Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGEMBANGAN POTENSI WISATA DESA KANDANGMAS MELALUI FGD (FOCUS GROUP DISCUSSION) DAN PRA (PARTICIPATORY RURAL APPRAISAL) Handayani, Anisa; Wardani, Viq Robi Ahmad; Nugroho, Tegar Susilo; Hidayah, Hima Naili; Khasan, Mohammad
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 4 (2025): Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i4.5127

Abstract

Kandangmas Village, located in Dawe District, Kudus Regency, has tourism potential that positively impacts community activities. One of the tourism potentials is the artificial tourism at Logung Dam, but Logung Dam tourism has many obstacles, one of which is the lack of visitors. Therefore, intervention is needed for the community using the FGD (Focus Group Discussion) and PRA (Participatory Rural Appraisal) methods. This development activity was carried out by the PPK Ormawa Team of the BEM Faculty of Psychology, Muria Kudus University, for the 2024 period, consisting of thirteen members, four volunteers, and one supervising lecturer. The target groups for this development activity are POKDARWIS (Tourism Awareness Groups), BUMDes (Village-Owned Enterprises), and Karang Taruna (Youth Organization). Based on the implementation of the development, the FGD and PRA methods are very effective for developing tourism potential, as they can involve and reactivate less active target groups and produce the output of a tourism potential map in Kandangmas Village, which is categorized into several tourism potentials: religious tourism, natural tourism, Logung Dam tourism, art and cultural tourism, culinary tourism, handicraft tourism, and integrated tourism with existing tourist attractions around Kandangmas Village.
Gambaran Hubungan Interpersonal Wanita Bercadar Sujoko, Sujoko; Khasan, Mohammad
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 8, No 2 (2019): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v8i2.2979

Abstract

Fenomena cadar di Indonesia sudah ada sejak dahulu bahkan sebelum Indonesia merdeka. Namun pembahasan tentang wanita bercadar masih sangat menarik untuk dikaji. Eksistensi mereka sering dikaitkan dengan Islam radikal dan aksi-aksi terorisme yang sering terjadi di Indonesia. Sehingga keberadaan wanita bercadar ini banyak menimbulkan aksi pro dan kontra dilingkungan masyarakat. Dalam pergaulan sosial, wanita bercadar akan menghadapi berbagai kendala salah satunya adalah dalam hal hubungan interpersonal. Hal ini karena keterbatasan mereka untuk lebih mudah dikenali, salah satunya karena wajah mereka tertutup. Sehingga dalam pergaulan sehari-hari juga akan mengalami kendala dikarenakan penampilan mereka  lain dari pada yang lain. Eksklusivitas dan ketertutupan wanita bercadar inilah yang kemungkinan besar dapat menghambat proses sosialisasi mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran hubungan interpesonal wanita bercadar. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara sebagai metode pengumpulan datanya. Hasil dari penelitian ini adalah ada persepsi yang salah terhadap wanita bercadar, bahwa mereka eksklusif dan tidak mau bergaul dengan masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua informan dalam penelitian ini justru bersikap proaktif, terbuka dan mau bersosialisasi dengan siapapun.