentage of 71.83%, while on the child's self-acceptance indicators are in a very good category with Percentage of 81.31%. From the results of the test, the results of Chi Square were obtained a probability figure of 0.044 which is 0.044 < 0.05, then Ho rejected and Ha accepted. This means that there is a significant influence between single mother's emotional regulation of child acceptance. Keywords: Single mother, Emotional Regulation, Child, Self-Acceptance Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengaruh regulasi emosi single mother terhadap penerimaan diri pada anak se-Kecamatan Rumbai kota Pekanbaru. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah anak dan ibu tunggal se-kecamatan Rumbai kota Pekanbaru yang berjumlah 22 anak dan ibu. Metode yang digunakan yaitu korelasi Chi Square untuk melihat pengaruh antara variabel regulasi emosi single mother terhadap penerimaan diri anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dalam bentuk skala Likert. Teknik analisa data menggunakan uji coba skala dan analisa metode statistik. Terlihat dari jumlah keseluruhan indikator regulasi emosi single mother dapat disimpulkan bahwa regulasi emosi berada dalam kategori baik dengan persentase 71,83 %, sedangkan pada indikator penerimaan diri anak berada dalam kategori sangat baik dengan persentase 81,31 %. Dari hasil uji Chi Square diketahuui hasil analisis diperoleh angka probabilitas sebesar 0,044 dimana 0,044 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara regulasi emosi single mother terhadap penerimaan diri anak. Kata Kunci: Single Mother, Regulasi Emosi, Anak, Penerimaan Diri
Kerajinan Tangan Decoupage dari Bahan Bekas Ria Novianti; Roza Linda; Nana Rahayu; Ni Putu Nita Wijayanti
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 3 (2021): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.3.118-124

Abstract

Community Service activities decoupage handicraft training from used materials is carried out on the basis of community conditions, especially women who are members of the Tim Penggerak PKK of Central Tangkerang Village marpoyan Damai District, Pekanbaru is classified as less productive, while they have quite a lot of free time. In addition, in the environment where these mothers live, there is also a lot of household waste such as cans and glass bottles that are thrown away and not used anymore. Community Service activities carried out using demonstration and training methods are an effort by The Community Service Team to be able to empower and improve the knowledge and abilities of PKK members. The use of used goods as a basic material that will be created with decoupage techniques makes the resulting product has good aesthetic value and selling value. The score obtained by participants before the implementation of the study was 51.60%, while after the training was carried out was 98.3% so it can be concluded that the training provided a significant improvement in the ability of participants in making decoupage handicrafts.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI MEDIA ANIMALS MANIPULATIFE LOTTO PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK ALFARIZKY KIDS KABUPATEN KAMPAR Elpa Maya Astuti; Ria Novianti; Febrialismanto Febrialismanto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 1 (2020): Volume 3 Nomor 1 Juni 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i1.869

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menjelaskan bagaimana meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan melalui media animals manipulatife lotto pada anak usia 5-6 tahun di TK Alfarizky Kids Rimbo Panjang kecamatan Tambang kabupaten Kampar. Media ini dapat menarik minat anak untuk belajar, yang didukung oleh penerapan yang cukup baik oleh peneliti. Peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan tampak pada hasilnya yang signifikan yakni dari data awal 35,83% (mulai berkembang), mengalami peningkatan ke siklus I 46,25% (berkembang sesuai harapan). Peningkatan dari siklus I ke siklus II 67.08 (berkembang sesuai harapan). Perkembangan data awal ke siklus II meningkat sebesar 31,25% menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Jadi, bila media animals manipulatife lotto diterapkan dengan baik kepada anak, maka akan ada peningkatan terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan anak yang baik pula.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSI DENGAN PERILAKU MORAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK HARAPAN BUNDA KECAMATAN CERENTI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Nurul Fadhilah YM; Ria Novianti; Hukmi Hukmi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 1 (2020): Volume 3 Nomor 1 Juni 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i1.877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat hubungan antara kecerdasan emosi dengan perilaku moral anak usia 5-6 tahun di TK Harapan Bunda Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuantan Singing. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang anak. Metode yang dikunakan dalam penelitian ini yaitu korelasi kuantitatif untuk melihat hubungan anatara variabel bebas dan terikat. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi pearson product moment dengan program IBM SPSS Statistick Ver. 23. Dari hasil penelitian diketahui tingkat kecerdasan emosi berada dalam kategori cukup dengan nilai persentase 61,83% dan tingkat perilaku moral anak berada pada kategori cukup dengan nilai persentase 63,67%. Berdasarkan hasil iji hipotesis yang diperoleh terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosi terhadap perilaku moral anak usia 5-6 taun di TK Harapan Bunda Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuantan Singing. Hal ini dapat diketahui dengan nilai koefisien korelasi sebesar rxy = 0,683 dan nilai koefisien determinan yang dihasilkan sebesar KD = r2 x 100% = 46,70% memiliki makna bahwa kecerdasan emosi memberi pengaruh sebesar 46,70% terhadap perilaku moral.
PERBEDAAN SIKAP KEPEMIMPINAN ANAK USIA 5-6 TAHUN BERDASARKAN JENIS KELAMIN Ayudya Sri Amanda; Enda Puspitasari; Ria Novianti
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i2.1389

Abstract

Berdasarkan hasil observasi peneliti, diketahui bahwa dalam proses pembelajaran terdapat perbedaan sikap kepemimpinan anak yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Penetian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap kepemimpinan anak yang berjenis kelamin laki-laki dan anak yang berjenis kelamin perempuan. Penelitian ini dapat dikategorikan sebagai penelitian kausal komparatif yang bersifat expost facto dengan jumlah populasi 102 orang anak dan sampel berjumlah 60 orang anak menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan lembar observasi dalam bentuk google form. Teknik analis data menggunakan uji t-test dengan menggunakan program spss 23. Hasil analisis data diperoleh nilai 0,000
PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN GADGET TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK SE- KECAMATAN BANGKINANG KOTA KABUPATEN KAMPAR Ranny Nur Agustin; Ria Novianti; Enda Puspitasari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v4i1.1667

Abstract

Kemampuan motorik kasar terbentuk saat anak mulai memiliki koordinasi dan keseimbangan. Motorik kasar adalah kemampuan yang membutuhkan koordinasi sebagian besar bagian tubuh anak. Oleh karena itu, biasanya memerlukan tenaga karena dilakukan oleh otot-otot besar. Motorik kasar melibatkan aktivitas otot tangan, kaki, dan seluruh tubuh anak. Perkembangan motorik kasar pada anak usia dini perlu diberikan rangsangan berupa latihan sehingga anak lebih terampil dalam melakukan gerakan-gerakan. Jika anak banyak bergerak maka akan semakin banyak manfaat yang dapat diperoleh anak ketika ia makin terampil menguasai gerakan motoriknya. Oleh karena itu, anak yang cenderung terlalu bermain gadget tidak mendapat adanya rangsangan untuk fisik motorik, artinya perkembangan fisik motoriknya terhambat, karena terlalu sering bermain gadget. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh intensitas penggunaan gadget terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 4-5 tahun TK se-Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara intensitas menggunakan gadget dengan kemampuan motorik kasar siswa TK usia 4-5 Tahun se Kecamatan Bangkinang Kota, yaitu dibuktikan dengan nilai signifikansi p 0,00 < 0,05, dan besarnya sumbangan intensitas menggunakan gadget terhadap kemampuan motorik kasar sebesar 7,2 %.